cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PENATAAN TERINTEGRASI PURA DALEM DESA GUNAKSA KECAMATAN DAWAN KABUPATEN KLUNGKUNG I.N. Susanta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.585 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i02.p24

Abstract

Pura Dalem Desa Gunaksa merupakan salah satu dari pura kahyangan tiga Desa Pakraman Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamayan Dawan, Kabupaten Klungkung. Pura Dalem Desa sebagai stana dan tempat pemujaan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Siwa. Dalam kontek Tri Kona, Dewa Siwa sebagai pelebur/ pralina dari unsur-unsur kehidupan. Pura Dalem ini sebagai ulun setra, diempon dan disungsung oleh krama Desa Pakraman Gunaksa. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan meliputi: petirtan/piodalan, perayaan hari raya suci umat hindu dan kegiatan upacara yang terkait dengan manusa yadnya, butha yadnya dan pitera yadnya. Tidak efektifya area tanah pura, sedangkan di sisi lainnya natah yang ada dirasakan tidak cukup memadai dalam upacara tertentu. Kesadaran bahwa jika kondisi tersebut tidak hanya akan mengganggu kelancaran pelaksanaan aktivitas keagamaan, namun juga kenyamanan dan keyakinannya. Kondisi demikian telah mendorong pihak pengempon, pengurus dan pemangku untuk melakukan kegiatan penataan. Kegiatan penataan itu sendiri diawali dengan perencanaan yang didukung oleh civitas akademika Jurusan Arsitektur Universitas Udayana melalui kegiatan pengabdian ‘Hibah Udayana Mengabdi’. Kegiatan perencaaan dan perancangan pada pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap mulai dari permulaan/pengenalan, persiapan, pengajuan usul, evaluasi dan tindakan.
PENGEMBANGAN LEBAH TRIGONA DI DESA SANDA PUPUAN TABANAN N. N. C. Kusumawati; I. W. Diara; N. N. Yastini
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.737 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i01.p21

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengembangkan lebah trigona untuk peningkatan pendapatan masyarakat dan memanfaatkan potensi daerah di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Metoda yang diterapkan dalam pemberdayaan masyarakat pada kegiatan PKW adalah sebagai berikut : (1) Koordinasi dan komunikasi secara partisipasi dengan masyarakat untuk memutuskan program perencanaan, operasional dan evaluasi. (2) Penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat dan kelompok peternak tentang program yang akan diterapkan. (3) Pelatihan mengenai penerapan iptek yang akan diberikan ke peternak lebah. (4) Pendampingan secara berkala sampai iptek tersebut dapat dilaksanakan secara mandiri. Kegiatan yang dilakukan meliputi : Penyuluhan dan koordinasi pada kelompok peternak lebah madu , penanaman tanaman penghasil bunga (nektar) bagi lebah madu, pelatihan budidaya berternak lebah madu trigona, pelatihan pembuatan stup, pendampingan budidaya yang benar dan pelatihan panen, pengemasan dan pemasaran madu. Hasil dari kegiatan pengabdian di tahun pertama pada kelompok peternak lebah Minteng Sanda adalah Kelompok ini, sudah dapat membudidayakan lebah tigona dengan benar, sudah bisa membuat stup sendiri dan sudah ada 40 buah stup yang berisi bibit lebah trigona untuk dikembangkan.
LUAS LANTAI KANDANG SERTA IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN RANSUM YANG OPTIMUM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK KELINCI PADA KELOMPOK TERNAK TREWULU TABANAN E. Puspani; I M. Nuriyasa; I W. Wirawan; A.A. P.P Wibawa; D.P.M.A. Candrawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.293 KB)

Abstract

Petani peternak di Desa Kesiut, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan memelihara kelinci secaratradisional dengan memberikan rumput sebagai pakan dasar dan sedikit konsentrat sebagai pakantambahan. Pelatihan singkat tentang teknik pembuatan pakan dalam bentuk pellet ini telahdilaksanakan pada bulan Juni 2014, bertujuan untuk memperkenalkan pakan pellet, menurut standarkebutuhan nutrisi kelinci. Pelatihan singkat ini didukung oleh Dinas Peternakan Tabanan dan ProgramPasca Sarjana Universitas Udayana. Pelatihan ini memperkenalkan luas lantai kandang optimum danformulasi ransum kelinci dalam bentuk pakan pellet. Terdapat 18 peternak lokal dan 9 istripeternak,dan 5 ketua kelompok peternak desa kesiut. Team mempresentasikan tentang , (1) KebutuhanNutrisi Kelinci, (2) Prospek kelinci, (3) Imbangan energi dan protein,(4) Penyakit kelinci dan (5)teknik pembuatan pakan dalam bentuk pellet. Petani peternak bisa mengerti tentang materi yangdisampaikan dan tertarik dalam pembuatan pakan pellet. Pada akhir diskusi, kita bisa melihatpartisipasi dan antusiasme dalam menjalankan kegiatan. Mereka menggunakan kesempatan ini untukmembuat diskusi dengan team dari Universitas Udayana.
PENERAPAN IPTEK BAGI PETANI JAMBU METE DI KABUPATEN KARANGASEM B.A. Harsojuwono; I.W. Arnata; N.L. Yulianti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1617.422 KB)

