cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 3 (2016)" : 43 Documents clear
APLIKASI DAN PELATIHAN SATU ALAT TIGA FUNGSI SEBAGAI BLENDER, PENGUPAS KULIT ARI KACANG TANAH DAN MIXER DENGAN KAPASITAS 1 KG DI DESA BUNGBUNGAN, BANJARANGKAN, KELUNGKUNG K. Astawa; I.K. Sudarsana; H. Wijaksana; I.P. Lokantara
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.004 KB)

Abstract

Alat Blender, Mixer untuk adonan tepung dan pengupas kulir ari kacang tanah telah di buat dalam satu alat,hanya dengan merubah pisau potong saja. Modifikasi sebuah alat mixer dilakukan dengan mengganti pisaupotong, jenis tajam, jenis tumpul untuk adonan tepung dan jenis bergerigi untuk mengupas kulit ari kacangtanah.Masyarakat Bungbungan yang sebagai pedagang mengalami kesulitan dalam mengupas kulit ari kacang yangmembutuhkan waktu lama. Bila ingin membuat jajanan pasar harus membeli satu mixer lagi, dan bila inginmemblender buah-buahan atau memblender bumbu membutuhkan satu alat lagi, jadi dibutuhkan 3 alat untukmelakukan hal tersebut diatas. Disini akan diperkenalkan dan dipraktekkan ketiga kegiatan diatas dalam 1alat. Pengolahan hasil pertanian dan perkebunan memerlukan teknologi yang mampu mengolah hasilhasilnyalebih enak dan lebih cepat.Tujuan pengabdian di Desa Bungbungan ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan partisipasimasyarakat dalam membangun potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidangperekonomian melalui pengembangan pengolahan hasil pertanian.Secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari bantuan dankerjasama anggota pelaksana, mahasiswa, seluruh aparat desa, jajaran pengurus desa serta warga desasendiri.Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, wawasan kami menjadi lebih luas dan pola pikir kami lebih terbukamengenai permasalahan dan potensi-potensi yang ada di Desa Bungbungan. Begitu banyak potensi yangdimiliki namun masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik karena kurangnya pengetahuan yang dimilikiberkaitan dengan bidang-bidang tersebut.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI DESA ABIANSEMAL, KECAMATAN ABIANSEMAL, KABUPATEN BADUNG, DALAM RANGKA MENCIPTAKAN WANITA TANI YANG KREATIF DAN INOVATIF B.R.T. Putri; I.K.W. Parimartha; I.W. Budiartha; A.T. Umiarti; Nuraini Nuraini; I.N. Suparta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.382 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat ini telah dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Oktober 2014bertempat di Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Tujuan kegiatan ini adalahuntuk meningkatkan jiwa wirausaha wanita tani sehingga muncul wirausaha-wirausaha baru yang kreatif daninovatif dengan memanfaatkan potensi desa yang ada. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga metode yaitu:metode ceramah, diskusi, dan praktek. Materi yang diberikan pada kegiatan ini adalah kewirausahaan (dasarkewirausahaan, penumbuhan jiwa wirausaha, membangun usaha baru, dan pemasaran). Pada kegiatan inipeserta juga diberikan handout yang berisikan materi lengkap pelatihan kewirausahaan. Praktek yangdiberikan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah simulasi membangun usaha baru sertaperencanaan pemasarannya. Kegiatan ini disambut dengan sangat baik, terlihat dari antusiasme peserta dalammengikuti kegiatan dan diskusi.
PENYULUHAN LATIHAN GERAK SENDI UNTUK MENGURANGI NYERI SENDI PADA LANSIA DI DESA DAUH PURI KAUH DAN DESA KESIMAN KERTALANGU N.L.P.E. Yanti; F.S. Kusumaningsih; I.W. Astuti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.252 KB)

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang paling sering dikeluhkan lansia adalah nyeri sendi. Nyeri sendi ini termasuk tanda dan gejala pada penurunan sistem muskuloskeletal yang sering disebut osteoarthritis. Nyeri sendi yang ditimbulkan dari skala ringan hingga berat dapat mengganggu aktivitas lansia. Lansia tidak dapat melakukan aktivitas dengan nyaman sehingga menurunkan kualitas hidup lansia. Lansia menjadi mudah lelah dan membatasi rentang geraknya sehingga sendi menjadi kaku serta dapat menimbulkan kecacatan. Upaya pencegahannya dilakukan dengan strategi promosi kesehatan berupa penyuluhan kesehatan nyeri sendi. Kegiatan ini dilaksanakan di Br. Tangtu, Desa Kesiman Kertalangu dengan pencapaian kehadiran lansia 80.6% dan di Br. Pengiasan, Desa Dauh Puri Kauh 80% dari jumlah total lansia yang terdata di kepala lingkungan. Lansia sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan meminta lansia mendemonstrasikan kembali keseluruhan gerakan senam osteoarthritis.
DESA SEMBUNG GEDE DALAM PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK SINGKONG I. A. R. P. Pudja; I W. Widia; I M. Nada
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.834 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan nilai ekonomis dari singkongmenjadi kripik singkong dan untuk menerapkan teknologi tepat guna dalam usaha pengembangan dari kripiksingkong. Metode dari pengabdian masyarakat ini adalah survei lapangan dan wawancara, diberikan teknologiperalatan yang tepat untuk pengembangan usaha dari kripik singkong, penyuluhan dan pelatihan ilmu danteknologi yang tepat guna. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mitra usaha dari kripiksingkong sudah diberikan alat pengiris singkong, dibuatkan bagan kerja, diberikan alat seal kemasan plastik,pelatihan untuk pemberian label pada kemasan kripik singkong, pelatihan pada pengolahan minyak gorengmenjadi sabun padat, monitoring dan pendampingan produksi. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat iniadalah pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan terjadi diskusi dua arah dari peserta yang aktivdengan pertanyaan dan respon terhadap topik. Aktivitas seperti ini sangat berguna bagi masyarakat di desa.Jadi kegiatan yang sama perlu dilakukan di desa-desa lain yang memiliki komuditas pertanian yang sama.
PELATIHAN MANAJEMEN UMKM PADA PENENUN ENDEK DAN SONGKET DI DESA GELGEL KABUPATEN KLUNGKUNG A.A.S.K. Dewi; A.A.A. Sriati; I.G.A.K.S Ardani; G.M. Sudiartha; I.W.M. Utama; N.W. Mujiati; A.A.N.A. Kumbara
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.898 KB)

Abstract

Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk memberikan pelatihan manajemen UMKM kepada penenun Endek danSongket di Desa Gelgel Klungkung. Secara historis Desa Gelgel merupakan sentra industri yangmemproduksi kain songket dan endek yang khas dan terkenal di Bali dan manca negara. Namun dalamaktivitas produksinya mereka masih mengalami kendala-kendala terutama dalam bidang modal, design, danpemasaran. Sehubungan dengan upaya pengembangan potensi UMKM dan mengatasi masalah tersebut,,maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana melaksanakan pengabdian dalam bentuk “PelatihanManejemen Penenun Endek dan Songket“, yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Desa Gelgel Klungkung.Pelatihan ini diikuti oleh 60 orang perwakilan dari penenun songket dan endek yang ada di wilayah DesaGelgel. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, dapat disimpulkanbahwa kegiatan ini berjalan dengan baik, lancar, dan mencapai target yang ditetapkan. Hal ini terindikasi daritingginya respon dan partsisipasi penenun terhadap pelatihan yang dilaksanakan, dan dinamisnya diskusidalam pelatihan. Pada akhir diskusi, peserta berharap agar pelatihan serupa dapat diadakan lagi untukmembantu mereka membentuk Koperasi Tenun di Desa Gelgel pada program pengabdian yang akan datang.
PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM TERINTEGRASI UNUTUK MEWUJUDKAN DESA SWADAYA DAN SWAKELOLA BERBASIS TEKNOLOGI IGK Sukadana; IGN. Putu Tenaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.501 KB)

Abstract

Luas wilayah Desa Bunutan adalah 3.057,33 Ha, terdiri dari 10 dusun diantaranya: Dusun Bunutan, Lean, Banyuning, Aas, Batukeseni, Kusambi, Bangle, Canguang, Sega dan Gulinten. Jumlah penduduk desa Bunutan sebanyak 12.581 jiwa, 6.327 laki-laki dan 6.254 jiwa perempuan. 1487 KK adalah KK miskin yang mayoritas tinggal di pegunungan. Permasalahan yang dihadapi antara lain: Pengetahuan masyarakat masih rendah, produktivitas masyarakat masih rendah, Administrasi LPD adat Gulinten belum tertata. Efisiensi biaya rendah, pengenalan teknologi gasifikasi masih terbatas. Fasilitas air bersih yang masih kurang, tingkat kesehatan masyarakat masih kurang. Mengatasi/pemecahan permasalahan masyarakat digunakan beberapa metode antara lain: Metode penyuluhan, pendampingan, Pelayanan, gotong royong, penerapan teknologi tepat guna, dan percontohan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam program KKN-PPM antara lain: kegiatan dibidang pertanian, peternakan, pendidikan, kesehatan dan kewirausahaan. Hasil dari terlaksananya kegiatan program KKN-PPM berupa: Penerapan Teknologi Tepat Guna yaitu digester biogas kotoran sapi, Penerapan teknologi produksi kolang kaling, Terwujudnya sistem pompa dan transmisi serta distribusi air bersih. Terbentuknya kelompok kerja Amerta Semadi, Lebih tertatanya sistem administrasi LPD Desa Pekraman Gulinten, lebih tertata ruang baca di SD 6 Bunutan, Meningkatnya tingkat kesehatan masyarakat Gulinten, Dusun Gulinten yang lebih bersih dan indah.
PEMBINAAN UKS SEKOLAH DASAR DI DESA BELIMBING N.P. Ariantari; N.L. Rustini; I.G.N.A.P. Putra
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.795 KB)

Abstract

Desa Belimbing berada di wilayah Kecamatan Pupuan, dengan jarak sekitar 80 km dari kota Denpasar.Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan UKS bagi anak-anak SDN 1 dan SDN 4 di DesaBelimbing. Metode pendekatan dengan ceramah, diskusi, simulasi dan praktek. Materi pembinaan meliputipengenalan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, makanan sehat dan makanan yang berpotensiberbahaya, pentingnya mengukur tinggi dan berat tubuh serta imunisasi secara teratur, obat-obat P3K danmemberikan pertolongan pertama pada kecelakaan serta pengenalan manfaat tanaman obat. Evaluasi programini dilakukan melalui pre test dan post test. Siswa yang dipilih sebagai Dokter Kecil adalah perwakilan darisiswa kelas 3, 4 dan 5, baik dari SDN 1 Belimbing dan SDN 4 Belimbing yang berjumlah 24 siswa yangterdiri dari 42% siswa laki-laki dan 58% siswa perempuan, dengan umur 9-12 tahun. Sebagian besarpekerjaan ayah dan ibu siswa tersebut adalah petani dengan pendidikan SMP. Hasil pengukuran indeks massatubuh, yang dihitung dengan membagi berat terhadap tinggi, menunjukkan bahwa sebagian besar siswaDokter kecil termasuk dalam kategori Kurus, dengan indeks massa tubuh siswa perempuan lebih besardaripada siswa laki-laki. Setelah pembinaan UKS terdapat peningkatan signifikan pemahaman siswamengenai perilaku hidup bersih dan sehat, makanan sehat, obat-obat P3K serta manfaat tanaman obat.
DIVERSIFIKASI HIJAUAN PAKAN TERNAK UNGGUL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK SAPI DI DESA MENGESTE TABANAN N.M. Witariadi Witariadi; N.W. Siti; N.N. Candraasih K.; N.M.S. Sukmawati; N.G.K. Roni
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.858 KB)

Abstract

Pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentangpemanfaatan hijauan pakan ternak unggul dalam meningkatkan produktivitas ternak sapi di desa MengesteTabanan. Pengabdian dilaksanakan pada hari Minggu 20 Juli 2014 di Halaman kandang kelompok ternak didesa Mengeste. Metode yang digunakan adalah penyluhan dan demonstrasi tentang tempat tumbuh,kandungan nutrisi dan manfaat dari hijauan pakan ternak unggul. Hasil dari pengabdian adalah anggotakelompok mengerti tentang cara menanam, umur pemotongan, dan kandungan nutrisi dari hijauan pakanternak unggul sebagai pakan ternak sapi. Penyerahan bibit hijauan pakan ternak unggul berupa stek sebanyak100 pohon untuk ditanam dilahan milik kelompok ternak. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat adalahmasyarakat masyarakat sudah memahami cara menanam dan memotong hijauan pakan ternak unggul sertamenanamnya dimasing-masing lahan milik kelompok ternak di desa Mengeste.
LUAS LANTAI KANDANG SERTA IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN RANSUM YANG OPTIMUM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK KELINCI PADA KELOMPOK TERNAK TREWULU TABANAN E. Puspani; I M. Nuriyasa; I W. Wirawan; A.A. P.P Wibawa; D.P.M.A. Candrawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.293 KB)

Abstract

Petani peternak di Desa Kesiut, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan memelihara kelinci secaratradisional dengan memberikan rumput sebagai pakan dasar dan sedikit konsentrat sebagai pakantambahan. Pelatihan singkat tentang teknik pembuatan pakan dalam bentuk pellet ini telahdilaksanakan pada bulan Juni 2014, bertujuan untuk memperkenalkan pakan pellet, menurut standarkebutuhan nutrisi kelinci. Pelatihan singkat ini didukung oleh Dinas Peternakan Tabanan dan ProgramPasca Sarjana Universitas Udayana. Pelatihan ini memperkenalkan luas lantai kandang optimum danformulasi ransum kelinci dalam bentuk pakan pellet. Terdapat 18 peternak lokal dan 9 istripeternak,dan 5 ketua kelompok peternak desa kesiut. Team mempresentasikan tentang , (1) KebutuhanNutrisi Kelinci, (2) Prospek kelinci, (3) Imbangan energi dan protein,(4) Penyakit kelinci dan (5)teknik pembuatan pakan dalam bentuk pellet. Petani peternak bisa mengerti tentang materi yangdisampaikan dan tertarik dalam pembuatan pakan pellet. Pada akhir diskusi, kita bisa melihatpartisipasi dan antusiasme dalam menjalankan kegiatan. Mereka menggunakan kesempatan ini untukmembuat diskusi dengan team dari Universitas Udayana.
PELATIHAN PENGOLAHAN GARAM DAN MADU MENJADI PRODUK MASKER WAJAH KEPADA PETANI GARAM DI DESA JIMBARAN KECAMATAN KUTA SELATAN N.P.L. Laksmiani; N. K. Warditiani; C.I. S. Arisanti; M. A. P. P. Rashid
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.374 KB)

Abstract

Padatnya aktivitas yang dilakukan oleh setiap individu khususnya kaum perempuan saat ini, menuntutmereka untuk mendapatkan perawatan kecantikan yang cepat dan instan. Salah satu cara merawatkecantikannya adalah dengan menggunakan masker wajah. Masker wajah yang ada saat ini dibuat denganformulasi campuran bahan alami dan sintetis yang memudahkan konsumen memakainya, tetapi jarangterdapat masker yang memanfaatkan garam sebagai bahan utamanya. Garam sejak dahulu telah diketahuimemiliki banyak khasiat bagi tubuh dan kulit, tetapi pemanfaatannya sebatas digunakan sebagai garam mandiatau dioleskan diwajah dengan campuran madu. Oleh karena itu muncul inovasi untuk menjadikan garam danmadu sebagai bahan dasar dalam masker wajah dan memberikan pelatihan kepada para kelompok tani garammengenai pengolahan garam menjadi masker wajah alami. Kegiatan ini juga diharapkan mampumeningkatkan kondisi perekonomian dari petani garam di jimbaran sehingga tidak ada menjual garam sajatapi mampu mengolah garam tersebut menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi. Pelaksanaanpelatihan dilakukan dalam tiga tahap yaitu; kegiatan praproduksi yang mencakup tahap pengadaan alat danpenyiapan bahan baku, kegiatan pelatihan dan produksi yang mencakup tahap formulasi produk masker dantahap pengemasan produk, serta kegiatan pascaproduksi yang mencakup proses pemasaran, strategipemasaran produk. Pelatihan dilakukan pada tanggal 9 Juni 2015 di Jalan Setra Desa Jimbaran. Pelatihan inidisambut dengan sangat antusias dan berhasil mengolah garam menjadi produk masker wajah. Produkmasker wajah telah dilakukan pengujian secara mikrobiologi, fisika dan kimianya. Dari hasil uji diketahuiproduk memiliki kualitas yang baik.

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue