cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SD GUGUS MARKISA KOTA BANDA ACEH Nur mutya; Nurhaidah nurhaidah.; M. Yamin M. Yamin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru mengenai penilaian autentik dalam pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 SD Gugus Markisa Kota Banda Aceh dan menggambarkan pelaksanaan penilaian autentik kurikulum 2013 pada pembelajaran tematik  berdasarkan kurikulum 2013 SD Gugus Markisa Kota Banda Aceh.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitiannya semua guru kelas I dan IV  SD Gugus Markisa Kota Banda Aceh yang berjumlah 12 orang. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya: pemahaman guru sudah baik mengenai penilaian autentik, dapat dilihat pemahaman guru tentang penilaian autentik. Pelaksanaan penilaian autentik yang guru terapkan dalam pembelajaran tematik meliputi penilaian kompetensi sikap, religius, sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian sikap dilakukan  dengan observasi (pengamatan), penilaian diri, penilaian antar peserta didik dan jurnal. Penilaian pengetahuan dilaksanakan dengan tes tertulis, lisan, dan penugasan. Dan Penilaian keterampilan dilaksanakan melalui unjuk kerja, proyek dan portopolio.
PEMBINAAN AKHLAK TERHADAP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI UNGGUL LAMPENEURUT ACEH BESAR Fatimah Juraini; Syarifah Habibah; Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penanaman akhlak sangat penting bagi siswa, selama ini masih banyak siswa yang kurang dalam berakhlak serta beretika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pembinaan akhlak di SDN Unggul lampeneurut dan faktor apa saja yang menghambat dalam pembinaan akhlak di SDN Unggul Lampeneurut. Adapun  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  pembinaan akhlak terhadap siswa di Sekolah Dasar Negeri Unggul Lampeneurut Aceh Besar dan faktor yang menghambat dalam pembinaan akhlak.Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Pengumpulan data dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek yang akan di observasi dan diwawancarai yaitu 6 guru. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan analisis data yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah membina akhlak siswa dengan berbagai macam cara pembinaan yaitu melalui  metode pembiasaan,  keteladanan ,  nasehat, hukuman, peristiwa. Aspek pembinaan pembiasaan dan keteladan yang sering di terapkan di Sekolah Dasar Negeri Unggul Lampeneurut dalam bentuk kegiatan membiasakan siswa untuk mengucapkan salam terlebih dahulu ketika masuk kelas, membiasakan siswa untuk berdoa sebelum belajar, selanjutnya metode keteladanan dalam aspek guru mengucap salam sebelum ketika masuk kelas, guru berdoa sebelum mengajar dan guru berpakaian sopan.Adapun faktor yang menghambat dalam proses pembinaan akhlak ini ialah (1) faktor lingkungan masyarakat, (2) faktor lingkungan keluarga yang sering bertengkar, (3) pengaruh media sosialAdapun kesimpulannya pembinaan akhlak melalui metode pembiasaan, keteladan, nasehat, hukum dan peristiwa sudah dilakukan dengan baik. 
KEMAMPUAN SISWA KELAS V SD NEGERI GUE GAJAH ACEH BESAR MENYIMAK CERITA PENDEK Nadia Husna; Muhammad Idham; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Dalam konteks keterampilan menyimak cerita pendek, guru bisa memamfaatkan media speaker dalam pembelajaran menyimak. Bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas V SD Negeri Gue Gajah Aceh Besar menyimak cerita pendek. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik tes tertulis. Data diolah dengan tahapan analisis data kuantitatif yaitu menggunakan rumus rata-rata.Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data tes menunjukkan, 11 orang siswa (65%) memperoleh nilai baik sekali, 4 siswa (23%) memperoleh nilai baik, 1 siswa (6%) memperoleh  nilai cukup, dan 1 siswa (6%) memperoleh nilai kurang. Diperoleh nilai rata-ratanya  yaitu 87. Simpulannya adalah kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas V SD Negeri Gue Gajah sudah sangat baik. Hal ini berarti bahwasanya kemampuan siswa kelas V dalam menyimak cerita pendek telah mencapai kategori baik. Hal ini ditunjukkan dari kemampuan siswa yang mayoritas telah mencapai taraf  88% . Dengan perolehan nilai rata-rata yakni 87%  berarti tujuan yang diharapkan telah tercapai. 
KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS II SD NEGERI 46 BANDA ACEH Muhammad Aqsha; Bukhari Bukhari.; Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.946 KB)

Abstract

Dalam penilaian mecatat kepandaian individu sebagai konfigurasi daya kreasi, ada sejumlah standard atau aspek yang akan menjadi pembahasan yaitu aspek pemanfaatan tutur kata yang digunakan, meluaskan ide, keterbaruan karya, dan keharmonisan dalam mengembangkan karya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas II SD Negeri 46 Banda Aceh?. Khususnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas II SD Negeri 46 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Adapun yang menjadi topik dalam kajian ini adalah pelajar tingkat II SD Negeri 46 Banda Aceh yang berjumlah 13 pelajar. penghimpunan bukti dibuat dengan cara membuat uji terhadap 13 pelajar tingkat II SD Negeri 46 Banda. penghimpunan bukti dibuat bersamaan dengan prosedur penghimpunan bukti setelah bukti terhimpun maka bagian bukti ditelaah dengan menggunakan persentase.Hasil penelitian terhadap siswa kelas II SD Negeri 46 Banda Aceh dalam menulis diperoleh yaitu sebanyak 1 orang siswa sebesar (7,59%) sangat mampu, 4 orang siswa (30,77%) mampu, 3 orang siswa (23,08%) cukup mampu dan sebanyak 5 orang siswa (38,46%) tergolong ke dalam kategori kurang mampu dalam mengikuti tes kemampuan menulis pengalaman pribadi.Dari hasil pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa dalam proses belajar mengajar terlihat siswa masih kurang paham dalam menulis seperti: penempatan tanda baca, ejaan, penggunaan kalimat yang efektif, serta masih ada sebagian siswa yang malas menulis dan ada yang belum dapat membaca dengan lancar, hal ini berdampak terhadap sebahagian besar siswa masih kurang mampu dalam memahami dengan benar terhadap unsur ejaan, tanda baca, huruf besar kecil, penggunaan kalimat yang efektif, kesesuaian isi suatu tulisan dengan judul dalam menulis pengalaman pribadi. Penyebab Kurangnya kemampuan siswa dalam menulis pengalaman pribadi di akibatkan guru kurang membiasakan menulis dan memberikan tugas kepada siswa tentang cerita atau menulis pengalaman pribadi.
KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI KONSEP PECAHAN SENILAI MELALUI MEDIA DI KELAS IV SDN 22 BANDA ACEH Putri Elisa; Fauzi Fauzi.; Awaluddin Awaluddin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): JULI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.856 KB)

Abstract

Peningkatan keahlian memahami konsep pecahan senilai menuntut peserta didik banyak berlatih mengenai pecahan senilai. Pecahan senilai merupakan materi prasyarat yang harus dipelajari terlebih dahulu sebelum mempelajari materi pecahan lebih lanjut. Pecahan senilai adalah pecahan yang ditulis dengan lambang yang berbeda tetapi mempunyai nilai yang sama.Tentang hal yang merupakan  ringkasan kendala dengan pengkaji ini merupakan  bagaimana  dari keahlian peserta didik mengetahui konsep pecahan senilai melalui media di kelas 4 SDN 22 Banda Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan  siswa memahami konsep pecahan senilai melalui media di kelas IV SDN 22 Banda Aceh.            Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 22 Banda Aceh dengan  subjek penelitian yang berjumlah 30 orang siswa yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 18 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan wawancara. Soal tes yang diberikan terdiri dari 15 soal dalam bentuk uraian (essay). Wawancara dilaksanakan dalam bentuk  terstruktur dan Tanya jawab bebas. Wawancara terstruktur dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan konsep pecahan senilai dengan menggunakan media model luas dan panjang. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase.                 Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa sebesar 77,50 pada konsep pecahan senilai setelah diajarkan dengan menggunakan media luas daerah dan garis bilangan. Bersandarkan angka rata-rata kelas yang diperoleh, kemudian  boleh  diketahui bahwa siswa mencapai kualifikasi nilai yang baik, yaitu nilai yang diperoleh peserta didik pada umumnya antara 71-85. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa telah tercapai dengan baik.
USAHA GURU DALAM MENERAPKAN NILAI-NILAI KARAKTER KEPADA SISWA DI MIN KEUTAPANG DUA Syarifah Zahruwarni; Ruslan Ruslan.; Syarifah Habibah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.82 KB)

Abstract

Dilingkungan sekolah sering kali guru berhadapan dengan siswa yang tidak disiplin, sering tidak mengerjakan tugas, siswa yang malas belajar dan lalai didalam kelas sehingga guru diharapkan mampu mengantisipasinya dengan menerapkan nilai-nilai karakter kepada peserta didiknya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana guru MIN Keutapang Dua dalam menerapkan nilai karakter kepada siswa?, (2) Kendala apa saja yang dialami guru MIN Keutapang Dua dalam menerapkan nilai karakter kepada siswa?, (3) Solusi apa saja yang dilakukan guru guru MIN Keutapang Dua dalam menerapkan nilai karakter untuk mencapai tujuan pendidikan karakter kepada siswa?. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana guru MIN Keutapang Dua dalam menerapkan nilai karakter kepada siswa, kendala yang dialami guru MIN Keutapang Dua dalam menerapkan nilai karakter kepada siswa dan solusi apa saja yang dilakukan guru MIN Keutapang Dua dalam menerapkan nilai karakter untuk mencapai tujuan pendidikan karakter kepada peserta didik.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenis penelitian berupa deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 6 orang guru di MIN Keutapang Dua. Untuk memperoleh informasi, peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan analisis data peneliti memperoleh informasi bahwa guru telah menerapkan nilai-nilai karakter kepada siswa. Di dalam penerapannya, guru sering melakukannya dengan mengaitkan nilai-nilai tersebut didalam pembelajaran. Simpulan penelitian ini adalah (1) penerapan nilai-nilai karakter yang dilakukan guru dengan cara mengaitkan dan menyisipkan didalam semua mata pelajaran, dan guru juga senantiasa menasehati siswa agar selalu menjadi anak yang berakhlak mulia. (2) Pemberian bimbingan yang lebih untuk peserta didik yang belum menerapkan nilai karakter, agar menjadi anak yang patuh dan berkarakter baik, (3) Membangun kerjasama antara orang tua dengan guru supaya tercipta komunikasi yang baik sehingga dapat terbina karakter anak menjadi karakter yang baik dan mulia.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA DI KELAS III SD NEGERI SIBREH ACEH BESAR Utari Suhera; Hasmiana Hasan; Israwati Israwati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Dalam meningkatkan hasil belajar siswa, guru dituntut untuk memiliki strategi dalam mengajar, agar prestasi belajar siswa semakin meningkat. Dengan Rumusan masalahnya “bagaimanakah strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di kelas III SD Negeri Sibreh Aceh Besar dengan tujuanuntuk mengetahui strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di kelas III SD Negeri Sibreh Aceh Besar.            Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Dengan subjek yang di ambil adalah siswa kelas III yang berjumlah 25 siswa dan 2 orang guru. Data dikumpulkan dengan wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.            Berdasarkan hasil analisis data guru kelas IIIA dan IIIB di SD Negeri Sibreh Aceh Besar guru belum menerapkan strategi secara keseluruhan dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Hal ini terlihat dari 40 peserta didik yang mengikuti tes soal UTS pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia, yang mencapai nilai KKM keseluruhan diperoleh nilai rata-rata kemampuan peserta didik adalah 64 dan 63.Dapat disimpulkan strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa siswa di kelas III SD Negeri Sibreh Aceh Besar belum diterapkan secara keseluruhan. Saran pada penelitian ini adalah diharapkan seluruh guru menerapkan strategi dalam mengatasi kesulitan belajar siswa agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. 
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN PERILAKU RELIGIUS SISWA DI SD NEGERI 63 BANDA ACEH Putri Nurdiani; Syarifah Habibah; Intan Safiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.638 KB)

Abstract

Strategi yang dilakukan guru dalam penanaman perilaku religius merupakan salah satu komponen terpenting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam. Strategi tersebut nantinya akan sangat berpengaruh pada tingkat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai religius siswa. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian inibagaimana strategi guru dalam menanamkan perilaku religius siswa dan apa saja kendala guru dalam menanamkan perilaku religius siswa di SD Negeri 63 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan guru dalam menanamkan perilaku religius siswa dan untuk mengetahui apa saja kendala guru dalam menanamkan perilaku religius siswa di sekolahtersebut.Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Guru yang ditelitiyaituempatguru kelasdan gurupendidikan agama islam. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, data yang diperoleh diolah dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.                     Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam menanamkan perilaku religius siswa melalui pendekatan personal terhadap siswa, perintah atau nasehat untuk beribadah sesuai ketentuan agama dan tepat pada waktunya, larangan untuk tidak melanggar aturan-aturan yang berlaku di sekolah, memberi hukuman bila peserta didik membuat kesalahan, keteladanan, dan pembiasaan yang baik. Adapun yang menjadi kendala guru dalam menanamkan perilaku religius siswa yaitu kurangnya kesadaran dari diri siswa itu sendiri untuk berperilaku religius, fasilitias yang kurang memadai untuk kegiatan keagamaan seperti tidak adanya Al-Qur’an, mushalla yang sempit, dan tempat wudhu, waktu yang kurang untuk kegiatan keagamaan seperti jam pelajaran untuk pelajaran PAI dan kurangnya dukungan dari orang tua siswa
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI SD NEGERI 20 BANDA ACEH Ajirna Ajirna.; M. Nasir yusuf; Hasmiana Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): JULI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.669 KB)

Abstract

Pendidikan pramuka salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang hadir sebagai wahana dalam pembentukan karakter siswa, namun banyak kejadian yang terlihat tentang kurang baiknya karakter dan moral peserta didik di lingkungan sekolah seperti tidak mengikuti latihan pramuka, mengganggu teman ketika latihan, tidak bertanggung jawab, kurang disiplin dan kurangnya pengetahuan tentang pentingya pendidikan karakter. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian dengan “Upaya Pembentukan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Pramuka di SD Negeri 20 Banda Aceh”. Bagaimanakah upaya pembentukan karakter siswa melalui kegiatan pramuka. tujuan mengetahui upaya pembentukan karakter siswa melalui kegiatan pramuka di SD Negeri 20 Banda Aceh.Yang menjadi subjek adalah siswa-siswa dan guru yang mengikuti  kepramukaan di SD Negeri 20 Banda Aceh, terdiri dari  2 orang Pembina pramuka dan 15 anggota pramuka yang diambil secara purposive. Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian bersifat deskriptif. Untuk memperoleh data, peneliti melakukan pengamatan lansung dan tanya jawab. Data yang diperoleh dianalisis dengan tiga tahapan, pengumpulan data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan.     Berdasarkan pengumpulan data, ditemukan pembina pramuka melakukan upaya tertentu dalam membentuk karakter siswa diantaranya yaitu dengan cara mengadakan kegiatan latihan rutin setiap hari sabtu, mengajarkan berbagai permainan yang menarik dan menyenangkan kemudian melaksanakan kegiatan perkemahan setiap semester. Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa upaya yang dilaksanakan pembina pramuka sudah baik yaitu dengan pembiasaan, pemberian contoh teladan, penugasan dan nasehat-nasehat. 
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING OLEH GURU RUANG DI SEKOLAH DASAR NEGERI 02 BANDA ACEH Andini Amelia Mentari; Mahmud HR; Syarifah Habibah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.286 KB)

Abstract

Arahan dikasih agar dapat membantu dan masalah peserta didik, masalah tersebut diantaranya malas belajar, kurang motivasi dalam belajar, susah memahami pelajaran, mudah tersinggung sehingga menimbulkan perkelahian, suka membeda-bedakan teman bahkan menjauhi teman yang tidak disukainya. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling oleh guru ruang di Sekolah Dasar Negeri 02 Banda Atjeh, (2) Bagaimanaakah perkemmbangan peserta didik SD Negri 02 Banda Atjeh mendapat layanan bimbingan dan konseling dari guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling oleh guru ruang dan dapat mengetahui perubahan peserta didik setelah mendapatkan layanan bimbingan dan konselingPenelitia ini menggunakan bentuk kualitatif dan model deskriptif. Yang menjadi sampl pada penelitin ini adalah 6 responden guru ruang di Sekolah Dasar Negeri 02 Banda Atjeh. cara mengambil data dilakukan dengaan wawancara dan dokumentasi. Cara analisdata dalam penelitin ini dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.peneliti diperoleh informasi bahwa pelaksanaan layanan bimbingaan dan konseling yang dilakukan oleh guru ruang mencakup kedalam 4 bgian bimbingan dan konseling, yang meliputi bidang bimbingan pribadi, bidaang bimbingan sosial, bidang bimbingan belajar, dan bidang bimbingan karier. Pemberian layanan bimbingan dan konseling berdasarkan bidang-bidangnya banyak dilakukan dengan cara memberikan semangat, nasehat, dan motivasi.Simpuln penilitian adalah (1) pelaksanaana layanan bimbingan dan konseling dilakukan oleh masing-masing guru ruang dengaan menggunakani tekhnik electiccounseling. (2) Hasil bimbingan yang diperoleh adalah perubahan sikap dan kemampuan yang ditunjuk peserta didik kearah yang lebih baik. Tetapi perkembangan peserta didik tidak dicatat oleh guru secara bertahap. Tetapi guru hanya melihat keseluruhan dari tingkah laku peserta didik.