cover
Contact Name
Chairil Faif Pasani
Contact Email
chfaifp@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edu.mat@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Prodi Pendidikan Matematika Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23382759     EISSN : 25979051     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
EDU-MAT adalah jurnal yang didirikan pada tahun 2013 di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. EDU-MAT merupakan kumpulan artikel hasil penelitian maupun kajian dosen, peneliti, guru, maupun mahasiswa di bidang pendidikan matematika yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain. EDU-MAT diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat yang terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Aperska Berbasis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Kelas VII Niken Ayu Noor Azizah; Himmatul Ulya; Savitri Wanabuliandari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.11322

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SMP 5 Kudus adalah pada kemampuan koneksi matematis yang rendah dikarenakan kurangnya bahan ajar. Hasil angket siswa kelas VII-A menunjukkan siswa tertarik dan aktif dalam pembelajaran matematika sebanyak 57%, hal itu mempengaruhi tingkat kemampuan koneksi matematis siswa yang rendah dengan nilai 51. Sebanyak 72% siswa membutuhkan media pembelajaran yang interaktif berupa aplikasi android Aperska. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Aperska berbasis kemampuan koneksi matematis siswa SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Langkah-langkah penelitian ini menggunakan model ADDIE antara lain: (1) Analyse; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; (5) Evaluation. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan angket. Instrumen meliputi pedoman, lembar wawancara dan angket. Analisis data meliputi analisis proses pengembangan media. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan dibutuhkan bahan ajar interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran agar membuat siswa tidak mudah bosan. Lokasi penelitian di SMP 5 Kudus kelas VII. Hasil uji validitas oleh ahli media, ahli materi dan ahli bahasa menunjukkan bahwa media pembelajaran aperska valid dengan skor rata-rata 3,0. Hasil tes kepraktisan guru diperoleh rata-rata 3,6 dan nilai praktis siswa 3,2. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Aperska valid dan praktis. Kata Kunci: Perbandingan, Media Pembelajaran Aperska, Kemampuan Koneksi Matematis Abstract: The problem that occurs at SMP 5 Kudus is the low mathematical connection ability due to lack of teaching materials. The results of the class VII-A student questionnaire showed that 57% of students were interested and active in learning mathematics, it affected the students' low level of connection ability with a score of 51. As many as 72% of students needed interactive learning media in the form of the Aperska android application. The purpose of this study was to develop Aperska learning media based on the mathematical connection ability of seventh grade junior high school students. This research uses Research and Development (R&D). The steps of this research using the ADDIE model include: (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; (5) Evaluation. Data collection techniques include interviews and questionnaires. Instruments include guidelines, interview sheets and questionnaires. Data analysis includes analysis of the media development process. Based on the analysis of the needs of interactive teaching materials that can be used in learning so that students do not get bored easily. The research location is in SMP 5 Kudus class VII. The results of the validity test by media experts and material experts showed that the aperska learning media was valid with an average score of 3.0. The teacher's practicality test results obtained an average of 3.6 and students' practical value of 3.2. This shows that the Aperska learning media is valid and practical Keyword: Comparison, Aperska Learning Media,Mathematical Connecting ability
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MENYUSUN SOAL LITERASI MATEMATIKA KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Taufiq Hidayanto; Kamaliyah Kamaliyah; Muhammad Rayhan Ramadhan; Muhammad Alif Anwar
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14595

Abstract

Agar dapat menemukan penyelesaian masalah yang berhubungan dengan penerapan matematika di kehidupan sehari-hari, siswa harus mempunyai literasi matematika yang baik. Namun, hasil PISA menunjukkan bahwa literasi matematika siswa di Indonesia masih belum memuaskan. Untuk itu, perlu ada upaya peningkatan mutu pendidikan yang salah satunya fokus pada standar proses pembelajaran. Peningkatan mutu pendidikan diawali dengan penyiapan guru yang kredibel. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menelusuri kemampuan mahasiswa calon guru dalam penyusunan soal literasi matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan mahasiswa pendidikan matematika dalam menyusun soal literasi matematika konteks lingkungan lahan basah perlu dilakukan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 42 mahasiswa prodi Pendidikan Matematika. Mahasiswa diberi tugas untuk membuat soal literasi matematika, selanjutnya setiap soal yang telah dibuat dinilai oleh peneliti dan tiga orang penilai dengan latar belakang dosen Pendidikan matematika. Hasil penilaian terhadap soal yang dikembangkan oleh mahasiswa, didapat rata-rata mahasiswa berkemampuan baik dalam menyusun soal literasi matematika konteks lingkungan lahan basah. Meskipun demikian, masih ada mahasiswa yang berkemampuan kurang baik dan tidak baik. Kata kunci: Menyusun soal, Literasi Matematika, Mahasiswa, Lingkungan Lahan Basah Abstract: In order to find solutions to problems related to the application of mathematics in everyday life, students must have good mathematical literacy. However, the PISA results show that students' mathematical literacy in Indonesia is still not satisfactory. For this reason, there needs to be an effort to improve the quality of education, one of which focuses on learning process standards. Improving the quality of education begins with the preparation of credible teachers. One of the efforts that can be made is to trace the ability of prospective teacher students in developing mathematical literacy questions. This study aims to identify the abilities of mathematics education students in developing mathematical literacy questions in the context of a wetland environment. The research method used is descriptive qualitative. The subjects in this study were 42 students of Mathematics Education Study Program. Students were given the task of developing math literacy questions, then each question that had been made was assessed by the researcher and three assessors with a background in mathematics education lecturers. The results of the assessment of the questions developed by students showed that on average students had good skills in developing mathematical literacy questions in the context of the wetland environment. Even so, there are still students who have poor and not good abilities.Keywords: Developing questions, Mathematical Literacy, Students, Wetland Environment.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TRIGONOMETRI BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA SISWA KELAS X SMA/MA Ramona Dwiastuti; Hidayah Ansori; Rizki Amalia
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14340

Abstract

Coronavirus Disease atau COVID-19 berdampak pada proses pembelajaran yang mengharuskan siswa belajar jarak jauh (daring). Hal tersebut membuat pembelajaran siswa menjadi jenuh dan menghambat keterampilan yang harus dimiliki siswa, agar dapat mengembangkan keterampilan tersebut, diperlukan sebuah perangkat pembelajaran yang menarik dan lebih efektif berlandaskan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Sehingga, dikembangkanlah perangkat pembelajaran bahan ajar berupa modul dengan materi Trigonometri yang dikaitkan dengan kemampuan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian adalah agar dapat memberikan deskripsi terkait proses serta hasil dari perkembangan modul pada materi Trigonometri dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas X SMA/MA dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dan model pengembangan 4D yang dikemukakan Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Namun pada penelitian ini hanya sampai tahap validasi ahli saja. Uji validitas dinilai oleh tiga validator ahli dengan mengisi setiap skor pada lembar validasi yang diberikan. Hasil dari pengembangan menunjukkan nilai 77,4% dalam kategori valid. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengembangan dari modul trigonometri dengan basis keterampilan berpikir tingkat tinggi untuk siswa SMA/MA memenuhi kriteria kevalidan. Kata kunci: Pengembangan Bahan Ajar, Trigonometri, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Abstract: Coronavirus Disease or COVID-19 has an impact on the learning process which requires students to study remotely (online). This makes student learning saturated and inhibits skills that students must have, in order to develop these skills, an interesting and more effective learning tool is needed based on higher order thinking skills. Thus, a teaching material learning tool was developed in the form of a module with Trigonometry material that is associated with higher-order thinking skills. The aim of the research is to be able to provide a description regarding the process and results of module development in Trigonometry material with high-level thinking skills for class X SMA/MA students using the Research and Development (R&D) method and the 4D development model proposed by Thiagarajan, Semmel and Semmel who consists of 4 stages, namely Define, Design, Develop, and Disseminate. However, this study only reached the expert validation stage. The validity test was assessed by three expert validators by filling in each score on the validation sheet provided. The results of the development show a value of 77.4% in the valid category. Based on the research results, it was concluded that the development of the trigonometry module based on high-level thinking skills for SMA/MA students met the validity criteria. Keywords: Development of Teaching Materials, Trigonometry, Higher Order Thinking Skills
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK PADA MATERI GARIS DAN SUDUT BERBASIS KEBUDAYAAN BANJAR DI KELAS VII SMP/MTs Faridah Fitriani; Siti Mawaddah; Kamaliyah Kamaliyah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.13846

Abstract

Dalam upaya memahami konsep matematika, pendidik dapat mengaitkan materi ajar dengan kehidupan sekitar peserta didik agar mereka terbiasa dengan lingkungan sekitar yang dapat dijadikan bahan pembelajaran. Penguasaan konsep dapat dipahami peserta didik dengan memberikan pengalaman langsung antara konsep materi Garis dan Sudut dengan budaya, khususnya budaya Banjar khas Kalimantan Selatan. Pada pembelajaran matematika di SMP, seringkali peserta didik ditekankan mengerjakan latihan tanpa memahami konsep. Oleh sebab itu, salah satu penyelesaian yang dapat dipakai ialah menyediakan perangkat pembelajaran matematika berbasis budaya Banjar dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik pada materi Garis dan Sudut berbasis kebudayaan Banjar di kelas VII SMP/MTs dengan kriteria valid. Metode penelitian yang dipakai ialah penelitian dan pengembangan dan model pengembangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel (4-D). Tahapan pada penelitian ini ialah tahap define, design, dan develop dimana pada tahap develop hanya dilakukan tahap validasi ahli. Teknik pengumpulan data memakai lembar validasi. Validasi dilakukan oleh tiga orang validator ahli. Perolehan nilai rata-rata berdasarkan hasil validasi untuk kriteria valid sebesar 3,49, sehingga dihasilkan LKPD pada materi Garis dan Sudut berbasis kebudayaan Banjar yang valid. Kata kunci: Budaya Banjar, Garis dan Sudut, LKPD Abstract: In an effort to understand mathematical concepts, educators can relate teaching materials to the daily lives of students so that they are familiar with the surrounding environment that can be used as learning materials. Mastery of concepts can be understood by students by providing direct experience between the concept of Lines and Angles with culture, specifically the Banjar culture of South Kalimantan. In learning mathematics in junior high schools, they tend to only emphasize students on working on practice questions without a deeper understanding of concepts. Therefore, solutions that can be used is to provide Banjar culture-based mathematics learning tools in the form of Student Worksheets (LKPD). Describe the process and results of developing a Student Worksheets on Lines and Angles based on Banjar culture in grade VII SMP/MTs with valid criteria is the purpose of this study. The research and development is the research method used with the Thiagarajan, Semmel, and Semmel (4-D) development models. The phases in this research are the define, design, and develop phases, which are carried out only during the develop phase until the expert validation phases. Data collection techniques using validation sheet. Validation by three experts. Based on the results of expert validation, the average score for the valid criteria was 3.49, so that the LKPD on Lines and Angles material based on Banjar culture was valid. Keywords: Banjar Culture, Line and Angle, LKPD
ROPITRI: MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI TRIGONOMETRI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Avida Chilvy Zulbryanti; Wahyudi Wahyudi; Dwi Avita Nurhidayah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14160

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran matematika yang layak yang terpenuhi kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi rangkaian tahap mulai dari analysis, design, development, implementation, dan  evaluation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran matematika dengan sebutan “ROPITRI” ini telah terbukti valid, praktis, dan efektif. ROPITRI singkatan dari roda putar trigonometri yang merupakan media pembelajaran matematika materi trigonometri yang berisi penentuan nilai sin cos tan sudut-sudut istimewa trigonometri. Selain itu, ROPITRI juga memuat turunan dan integral sinus cosinus, dan kuadran trigonometri. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan terhadap ahli materi menunjukkan prosentase 75% yang termasuk dalam kriteria “valid” dan prosentasi dari hasil validasi oleh ahli media sebesar 90% tergolong kriteria “sangat valid”. Prosentase hasil uji kepraktisan terhadap guru sebesar 93% dan sebesar 89% hasil kepraktisan terhadap siswa menunjukkan bahwa ROPITRI termasuk dalam kriteria “sangat praktis”. Selanjutnya untuk uji keefektifan ROPITRI, penelitian ini menggunakan skala guttman dan menghasilkan koefisien reprodubilitas sebesar 0,9085 dan koefisien skalabilitas sebesar 0,6216 yang termasuk dalam kategori efektif. Dengan demikian, ROPITRI dapat dijadikan sebagai pendukung dalam pembelajaran matematika yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi trigonometri. Kata kunci: ROPITRI, media pembelajaran, trigonometri, motivasi belajar Abstract: The purpose of this research is to produce proper mathematics learning media that fulfill validity, practicality, and effectiveness. This research is development research using Research and Development (R&D) with the ADDIE model which includes a series of stages starting from analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of this study indicate that the mathematics learning media known as "ROPITRI" has proven to be valid, practical, and effective. ROPITRI stands for trigonometry rotary wheel which is a medium for learning mathematics trigonometry material that contains the determination of the sin cos tan values of trigonometry special angles. Apart from that, ROPITRI also contains derivatives and integrals of sine cosine and trigonometry quadrants. Based on the results of the validation carried out on material experts, it shows that the percentage of 75% is included in the "valid" criteria and the percentage of the validation results by media experts is 90% which is classified as "very valid" criteria. The percentage of practicality test results for teachers is 93% and 89% of practical results for students show that ROPITRI is included in the "very practical" criteria. Furthermore, to test the effectiveness of ROPITRI, this study uses the Guttman scale and produces a reproducibility coefficient of 0.9085 and a scalability coefficient of 0.6216 which are included in the effective category. Thus, ROPITRI can be used as a support in learning mathematics which can increase student motivation in trigonometry material. Keywords: ROPITRI, learning media, trigonometry, learning motivation
Pengembangan E-LKPD Berbasis Etnomatematika Kerajinan Tangan Anyaman Bambu Pada Materi Bangun Datar Kelas VII SMP/MTs Sri Sundari; Noor Fajriah; Taufiq Hidayanto
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.13952

Abstract

Matematika merupakan ilmu penting dan berguna  dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukannya fakta bahwa beberapa siswa mengganggap matematika merupakan pelajaran yang cukup sulit, sehingga mereka kurang menyukai pelajaran matematika. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu penggunaan bahan ajar interaktif yang mengaitkan kerajinan tangan anyaman bambu. Sehingga, dilakukanlah pengembangan E-LKPD berbasis etnomatematika pada materi bangun datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses serta hasil kevalidan dan kepraktisan dari produk yang dikembangkan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode R&D (Reseacrh and Development) dengan model 4D. Penelitian ini dilakukan hanya sampai tahap ketiga yaitu pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi serta angket respon guru dan peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang ahli dan uji kepraktisan dilakukan oleh satu orang guru dan lima belas orang peserta didik. Data yang diperoleh berdasarkan kritik dan saran dari validator tersebut dianalisis secara kualitatif untuk perbaikan produk yang dikembangkan dan secara kuantitatif yaitu berdasarkan skor lembar validasi serta angket respon guru dan peserta didik. Skor yang diperoleh pada lembar validasi adalah 4,3 dengan kriteria valid. Sedangkan uji kepraktisan rata-rata persentase yang didapat adalah 85,4% dengan kategori sangat praktis. Jadi, dihasilkan E-LKPD berbasis etnomatematika kerajinan tangan anyaman bambu pada materi bangun datar kelas VII SMP yang validddan praktis. Kata kunci: E-LKPD, Etnomatematika, Kerajinan Tangan Anyaman Bambu, Bangun Datar Abstract: Mathematics is important and useful in everyday life. However, the fact is still found that some students consider mathematics to be quite a difficult subject, so they do not like mathematics. One way to overcome this is the use of interactive teaching materials that link woven bamboo handicrafts. Therefore, the development of E-LKPD based on ethnomathematics was carried out on plane geometry. The aim of this study was to determine the process and the results of the validity and practicality of the developed product. This research was conducted using the R&D (Research and Development) method with a 4D model. This research was carried out only until the third stage, namely the developt. Data collection techniques were carried out using validation sheets and questionnaires for teacher and student responses. Validation was carried out by two experts and the practicality test was carried out by one teacher and fifteen students. The data obtained were analyzed qualitatively, namely based on criticism and suggestions from the validator for product improvement developed and quantitatively, namely based on the score of the validation sheet and the teacher and student response questionnaires. The score obtained on the validation sheet is 4.3 with valid criteria. While the practicality test the average percentage obtained is 85.4% with a very practical category. Thus, an E-LKPD based on ethnomathematics of woven bamboo handicrafts was produced on a valid and practical class VII junior high school in plane geometry material. Keyword: E-LKPD, Ethnomathematics, Bamboo Woven handicrafts, plane geometry
THE EFFECT OF EMOTIONAL INTELLIGENCE TOWARDS STUDENTS' MATHEMATICS PROBLEM SOLVING ABILITY: A META-ANALYSIS CORRELATIONAL STUDY Noor Annisah Sholehah; Dadang Juandi; Surya Kurniawan
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14763

