cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
REVILITASI NASIONALIME PEMUDA MELALUI PENCAK SILAT Muchammad Ukulul Mufarriq
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i01.10074

Abstract

Melunturnya nasionalisme para pemuda bangsa sebagain dari dampak gloalisasi. Indonesia sebagai negara multikutural yang memiliki banyak kekayaan budaya penunjang nasionalisme warga negaranya, khususnya para pemuda sebagai pilar pembangunan bangsa. Pencak silat sebagai kebudayaan Indonesia memiliki nilai-nilai luhur khas bangsa. Ajaran filosofis dan keahlian beladiri pencak silat dapat menjadi cara merevitalisasi asionalisme pada pemuda. Tujuan penelitian ini untuk menemukan bentuk dan cara revitalisasi nasionalisme pemuda di UKM PSHT Komisariat UGM. Jenis penelitian ini berupa kualitatif deskriptif, dengan penelitian lapangan, dan  pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan konten internet. Hasil dari penelitian yang berlangsung berdasarkan segala aktifitas lingkup PSHT maupun eksistensinya sebagai UKM. Berlandaskan materi ajaran filosofis dan pendidikan pencak silat dengan melihat manfaat paling dominan setiap unsur panca dasar menghasilkan wujud dari representasi nasionalisme pemuda, berupa: persaudaraan untuk persatuan, seni pada kebudayaan, kerokhanian dalam ber-agama, olahraga sarana prestasi, dan beladiri sebagai bentuk bela negara. Peneliti tidak menyeluruh membahas keseluruhan ranah keilmuan dalam PSHT. Kesimpulan yang disusun hanya dipersempit pada kebutuhan tema. Rekomendasi untuk dengan mengadakan suatu even seminar memperkenalkan potensi revitalisasi nasionalisme pemuda melalui kegiatan ektrakulikuler mahasiswa pencak silat dan membuat pedoman baku nilai nasionalisme yang mampu dikembangkan melalui partisipasi pemuda di pencak silat.Kata Kunci: Nasionalisme, Pemuda, Pencak Silat, Perguruan Tinggi, Warga Negara.
IMPLEMENTASI KARAKTER KEMANDIRIAN SISWA DI SEKOLAH DASAR PINGGIRAN SUNGAI KOTA BANJARMASIN Mariatul Kiptiah; Dian Agus Ruchliyadi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v10i2.10723

Abstract

Aktivitas pembelajaran khususnya yang terkait dengan pendidikan karakter dan pendidikan nilai terutama siswa sekolah dasar dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dan filsafat hidup daerah tertentu seperti kearifan lokal dan filsafah hidup masyarakat Banjar. Implementasi karakter kemandirian siswa sekolah dasar sangat tinggi dimana mereka berangkat ke sekolah sendiri dan sangat disiplin karena tidak inginnya ada kata keterlambatan dalam masuk dan berangkat untuk ke sekolah pada siswa sekolah dasar maupun menengah. Karakter kemandirian itu merupakan refleksi budaya yang bersifat lintas generasi maka pendidikan alih generasi harus terus kita lestarikan dan turunkan kepada generasi selanjutnya, sebab nilai-nilai karakter tersebut merupakan identitas dan jati diri yang melekat pada suatu bangsa yaitu terutama pada bangsa Indonesia.
KONTRIBUSI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA (Studi analisis deskriptif pada kelompok Belajar Barabai Kalimantan Selatan) Siti Aisyah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i01.10778

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengungkapkan tentang: (1) tingkat kecenderungan kepuasan mahasiswa (2) Tingkat kecenderungan motivasi berprestasi mahasiswa serta, (3) hubungan antara kepuasan mahasiswa dengan motivasi berprestasi mahasiswa Universitan Terbuka Kelompok Belajar  Barabai. Populasi penelitian ini berjumlah 60 orang mahasiswa Universitan Terbuka Kelompok Belajar  Barabai. Karena jumlahnya yang tidak terlalu banyak maka semua populasi dijadikan sampel penelitian/sampel penuh. Data di kumpulkan dengan menggunakan koesioner. Pengujian hepotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis uji korelasi pada taraf kepercayaan 0,95. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kepuasan mahasiswa dalam kategori tinggi, dan motivasi berprestasi mahasiswa tergolong dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis korelasi produnc moment diperoleh r hitung =0,337 sedangkan harga r tabel pada n 60 = 0,250, karena harga r hitung > r tabel maka dapat dikatakan terdapat korelasi yang ;ositip dan signifikan antara kepuasan mahasiswa dengan motivasi berprestasi Universitas Terbuka Kelompok Belajar  Barabai dengan peluang kesalahan 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran sekaligus kontribusi kepada mahasiswa untuk mengetahui tingkat motivasi berprestasi, kepuasan mahasiswa. Di samping itu, penelitian ini juga dapat dijadikan masukan bagi pengelola Universitan Terbuka Kelompok Belajar  Barabai  dalam upaya menimngkatkan layanan terhadap  mahasiswa di daerahnya.
KAJIAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INTERAKTIF UNTUK MEMPERKUAT PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Yayuk Hidayah; Suyitno Suyitno
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  media pembelajaran berbasis interaktif untuk memperkuat profil pelajar pancasila di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini ialah kualitatif studi literatur. Hasil penelitian menunjukan jika media pembelajaran berbasis interaktif untuk memperkuat profil pelajar pancasila di Sekolah Dasar dapat 1) Meningkatkan motivasi dalam pembelajaran dengan munculnya karakter mandiri sebagai bagian karakter dalam profil pelajar pancasila di Sekolah Dasar. 2) Menjadi fasilitas dalam belajar aktif bagi siswa untuk memperkuat profil pelajar pancasila di Sekolah Dasar ialah mengarah pada  kecendrungan kepemilikan komponen karakter yang baik. 3) Memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran  untuk memperkuat profil pelajar pancasila di Sekolah Dasar ialah dengan munculnya karakter nalar kritis dan kreatif. Penggunaan media pembelajaran berbasis interaktif dapat membangun suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan.
PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA TENTANG BUDI PEKERTI Adenita Damayanti; Muhammad Japar; Mohammad Maiwan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12252

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data mengenai pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang budi pekerti dan dihimpun menjadi kesatuan yang utuh. Metode yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu Ki Hadjar Dewantara menegaskan bahwa pendidikan tidak terlepas dari kebudayaan dan kemerdekaan belajar, tujuan pendidikan tidak saja berbicara tentang membentuk peserta didik yang pintar namun juga harus berbudi pekerti, terdapat sistem trisentra pendidikan dan Trikon yang dapat diterapkan untuk membangun peserta didik yang cerdas dan berbudaya, dan adanya sistem among, pamong, ngemong dan trisakti jiwa yang baiknya digunakan oleh pendidik dalam membangun budi pekerti peserta didik. Gagasan Ki Hadjar Dewantara mengenai budi pekerti ini masih dapat diterapkan pada masa kini dengan beberapa penyesuaian. Pemikiran budi pekerti Ki Hadjar Dewantara baik untuk diterapkan karena berlandaskan kebudayaan dan memikirkan segala aspek perkembangan peserta didik. Pemikiran Ki Hadjar Dewantara juga merupan pemikiran yang visioner dan memproyeksikan sebuah solusi dari tantangan yang akan dihadapi oleh suatu bangsa pada masa yang akan datang sehingga pemikiran ini baik untuk direvitalisasi.
IMPLEMENTASI MODEL BAHIMAT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MUATAN PKN Ari Hidayat; Fathul Jannah; Ni'matul Udzmah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12248

Abstract

Permasalahan pendidikan di SD Islam Rahmatillah Banjarmasin pada muatan PKn disebabkan oleh strategi pembelajaran bersifat abstrak, teacher center, tidak bervariasi serta belum melibatkan kemampuan berfikir kritis. Akibatnya aktivitas, hasil belajar, keterampilan dan kemampuan siswa tidak berkembang secara optimal. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perbaikan mutu aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas serta hasil belajar siswa kelas IV setelah menerapkan model BAHIMAT (Problem Based Learning, Snowball Throwing, dan Make A Match) di SD Islam Rahmatillah Banjarmasin. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dilakukan selama 4 kali pertemuan. Data penelitian ini merupakan data kualitatif yang didapatkan dari observasi aktivitas guru dan siswa. Sementara, data kuantitatif didapatkan dari tes evaluasi. Analisis data penelitian menggunakan deskriptive analysis dan cross tabulation analysis yang dijabarkan dalam grafik, tabel dan interpretasi dengan persentase. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa kualitas aktivitas guru pertemuan I hingga IV meningkat dari 77,5% mencapai 97,5%. Aktivitas siswa pertemuan I sampai IV dari 31% menjadi 92%. Hasil belajar aspek kognitif dari 31% mencapai 92%. Hasil belajar aspek afektif dari 31% mencapai 100%, dan hasil belajar aspek psikomotorik dari 23% mencapai 92%. Disimpulkan bahwa model BAHIMAT mampu meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belaja secara signifikan.
ANALISIS DAMPAK AKTIVITAS PROYEK TAMBANG TIMAH Di PERAIRAN LAUT PULAU BANGKA TERHADAP HAK ATAS PEKERJAAN NELAYAN TRADITIONAL : Perspektif Inclusive Citizenship Krisna Adrian; Winarno Winarno; Rima Vien Permata Hartanto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12253

Abstract

Diskursus mengenai persoalan aktivitas proyek tambang timah di Laut Pulau Bangka sangat penting untuk dikaji karena telah berdampak pada kehidupan nelayan tradisional. Tulisan ini menganalisa dampak-dampak yang ditimbulkan dari aktivitas proyek tambang timah di laut terhadap hak atas pekerjaan nelayan tradisional di Kelurahan Matras, Kabupaten Bangka ditinjau dari perspektif inclusive citizenship. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan cara purposive sampling dan snow ball. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Uji validitas terhadap data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan metode yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas proyek tambang timah di Laut Pulau Bangka telah berdampak negatif terhadap hak atas pekerjaan nelayan tradisional. Dampak-dampak negatif tersebut yaitu: 1) kerusakan ekosistem laut, 2) terganggunya jalur mobilitas nelayan tradisional, 3) menjauhnya wilayah tangkap, 4) bertambahnya waktu dan kebutuhan modal melaut, 5) spesifikasi kapal menjadi tidak kompatibel untuk berlayar lebih jauh. 6) nelayan terpaksa terjebak dalam kondisi terikat pada hutang dengan tengkulak, 7) meningkatnya risiko keselamatan saat melaut. Aktivitas proyek tambang timah di laut menyebabkan kehidupan sosial masyarakat sekitar menjadi terpolarisasi.  Hal ini menjelaskan bahwa hak atas pekerjaan bagi nelayan tradisional di Kawasan Matras sangat terancam akibat aktivitas proyek tambang timah di laut. Berdasarkan perspektif inclusive citizenship, dampak aktivitas proyek tambang timah di laut terhadap hak atas pekerjaan nelayan tradisional menunjukkan bahwa praktik kewarganegaraan di Indonesia belum sepenuhnya inklusif. 
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP SISWA TERHADAP LINGKUNGAN SEBAGAI WUJUD CINTA TANAH AIR Rabiatul Adawiah; Dian Agus Ruchliyadi; Susilowati Susilowati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menyusun dan mengembangkan instrumen penilaian  sikap sosial siswa yang praktis, valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan  metode penelitian dan pengembangan (R&D), yang terdiri atas sembilan langkah, yaitu: 1) Potensi masalah, (2) Pengumpulan informasi dan studi literatur, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Uji coba terbatas, (7) Revisi produk, (8) Uji coba lapangan), (9) Revisi produk akhir, Penelitian dilakukan di SMPN 1 Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik kuesioner. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan program SPSS versi 25. Setelah dilakukan uji validitas pada skala besar dengan sampel 200 orang siswa, validitas 24 butir  instrumen penilaian sikap siswa terhadap lingkungan memiliki tingkat kevalidan instrumen yang sangat baik dengan nilai di atas 0,138. Di samping valid, instrumen penilaian sikap siswa terhadap lingkungan juga memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, dengan  nilai 0,876. Berdasarkan hal tersebut, 24 butir instrument tersebut dapat dinyatakan layak untuk menilai sikap siswa terhadap lingkungan.
UPAYA GURU PPKN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG EMPAT PILAR KEBANGSAAN DI SMAN 1 SITUJUAH LIMO NAGARI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Yuhasnil Yuhasnil; Muhammad Romi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru PPKn dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap empat pilar kebangsaan di SMA N 1 Situjuah Limo Nagari Lima Puluh Kota. Penelitian ini meliputi bagaimana upaya guru PPKn dalam memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan di SMA Negeri 1 Situjuah Limo Nagari dan apakah supervisi yang dihadapi guru dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Situjuah Limo Nagari . Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik investigasi data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, studi pustaka dan dokumentasi. Informasi penelitian ditentukan dengan purposive sampling. Untuk memastikan keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan data langka dengan reduksi langka, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PPKn dalam memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan yaitu melalui pembelajaran di kelas serta mengadakan kegiatan ekstrakurikuler di SMA N 1 Situjuah Limo Nagari dan guru PPKn dilarang memberikan materi tentang empat pilar kebangsaan. yaitu kurangnya bahan ajar seperti buku bacaan dan kurangnya minat siswa untuk belajar pada mata pelajaran PPKn ini
EFEKTIVITAS METODE DEBAT DALAM PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Ferry Doringin; Theodorus Pangalila
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i2.12250

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi mahasiswa terhadap upaya untuk membangun karakter lewat Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya ketika menggunakan metode debat. Persepsi ini sangat penting karena sejumlah literatur mempertanyakan apakah nilai penting dari mata kuliah ini sudah diangkap dengan baik oleh mahasiswa. Juga, seberapa tinggi metode, terutama metode debat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, peneliti mengukur persepsi mahasiswa terhadap urgensi mata kuliah, penggunaan metode, dan efektivitas metode debat. Kemudian, mahasiswa diminta menjelaskan alasan dari pilihan jawaban itu. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa mayoritas mahasiswa memberi nilai penting terhadap mata kuliah kewarganegaraan karena membentuk  nasionalisme dan identitas keindonesiaan, menilai tinggi metode interaktif yang mendorong sikap menggali dan menganalisis, khususnya metode debat dianggap mendorong mahasiswa beropini dengan argumnen yang kuat dan mendalam, dan dilatih untuk mempertahankan argumen tersebut.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue