cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the field of accounting and finance that give significant contribution to the development of economic and sharia banking profession in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
ANALISIS SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT PESISIR DESA WARUDUWUR, KECAMATAN MUNDU, KABUPATEN CIREBON Dewi Fatmasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.774 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.255

Abstract

AbstrakSebagian besar wilayah Indonesia adalah terdiri dari lautan dan memiliki potensi kelautan cukup besar, dengan potensi yang dimiliki tersebut seharusnya dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat nelayan yang menggantungkan hidup pada potensi kelautan (maritim) tersebut. Namun kenyataannya, kehidupan masyarakat nelayan senantiasa dilanda kemiskinan, bahkan kehidupan nelayan sering diidentikkan dengan kemiskinan. [1] tingkat kesejahteraan para pelaku perikanan (nelayan) pada saat ini masih di bawah sektor-sektor lain, termasuk sektor pertanian agraris. Nelayan (khususnya nelayan buruh dan nelayan tradisional) merupakan kelompok masyarakat yang dapat digolongkan sebagai lapisan sosial yang paling miskin diantara kelompok masyarakat lain di sektor pertanian. Dari hasil penelitian ini diperoleh data bahwa nelayan desa wuwur masih menjaga tradisi-tradisi yang diwariskan dari nenek moyang seperti nyadran dan lain sebagainya. Kata Kunci : Tradisi, Sosial, Masyarakat pesisir  
Pengaruh Kreasi Nilai: Function/Instrumental Value, Experiental/ Hedonic Value, Symbolic/ Expressive Value dan Cost/Sacrefice Value terhadap Loyalitas Pelanggan Rita Kusumadewi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.28 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.216

Abstract

AbstrakPerusahaan berusaha untuk membentuk kesetiaan pelanggan lama, dan sekaligus menarik pelanggan baru melalui kreasi nilai terhadap produk yang ditawarkannya. Loyalitas pelanggan tidak hanya menjadi kunci sukses jangka pendek tapi juga kunci sustainable competitive advantage, karena pada dasarnya melalui terpeliharanya loyalitas maka perusahaan akan profitable. Artikel ini akan mengkaji dan mengembangkan teori lama mengenai kreasi nilai melalui variabel functional/instrumental value, experiental/hedonic value, symbolic/ expressive value dan cost/sacrifice value terhadap customer loyalty. Dengan metode explanatory survey dan metode pengembangannya cross sectional maka dapat diperoleh hasil bahwa functional/instrumental value (FIV) dan experiental/ hedonic value (EHV) memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap customer loyalty dibandingkan dengan symbolic/expressive value (SEV) dan cost/sacrifice value (CSV). Penurunan kesetiaan pelangan akan terjadi bila indikator-indikator ini tidak ditingkatkan atau tidak diperhatikan. Kata kunci: functional/instrumental value, experiental/ hedonic value, symbolic/ expressive value, cost/sacrifice value, loyalitas pelanggan AbstractThe company tried to establish customer loyalty, as well as attracting new customers through the creation of value of the product offerings. Customer loyalty is not only a short term key of success but also key to sustainable competitive advantage, because basically through the maintenance of loyalty the company will be more profitable. The purpose of this article are to assess and develop the old theory about the influence of value creation through functional/instrumental value, experimental/hedonic value, symbolic/expressive value and cost/sacrifice value to customer loyalty. By using explanatory survey method with cross sectional method as the result showed that the functional/instrumental value (FIV) and experiental/hedonic value (EHV) has bigger effect on customer loyalty than a symbolic/expressive value (SEV) and cost/sacrifice value (CSV). The decrease of customers loyalty will happen if these indicators were not being improve or watch. Keywords: customers value, functional/instrumental value, experiental/hedonic value, symboli/expressive value, cost/sacrifice value, customers loyalty
KONTRIBUSI PEMBIAYAAN PROFUKTIF TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARI’AH DI INDONESIA wartoyo wartoyo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.971 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.243

Abstract

ABSTRAKPembiayaan produktif di Bank Syari’ah diimplementasikan dalam akad pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Kedua akad tersebut merupakan akad yang berprinsipkan bagi hasil dan bagi rugi. namun hingga 10 tahun bank syari’ah di Indonesia, kedua akad pembiayaan produktif tersebut memiliki porsi yang sangat minim, yaitu masih kurang dari 10 persen dari keseluruhan pembiyaan yang salurkan oleh bank syari’ah. Penelitian ini menggunakan data pengamatan laporan keuangan bulanan bank syari’ah pada Bank Indonesia selama periode 2010-2012. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas bank syari’ah, sedangkan pembiyaaan musyarakah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas bank syari’ah, dan pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank syariah.Keywords : Pembiayaan, mudharabah, musyarakah, profitabilitas.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan Terpadu Nurushiddiiq Cirebon Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.651 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.206

