cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PROFESI KEGURUAN
ISSN : 24604399     EISSN : 25287214     DOI : -
Core Subject : Education,
The Jurnal Profesi Keguruan is scientific publication works in the education world by teachers, professors, and the society. Scientific papers published in this journal is an article the results of research or innovative and progressive ideas in the field of formal education. The article can be a result of classroom action research (PTK), experiments, or the work of Innovative teachers. The journal is intended for teachers to professionality development. This journal also means that Universitas Negeri Semarang (UNNES) cooperation with teachers to build conservation character.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Perbandingan Media Gambar dan Kartu Kata terhadap Kemampuan Menulis kalimat sederhana Siswa Kelas II kab. Barru. Pammu, Kartini; Munirah, Munirah; Syafruddin, Syafruddin
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.28823

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Perbandingan Kemampuan Menulis kalimat sederhana Siswa Kelas II SD Inpres No 12 Mareto Kec Tanete Rilau Kabupaten Barru dengan menggunakan media gambar dan media kartu kata. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan, yaitu quasi eksperimen bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SD Inpres No 12 Mareto Kec Tanete Rilau Kabupaten Barru. Yang menjadi populasi, yaitu keseluruhan siswa II yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel, yaitu sampling jenuh.  Instrumen yang digunakan  dalam penelitian ini berupa tugas menulis kalimat sederhana dengan teknik pengumpulan data, yaitu pemberian tugas dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan dengan uji t taraf signifikan sebesar 0.004, karena nilai p= 0.004<0.005, yang berarti terdapat perbedaan kemampuan menulis kalimat sederhana yang diperoleh siswa setelah penerapan media pada masing-masing kelompok.The purpose of this study was to examine the Comparison of the Ability to Write Simple Sentences for Class II Students of SD Inpres No 12 Mareto, Tanete Rilau District, Barru Regency using picture media and word card media. This type of research used in this research is experimental research. The research design used was a quasi-experimental pretest-posttest control group design. This research was conducted at SD Inpres No. 12 Mareto, Tanete Rilau Subdistrict, Barru Regency. The population, namely all students II, amounting to 30 students. The sampling technique, namely saturated sampling. The instrument used in this study was the task of writing simple sentences with data collection techniques, namely giving assignments and analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed a significant level test of 0.004, because the value of p = 0.004 <0.005, which means that there are differences in the ability to write simple sentences obtained by students after the application of the media in each group.
Peningkatan Keprofesian Guru dalam Melakukan Penelitian Tindakan Kelas dan Menulis Karya Ilmiah Melalui Program Kemitraan Masyarakat Rusilowati, Ani; Taufiq, Muhammad; Astuti, Budi
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.30017

Abstract

Guru dituntut untuk mengembangkan keprofesiannya, baik dalam keahlina di bidangnnya ataupun melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dan penulisan karya ilmiah.  Kenyataannya masih banyak guru yang mengalami kendala dalam melakukan PTK dan penulisan karya ilmiah. Hal ini tentunya berdampak pada kenaikan pangkat. Oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, salah satunya program kemitraan masyarakat (PKM) bagi guru melalui MGMP. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah menyelenggarakan pelatihan bagi guru melalui kegiatan MGMP dengan model Action Learning berbasis fasilitasi. Tujuan khususnya adalah membantu guru dalam meningkatkan kemampuan melakukan PTK dan menulis karya ilmiah. Metode pemecahan masalah mitra, dengan  menyelenggarakan pelatihan terprogram. Desain metode/model pemecahannya Action Learning berbasis fasilitasi, dengan desain workshop full-day introductory. Sebelum pelaksanaan pelatihan, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan kepala sekolah dan ketua MGMP. Hasil FGD digunakan untuk mendesain skenario pelatihan untuk setiap kegiatan, dan materi pelatihan.  Hasil PKM menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam melaksanakan PTK dan penulisan karya ilmiah telah meningkat. Hal ini tampak dari jumlah artikel yang dapat ditulis oleh guru peserta PKM. Sebanyak 17 artikel dan 20 proposal PTK diperoleh dari kegiatan PKM ini.Teachers are required to develop their professionalism, both in skills in their fields or conducting classroom action research (CAR) and writing scientific papers. In fact, there are still many teachers who experience problems in conducting CAR and writing scientific papers. This of course has an impact on promotion. Therefore it is necessary to carry out community service activities, one of which is the community partnership program (PKM) for teachers through MGMP. The purpose of this PKM activity is to provide training for teachers through MGMP activities with a facilitation-based Action Learning model. Its specific purpose is to help teachers improve their ability to do CAR and write scientific papers. Partner problem solving method, by conducting programmed training. The design of the solution method / model of facilitation-based Action Learning, with a full-day introductory workshop design. Prior to the implementation of the training, a Focus Group Discussion (FGD) was conducted with the school principal and the head of the MGMP. The results of the FGDs were used to design training scenarios for each activity, and training materials. PKM results show that the ability of teachers to carry out CAR and writing scientific papers has increased. This can be seen from the number of articles that can be written by PKM participating teachers. A total of 17 articles and 20 PTK proposals were obtained from this PKM activity
Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif TGT Berbantu UTAGEM (Ular Tangga Gembira) Hartadi, Hartadi
widiyanto Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i2.24883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Peningkatan aktivitas dan prestasi belajar IPS memahami kondisi alam Negara di dunia melalui model pembelajaran kooperatif kooperatif teams games tournament (TGT) berbantu“UTAGEM” Ular tangga gembira. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX C pada semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 32 siswa terdiri dari laki-laki 16 siswa dan perempuan 16 siswa, Pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif teams games tournament (TGT) berbantu“UTAGEM” Ular tangga gembira Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan baik dalam aktivitas dalam kelompok maupun prestasi belajar sebagaimana ditunjukkan dalam hasil pengamatan kegiatan, aktivitas siswa dalam kelompok diskusi rata-rata pada siklus I sebesar 67,08 %. sedangkan dalam siklus II aktivitas siswa dalam kelompok mengalami peningkatan menjadi 77,86 %. Evaluasi belajar yang tuntas belajar dari 17 siswa (53,13%) pada pra tindakan menjadi 24 siswa (75,00 %) pada siklus I, dan menjadi 28 siswa (87,50 %) pada siklus II. sedangkan yang belum tuntas belajar mengalami penurunan dari 15 siswa ( 46,88 %) pada pra tindakan, menjadi 8 siswa ( 25.00 %) pada siklus I, dan tinggal 4 siswa ( 12,50 %) pada siklus II.The aims of the study are to improve the increasing of activity and achievement of learning IPS to understand natural conditions of the counties of world through cooperative learning model of cooperative tournament games teams ( TGT ) assisted " UTAGEM " Snake staircase excited . The subjects were students of class IX C in semester 1 of the school year 2019 /2020 totaling 32 students consist of male 16 students and women 16 students, Learning uses the cooperative learning model teams games tournament ( TGT ) assisted by " UTAGEM " Happy Ladder Snak. Data collection techniques use tests, observations and field notes. The results of the study showed by increasing both in group activities and learning achievement as shown in the results of observing activities, the activities of students in the discussion group were on average in the first cycle of 67.08 %. while in cycle II the activity of students in the group experienced an increase to 77.86 %. The total students is 32 in this study; the result of this study showed that 17 students (53.13 %) in the pre-cycle to 24 students (75.0 0 %) in the first cycle, and to 28 students (87.50%) in the second cycle. Meanwhile those who have not yet completed in this teaching learning have decreased from 15 students ( 46.88 %) in pre-cycle, to 8 students ( 25.00 %) in the first cycle, and only 4 students (12.50%) in the second cycle.
Analisis Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Konsep Rangka Manusia Berbantuan Media Interaktif Berbasis Android Muslichatun, Muslichatun; Ellianawati, Ellianawati; Wardani, Sri
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.29330

Abstract

Pembelajaran dengan sistem jarak jauh pada masa wabah Covid-19 menimbulkan kendala, salah satunya guru kesulitan dalam memberikan penjelasan ataupun pemahaman terkait materi pelajaran yang membutuhkan penggunaan media sebagai alat bantu pembelajaran. Keterbatasan inilah yang mendorong terciptanya Media Interaktif Berbasis Android yang dapat di akses mandiri sebagai media dan sumber belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media interaktif berbasis android terhadap pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (Mixed Methods) dalam bentuk Convergent Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD yang ada di Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Wonosari dan SD Negeri 3 Wonotirto. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan observasi dan tes tertulis kepada para siswa. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, uji t-test dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran berbantuan media interaktif berbasis android terhadap pemahaman konsep siswa pada materi konsep rangka manusia dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan media video powerpoint pada aplikasi whatsapp (presentase ketuntasan kelas eksperimen yang meningkat sebanyak 77,78% dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 66,66%). (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemahaman konsep siswa dengan hasil belajar siswa, setelah diterapkan media interaktif berbasis android (berdasarkan perhitungan koefisien determinan atau R square, pemahaman konsep dapat memberikan pengaruh sebesar 35,5% terhadap kenaikan hasil belajar siswa). Skor di kelas eksperimen dengan penggunaan media interaktif berbasis android lebih tinggi daripada skor di kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran video powerpoint.Abstract Learning with a remote system during the Covid-19 outbreak caused obstacles, one of which was the difficulty of teachers in providing explanations or understanding regarding subject matter that required the use of media as a learning aid. This limitation has led to the creation of Android-based Interactive Media that can be accessed independently as a medium and learning resource for students. This study aims to analyze the effect of using Android-based interactive media on conceptual understanding and student learning outcomes. This study uses a mixed research method (Mixed Methods) in the form of Convergent Design. The population in this study were elementary school students in Bulu District, Temanggung Regency. The sample of this research was the fifth-grade students of SD Negeri Wonosari and SD Negeri 3 Wonotirto. The research data were collected by observing and writing tests to the students. Data were analyzed using descriptive analysis, t-test and N-gain test. The results showed the following: (1) There was an effect of the application of the learning model assisted by interactive media based on android on students' conceptual understanding of the human skeleton concept material compared to learning using video PowerPoint media in the WhatsApp application (the percentage of completeness of the experimental class increased by 77.78% compared to the control class which was only 66.66%). (2) there is a positive and significant relationship between students' conceptual understanding and student learning outcomes, after implementing Android-based interactive media (based on the calculation of the determinant coefficient or R square, understanding the concept can have an effect of 35.5% on the increase in student learning outcomes). The scores in the experimental class using Android-based interactive media were higher than the scores in the control class using PowerPoint video learning media.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Guling Depan Melalui Permainan Gajah Berjalan Pada Siswa Kelas IV SD Nugroho, Tommy Adi
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.27100

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar senam lantai guling depan siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Kebumen  Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019, dalam waktu 3 (tiga) bulan yaitu bulan Februari s.d. April 2018. Hasil penelitian menunjukkan proses belajar senam lantai guling depan dari pengamatan kolaborator diperoleh nilai 72,5 (aktivitas guru) dan 75 (aktivitas siswa) selama proses pembelajaran siklus I. Kemudian meningkat pada siklus II yaitu 82,5 (aktivitas guru) dan 87,5 (aktivitas siswa). Sedangkan hasil belajar siswa dari kondisi awal nilai rata-rata sebesar 64 dengan persentase ketuntasan sebesar 33,3%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 69,46 dan persentase ketuntasan sebesar 54,1%.  Namun, peningkatan tersebut masih belum mencapai target yang ditetapkan sebelumnya. Kemudian setelah melanjutkan ke siklus II nilai rata-rata kemampuan guling depan siswa kembali mengalami peningkatan sebesar 79,54 dengan persentase ketuntasan sebesar 79,17%, sehingga penelitian telah mencapai indikator kinerja.This study aims to improve the learning outcomes of the floor gymnastics roll in front of elementary school students. The research was conducted on fourth grade students of SD Negeri 1 Kebumen, Sukorejo District, Kendal Regency, Semester II, 2018/2019 Academic Year, within 3 (three) months, namely February s.d. April 2018. The results showed the learning process of front roll floor gymnastics from collaborator observations obtained scores of 72.5 (teacher activity) and 75 (student activity) during the learning process cycle I. Then increased in cycle II, namely 82.5 (teacher activity) and 87.5 (student activities). While student learning outcomes from the initial conditions an average value of 64 with a percentage of 33.3% completeness. This condition experienced an increase in the average score of students in the first cycle, which was 69.46 and the percentage of completeness was 54.1%. However, the increase has not yet reached the target previously set. Then after proceeding to cycle II, the average value of the students' front rolling ability again increased by 79.54 with a completeness percentage of 79.17%, so that the research had reached the performance indicators.
Supervisi Kolaboratif “Sanjung” Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMP 5 Kudus Rochim, Abdul
widiyanto Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i2.26916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum 2013 melalui supervisi kolaboratif dengan teknik saling kunjung (SANJUNG) di SMP 5 Kudus. Fokus dalam penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian autentik. Subyek penelitian adalah guru mata pelajaran utama sejumlah 12 guru. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri perencanaan, pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi. Sedangkan pelaksanaan tindakan dari 3 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan nilai perencanaan pembelajaran dari 69 sebelum penelitian menjadi 76 dan mencapai 86 di siklus 2. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran nilainya dari 70 sebelum penelitian, menjadi 79 dan mencapai 92 di siklus 2. Selanjutnya penerapan penilaian autentik persentase guru yang semula 12% sebelum penelitian, menjadi 45% dan mencapai 83% di siklus 2. Supervisi kolaboratif kunjungan antar kelas dapat meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum 2013.This study aims to improve the competence of teachers in implementing curriculum 2013 through the supervision of the collaborative with the technique of mutual visits (SANJUNG) in SMP 5 Kudus. The focus in this study is the planning of learning, implementation of learning and authentic assessment. The subjects of the research are the teachers of major subjects a total of 12 teachers. This School Action Research  is implemented in 2 cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. While the implementation of the actions implemented into 3 meetings. The results showed that there is increase in the value of learning planning of 69 prior to the study to be 76 and 86 in second cycle. While the value of the implementation of the learning was 70 before the study, to be 79 and 92 in the second cycle. Furthermore, the application of authentic assessment percentage of teachers which was originally 12% before the study, tobe 45% and reached 83% in the second cycle. Collaborative Supervision with the technique of mutual visits (SANJUNG) can improve the competence of teachers in the implementation of curriculum 2013.
Profil Hasil Belajar IPA Kelas V SDN 30 Sumpangbita dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Rahman, Abdul; Khaeruddin, Khaeruddin; Ristiana, Evi
widiyanto Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i2.25449

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 30 Sumpanbita yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Bassed Learning. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian  Quasi eksperimen Design dan rancangan penelitian Non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 30 Sumpan Bita tahun pelajaran 2019/2020.Penelitain ini adalah penelitian populasi yang artinya bahwa semua pupulasi dijadikan sebagai sampel. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh temuan : (1) Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 1 yang mulanya 13,50 mengalami peningkatan sebesar 75,45%, sehingga rata-rata kelas eksperimen menjadi 90,55. (2) Rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol yang mulanya 13,75 mengalami peningkatan sebesar 50,45% sehingga rata-rata hasil belajar kelas kontrol menjadi  65,25. Dari hasil analisis data menggunakan Independent Sampel Test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran PBL dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran disekusi-ceramah pada materi panas dan perpindahannya.The purpose of this study was to describe the learning outcomes of science students in class V SDN 30 Sfeedbita who were taught using the Problem Bassed Learning learning model. The research method used in this study is an experimental method with a form of research Quasi experimental design and research design Non-equivalent control group design. The population in this study is the fifth grade students of SDN 30 Sipan Bita in the academic year 2019/2020. This research is a population study which means that all pupulation is used as a sample. Based on the results of the analysis of the research data obtained findings: (1) The average learning outcomes of experimental class 1 students who initially had 13.50 experienced an increase of 75.45%, so that the average experimental class was 90.55. (2) The average learning outcomes of control class students which were originally 13.75 increased by 50.45% so that the average learning outcomes of the control class to be 65.25. From the results of data analysis using the Independent Sample Test it can be concluded that there are differences in the learning outcomes of science students who are taught with the PBL Learning Model and students who are taught with learning-lectured on hot material and its transfer.
Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli Menggunakan Modifikasi Bola Pada Siswa SD Wahyudi, Wahyudi
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.27092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan alat bantu modifikasi bola untuk meningkatkan hasil belajar pasing bawah bola voli pada siswa kelas IV Semester I Sekolah Dasar Negeri 2 Pesaren tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Pesaren tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 17 siswa terdiri dari 10 siswa putra dan 7 siswa putri. Sumber data hasil belajar kemampuan pasing bawah berasal dari guru dan siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis kritis. Prosedur penelitian adalah model siklus (daur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat bantu pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar pasing bawah dari kondisi awal ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan terlihat dari  6 siswa atau 35% di kondisi awal menjadi 11 siswa atau 65% di siklus I dan menjadi 17 siswa atau 88% di siklus II., sedangkan untuk hasil belajar pasing bawah dari 5 siswa atau 25% yang tuntas di kondisi awal menjadi 11 siswa atau 55% yang tuntas di akhir siklus I dan meningkat menjadi 15 siswa atau 85% yang tuntas di akhir siklus II. Simpulan penelitian ini adalah Penerapan alat bantu modifikasi bola dapat meningkatkan hasil belajar pasing bawah bola voli pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Pesaren tahun pelajaran 2018/2019.This study aims to apply ball modification tools to improve learning outcomes under volleyball in class IV Semester I students of Pesaren 2 Elementary School in the 2018/2019 academic year. This research is a classroom action research (PTK). The research was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing, and reflecting. The subjects in this study were students of class V Pesaren 2 Elementary School in the 2018/2019 academic year, totaling 17 students consisting of 10 male students and 7 female students. Sources of data on learning outcomes for lower pass ability come from teachers and students. Data analysis used descriptive statistical analysis techniques and critical analysis. The research procedure is a cycle model (cycle). The results showed that the application of learning aids can improve learning outcomes under passive conditions from initial conditions to cycle I and from cycle I to cycle II. The increase was seen from 6 students or 35% in the initial condition to 11 students or 65% in the first cycle and to 17 students or 88% in the second cycle. 11 students or 55% who completed at the end of cycle I and increased to 15 students or 85% who completed at the end of cycle II. The conclusion of this study is the application of ball modification tools can improve learning outcomes under volleyball in fifth grade students of Pesaren 2 Public Elementary School in the 2018/2019 academic year.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Melalui Penerapan Metode Inkuiri Bagi Siswa SD Negeri 2 Harjodowo Wahyuni, Wahyuni
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.27196

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Matematika materi Bangun Datar melalui Penerapan Metode Inkuiri bagi Siswa kelas IV SD Negeri 2 Harjodowo Kecamatan Sukorejo Kabupaten  Kendal.  Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan dua siklus dan masing-masing siklus tiga pertemuan.  Setiap siklus terdiri atas empat tahapan atau prosedur penelitian.  Prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu planing, acting, observing, dan feflecting. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal tersebut diindikasikan dari peningkatan Rata-rata aktivitas belajar siswa siklus 1 sebesar 76,66% (baik) meningkat menjadi 87,00% (baiksekali) pada siklus 2, peningkatan  hasil belajar siklus I sebesar 73 dengan ketuntasan belajar individu 66% meningkat menjadi 83 dengan ketuntasan belajar individu 93% pada siklus II. Terbukti bahwa penerapan metode inkuiri mampu meningkatkan aktivitas dan  hasil belajar siswa.  Hendaknya penerapan metode inkuiri menjadi alternatif pilihan guru dalam pembelajaran Matematika.The purpose of this study was to increase the activity and learning outcomes of Mathematical learning material through the application of the Inquiry Method for fourth grade students of SD Negeri 2 Harjodowo, Sukorejo District, Kendal. This classroom action research was carried out in two cycles and each of which had three meetings. Each cycle consists of four stages or research procedures. Classroom action research procedures consist of planning, acting, observing, and observing. The results showed an increase in student activity and learning outcomes. This is indicated by the increase in the average learning activity of students in cycle 1 of 76.66% (good) increased to 87.00% (very good) in cycle 2, the increase in learning outcomes in cycle I was 73 with 66% individual learning completeness increased to 83. with individual learning completeness 93% in cycle II. It is proven that the application of the inquiry method is able to increase student activity and learning outcomes. The application of the inquiry method should be an alternative choice for teachers in learning mathematics.
Pembentukan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pengolahan Ladang Pada Masyarakat Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara Ceunfin, Emiliana
widiyanto Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v4i2.15076

Abstract

Fokus kajian penelitian ini adalah: Proses pengolahan ladang, nilai-nilai yang menjadi alasan dipertahankan dan karakter yang terbentuk dari pengolahan ladang berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan quesioner. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebagai berikut: 1) Proses Kearifan lokal pengolahan ladang terdiri atas 12 tahap disertai ritualnya masing-masing, yaitu: pemilihan lahan (bet lel fe’u), meminta izin (taton ma ta’ sina), mengasah parang (noek fani- benas), pembukaan lahan (tafek nono hau ana), pembakaran kebun (tait nuta ma nopo), pemadaman api (sifo nopo), pembendungan erosi (eka ho’e), pembayaran kepada Tobe (ta uis), menjaga tanaman muda (titu belo), panen jagung pertama (tah fe’u), panen jagung (sek pena) dan kembali ke kampung (faen on kuan). 2) Nilai-nilai karakter yang dipertahankan masyarakat desa Fatoin, yaitu: nilai religius yang berhubungan dengan Tuhan, nilai yang berhubungan dengan diri sendir, nilai yang berhubungan dengan sesama dan nilai yang berhubungan dengan alam. 3) Karakter yang terbentuk dari kegitan pengolahan ladang adalah: karakter Religius (cinta Tuhan, taat beribadah, toleransi), karakter yang berhubungan dengan diri sendiri (jujur, tanggung jawab, kerja keras, percaya diri, sabar dan rendah hati), karakter yang berhubungan dengan sesama (menghargai hak dan kewajiban, sopan santun, menghargai karya dan prestasi orang lain, damai, patuh terhadap peraturan sosial, demokratis, kerjasama, dan gotong royong), nilai yang berhubungan dengan alam (cinta lingkungan dan menjaga kelestarian alam)The focus of this research study is: The process of cultivating the fields, the values that are being grounded and the characters formed from the cultivation of local wisdom-based fields. Method used in this research is qualitative method. Data collection techniques used were observation, interview and quesioner. Data analysis includes data collection, data reduction and presentation of data. The results obtained from this research are as follows: 1) The process of cultivating the local wisdom of cultivation consists of 12 stages with their respective rituals, namely: land selection (bet lel fe'u), requesting permission (taton ma ta 'sina) (noek fani-benas), land clearing (tafek nono hau ana), burning fires (tait nuta maopo), fire extinguisher (sifo nopo), erosion containment (eka ho'e), payment to Tobe the young plants (the veil), the first maize harvest (tah fe'u), corn harvest (sek pena) and return to the village (faen on kuan). 2) Character values maintained by Fatoin village communities, namely: religious values relating to God, self-relational values, values relating to neighbor and values related to nature. 3) Characters formed from farming activities are: Religious character (love of God, obedient worship, tolerance), self-dealing character (honest, responsible, hard work, confident, patient and humble), related characters with respect to the rights and obligations, the courtesy, respect for the work and achievement of others, peace, obedience to social, democratic, cooperation and mutual cooperation rules, values related to nature (environmental love and preservation of nature).