Abstract

The literature has shown that emotional intelligence can control a person's rational decision-making and also contribute to mathematical problem-solving. There have been many correlational studies investigating the effect of emotional intelligence on the mathematical problem-solving abilities of students in Indonesia. This study aims to summarize the effect size values given by the primary study through meta-analysis techniques. Twenty-one primary studies that have been published by journal publishers, theses, and proceedings in the last ten years and meet the inclusion criteria will be analyzed. Data analysis using Jeffreys's Amazing Statistics Program (JASP) software with the stages of investigating publication bias, random or fixed effect models, and statistical hypothesis testing. Based on the random effects model, the results showed that there was a positive effect of emotional intelligence on students' mathematical problem-solving abilities in Indonesia with the category of medium positive effect (r = 0.6; p < 0.01). These results suggest for students and learners to give serious attention to students' emotional intelligence to improve their mathematical problem-solving abilities.   Keywords: Emotional Intelligence, Emotional Quotient, Mathematics Problem Solving, Meta-Analysis.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA KONSEP GEOMETRI PADA POLA GERAK TARI TRADISIONAL BANJAR BAKSA KEMBANG Habibah Habibah; Iskandar Zulkarnain; Indah Budiarti
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14090

Abstract

Pembelajaran matematika berbasis budaya yakni bagian dari cara yang dipersepsikan bisa menciptakan pembelajaran matematika bermakna dan kontekstual yang sangat terkait dengan budaya. Kegiatan penggalian dan pemaknaan matematika melalui budaya tersebut dikenal dengan etnomatematika. Etnomatematika dipakai untuk menggali nilai-nilai matematika dan konsep geometri pada pola gerak tari Baksa Kembang. Tujuan penelitian ini guna mengetahui konsep geometri yang diterapkan dalam bermacam-macam pola gerak tari Baksa Kembang. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi mengenai gerak tari Baksa Kembang serta instrumen dalam penelitian ini terdiri dari instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen bantu berupa pedoman wawancara dan observasi serta alat dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, untuk teknik keabsahan data yang dipakai yaitu triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada setiap pola gerak tari Baksa Kembang menerapkan konsep geometri di dalamnya. Konsep geometri berupa geometri dimensi satu tergambar dari pola lantai berbentuk garis lurus dan dimensi dua tergambar dari bentuk pola lantai berbentuk segitiga, transformasi geometri refleksi dan rotasi, serta sudut yang diterapkan yaitu sudut lancip dan sudut tumpul. Kata Kunci: Etnomatematika, gerak tari Baksa Kembang, konsep geometri. Abstract: Mathematics learning that is based on culture is one technique that is thought to be able to make mathematics learning more relevant and contextual. Ethnomathematics is the process of extracting and interpreting mathematics through culture. Ethnomathematics was utilized to study mathematical values and geometric notions in the movement patterns of the Baksa Kembang dance. The goal of this research is to understand which geometric principles are used in Baksa Kembang dance forms. This study took a qualitative method with ethnographic research as its focus. Data was collected through interviews, observations, and recording of Baksa Kembang dance motions, with the researcher serving as the primary instrument, as well as auxiliary instruments such as interview and observation guidelines, and documentation tools. Data reduction, data presentation, and conclusion drafting were the data analysis methods employed, with data validity determined using the triangulation method. Every Baksa Kembang dance movement pattern contains the concept of geometry, according to the findings of this study. The first dimension is formed from the floor pattern in the form of straight lines, while the second dimension is derived from the triangular-shaped floor pattern, the transformation of reflection and rotation geometry, and acute and obtuse angles are used. Keywords: Ethnomathematics, Baksa Kembang dance moves, geometric concepts.
ANALISIS KESULITAN SISWA SMP PADA PEMAHAMAN KONSEP PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL (PLSV) Afwina Rayhan; Eyus Sudihartinih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.10631

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui kesulitan-kesulitan yang dilakukan siswa di beberapa SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kecamatan Kayuagung dalam menyelesaikan soal persamaan linear satu variabel berdasarkan pemahaman konsep. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima siswa SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kecamatan Kayuagung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: partisipan mengalami kesulitan dalam indikator membuat model matematika ini dikarenakan partisipan tidak mengetahui bentuk model matematika, partisipan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan perkalian, penjumlahan, dan pengurangan dalam soal tersebut, dan partisipan mengalami kesulitan dalam memahami informasi dalam soal. Kata kunci: kesulitan, pemahaman konsep, penelitian kualitatif, siswa SMP, persamaan linear satu variabel Abstract: The goal of this study is to learn about the difficulties that students have in solving linear equations with one variable at some SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kecamatan Kayuagung based on their understanding of the concept. This type of research is descriptive qualitative research. This study included five students from SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kabupaten Kayuagung. The instruments used in this study are a written test and interview. The instruments used in this study are a written test and interview. The study's findings revealed that participants had difficulty creating a mathematical model because they did not know the form of the mathematical model, participants had difficulty operating multiplication, addition, and subtraction in this case, and participants had difficulty understanding the information in the question. Keywords: difficulty, understanding of concepts, qualitative research, students of SMP, of linear equations one variable
META ANALISIS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK Dianita Wahyu Rahmandani; Iskandar Zulkarnain; Asdini Sari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14141

Abstract

Kajian mengenai dampak model pembelajaran kooperatif kepada kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik banyak dilakukan dengan berbagai variasi hasil penelitian. Metode yang digunakan yaitu metode meta analisis untuk mendeskripsikan besar pengaruh dari model pembelajaran kooperatif kepada kemampuan pemahaman konsep matematis dengan karakteristik studi berupa tipe model pembelajaran kooperatif, jenjang pendidikan dan materi yang diajarkan. Data diperoleh melalui proses seleksi yang memenuhi standar inklusi tertentu. Software yang dapat membantu adalah Comprehensive Meta-Analysis (CMA). Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa: (1) Model pembelajaran kooperatif berpengaruh besar kepada kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dengan nilai effect size sebesar 0,917 pada kategori efek besar; (2) Besarnya dampak pengaplikasian model pembelajaran kooperatif berdasarkan tipe model pembelajaran kooperatif dimana model Probing promting dan CRH mempunyai pengaruh yang sangat besar dibandingkan tipe lainnya; (3) Besar dampak pengaplikasian model pembelajaran kooperatif berdasarkan jenjang pendidikan lebih berpengaruh pada jenjang SMA dibandingkan pada jenjang SMP dengan nilai effect size sebesar 1,097 pada kategori efek besar; (4) Berdasarkan materi yang diajarkan, pengaruhnya berada pada kategori efek besar dengan pelajaran yang sangat berpengaruh adalah barisan dan deret. Kata kunci: Meta analisis, model pembelajaran kooperatif, kemampuan pemahaman konsep matematis Abstract: Studies on the effect of cooperative learning models on students' ability to understand mathematical concepts have been carried out with various variations of research results. This study uses a meta-analysis method to describe the large influence of the cooperative learning model on the ability to understand mathematical concepts with study characteristics in the form of cooperative learning model types, levels of education and the material being taught. Data were obtained through a selection process that met certain inclusion criteria. Software that can help is Comprehensive Meta-Analysis (CMA). Based on the results of the analysis, it is found that: (1) The cooperative learning model has a large effect on the ability to understand mathematical concepts of students with an effect size value of 0.917 in the large effect category; (2) The magnitude of the effect of the application of cooperative learning models based on the type of cooperative learning model where the Probing prompting and CRH models have a very large effect compared to other types of cooperative learning; (3) The effect of the application of cooperative learning model based on education level is more influential at senior high school level than junior high school level with an effect size value of 1.097 in the large effect category; (4) Based on the material being taught, the effect is in the category of large effects with the most influential material being rows and series. Keywords: Meta Analysis, Cooperative Learning, Ability to Understand Mathematical Concepts