cover
Contact Name
Sri Langgeng Ratnasari
Contact Email
dsarisucahyo@yahoo.com
Phone
+62778-392752
Journal Mail Official
dimensijurnal2012@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pahlawan No,99 Batuaji Batam - Kepulauan Riau Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Articles 679 Documents
STRUKTUR DAN FISIOGNOMI VEGETASI MANGROVE DI REMPANG CATE KOTA BATAM Efendi, Yarsi
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1400.324 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.102

Abstract

Structure and physiognomy of mangrove strongly influenced by the zonation that occurred in the area of mangroves growth. The differences of zona growth will effect  to differences in the structure and composition of vegetation. There are three zones in the mangrove area, which is caused by the difference of flooding which also resulted in the difference to the salinity. The differences of growth zone will performed to the type vegetation performance (Physiognomy).  This study is aims to prove the mangrove’s physiognomy that taken in the coastal area of Rempang Cate  Batam, on March 2014 to June 2014. This study was a survey with data collection using a vertical transect plots 100 m. Based on the research that has been done obtained difference vegetation physiognomy stands for every level of growth in each zone growth. Proximally found 13 species of mangroves in 8 families. The results of the analysis of the vegetation on the trees growth level are, Ceriops decandra have the greatest significance important value 167.55% on sapling (juvenille ) level is dominated by Rhizophora apiculata 120%, and seedling growth level dominated by Rhizophora apiculata  186.80%.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI KASUS SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM ) Sastra Tamami
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.653 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i1.69

Abstract

Penelitian ini diawali dari sebuah asumsi, bahwa pelayanan   dan Kinerja pegawai merupakan faktor yang esensial dalam setiap lembaga pemerintahan khususnya sekretariat DPRD kota Batam, terutama jika hal tersebut dikaitkan dengan pemberdayaan dan perlindungan tenaga kerja, seperti pemerintah Kota Batam. Berangkat dari hal tersebut, diajukan sebuah hipotesis, bahwa pelayanan kerja pegawai  yang dicapai oleh pegawai dan pelayanan publik sangat berhubungan dengan kinerja  pegawai yang diukur dengan dua variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan  dan motivasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan dapat diambil kesimpulan Dari hasil analisis regresi dengan persamaan dua jalur menunjukkan bahwa pengaruh variabel gaya kepemimpinan  dan motivasi  secara gabungan kuat terhadap variabel pelayanan kerja pegawai dengan nilai sebesar 54,8 %, dengan angka signifikan 0,000 0,05 hal ini dapat dikatakan bahwa kedua  variabel bebas  pengaruh yang signifikan (nyata) terhadap Pelayanan kerja  pegawai. Pengaruh variabel gaya kepemimpinan  dan motivasi  secara gabungan kuat terhadap kinerja  pegawai sebesar 72,3 % dengan angka signifikan sebesar 0,000 0,05, hal ini dapat dikatakan bahwa kedua variabel bebas (X1,X2)  mempunyai pengaruh yang signifikan (nyata) terhadap kinerja  pegawai.Secara parsial atau sendiri-sendiri variabel bebas yang paling berpengaruh terhadap pelayanan kerja  pegawai adalah variabel motivasi  yang adil dan layak sebesar 0,339 atau 33,9 % (pengaruhnya cukup kuat).
PENDEKATAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK PENENTUAN NILAI EKONOMI LAHAN Vera Methalina Afma
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.706 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.37