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengumpulkan informasi tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan penggalian, alokasi dan akuntabilitas pembiayaan pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq serta informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq.Serta manfaat dari managemen pembiayaan pendidikan terhadap kualitas pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq Data diperoleh dari yayasan Pondok Pesantren Nuurusshidiiq Cirebon dan dari staf pesantren. Analisis data dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana dalam penelitian in dieksplorasi secara mendalam bagaimana manajemen pembiayaan pendidikan dalam Pondok pesantren Nuurusshidiiq. Temuan penelitian ini secara umum menunjukan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan di Lembaga Pendidikan Terpadu dan Pondok Pesantren Nuurusshidiiq Cirebon sudah memenuhi standar lembaga pendidikan. Hanya saja karena tidak ada patokan baku yang berlaku secara umum pada lembaga pesantren, standar kecukupan atau ketidakcukupan khusus pesantren tidak dapat diketahui. Apalagi secara riil sistem pendidikan dan siklus kehidupan di pesantren berbeda dengan lembaga formal lainnya.Kata Kunci : Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Pondok Pesantren.Abstract          The main objective of this study is to collect information about the planning, organizing, implementing excavation, allocation and accountability of education financing in Pesantren Nuurusshidiiq as well as information about the factors that affect the financing of education in boarding Nuurusshidiiq.Serta benefits of management education funding on the quality of education in boarding Nuurusshidiiq Data obtained from the foundation Boarding Nuurusshidiiq Cirebon and from the boarding staff. Analysis of the data in this study is a qualitative method, in which the research is explored in depth in how management education funding in Pondok Pesantren Nuurusshidiiq. The findings of this research generally shows that the management of education financing at the Institute of Integrated Education and Boarding Nuurusshidiiq Cirebon already meet the standards of educational institutions. Just because there is no standard benchmark that applies in general to boarding institutions, standards sufficiency or insufficiency of special schools can not be known. Moreover, in real terms the education system and the life cycle in different schools with other formal institutions.Keywords: Financing Management Education, Boarding School.
AKHLAK BEREKONOMI SUATU TINJAUAN TEONOMIC Abdul Aziz
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.281 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i1.233

Abstract

AbstrakEkonomi adalah kegiatan yang langsung berkaitan dengan usaha memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia, yang berkaitan dengan kebutuhan pokok sehari-hari, sehingga sangat besar pengaruhnya dalam pembentukan pola perilaku masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Krisis ekonomi akan berdampak pada munculnya krisis di bidang politik, sosial, hukum dan budaya serta agama, bahkan kemiskinan ditengarai menjadi ancaman yang serius bagi iman dan keyakinan agama. Nabi Muhammad saw, pernah bersabda, kada al-faqru an-yakuna kufran, hampir dipastikan kemiskinan membawa akibat kekufuran. Keyword : Ahlak, Ekonomi, teonomic
Pengaruh Brand Equity terhadap Motivasi menggunakan Jasa Perbankan Syariah pada Nasabah Bank Jabar Syariah Cirebon Dewi Fatmasari; Rina Masrurah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.376 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v8i1.666

Abstract

 Abstrak Brand Equity merupakan salah satu faktor inti dari pemasaran. Seluruh strategi pemasaran pada dasarnya ditujukan untuk membangun brand yang kokoh. Brand yang telah memiliki equitas kokoh akan dapat meraih sukses pemasaran berupa pelanggan yang loyal dan keuntungan finansial. Sebelum memutuskan menjadi pelanggan atau nasabah tentu konsumen dipengaruhi oleh berbagai hal yang memotivasinya. Karena itu menjadi sangat penting menganalisa kedua faktor kunci tersebut yaitu brand equity dan motivasi penggunaan jasa pada konsumen untuk kemudian dicari korelasinya dan mendapat kesimpulan yang tepat. Objek yang diteliti adalah nasabah perbankan syariah, dimana perbankan syariah adalah lembaga keuangan yang relatif muda dan menawarkan konsep baru berbasis syariah. Berdasarkan penelitian para ahli perbankan serta fakta yang ada, bank syariah terbukti memiliki prospek yang sangat baik. Oleh karena itu menjadi suatu hal yang sangat penting mengetahui brand equity bank syariah dan pengaruhnya terhadap motivasi nasabah dalam menggunakan jasa perbankan syariah.            Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan perhitungan frekuensi pada setiap alternatif jawaban dengan menggunakan skala likert serta uji hipotesis menggunakan Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi product moment dapat ditafsirkan bahwa brand equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi menggunakan jasa perbankan syariah, yakni dengan perolehan rs = 0,726 yang termasuk pada kategori tinggi.  Koefisien determinasi 52,7% artinya motivasi menggunakan jasa perbankan syariah dipengaruhi oleh brand equity bank syariah dan sisanya 47,3%  dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis.           Keyword : Brand Equity, Motivasi, Bank Syariah        Abstract Brand equity is one of the core factors in marketing, the whole marketing strategy is basically intended to build a solid brand. Brand has had a solid equity will be able to achieve success in the form of a loyal customer marketing and financial benefits. Before deciding to become a customer or a client of course consumers are influenced by many things that motivate him. Therefore it is very important to analyze both the key factors that motivated the use of brand equity and consumer services at the then searched for correlations and got the appropriate conclutions. The object under study is Islamic banking customers. Sharia bank is a financial institution that is relatively young and offer new concepts of sharia-compliant. According to the experts of the banking system and the fact show that no Islamic banks proved to have a very good prospect.The analysis used in this study is the calculation of frequencies for each alternative answer using a likert scale, and test hypotheses using Pearson Product Moment. Based on the calculation of product moment correlation can be interpretated to mean that brand equity and a significant positive effect on the motivation of using the services of Islamic banking, namely the acquisition of rest = 0,726 which is included in the high category. The coefficient of determination of 52,7% motivation to use the services of Islamic banking brand equity is influenced by Islamic banks and the remaining 47,3% is influenced by other variables not examined by the author.  Keywords: Brand Equity, motivation, Sharia Banking.    
PENGANTAR REKSA DANA SYARIAH (INTRODUCTION OF ISLAMIC MUTUAL FUND) Alvien Septian Haerisma
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.722 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.261

Abstract

Abstrak Lembaga keuangan reksa dana syariah di Indonesia menunjukkan nilai positif dalam perkembangannya. Hal ini ditandai adanya regulasi yang mendukung, target pasar yang besar, kompetisi yang sehat sehingga perkembangan reksa dana syariah makin meningkat. Reksa dana syariah dalam pengelolaan dan kebijakan investasinya mengacu pada syariat Islam. Proses ini tidak menginvestasikan pada saham-saham atau obligasi dari perusahaan yang pengelolaan atau produknya bertentangan dengan syariat Islam.Keywords : Reksa Dana, Lembaga Keuangan, Syariah
Sistem Activity Based Costing (ABC) dan Sistem Just In Time (JIT) Ridwan Widagdo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.586 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.221

Abstract

AbstrakPembebanan biaya secara konvensional sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke pembebanan biaya berdasarkan aktivitas/activity based costing system (ABC-system), Sistem ABC mendukung keunggulan manufakturing. Mereka dapat secara ekonomis digunakan, tidak selalu memerlukan sistem pengumpulan data tambahan, dan dapat di bawah pengawasan operasi atau perekayasaan. Sistem ABC memberi informasi tentang biaya dan kinerja dari aktivitas dan sumber daya serta dapat menelusuri biaya-biaya secara akurat ke objek biaya selain produk, misalnya pelanggan dan saluran distribusi. Just in time adalah sistem yang memproduksi barang hanya ketika produk dibutuhkan dan hanya dalam jumlah yang diminta konsumen. JIT secara khusus mengurangi persediaan sampai tingkat jauh lebih rendah dari sistem konvensional, menekankan pada pengendalian mutu, serta menghasilkan perubahan mendasar dalam cara produksi diorganisasi dan dilaksanakan. Salah satu keuntungan sistem JIT terletak pada pengurangan jumlah investasi yang melekat dalam persediaan bahan baku dan barang jadi dan perusahaan manufakturing tidak perlu menyediakan fasilitas gudang persediaan yang besar.  Kata Kunci: activity based costing (ABC),  just in time (JIT)AbstractConventional charging is becoming obsolete and switch to charging based activities / activity based costing system (ABC-System), ABC system supports manufacturing excellence. They can be economically used, does not always require additional data collection systems, and can be under the supervision of operations or engineering. ABC systems provide information about the cost and performance of activities and resources and can trace accurately the costs to a cost object other than a product, for example, customers and distribution channels. Just in time is a system that produces goods only when needed and only product in the consumer requested amount. JIT specifically reduce inventory to a level much lower than conventional systems, emphasis on quality control, and produce fundamental changes in the way production is organized and implemented. One of the advantages of JIT system lies in the reduction of the amount of investment that is inherent in the supply of raw materials and finished goods and manufacturing companies do not need to provide a large inventory warehouse facilities. Keyword: activity based costing (ABC),  just in time (JIT)
PERBANKAN SYARIAH DAN MANAJEMEN LABA Sri Rokhlinasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.49 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.250

Abstract

AbstrakManajemen laba merupakan kebijakan yang dilakukan perusahaan bertujuan  agar laba pada setiap periodenya selalu baik. Hal ini terjadi pada perusahaan yang menggunakan konsep laba sebagai selisih pendapatan-beban tergantung pada motivasi yang melandasainya, juga pada bank syariah sebagai lembaga keuangan yang berlandaskan prinsip Islam. Beberapa konsep  yang mendasari perilaku manajer dalam manajemen laba yaitu teori agensi dan teori sinyal serta konsep manajemen laba itu sendiri.. Menurut hasil penelitian pada perbankan syariah ditemukan bukti terjadinya manajemen laba. Kata kunci:  manajemen laba, bank syariah
Pengaruh Pembiayaan Murȃbah̟ah dan Musyarakah Terhadap Perkembangan Usaha Mikro di BMT Gunung Jati Ridwan Widagdo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.312 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.211

Abstract

Abstrak               Permodalan usaha suatu  hal yang tepat untuk menjadi faktor pendorong motivasi suatu kegiatan ekonomi. Dalam pengembangan usaha mikro untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, lembaga keuangan syariah seperti BMT Gunung Jati menawarkan jasa dalam bentuk pembiayaan murȃbah̟ah maupun pembiayaan musyarakah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembiayaan murȃbah̟ah di BMT Gunung Jati berpengaruh terhadap perkembangan usaha mikro, untuk mengetahui apakah pembiayaan musyarakah di BMT  Gunung Jati berpengaruh terhadap perkembangan usaha mikro, dan untuk mengetahui apakah pembiayaan murȃbah̟ah dan musyarakah di BMT Gunung Jati berpengaruh terhadap perkembangan usaha mikro secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan penulis ialah menggunakan penelitian kuantitatif. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, dan pengujian hipotesis (uji f dan uji t). Dari hasil penelitian diketahui bahwa variabel pembiayaan murȃbah̟ah (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan usaha mikro (Y) dengan nilai thitung > dari ttabel yaitu 2,603 > 1,668 dengan taraf signifikansi 0,014 < 0,05, variable pembiayaan musyarakah (X2) tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap perkembangan usaha mikro (Y) dengan nilai thitung < ttabel yaitu 0,853 < 1,668 dengan taraf signifikansi 0,400 > 0,05, dan secara simultan variabel pembiayaan murȃbah̟ah dan musyarakah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan usaha mikro (Y) dengan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 11,355 > 3,14. Koefesien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,431 atau 43,1% artinya dari perkembangan usaha mikro (Y) dipenaguhi oleh faktor pembiayaan murȃbah̟ah (X1) dan pembiayaan musyarakah (X2), sedangkan sisanya sebesar 56,9% dijelaskan oleh variabel lain selain dari variabel yang diteliti.  Kata kunci: Pembiayaan Murȃbah̟ah, Pembiayaan Musyarakah, dan Usaha Mikro         Abstract Business capital is the important things to be a motivator an economic activity. In order to develop a micro enterprises to improve the economic welfare of society, Islamic Financial Institution such as BMT Gunung Jati Offers Services in the form of  in Murabahah Financing aro Musyarakah Financing.The formulation of the problem this research are whether Murabahah Financing in BMT Gunung Jati Influence the Development of micro business, wether Musyarakah Financing Influence The development of micro business, and to determine wheter that influence to be simultaneously or partially. The Aim Of this study to determine whether Murabahah Financing in BMT Gunung Jati Influence the Development of micro business, wether Musyarakah Financing Influence The development of micro business, and to determine wheter that influence to be simultaneously or partially.The Research Methods used by the author is quantita tive research.  Data was collected by distributing questionnaires, costumer interviews and image documentation. An Analytical tool used in this research is validity testing, realibility testing, classic assumption tes, multiple linear aggression analysis, determination analysis and hyphothesis testing (between F and T). The Survey results revealed that the variable of Murabahah Financing (X1) has a positive effect and a significant effect on the micro business developing (Y) with the value of “t counting” > than “t table” that 2,603 > 1,668 with 0,014 > 0,05 significance level, the variable of Musyarakah Financing (X2) hasn’t a positive effect and not a significant effect on the micro business developing (Y) with the value of “t counting” < than “t table” that 0,853 > 1,668 with 0,400 > 0,05 significance level,  and the variable of murabahah financing and musyarakah simultaneously has positive effect  and a significant effet on the micro business (Y) with the value of “f counting” > “f table” that 11, 355 > 3,14. Coefficient of determination (R2) obtained by 0,431 or 43,1 %, that means the development of micro business (Y) influenced by Musyarakah Financing (X2), while the residual of 56,9% is explained by other variable that not examined. Keywords : Murabahah Financing, Musyarakah Financing, and Micro Business

Page 4 of 25 | Total Record : 248