cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PROFESI KEGURUAN
ISSN : 24604399     EISSN : 25287214     DOI : -
Core Subject : Education,
The Jurnal Profesi Keguruan is scientific publication works in the education world by teachers, professors, and the society. Scientific papers published in this journal is an article the results of research or innovative and progressive ideas in the field of formal education. The article can be a result of classroom action research (PTK), experiments, or the work of Innovative teachers. The journal is intended for teachers to professionality development. This journal also means that Universitas Negeri Semarang (UNNES) cooperation with teachers to build conservation character.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Pencemaran Lingkungan Menggunakan Mind Mapping Kelas VII SMP Negeri 2 Brebes Maghfiroh, Maila Shofa; Prasetyo, Danar Aris; Nugroho, Fauzan Fuad Arkan; Faizah, Nur Faizah
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.31024

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan mind mapping pada pembelajaran IPA materi Pencemaran Lingkungan, hasil belajar, dan perubahan perilaku  pada siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Brebes. Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari 2 siklus. Siklus I maupun siklus II berlangsung dalam 2 kali pertemuan (4x40 menit). Langkah-langkah dalam siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil yang diperoleh adalah Aktivitas selama proses pembelajaran memperoleh hasil siklus I mencapai kategori baik dengan persentase 84,61%, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 94,23% dengan kategori sangat baik, Aktivitas siswa pada siklus I mencapai kategori baik yaitu 82,14%, siklus II mengalami peningkatan menjadi 92,85% yang termasuk kedalam kategori sangat baik dan peningkatan hasil belajar siswa memperoleh hasil siklus I tingkat ketuntasan belajar siswa secara klasikal hanya mencapai 59,37% dari KKM yang telah diterapkan yaitu 85%. Namun terjadi peningkatan pada siklus ke II hingga mencapai 87,50%.The purpose of this study was to describe the application of mind mapping in science learning about environmental pollution, learning outcomes, and behavior change in class VII A students of SMP Negeri 2 Brebes. This research was conducted using Classroom Action Research method consisting of 2 cycles. Cycle I and cycle II took place in 2 meetings (4x40 minutes). The steps in the cycle consist of planning, implementation, action, observation and reflection. The results obtained are the activities during the learning process obtained the results of the first cycle reaching a good category with a percentage of 84.61%, in the second cycle it increased to 94.23% with a very good category, student activities in the first cycle reached a good category, namely 82.14%. , the second cycle increased to 92.85% which was included in the very good category and the increase in student learning outcomes obtained the results of the first cycle the classical student learning completeness level only reached 59.37% of the KKM that had been applied, namely 85%. However, there was an increase in the second cycle to reach 87.50%
Penerapan Pembelajaran Secara Daring Aplikasi Google Classroom Di SMPTK Galang Kasih. Dewangga, I Dewa Agung Arta Nata; Putra, I Nyoman Tri Anindia
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.33890

Abstract

Disini penulis telah memperoleh informasi utama mengenai hasil penelitian di SMPTK Galang Kasih dari penulis sebelumnya, terkait dengan pendekatan program pada semua bagian yang mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah secara keseluruhan. Kemudian penulis melanjutkan penampilannya terhadap program, penyediaan materi pembelajaran interaktif dari bahasa Inggris di sekolah yang terdiri dari pembuatan video pembelajaran interaktif dan pembuatan beberapa peralatan sekolah untuk akreditasinya (sesuai dengan hasil yang disepakati, setelah sebelumnya penulis melakukan evaluasi dengan semua anggota kelompok lain dan juga pendidik di sekolah terkait). Informasi lain dari penulis sebelumnya kepada, sebagian besar pendidik di sekolah masih kurang menguasai penggunaan teknologi lain untuk efektivitas pelaksanaan proses belajar mengajar mereka dan sekolah juga ingin melakukan akreditasi dan memerlukan identitas sekolah yang lengkap (logo dan lain-lain). Oleh karena itu, penulis disini perlu melanjutkan program kegiatannya sekaligus memperbaharui penelitiannya dengan menjadwalkan waktu pengambilan video pembelajaran dengan pengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan juga mengumpulkan data/materi yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan identitas sekolah. Diharapkan hasil akhir dari video pembelajaran interaktif dan peralatan sekolah ini dapat mengefektifkan setiap lini proses belajar mengajar yang ada, sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa dan tentunya akan meningkatkan nilai setiap siswa dalam belajar. pembelajaran masa depan mereka. Selain itu, hasil akhir dari kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran berkelanjutan di masa yang akan datang oleh para pendidik di sekolah tersebut.Here the author has obtained the main information regarding the results of research on SMPTK Galang Kasih from previous authors, related to the program approach to all parts that influence the teaching and learning process in the school. Then the author continued his performance towards the program, the provision of interactive learning materials from English at the school which consisted of making interactive learning videos and making several school equipment for their accreditation (as agreed with the results, after the previous author conducted an evaluation with all group members others and also educators in related schools). Others information from the previous authors to, most of the educators at the school still lacked mastery of the use of other technologies for the implementation effectiveness of their teaching and learning process and the school also wanted to carry out accreditation and required complete school identities (logos and others).  Therefore, the writer here needs to continue his program of activities and at the same time update his research by scheduling time for taking learning videos with educators from English subjects and also collecting data/materials that can be used as the basis for making school identities. It is hoped that the final results of the interactive learning videos and school equipment can streamline every line of the teaching and learning process in there, so can be able to increase student interest in learning and of course it will increase the value of each student in their future learning. In addition, the final results of this activity also can be used as a medium for sustainable learning in the future by the educators at the school.
Keefektifan Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Menulis Laporan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Kurniasih, Diannita Ayu; Mastur, Zaenuri; Suratinah, Suratinah
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.35732

Abstract

Salah satu faktor kurang maksimalnya proses pembelajaran Bahasa Indonesia materi menulis laporan adalah pembelajaran yang masih dilakukan dengan metode eskpositori. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis laporan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek.  Karakteristik model pembelajaran berbasis proyek menggunakan sintak yang runtut dan terstruktur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kefektifan model pembelajaran berbasis proyek terhadap motivasi belajar dan kemampuan menulis laporan pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 2 Sukorejo Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design bentuk two group posttest-only design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV Gugus Pangeran Antasari Kecamatan Sukorejo sedangkan sampel yang dipilih secara acak dengan teknik Cluster Random Sampling. Siswa kelas IV B SDN 2 Sukorejo, sedangkan siswa kelas IV A SDN 2 Sukorejo sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan tes. Data dianalisis menggunakan uji one sample t-test  dan Independent samples t-test menggunakan SPSS versi 23. Pengujian menggunakan one sample t-test diperoleh   (12,880 2,059) sehingga dapat disimpulkan rata-rata kemampuan menulis laporan siswa kelas IV pembelajaran Bahasa Indonesia yang menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek di atas KKM. Pengujian  menggunakan independent samples t-test untuk variabel motivasi belajar diperoleh   ((2,293 2,059) sehingga dapat disimpulkan motivasi belajar siswa yang diajar dengan PjBL lebih tinggi dibandingkan siswa kelas ekspositori. Pengujian menggunakan independent samples t-test variabel kemampuan menulis laporan diperoleh   (2,878 2,059) sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis laporan siswa yang diajar dengan PjBL lebih tinggi dibandingkan siswa kelas ekspositori. Jadi, model pembelajaran berbasis proyek efektif terhadap  motivasi belajar dan kemampuan menulis laporan siswa kelas IV SDN 2 Sukorejo Kabupaten Kendal.This study aims to analyze the effectiveness of the project-based learning model on learning motivation and the ability to write Indonesian language learning reports for fourth-grade students of SDN 2 Sukorejo, Kendal Regency. It was an experimental study with a quasi-experimental design, taking a two-group post-test-only design. The population was fourth-grade students of the Prince Antasari Group, Sukorejo Sub-district. They were randomly selected using the Cluster Random Sampling technique. Students in Class IV B were in the experimental group, while those in Class IV A became the control group. Data collection techniques included questionnaires, observations, and tests. Compiled data were analyzed using a one-sample t-test and independent samples t-test using SPSS v23.One sample t-test resulted in tcount ttable (12,880 2,059). This means that fourth-grade students' average report writing ability using the project-based learning model is above the Minimum Completeness Criteria (MMC). Meanwhile, the independent samples t-test for learning motivation variable obtained tcount ttable ((2,293 2,059). It can be concluded that students' learning motivation taught using project-based learning is higher than those in the expository class. In addition, the independent sample t-test for report writing ability variable resulted in tcount ttable (2.878 2.059). This means that students' report writing ability using project-based learning is higher than the ability possessed by those in the expository class. Based on the results, the project-based learning model effectively improves learning motivation and report writing abilities of fourth-grade students at SDN 2 Sukorejo, Kendal Regency.
Pentingnya Kompetensi dan Profesionalisme Guru dalam Pembentukan Karakter Bagi Anak Usia Dini Hidayati, Ayu Nur
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.29897

Abstract

Guru merupakan peranan terpenting dalam bidang pendidikan. Tanpa adanya peran aktif guru, maka kebijakan dalam pembaruan pendidikan secanggih apapun akan tetap sia-sia. Sebaik apapun sebuah kurikulum pendidikan dan perencanaan strategis pendidikan dirancang, apabila tanpa guru yang berkualitas tidak akan berjalan secara optimal. Pendidikan yang unggul itu tergantung pada kondisi mutu guru. Kompetensi profesional guru yaitu kemampuan guru dalam meguasai pembelajaran yang mencakup: merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran yang sesuai dengan bidang keahliannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya kompetensi guru paud dalam pembentukan karakter anak. Guru sangat mempengaruhi karakter anak didik, karena guru merupakan salah satu orang yang harus menjadi teladan yang baik untuk anak didiknya baik dalam bersikap dan bertindak di lingkungannya. Guru merupakan faktor terpenting dalam pembentukan karakter anak terhadap keberhasilannya di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.The teacher is the most important role in the field of education. Without the active role of teachers, policies in educational reforms as sophisticated as they are will remain in vain. No matter how good an educational curriculum and educational strategic planning are designed, without qualified teachers it will not run optimally. Superior education depends on the quality of teachers. Teacher professional competence, namely the ability of teachers to master learning which includes: planning, implementing, and evaluating learning in accordance with their field of expertise. The purpose of this study was to determine the importance of the competence of the paud teacher in building children's character. The teacher greatly influences the character of the students, because the teacher is one of the people who must be a good role model for their students both in behaving and acting in their environment. The teacher is the most important factor in shaping children's character for their success in school. The method used in this research is descriptive qualitative method.
Model Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Prezi dalam Meningkatkan Rasa Ingin Tahu dan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Materi Gaya Siswa Kelas IV
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.35709

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV pada materi gaya melalui model Blended Learning menggunakan Prezi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed methods research design dengan desain eksplanatori. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Sendangkulon, yaitu 27 siswa dan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi model pembelajaran Blended Learning menggunakan Prezi, rasa ingin tahu siswa, dan kemampuan pemecahan masalah IPA materi gaya siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif, yaitu uji t satu variabel, uji beda, uji N-Gain, dan uji regresi yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan pemecahan masalah siswa lebih dari nilai KKM yaitu 70 dengan hasil nilai thitung = 6,003 ( 2,59) dan nilai signifikansi 0,015 ( 0,05); (2) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah yaitu sebesar 46,23% setelah pembelajaran dengan model blanded learning menggunakan Prezi ; (3) Ada pengaruh rasa ingin tahu terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 50,9% sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar rasa ingin tahu siswa maka semakin tinggi kemampuan pemecahan masalahnya (5) Subjek penelitian mengalami peningkatan rasa ingin tahu di setiap pertemuannya sehingga  pemenuhan indikator pada kemampuan pemecahan masalah juga mengalami peningkatan.The purpose of this research is to increase the curiosity and problem-solving ability of fourth-grade students in the Force material through a Blended Learning model using Prezi. This research used mixed methods research design with an explanatory design. The sample used in this study were all of the fourth-grade students of SDN 1 Sendangkulon, there were 27 students and the subject of this research used a purposive sampling technique. These research variables included the Blended Learning model used Prezi, students’ curiosity, and students’ problem-solving abilities in the Force material. The data collection techniques used unstructured interviews, questionnaires, tests, and documentation. The data analysis technique used quantitative analysis, namely the t-test of one variable, the different test, the N-Gain test, and the regression test which was then analyzed using qualitative analysis. The results showed that: (1) The problem-solving ability of the students was more than the KKM (Minimum Criteria of Mastery Learning) score of 70 with the results of the tcount = 6,003 ( 2,59) and a significance value of 0,015 ( 0,05); (2) There was an increase in the problem-solving ability of 46,23% after the learning process with Blended Learning model using Prezi; (3) There was an influence of curiosity on students’ problem-solving abilities that was 50,9%, so it can be concluded that the greater the curiosity of students, the higher the ability of students in solving problems; (4) The curiosity of the subjects in this research increased in each meeting so that the fulfillment of indicators on problem-solving abilities also increased.
Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Teori Van Hiele dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Datar Kelas IV SDN Kangkung
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.35805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran blended learning berbasis teori van hiele dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed methods research design dengan desain eksplanatori. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Kangkung, yaitu 22 siswa dan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan pemecahan masalah siswa memenuhi ketuntasan individual  yang ditunjukkan dengan hasil nilai thitung = 6,003 ( 1,721) dan nilai signifikansi 0,000 ( 0,05); (2) Kemampuan pemecahan masalah siswa mencapai ketuntasan belajar klasikal, yaitu sebesar 90%; (3) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Kangkung sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran Blended Learning berbasis teori Van Hiele dengan besar kofesien korelasi yaitu 0.681 yang dapat dikategorikan berkorelasi kuat; (4) Penerapan model pembelajaran blended learning berbasis teori van hiele efektif meningkatankemampuan pemecahan masalah, yaitu diperoleh skor gain sebesar 47,69; (5) Ada pengaruh motivasi belajar dengan model blended learning berbasis teori van hiele pada materi bangun datar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika yang ditunjukkan dengan hasilnilai Fhitung Ftabel yaitu 759,937 3,44; (6) Semua subjek penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah belajar dengan model blended learning berbasis teori van hiele.This study aims to determine the effect of applying a blended learning model based on van Hiele's theory in improving problem solving abilities and learning motivation. This study uses a mixed methods research design with an explanatory design. The sample used in this study were all fourth grade students of SDN Kangkung, 22 students and the subject of this research used purposive sampling technique. The results showed that: (1) The students' problem-solving abilities met individual mastery as indicated by the results of tcount = 6.003 ( 1.721) and a significance value of 0.000 ( 0.05); (2) The problem solving ability of students achieves classical learning completeness, which is 90%; (3) There are differences in the problem solving abilities of fourth graders at SDN Kangkung before and after taking lessons that apply the Van Hiele theory-based Blended Learning learning model with a correlation coefficient of 0.681 which can be categorized as strongly correlated; (4) The application of the van Hiele theory-based blended learning model is effective in increasing problem solving abilities, which is a gain score of 47.69; (5) There is an effect of learning motivation with the blended learning model based on van Hiele theory on the flat shape material on mathematical problem solving abilities which is indicated by the results of Fcount Ftable, 759.937 3.44; (6) All research subjects showed that there was an increase in students' learning motivation and mathematical problem solving ability after learning with a blended learning model based on van Hiele's theory.
Keefektifan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.35718

Abstract

Model Problem BasediLearning merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun datar kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain Kuasi Eksperimen. Populasi penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas IV Gugus Dewi Sartika Kecamatan Sukorejo. Sampel dalam penelitian ini 23 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Ngadiwarno sebagai kelas eksperimen, dan 25 peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Ngadiwarno sebagai kelas kontrol. Sampel ditentukan berdasarkan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara test objektif, dan non test yang meliputi dokumentasi, observasi, serta wawancara. Analisis data yag digunakan untuk menentukan efektivitas model adalah dengan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning secara efektiv dapat meningkatkan kemampuanipemecahan masalah.Problem-BasediLearning model is one alternative that can be used to improve problem-solving skills in class IV flat building materials. This study aims to analyze the effectiveness of problem-based learning models against the problem-solving skills of class IV students in elementary school.  This research uses a Quasi Experimental design. The population of this study is all students of class IV of the Dewi Sartika Cluster of Sukorejo Subdistrict.  Sampel in this study 23 students of class IV SD Negeri 1 Ngadiwarno as an experimental class, and 25 students of class IV SD Negeri 2 Ngadiwarno as a control class. Sampel is determined based on random sampling cluster techniques.  Data collection techniques are carried out by means of objective tests, and non-tests that include documentation, observation, and interviews. Data analysis used to determine the effectiveness of the model is by paired sample t-test and independent sample t-test test.  The results showed that the Problem Based Learning learning model can effectively improve to solve problem ability.
Keefektifan Keterampilan Menyajikan Teks Eksplanasi Menggunakan Model Show Not Tell dan Scaffolded Writing Berbantuan Mobile Learning
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.24084

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis keefektifan pembelajaran menyajikan teks eksplanasi secara tulis dengan model show not tell berbantuan media mobile learning pada peserta didik kelas VIII SMP, (2) menganalisis keefektifan pembelajaran menyajikan teks eksplanasi secara tulis dengan model scaffolded writing berbantuan media mobile learning pada peserta didik kelas VIII SMP, (3) menganalisis perbedaan keefektifan pembelajaran menyajikan teks eksplanasi secara tulis dengan model show not tell dan model scaffolded writing berbantuan media mobile learning pada peserta didik kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah semua peserta didik kelas VIII SMP Negeri 12 Semarang. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik probability sampling jenis sampling purpose yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII D sebagai kelompok eksperimen 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menyajikan teks eksplanasi menggunakan model Scaffolded writing berbantuan media mobile learning bertema gunung meletus lebih efektif dibandingkan menggunakan model show not tell.This study aims: (1) to analyze the effectiveness of learning to present written explanatory texts with a show not tell model assisted by mobile learning media for grade VIII students in SMP, (2) to analyze the effectiveness of learning to present written explanatory texts with scaffolded writing models assisted by mobile learning media  For students of class VIII SMP, (3) analyzing differences in the effectiveness of learning to present explanatory text in writing with the model show not tell and scaffolded writing models assisted by mobile learning media in students of class VIII SMP.  This research uses quasi-experimental research with a nonequivalent control group design.  The study population was all students of class VIII SMP Negeri 12 Semarang.  The sample of this study was selected using probability sampling technique with the purpose of sampling type namely class VIII B as the experimental class 1 and class VIII D as the experimental group 2. The results of this study indicate that learning presents explanatory texts using Scaffolded writing models assisted by mobile learning media with the eruption-themed mount more effective  compared to using the show not tell model.
Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Pada Pembelajaran Matematika
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.35803

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem based learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Gebang pada pembelajaran matematika. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV Sekolah Dasar yang ada di Gebang Kecamatan Gemuh yang telah menerapkan Kurikulum 2013 yaitu peserta didik kelas IV SDN 1 Gebang, SDN I Cepoko Mulyo, SDN 1 Galih, SDN 1 Gemuhblanten dan SDN 1 Sojomerto masing-masing sebanyak 30 peserta didik dan sampel dari penelitian ini adalah adalah peserta didik kelas IV SDN 1 Gebang dengan jumlah 30 pesertadidik. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan observasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan dua tahap, yaitu tahap awal menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, tahap akhir menggunakan uji normalitas, uji hipotesis berpasangan dan uji hipotesis parsial. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Model pembelajaran problem based learning pada siswa kelas IV SDN 1 Gebang Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2019/2020  menunjukan tingkat frekuensi yaitu sebesar 21,52 (sedang) (2). Motivasi belajar siswa kelas IV SDN 1 Gebang Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2019/2020  menunjukan tingkat frekuensi sedang yaitu sebesar 21,20, (3). Hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Gebang Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2019/2020 menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa dari tahap pretest sebesar 61,3 dan dari tahap posttest sebesar 67,6, hal ini menunjukan bahwa nilai hasil belajar siswa pada pelajaran matematika mengalami peningkatan dengan persentase sebesar 10,28% (4) Hipotesis “Terdapat peningkatan motivasi dan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran Problem based learning pada pelajaran matematika kelas IV SD Negeri 1 Gebang Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal,” dapat diterima. (5) Hipotesis “Ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika kelas IV SD Negeri 1 Gebang Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal,” dapat diterima.This research was conducted with the aim of analyzing the effect of the Problem based learning model on the motivation and learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 1 Gebang in learning mathematics. The population of this study were fourth grade elementary school students in Gebang Gemuh District who had implemented the 2013 Curriculum, namely fourth grade students at SDN 1 Gebang, SDN I Cepoko Mulyo, SDN 1 Galih, SDN 1 Gemuhblanten and SDN 1 Sojomerto each as many as 30 students and the sample of this study were fourth grade students at SDN 1 Gebang with a total of 30 students. The data collection technique used questionnaires and observations, while the data analysis technique used two stages, namely the initial stage using validity and reliability testing, the final stage using normality test, paired hypothesis testing and partial hypothesis testing. The results showed that (1). The problem-based learning model for fourth grade students at SDN 1 Gebang, Gemuh District, Kendal Regency, for the 2019/2020 school year shows a frequency level of 21.52 (medium) (2). The learning motivation of fourth grade students at SDN 1 Gebang, Gemuh District, Kendal Regency, for the 2019/2020 school year shows a moderate level of frequency, which is 21.20, (3). The learning outcomes of fourth grade students at SDN 1 Gebang, Gemuh District, Kendal Regency for the 2019/2020 school year showed that the average value of student learning outcomes from the pretest stage was 61.3 and from the posttest stage it was 67.6, this shows that the value of student learning outcomes in mathematics has increased by a percentage of 10.28% (4) The hypothesis "There is an increase in students' motivation and learning outcomes after using the Problem based learning learning model in class IV mathematics at SD Negeri 1 Gebang, Gemuh District, Kendal Regency," can be accepted. (5) The hypothesis "There is a significant effect between the problem based learning model in increasing students' motivation and learning outcomes in class IV mathematics learning at SD Negeri 1 Gebang, Gemuh District, Kendal Regency," can be accepted.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Alat Peraga ARPANGGALAWAR Terhadap Pencapaian Kemampuan Penyelesaian Masalah Matematis dan Sikap Disiplin Pada Siswa SD
widiyanto Vol 8, No 1 (2022): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v8i1.35804

Abstract

Kemampuan penyelesaian masalah matematis dan sikap disiplin siswa merupakan salah satu indikator yang diangkat peneliti dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah; (1) menganalisis pengaruh model problem-based learning berbantuan alat peraga arpanggalawar terhadap pencapaian kemampuan penyelesaian masalah matematis pada siswa sekolah dasar; (2) menganalisis dan mendeskripsikan hubungan antara sikap disiplin dengan kemampuan penyelesaian masalah matematis model problem-based learning berbantuan alat peraga arpanggalawar. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix Methode tipe the explanatory sequential design. Analisis data penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas 5 SDN Lamper Kidul 01, SDN Lamper Kidul 02, dan SDN Lamper Tengah 01 Semarang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket disiplin siswa, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (a) pencapaian kemampuan penyelesaian masalah siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model problem-based learning berbantuan alat peraga arpanggalawar lebih tinggi secara signifikan daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, (b) terdapat pengaruh interaksi antara model model Problem-Based Learning berbantuan alat peraga arpanggalawar dan kemampuan penyelesaian masalah matematis siswa terhadap kedisiplinan siswa.Mathematical problem solving ability and student discipline are one of the indicators that the researchers raised in this study.The aims of this research are; (1) analyzing the effect of the problem-based learning model assisted by the arpanggalawar teaching aid on the achievement of mathematical problem solving abilities in elementary school students; (2) analyzing and describing the relationship between disciplin attitudes and the ability to solve mathematical problems using the problem-based learning model with the aid of the arpanggalawar teaching aid. The research method which used is Mix Method type the explanatory sequential design. The data analysis of this research used descriptive analysis method. The research subjects were 5th grade students at SDN Lamper Kidul 01, SDN Lamper Kidul 02, and SDN Lamper Tengah 01 Semarang. The instruments are used in this study were student discipline questionnaires, observation sheets, and interview guidelines. The results of this study indicate that: (a) the achievement of problem-solving abilities of students who receive learning using the problem-based learning model assisted by Arpanggalawar teaching aids is significantly higher than students who receive conventional learning, (b) there is an interaction effect between Problem-Based models. Learning aided by arpanggalawar props and students' mathematical problem-solving abilities on student discipline.