Abstract

Tujuan pelaksanaan pengabdian adalah pemberdayaan kelompok tani, penerapan teknologi tepat guna, dan pendampingan petani jambu mete di Kabupaten Karangasem. Tujuan khusus adalah menguatkan kelompok tani dan kewirausahaannya, meningkatkan kemampuan penanganan pasca panen jambu mete serta mewujudkan kesinambungan penerapan teknologi tepat guna agar petani dapat mengelola tanaman jambu metenya secara mandiri. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah pendekatan participatory kepada kelompok tani melalui pemberdayaan masyarakat/pengembangan SDM melalui penyuluhan dengan penguatan kelompok usaha, pelatihan penanganan pascapanen dan pengolahan jambu mete, pendesainan alat pengering serta pendampingan teknologi tepat guna. Target luaran yang dicapai adalah produk kacang mete berkualitas sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan diversifikasi produk olahan buah semu jambu mete berupa jelly dan abon yang siap pasar. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah 1) respon mitra kegiatan sangat tinggi dengan disepakatinya beberapa kegiatan yaitu pembuatan mesin pengering, penguatan kelompok, pelatihan penanganan pasca panen mete dan pengolahan buah semu mete serta pendampingan kegiatan, 2) mesin yang dibutuhkan mitra adalah mesin pengering tipe kabinet dengan delapan rak yang mempunyai kapasitas 75-100 kg per proses, 3) penguatan kelompok meliputi pemberian bantuan mesin pengering dan pelatihan mampu menguatkan organisasi kelompok dalam berproduksi maupun perbaikan tata kepengurusan, pengorganisasian kegiatan, administrasi serta meningkatnya jiwa kewirausahaan kelompok, 4) pelatihan penanganan mete glondong maupun pengolahan buah semu mete meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam menghasilkan kacang mete yang bermutu serta produk baru berupa jelli dan abon buah semu mete, 5) pendampingan terhadap mitra mampu meningkatkan mutu dan penampilan dari kacang mete, jelli dan abon buah semu mete yang siap pasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI DESA KINTAMANI BANGLI N.M.A.E.D. Wirastuti; I.G.A.K.D.D. Hartawan; I.M.A. Suyadnya; D.C. Khrisne
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.402 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p23

Abstract

Along with the advancement of science and technology, all teachers especially primary school teachers areexpected to have the ability in the field of information and communication technology (ICT). So that teacherscan teach using ICT-based learning media. By using multimedia learning model, teachers will be able to doteaching more interactive, fun, and motivate learners to be more active. The goal of this program is toimprove the ability and competence of teachers in Elementary School (SD) Imbas in Kintamani Village areasin creating multimedia-based ICT learning media. In this community service activities, it is given counselingand training about the introduction of the Internet and the development of multimedia-based ICT learningmedia using Microsoft PowerPoint, create teaching materials in PDF format, create teaching materials inimage display (JPEG) and apply teaching materials in activities learning in the class. The purpose of this activity is the participants understand of the importance in using ICT for supporting learning and teachingactivities multimedia-based learning media. Participants also understand of how to create learning materialsin PowerPoints format, create files in the form of .pdf, and generate. JPG files. Teachers will also be trainedon how to enrich multimedia-based learning materials using internet access.
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA DENPASAR MELALUI KADER PAUD UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN PENGASUHAN BERDASAR PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK L. K. P. A. Susilawati; N. M. A. Wilani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.339 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p21

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam pengembangan potensi anak secara menyeluruh sehingga peran kader PAUD dalam mendidik anak usia dini menjadi sumber daya yang penting. Untuk itu, pengembangan pemahaman dan ketrampilan kader PAUD dalam melakukan pendidikan anak usia dini perlu dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang tahapan perkembangan psikologis anak usia dini. Pemberdayaan masyarakat ini diharapkan mampu memberikan ketrampilan pengasuhan berdasar perkembangan psikologis anak. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini meliputi penyuluhan tentang tahapan perkembangan psikologis anak, diskusi kelompok menganalisa kasus permasalahan perkembangan anak usia dini, serta pelatihan menggunakan kalimat positif dalam berkomunikasi dengan anak usia dini. Hasil kegiatan adalah program pemberdayaan melalui metode penyuluhan, FGD (focus group discussion) kasus, dan pelatihan dapat menambah wawasan dan pemahaman kader PAUD tentang perkembangan psikologis anak, dalam melakukan identifikasi kondisi seputar perkembangan anak usia dini, serta dalam menggunakan kalimat positif secara tepat kepada anak didik maupun dalam melakukan sharing kepada orangtua anak di PAUD.
PELATIHAN BUDAYA LOKAL DAN WISATAWAN PADA PRAMUWISATA DI OBJEK WISATA SANGEH, KABUPATEN BADUNG SUDANA SUDANA; M. SUKANA; I N. ARIANA; I M. ADIKAMPANA; I G.B. SASRAWAN MANANDA; I M. SENDRA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.344 KB)

Abstract

ABSTRACT The holy monkey forest Sangeh is well-known of Macaca Fascicularisin in the 10 ha of pala (Dipterocarpus Trinervis) forest. Beside the forest which is hundred years old, these attraction also have Bukit Sari temple since 17th century when the Mengwi kingdom exist. Others attraction are Melanting, Tirta, Anyar temple, and lanang wadon (male-female) tree. These tourist attraction is managed by local traditional village (desa adat) Sangeh. The guide has a big role in tourism development. In order to do their duty, they have to make the tourist understand and pay attention to them, so it can give good image for the tourist attraction. The cross cultural understanding is the key success to improve the interaction quality between host and guest in the service context. The guide needs to pay attention of the different culture in communication as they interact with the tourist intensively. The local guides understand well the background of Sangeh tourist attraction, history, tradition, local genius, international politic, geography, and gastronomy. However, the skill of the local guide in speaking English language are varieted, some people can speak fluently but some of them not. Most of the local guide was not joining the foreign language course; however, some of them had worked in the big hotel. They also have some difficulties to communicate foreign languages and that make little conversation with the tourist that visit Sangeh. From the tourist culture aspect shows that the local guides have lack understanding of history, site background, and customs of the tourist. The local guides also have some difficulties after escorting the tourist guides as they don’t want the tourist think that they expect the tipping aggresively.
AWAS BAHAYA PENYAKIT CVPD DAN TEKNIK PENGENDALIANNYA PADA TANAMAN JERUK I. N. Wijaya; M Sritamin; W Adiartayasa; I. G. N Bagus; M Sudarma; N. M. Puspawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1241.657 KB)

Abstract

Education and training on integrated pest management of CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) was held at Sengkaduan,Taro village, Gianyar regency on 14 August 2014. The activities aimed to improve the farmers’ knowledge of CVPD and integrated pest management. The training was attended by 44 participants from local farmer groups of Sengkaduan village. The method used were lectures, demonstration and practice in the citrus field. All participants participated enthusiastically and hope they have the next intensive training of the citrus culture.Keywords : Training, CVPD, Sengkaduan
PEMBINAAN PEDAGANG TAHU DI PASAR BADUNG MENGENAI BAHAYA PENYALAHGUNAAN FORMALIN Sut iari. N K.; Utami Dwipayanti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.499 KB)

Abstract

Formaldehyde is an uncolored substance with very strong odor, and is usually added by methanol by 15% as preservative. The misuse of this substance is strongly banned by the governance. Formaldehyde is sometimes found in raw food such as fish, tofu, fresh noodle and the likes. Tofu product is often sold in traditional market as well as supermarket such as at Badung and Kumbasari markets. This community service program aimed to train the tofu retailer regarding the misuse of formaldehyde (the danger and health effect). This activity was held on 19 and 21 October 2010, and there has been an informal approach to the tofu retailers at Badung and Kumbasari market at 4 October 2010. The informal approach was intended to find out the respondents agreement to join the program. The pre test questionnaire on food additive substance, danger of formaldehyde, health effects and physical sign on food with formaldehyde was distributed to all respondents beforehand. Those questionnaires were aimed to identify the knowledge level of tofu retailers regarding the formaldehyde misuse. Besides, qualitative test was also conducted on two tofu retailers (randomly selected) in Badung market using chromathpate acid at Laboratory of Faculty of Agriculture Technology. The result showed that respondents at Badung and Kumbasari market have been tofu retailer for at least 5 years and considered as a long period. Their knowledge (100%) is considered low regarding the danger of formaldehyde misuses. Based on qualitative test on the tofu samples, formaldehyde in the samples were negative. This indicates that tofu sold at Badung and Kumbasari markets is safe to consume. It is recommended that it is better to do regular assistance for tofu retailer through counseling.
PELATIHAN IMPLEMENTASI E-COMMERCE UNTUK MENANGKAP PELUANG USAHA BAGI GENERASI MUDA DI KELURAHAN KUTA I.K.A. Purnawan
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.685 KB)

Abstract

Purpose devotion wants to provide knowledge and skills to the younger generation by utilizing e-commercetechnology. The material provided on the application of e-commerce and how to use e-commerce so as toprovide benefits and business opportunities. This dedication was held in Kuta Village to target the youngergeneration. This devotion cooperation with the Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kuta tomaximize the implementation of the training. The method used is to provide training materials through thepresentation, along with the implementation of e-commerce training. The achievement of this devotion is theimplementation of service activities as expected which enthusiastically followed until the end of the event.Participants gain knowledge and skills about the implementation of e-commerce to capture businessopportunities.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue