cover
Contact Name
Muhammad Ikhwan Rizki
Contact Email
ikhwanrizki@unlam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jps@unlam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pharmascience
ISSN : 23555386     EISSN : 24609560     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmascience memuat naskah hasil penelitian dan artikel review bidang kefarmasian. Naskah dapat berasal dari mahasiswa, dosen, peneliti, dan lembaga riset. Setiap naskah yang diterima redaksi Jurnal Pharmascience akan ditelaah oleh Mitra Bebestari dan Anggota Redaksi. Jurnal Pharmascience terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu Februari dan Oktober. Redaksi menerima pemesanan Jurnal Pharmascience untuk berlangganan atau pembelian setiap terbitan.
Arjuna Subject : -
Articles 319 Documents
Efek Ekstrak Minyak Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) Terhadap Peningkatan Memori dan Fungsi Kognitif Mencit Berdasarkan Passive Avoidance Test Hidayaturrahmah Hidayaturrahmah; Muhamat Muhamat; Ali Akbar
Jurnal Pharmascience Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5733

Abstract

Salah satu produk pangan fungsional dari ikan air tawar dan dikenal sebagai sumber protein adalah ikan patin yang banyak ditemukan di Kalimantan Selatan. Minyak dari ikan tidak hanya bisa dihasilkan oleh ikan air laut tetapi bisa juga berasal dari ikan air tawar seperti ikan patin. Ekstrak minyak ikan patin mengandung omega 3 (EPA dan DHA), dan omega 6 (ARA) yang sangat bagus sebagai asupan gizi, kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan sel khususnya pada memori otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak minyak ikan patin terhadap peningkatan memori dan fungsi Kognitif pada mencit berdasarkan passive avoidance test. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 pengulangan. Perlakuan yang digunakan berupa pemberian ekstrak minyak ikan patin dengan dosis 26, 52, 104 mg/Kg BB, pirasetam dan aquadest. Pengukuran memori otak dilakukan dengan uji passive avoidance test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak minyak ikan patin berpengaruh terhadap peningkatan memori otak dan fungsi Kognitif. Kata kunci: minyak , ikan patin, memori, fungsi kognitif, mencit
Potensi Biji Orok-orok (Crotalaria juncea L.) sebagai Kandidat Obat Insomnia Asmiyenti Djaliasrin Djalil; Siti Musyarofah; Bayu Satria Nugroho Putra; Erza Genatrika; Ika Yuni Astuti
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i1.5749

Abstract

ABSTRAK Insomnia merupakan gangguan yang menyebabkan penderita mengalami ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur. Pemilihan terapi insomnia di Desa Lembarawa, Brebes, secara empiris biasanya menggunakan biji orok-orok (Crotalaria juncea L.) sebagai sedatif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa biji orok-orok memiliki potensi sebagai sedatif dengan dosis yang tepat. Biji orok-orok diekstrak menggunakan pelarut metanol. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya difraksinasi dengan pelarut etil asetat dan metanol. Ekstrak dan fraksi yang diperoleh kemudian diujikan terhadap mencit. Mencit dibagi menjadi 12 kelompok, kelompok I kontrol positif (fenobarbital 60 mg/Kg BB) kelompok II kontrol negatif (NaCMC 1%), kelompok III-IV merupakan kelompok perlakuan ekstrak metanol dengan konsentrasi 50 dan 200 mg/Kg BB, kelompok V-VIII merupakan fraksi etil asetat dengan konsentrasi berturut-turut 7,5; 15; 22,5; dan 30 mg/Kg BB, kelompok IX-XII merupakan fraksi metanol dengan konsentrasi berturut-turut 25, 50, 75, dan 100 mg/Kg BB. Parameter yang digunakan adalah daya cengkeram mencit, reflek balik badan mencit, diameter pupil mata, serta daya jatuh menit. Hasil uji menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dan metanol memiliki efek sedatif. Efek sedatif paling baik ditunjukkan oleh fraksi metanol 100 mg/Kg BB yang mendukung terapi untuk insomnia. Kata kunci: biji orok-orok, Crotalaria juncea L., sedatif. ABSTRACT Insomnia is a disruption that can not supply the needs of sleeping. In Lembarawa, Brebes, insomnia was treated empirically using Crotalaria Juncea L. (orok-orok). The purpose of this study was to prove that the seeds of Crotalaria juncea L. had potential as a sedative. Orok-orok seeds methanolic extract, ethyl acetate fraction, and methanolic fraction were observed as a sedative. Mice were divided into 12 groups: positive control group (phenobarbital 60 mg/Kg BW), negative control group (Na CMC 1%), methanolic extract of orok-orok seeds with doses of 50 and 100 mg/Kg BW, ethyl acetate fraction with doses of 7.5; 15; 22.5; and 30 mg/Kg BW, methanolic extract with doses of 25; 50; 75; and 100 mg/Kg BW. The sedative activity was investigated in mice including diameter mouse’s pupil, grip strange performances, return mice reflect, and rotarod performances. The results suggest that methanolic extract, ethyl acetate fraction, and methanolic fraction of orok-orok seeds possess potent sedative activity. The highest activity was obtained by using 100 mg/Kg BW of methanolic fraction, which supported its therapeutic use for insomnia. Keywords: Crotalaria juncea L., Orok-orok seeds, a sedative.
Analisis Komponen Kimia Minyak Atsiri Pada Ekstrak Metanol Daun Kelor Wiwit Denny Fitriana
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i1.5765

Abstract

ABSTRACT Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi senyawa daun Moringa oleifera sebagai obat herbal di Indonesia. Daun M. oleifera digunakan untuk mengurangi kadar gula darah, antiinflamasi, antioksidan dan antimikroba. Hal tersebut dibuktikan dengan penggunaan daun M. oleifera sebagai obat tradisional dan diidentifikasi terdapat senyawa fitokimia pada ekstrak daun M. oleifera. Pada ekstrak metanol terdapat minyak atsiri yang merupakan senyawa utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi minyak atsiri dari ekstrak daun M. oleifera. Digunakan metode kuantitatif dan eksperimental untuk mengidentifikasi minyak esensial dalam daun M. oleifera. Analisis Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS) dari minyak atsiri dari daun M. oleifera menunjukkan terdapat total 15 senyawa. Senyawa utama adalah asam heksadekanoat (metil ester) (No 3., 11.99%), 9,12,15-Octadecatrienoic asam (No 5. 17,36%), fitol (No 6, 5,42%), 7,10,13- asam Hexadecatrienoic (no 8, 3,15%) dan oktadekanoat asam stearat (no 9, 2,42%). Kata kunci: daun oleifera Moringa, minyak atsiri, Kromatografi Gas Spektrometri Massa, asam heksadekanoat ABSTRACT Investigations were carried out to evaluate the compounds of Moringa oleifera leaves as herbal medicines In Indonesia. M. oleifera leaves are used to reduce blood sugar level, antiinflammatory, antioxidant and antimicrobial. It established the medicinal uses of M. oleifera leaves and identified phytochemicals present in M. oleifera leaves extracts. The Methanol exstract present of Essential oil is the major led compounds. This study aimed to identified chemical compounds of Essential oil from M. oleifera methanol exstract. It used quantitative and experimental methods that established the uses and identified essential oil in M. oleifera leaves. Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS) analysis of the total neutral essential oil from M. oleifera leaves showed a total of 15 compounds. The major compounds were Hexadecanoic acid (methyl ester) (no 3., 11.99%), 9,12,15-Octadecatrienoic acid (no 5. 17.36%), phytol (no 6, 5.42%), 7,10,13-Hexadecatrienoic acid (no 8, 3.15%) and Octadecanoic acid Stearic (no 9, 2.42%). Keywords: Moringa oleifera leaves, Essential oil, Gas Chromatography Mass Spectrometry, Hexadecanoic acid
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Merah Super (Hyclocereus costaricencis) Rakhmadhan Niah; Riki Nirwan Baharsyah
Jurnal Pharmascience Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v5i1.5781

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara penghasil tanaman buah naga, terutama daerah tropis. Kalimantan Selatan meruakan salah satu daerah yang menghasilkan buah naga, terutama buah naga super yang berwarna merah. Buah naga merah super (Hyclocereus Costaricencis) banyak diperdagangkan dalam bentuk cemilan, minuman jus dan pewarna. Tiga puluh lima persen bagian buah naga tersebut adalah kulit buah yang merupakan produk sampingan yang belum dimanfaatkan secara optimal dan seringkali hanya dibuang menjadi sampah. Kulit buah naga diduga memiliki kadar flavonoid yang besar seperti daging buah yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui % aktivitas antioksidan dan nilai IC50 yang terdapat pada ektrak kulit buah naga merah super. Penelitian ini menggunakan spektofotometri dengan reagen DPPH pada ektrak kental yang terbagi menjadi konsentrasi 1%, 0,5%, ,25%, 0,125%, dan 0,0625%. Pengukuran aktivitas antioksidan dinilai sampai diperoleh IC50 dengan memasukan nilai y (y=50) pada persamaan garis y = bx + a. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai % aktivitas paling besar terdapat pada konsentrasi 1 % yaitu sebesar 36,73 % dan nilai % aktivitas paling rendah adalah pada konsentrasi 0,0625% yaitu sebesar 10,48%. Nilai IC50 yang didapat sebesar 1,583 % atau 15.830 ppm dengan katagori aktivitas antioksidan yang sangat lemah. Kata Kunci : Kulit Buah Naga Merah Super, Antioksidan, DPPH ABSTRACT Indonesia was the country plants producing fruit, especially the tropics. South Kalimantan is one of the areas that produce the fruit, especially the super Dragon fruit red. Super Dragon fruit Red (Hyclocereus Costaricencis) lots traded in the form of snacks, drink juice and coloring. Thirty-five percent of the parts of the Dragon fruit is fruit leather is a byproduct of untapped optimally and often simply dumped into the garbage. The peel of the fruit is suspected of having large levels of flavonoids such as fruit that can be used as an antioxidant. This research aims to know the percent of antioxidant activity and IC50 values contained on the super Red Dragon fruit extract peel leather. This research use reagents with the DPPH spektofotometri on ekstract which is divided into a thick concentration of 1%, 0.5%, .2,5 %, 0.125% and 0.0625%. Measurement of antioxidant activity assessed until retrieved with IC50 value is input y (y = 50) in the equation of the line y = b x + a. The results showed that the value of % activity concentration is present on most 1% i.e. of 36.73% and % the lowest activity was at a concentration of 0.0625% i.e. of 10.48%. IC50 values obtained amounted to 1.583% or 15,830 ppm with the requirement of the antioxidant activity is very weak. Keyword : Super dragon fruit red peel, Antioxidant, DPPH
Evaluasi Karakteristik Fisika Kimia dan Nilai SPF Sediaan Gel Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L) Anita Dwi Puspitasari; Dyah Ayu Setyowati
Jurnal Pharmascience Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v5i2.5797

Abstract

Selain memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sinar matahari juga dapat menyebabkan masalah kulit mulai dari yang ringan sampai yang berat. Salah satu cara untuk melindungi kulit dari sinar matahari yanitu dengan menggunakan tabir surya. Salah satu sediaan tabir surya yaitu berupa gel. Daun kersen (Muntingia calabura L ) mempunyai kandungan flavonoid total dan fenolik total yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagan bahan dasar pembuatan gel tabir surya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisika, kimia dan nilai SPF sediaan gel tabir surya ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura). Ekstraksi daun kersen (Muntingia calabura L) menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Gel tabir surya ekstak etanol daun kersen dibuat menggunakan basis HPMC. Dibuat 4 formula dengan perbedaan pada konsentrasi ekstrak etanol daun kersen, yaitu 0, 1, 2, dan 3 gram. Keempat formula gel ekstrak etanol daun kersen diuji karakteristik fisika, kimia dan nilai SPFnya menggunakan metode Mansur. Keempat formula gel esktrak etanol daun kersen memenuhi semua persyaratan karakteristik sifat fisika dan kimia yaitu organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, dan viskositas. Nilai SPF untuk formula 1, 2, 3, dan 4 yaitu sebesar 0,38; 7,17; 11,15 dan 18,92. Kata kunci: gel, muntingia calabura, SPF, tabir surya Besides having many health benefits, sunlight can also cause skin problems ranging from mild to severe. One way to protect the skin from the sun is by using sunscreen. One of the sunscreen preparations is gel. Kersen leaves (Muntingia calabura L) have a high phenolic and flavonoids which can be used as a basic ingredient in making sunscreen gel. The purpose of this study was to determine the physical, chemical and SPF values of the gel preparation of sunscreen ethanol extract of kersen leaves (Muntingia calabura). Muntingia calabura L. leaf extraction using maceration method with 70% ethanol solvent and concentrated using rotary evaporator. Sunscreen gel extracts from kersen leaf ethanol made using HPMC base. Four formulas were made with differences in the concentration of kersen leaves ethanol extract, namely 0, 1, 2 and 3 grams. The four gel formulas of kersen leaf ethanol extract were tested for physical, chemical and SPF values using the Mansur method. The four gel formulas of kersen leaf ethanol extract fulfilled all the requirements of physical and chemical characteristics, namely organoleptic, homogeneity, dispersion, stickiness, pH, and viscosity. SPF values for formulas 1, 2, 3 and 4 are 0.38; 7.17; 11,15 and 18,92. Keywords: gel, muntingia calabura, SPF, sunscreen
Profil SGPT dan SGOT Ikan Nila (Oreochromis niloticus L.) di Sungai Riam Kanan Kalimantan Selatan Hidayaturrahmah Hidayaturrahmah; Muhamat Muhamat; Heri Budi Santoso
Jurnal Pharmascience Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v2i2.5821

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui  Profil nilai SGPT dan SGOT ikan nila pada budidaya keramba di sungai riam kanan sebagai parameter untuk mengetahui fisiologi pada organ hati. Penentuan kadar SGPT dan SGOT dengan metode spektrofotometri (UV Visible spectrometer, GBC Scientific Equipment). Sampel ikan Nila (Oreochromis niloticus L.) diambil dari tiga titik stasiun di sekitar sungai Riam Kanan, kemudian dari tiap stasiun dilakukan 3 kali pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fungsi hati ikan nila pada stasiun I (Desa Awang Bangkal), Stasiun II (Desa Mandikapau) dan stasiun III (Desa Sungai alang) menghasilkan nilai SGPT dan SGOT yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan nilai normal SGPT dan SGOT ikan nila tawar pada umumnya. Profil  SGPT dan SGOT paling tinggi terdapat pada stasiun Mandikapau yaitu sebesar 75 ± 21 U/I dan 204,67 ± 56,72. Profil nilai SGPT/SGOT paling rendah terdapat pada stasiun  awang Bangkal  sebesar 45 ± 18,73U/I dan 139,67 ± 26,84. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara fisiologis profil SGPT dan SGOT  Ikan Nila di perairan sungai Riam dinilai terdapat adanya gangguan pada hati. Hal ini dapat dilihat dari nilai SGPT dan SGOT yang  lebih rendah dari nilai normal.Kata kunci : SGPT, SGOT, Ikan Nila, Sungai Riam Kanan ABSTRACTThis study was conducted to determine the value of SGPT and SGOT profile tilapia in aquaculture cages in the river rapids as the right to determine the physiological parameters in the liver. Determination of SGPT and SGOT levels by spectrophotometric method (UV-Visible spectrometer, GBC Scientific Equipment). Samples Nile Tilapia (Oreochromis niloticus L.) were taken from the three-point stations around the river Riam Kanan, then from each station sampling is done 3 times. The results showed that the liver function of tilapia at station I (Desa Awang Bangkal), Station II (Village Mandikapau) and the station III (Sungai grasslands) produce value SGPT and SGOT were higher when compared with normal values SGPT and SGOT tilapia bargaining in general. SGPT and SGOT profile is highest in Mandikapau station that is equal to 75 ± 21 U / I and 204.67 ± 56.72. Profile value SGPT / SGOT lowest contained in Bangkal awang station by 45 ± 18.73U / I and 139.67 ± 26.84. This study shows that physiological profile SGPT and SGOT Tilapia in river waters cascade assessed there is a disturbance in the heart. It can be seen from SGPT and SGOT values were lower than normal value.Keywords: SGPT, SGOT, Oreochromis niloticus L.
Perbandingan Pengaruh Penggunaan Layanan Pesan Singkat Pengingat dan Aplikasi Digital Pillbox Reminder Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Riza Alfian; Zakiah Wardati
Jurnal Pharmascience Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i1.5837

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko pada penyakit kardiovaskular dan ginjal. Kalimantan Selatan menempati urutan kedua yaitu sebesar 30,8% sebagai prevalensi hipertensi tertinggi di Indonesia. Ketidakpatuhan terhadap terapi hipertensi merupakan faktor yang dapat menghambat pengontrolan tekanan darah, sehingga memerlukan intervensi untuk membantu meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh pemberian pesan singkat pengingat dan penggunaan aplikasi digital pillbox reminder terhadap kepatuhan serta hasil terapi pasien hipertensi rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan kuasi-eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif selama periode April-Mei 2015. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 40 pasien hipertensi dibagi menjadi dua kelompok yaitu 25 pasien (62,5%) yang mendapatkan intervensi berupa pesan singkat pengingat dan 15 pasien (37,5%) yang mendapatkan intervensi digital pillbox reminder. Kriteria eksklusi adalah pasien dengan kondisi tuli dan buta huruf. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner kepatuhan MMAS. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian layanan pesan singkat pengingat dan aplikasi digital pillbox reminder dapat meningkatkan kepatuhan pre study 4,79±2,04 dan 5,02±2,30 menjadi 6,09±1,42 dan 7,23±0,99 pada post study dengan nilai p 0,00. Rata-rata peningkatan kepatuhan pada kelompok pesan singkat pengingat 1,30±1,30 dan aplikasi digital pillbox reminder 2,22±1,60 tidak berbeda signifikan (p=0,055). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pesan singkat pengingat dan digital pillbox reminder pada pasien hipertensi dapat meningkatkan kepatuhan pasien minum obat tetapi tidak berbeda signifikan antara kedua kelompok ini.(p>0,05). Kata Kunci — Hipertensi, layanan pesan singkat pengingat, digital pillbox reminder, kepatuhan ABSTRACTHypertension is one of risk factor of cardiovascular and kidney disease. South Borneo was occupied the second place (30.8%) of hypertension prevalence in Indonesia. Non andherence is factor that can inhibit the blood pressure control so that it needs the intervention to improve the adherence of hypertension patients to the therapy. The aim of this study were to investigate the comparison of influence of giving short message reminder and using digital pillbox reminder on adherence and the outcome therapy hypertension patients at RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. This study was conducted with quasi-experimental design and the data was collected prospectively during period April until May 2015. Forty patients were divided into 2 groups, 25 patients (62.5%) were received short message reminder and 15 patients (37.5%) were received digital pillbox reminder intervention.The exclussion criteria were patient with deaf and illiterate conditions. Data collection was conducted with interview and completion of Morisky Modification Adherence Scale (MMAS) questionnaire. The resut of this study showed that giving short message reminder and digital pillbox reminder could improve pre study adherence 4.79±2.04 and 5.02±2.30 increased 6.09±1.42 and 7.23±0.99 at post study with the value p 0.00. The average of increasing adherence on short message reminder group 1.30±1.30 and digital pillbox reminder group 2.22±1.60 were not significantly different (p=0.055). Based on this study, it can be concluded that giving short message reminder and digital pillbox reminder can improve the adherence but not significantly different between this two groups (p>005). Keywords— Hypertension, short message reminder, digital pillbox reminder, adherence
Pemanfaatan Likopen Tomat (Lycopersicum esculentum MILL) Dalam Sediaan Soft Candy Sebagai Suplemen Antioksidan Yonelian Yuyun; Seprililianti Seprililianti; Yusriadi Yusriadi
Jurnal Pharmascience Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5744

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan salah satu tanaman yang sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. Likopen merupakan salah satu kandungan kimia terbanyak dalam tomat, dalam 100 gram tomat rata-rata mengandung likopen sebanyak 3-5 mg. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan pembentuk gel soft candy gelatin (F1), pektin (F2) dan kombinasi gelatin pektin (F3) terhadap karakteristik soft candy dan mengetahui aktivitas antioksidan likopen tomat soft candy. Analisis yang dilakukan meliputi organoleptik, kadar likopen, aktivitas antioksidan dan pengujian sifat kimia meliputi: pH, kadar air, dan kadar abu. Pengujian organoleptik F1 menghasilkan warna merah bata, F2 orange kemerahan dan F3 orange muda. Tiap formula menghasilkan aroma dan rasa jeruk dengan tekstur kenyal. Kadar likopen dalam tiap formula secara berturut-turut untuk F1, F2, dan F3 0,0059%; 0,0035% dan 0,0042%. Hasil statistik one way ANOVA pada karakteristik soft candy menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada pengujian pH dan pengujian kadar abu tetapi tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada pengujian kadar air. Formulasi soft candy ekstrak likopen tomat memiliki aktivitas antioksidan dengan persen peredaman pada tiap formula secara berturut untuk F1, F2 dan F3 sebesar 83,089%; 82,635% dan 87,945%. Ketiga nilai aktivitas tersebut termasuk dalam kategori antioksidan yang tinggi. Kata Kunci: Likopen tomat, soft candy, DPPH
Aktivitas Antioksidan Fraksi Dietileter Buah Mangga Arumanis (Mangifera indica L.) dengan Metode DPPH Dewi Andini Kunti Mulangsri; Aqnes Budiarti; Endah Novia Saputri
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i1.5760

Abstract

ABSTRAK Sistem antioksidan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang mampu menghambat reaktifitas radikal bebas. Sumber alami antioksidan salah satunya adalah buah yaitu buah mangga Arumanis. Proses fraksinasi dengan pelarut dietileter dilakukan untuk menyari senyawa-senyawa yang bersifat semipolar yang diharapkan memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi dietil eter ekstrak etanol buah mangga arumanis (Mangifera indica L.) dengan Metode DPPH. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dipartisi cair-cair menggunakan pelarut dietil eter. Penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan membuat seri konsentrasi fraksi dietil eter ekstrak etanol buah mangga Arumanis yaitu 12,5; 25; 50 dan 100ppm. Vitamin C digunakan sebagai larutan pembanding dengan seri konsentrasi 0,625; 1,25; 2,5 dan 5 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi dietil eter ekstrak etanol buah mangga arumanis memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 75,22 ppm dan 1,18 ppm untuk Vitamin C. Fraksi dietileter ekstrak etanol buah mangga Arumanis memiliki potensi lemah sebagai antioksidan jika dibandingkan dengan Vitamin C. Kata Kunci: antioksidan, fraksi dietileter, buah mangga arumanis, Mangifera indica, DPPH ABSTRACT Antioxidant systems are part of the immune system which is able to inhibit the reactivity of free radical. Source of natural antioxidants is a fruit that is mango Arumanis. Process of fractionation with solvent diethylether to extraction the compounds semipolar and expected to have potential as antioxidants. This study aims to determine the antioxidant activity of diethyl ether fraction of ethanol extract Arumanis mango (Mangifera indica L.) with DPPH method. Extraction used ethanol 70% by maceration method, then partitioned using a liquid-liquid partition with diethylether as a solvent. Determination of antioxidant activity using DPPH method with a series of concentrations of diethyl ether fraction of ethanol extract Arumanis mango ie 12.5; 25; 50 and 100ppm. Vitamin C used as a reference solution with a concentration series of 0,625; 1.25; 2.5 and 5 ppm. The results showed that the diethyl ether fraction of ethanol extract Arumanis mango have antioxidant activity with IC50 value of 7.22 ppm and 1.18 ppm for Vitamin C. Diethylether fraction of ethanol extract Arumanis mango has weak potential as a antioxidant, if compared with Vitamin C. Keywords: Antioxidants, diethylether fractions, arumanis mango fruit, Mangifera indica, DPPH.
Pengaruh Pengetahuan dan Job Description Terhadap Kinerja Bidan Desa Pada Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) (Studi Observasional di Kabupaten Tanah Bumbu) Andi Indah Haryani Muharnadiah
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5776

Abstract

Kinerja dipengaruhi oleh kemampuan potensi (Intelegentia question) dan kemampuan realita (pengetahuan dan skill). Untuk meningkatkan kinerja bidan desa dibutuhkan kejelasan tentang wewenang tugas dan tanggungjawab yang diuraikan secara jelas dan rinci dalam bentuk job description (deskripsi pekerjaan) agar memudahkan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan. Di Kabupaten Tanah Bumbu hingga saat ini belum pernah ada penelitian yang berkaitan tentang kinerja bidan desa dalam penyelenggaraan Poskesdes. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pengetahuan dan job description terhadap kinerja bidan desa pada penyelenggaraan Poskesdes di Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang dilakukan berupa analisis univarian dan multivarian. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja bidan desa ada penyelenggaraan Poskesdes di Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan hasil uji parsial dengan nilai signifikan sebesar 0,216 (nilai Sig>0,05). Job description berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja bidan desa pada penyelenggaraan Poskesdes di Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan hasil uji parsial dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (nilai Sig

Page 6 of 32 | Total Record : 319