Abstract

Tanah atau lahan merupakan salah salah satu sumber daya yang mempunyai peranan strategis dalam pembangunan perkotaan. Perkembangan pembangunan kota yang semakin pesat dan tingginya laju pertumbuhan penduduk merupakan faktor pendorong meningkatnya kebutuhan tanah di perkotaan. Sementara itu, tanah yang tersedia di daerah perkotaan terbatas. Hal ini menimbulkan permasalahan tanah perkotaan, seperti peningkatan harga tanah yang tak terkendali akibat adanya konflik kepentingan. Kebutuhan tanah bagi industri dan berbagai kegiatan ekonomi bersaing dengan kebutuhan tanah bagi perumahan yang terus meningkat. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi nilai ekonomis lahan.            Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi nilai ekonomis lahan dan mengetahui maka nilai bobot dari masing-masing faktor. Dalam mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekonomis ini dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada para masyarakat, yang kemudian dioleh dengan AHP (Analytical Hierarchy Prosess).            Hasil penelitian menyimpulkan faktor yang mempengaruhi nilai ekonomis lahan adalah peruntukan lahan, aksesibilitas dan jarak ke pusat kegiatan. Sedangkan nilai bobot masing-masing faktor adalah bobot peruntukan lahan 0,09, bobot faktor aksesibilitas sebesar 0,64, dan bobot faktor jarak sebesar 0,27.
ANALYSIS PERFORMANCE OF EQUITY MUTUAL FUNDS AT INDONESIANS CAPITAL MARKET ACCORDING TO SHARPE, TREYNOR AND JENSEN METHODS Ukhriyawati, Catur Fatchu
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.531 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i2.167

Abstract

Mutual Funds constitutes the way of investment that relatively new in Indonesia. It appeared since commonly the investors have difficulties to undergo the own investment on the securities. The difficulties are it is necessary to do various analyses and monitor continually the market condition that spending many times. Through mutual funds, an investor is able to put his fund to be managed Investment Companies and then widely to diversify and give the profit to the investors. Equity mutual funds is the collection of community fund that was invested into various stocks by Investment Manager. Equity mutual funds has higher-risk compared to the other mutual funds, however, give the high-return level. Analysis method of equity mutual funds performance is Sharpe, Treynor and Jensen methods. Since the performance measurement is not only regarded from the amount of mutual funds return but also borne-risk.The performance of equity mutual funds in Indonesia, with period January 2004 – December 2006 is: in year of 2004, equity mutual funds that has the highest performance, according to Sharpe Method, is Platinum Saham, followed by Fortis Ekuitas, then Si Dana Saham. According to Treynor and Jensen methods that has the highest performance is Platinum Saham, followed by Fortis Ekuitas, then Si Dana Saham. In year of 2005, reksa dana stock that has the highest performance, according to Sharpe, is Platinum Saham, followed by Fortis Ekuitas, then Trim Kapital. The highest performance, according to Treynor and Jensen methods, has been possessed by Fortis Ekuitas, followed by Platinum Saham, then Trim Kapital. In year 2006, equity mutual funds that has the highest performance, according to Sharpe method, is Platinum Saham, followed by Trim Kapital, and then Dana Saham. According to Treynor and Jensen methods that has the highest performance is Platinum Saham, followed by Trim Kapital, and then Fortis Ekuitas. Performance rank according to Treynor and Jensen methods is rather equal since the calculation of two methods above are using beta (b).It is better to use the Sharpe method than Treynor and Jensen method in the equity mutual funds period of 2004-2006, since the risk was more influence by total risk (totaling the systematic risk and not systematic). 
PRO DAN KONTRA PIDANA MATI DI INDONESIA Hadiyanto, Alwan
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.407 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i2.3

Abstract

Hukum merupakan suatu pedoman yang mengatur pola hidup manusia yang memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan ketentraman hidup bagi masyarakat. Oleh karena itulah, hukum mengenal adanya adagium ibi societes ibi ius. Adagium ini muncul karena hukum ada karena adanya masyarakat dan hubungan antar individu dalam bermasyarakat. Hubungan antar individu dalam bermasyarakat merupakan suatu hal yang hakiki sesuai kodrat manusia yang tidak dapat hidup sendiri karena manusia adalah makhluk polis, makhluk yang bermasyarakat (zoon politicon).Semua hubungan tersebut diatur oleh hukum, semuanya adalah hubungan hukum (rechtsbetrekkingen). Maka untuk itulah dalam mengatur hubungan-hubungan hukum pada masyarakat diadakan suatu kodifikasi hukum yang mempunyai tujuan luhur yaitu menciptakan kepastian hukum dan mempertahankan nilai keadilan dari subtansi hukum tersebut. Sekalipun telah terkodifikasi, hukum tidaklah dapat statis karena hukum harus terus menyesuaikan diri dengan masyarakat, apalagi yang berkaitan dengan hukum publik karena bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak dan berlaku secara umum.Seiring perkembangan zaman permasalahan di bidang hukumpun semakin hari semakin rumit dan kompleks. Khususnya lagi dalam hukum pidana yang mencita-citakan lahirnya sebuah kodifikasi baru pengganti Kitab Undang-undang Hukum Pidana (selanjutnya disebut KUHP saja) warisan kolonial yang telah terlalu jauh tertinggal oleh zaman. Patut dicatat, pembaharuan hukum pidana selalu menimbulkan pertentangan-pertentangan pendapat yang tidak hanya terjadi antara para ahli hukum saja melainkan juga melahirkan pertentangan di tengah masyarakat. Pertentangan yang terjadi tidak hanya mencakup persolan pembaharuan hukum pidana (penal reform) Nasional yang berkaitan dengan aturan umum dan rumusan deliknya namun juga mencakup kebijakan criminal (criminal policy) yang merupakan persoalan yang tak kalah penting guna mencegah meluasnya perkembangan/kecendrungan kejahatan (crime trend).
UPAH MINIMUM TENAGA KERJA KOTA BATAM DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN Pristika Handayani
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.745 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i3.90

Abstract

Upah adalah salah satu kewajiban pengusaha yang harus diberikan kepada pekerja/buruh. Setelah menyelesaikan tugas dan kewajiban maka pekerja berhak untuk mendapatkan upah. Batam merupakan salah satu kota propinsi yang standarisasi tingkat kehidupan yang tinggi, oleh karena itu upah minimum pekerja juga lebih tinggi dibanding dengan propinsi yang lain. Adanya kenaikan upah minimum kota (UMK) sebagai sarana bagi pihak manajemen dan serikat pekerja untuk merundingkan secara bipartite kenaikan upah sundulan atas kenaikan upah minimum. 
KURANGNYA KONTROL DIRI SISWA DI LINGKUNGAN SMK NEGERI 2 BATAM Junierissa Marpaung
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.855 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i3.60

Abstract

Berbagai permasalahan yang sering muncul dalam kehidupan ini banyak diakibatkan oleh ketidakmampuan seseorang dalam mengendalikan emosinya. Perkembangan kontrol diri pada dasarnya sejalan dengan bertambahnya usia seseorang. Semakin dewasa diharapkan mempunyai kontrol diri yang lebih baik dibanding saat remaja dan anak-anak. Pengendalian diri sangatlah dibutuhkan oleh siapa saja, karena dengan adanya kontrol diri yang baik memiliki peran dalam menunjukkan siapa diri kita. Kemudian sejauhmana siswa mampu menyesuaikan dirinya di lingkungan sekolah.            Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mencari, menganalisa gambaran tentang kurangnya control diri siswa di lingkungan SMK Negeri 2 Batam. Sumber Data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ada 1 orang dengan 3 orang sebagai informan penelitian.            Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa penyebab siswa kurang dalam mengontrol dirinya dan dampak yang ditimbulkannya di lingkungan sekolah sehingga siswa tidak efektif dalam menjalani kegiatannya di sekolah karena emosi yang tidak terkontrol. 
KEBIJAKAN LUAR NEGERI INDONESIA DALAM MENGHADAPI TERORISME INTERNASIONAL Diah Ayu Pratiwi
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.396 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i1.28

Abstract

Kebijakan luar negeri suatu negara pada umumnya merupakan pencerminan dari keadaan serta  perkembangan  dalam  negara  tersebut.  Meskipun  perkembangan  internasional  dapat mempengaruhi pelaksanaan kebijakan tersebut, hal itu dapat mempengaruhi pemerintah dalam menentukan urutan prioritas yang hendak dipertahankan dan tujuan yang hendak dicapai. Peristiwa Bom Bali tahun 2002 menyebabkan Indonesia menjadi perhatian publik internasional dalam hal terorisme.  Pemerintah Indonesia dituntut untuk memberikan jawaban atas apa yang terjadi. Berbagai kebijakan dibuat untuk menghadapi isu terorisme. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebijakan yang telah dilakukan dalam mengangani masalah terorisme dan kerajasama apa saja yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Dan juga membandingkan kebijakan antara pemerintah Megawati dan SBY dalam menghadapi isu terorisme, apakah ada keberlanjutan atau perubahan dalam kebijakan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitaif dengan desain studi kasus. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Adanya keberlanjutan kebijakan dalam mengadapi permasalahan terorisme internasional antara pemerintah Megawati dan SBY. Hal ini terlihat dari peningkatan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan AS dan Australia dalam menangani masalah terorisme internasional. Meskipun adanya keberlanjutan kebijakan dalam menghadapi terorisme, namun ada perbedaan dalam merespon permasalahan terorisme diantara pemerintahan yang berbeda.
KONSEP PEMBANGUNAN MENUJU KOTA HIJAU (GREEN CITY ) Supriyanto, Supriyanto
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.759 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.158

Abstract

Suatu perencanaan bagaimanapun kompleksnya tanpa arti sosial tak akan bisa dilaksanakan apalagi ditingkatkan mutunya.  Karena itu diperlukan kajian sosial yang sangat mendalam sebelum ada keputusan bersama masyarakat. Perencanaan kota harus mampu memerankan diri sebagai suatu alat yang dapat menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan secara komprehensif. Perencanaan kota secara menyeluruh tak langsung diterapkan melalui perangkat hukum yang hanya dipakai sebagai penunjang.Banyak paket pembangunan kota di Indonesia mulai menciptakan “pulau-pulau pertahanan” (defended islands) yang dibentuk melalui sistem pengkavlingan. Antar kavling tidak dapat diakses secara fisikal. Ia menjadi pulau - pulau tersendiri yang hanya bisa dicapai setelah keluar ke jalan besar dan berputar balik. Selain memberi beban transportasi pada jalan, lingkungan pedestrian yang menerus untuk merangkai kawasan finansial  dan perkantoran menjadi sebuah impian yang amat sulit diciptakan. Dalam hal ini perlunya penghilangan sistem kavling.
PERANAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN MORAL ANAK Yanizon, Ahmad
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.67 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i1.126

Abstract

Kehidupan setiap manusia pasti melewati periodesasi perkembangan yang meliputi aspek sosial, kognitif, minat serta moral, yang dimulai dari masa bayi, kanak-kanak, remaja dan lanjut usia. Seiring dengan perkembangan tersebut, peranan lingkungan keluarga sangat menentukan berhasil atau tidaknya seorang anak mencapai tahap perkembangannya. Karena keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan utama bagi anak terutama dalam pembentukan dasar-dasar kepribadiannya.Penelitian ini mengkaji tentang “bagaimana peranan orang tua dalam pembentukan moral anak”. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka, analisis data dilakukan dengan content analisis, yang mencakup tiga aspek perkembangan moral yakni pandangan moral, perasaan moral dan tingkah laku moral.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peranan orang tua dalam mengembangkan moral anak yaitu pertama dengan memperkenalkan nilai moral yang berlaku di dalam masyarakat dan melibatkan anak dalam suatu pembahasan dilema moral. Kedua peranan orang tua dalam mengembangkan  perasaan moral yaitu dengan menanamkan sikap yang penuh kasih, membangkitkan perasaan bersalah, menerapkan  pola asuh disiplin dan memperkuat kata hati. Sedangkan yang ketiga peranan orang tua dalam mengembangkan tingkah laku moral anak yaitu dengan memperkuat tingkah laku altruistik, memberikan model dan menerapkan disiplin. 

Page 9 of 68 | Total Record : 679


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025) Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025) Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025) Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024) Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024) Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL DIMENSI (JULI 2023) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023) Vol 11, No 3 (2022): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2022) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL DIMENSI (JULI 2022) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL DIMENSI (MARET 2022) Vol 10, No 3 (2021): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2021) Vol 10, No 2 (2021): JURNAL DIMENSI (JULI 2021) Vol 10, No 1 (2021): JURNAL DIMENSI (MARET 2021) Vol 9, No 3 (2020): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2020) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL DIMENSI (MARET 2020) Vol 8, No 3 (2019): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 1 (2019): JURNAL DIMENSI (MARET 2019) Vol 7, No 3 (2018): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 6, No 3 (2017): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2017) Vol 6, No 2 (2017): JURNAL DIMENSI (JULI 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No.3 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016 Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016) Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016) Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 2015 Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015) Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 No.1 2014 Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014) Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014) Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2013) Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013) Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013) Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2012) Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI (JULI 2012) Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012) Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI More Issue