cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2025)" : 10 Documents clear
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalistik Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bercocok Tanam Amanda, Putri Rizky; Sit, Masganti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19801

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk memahami bagaimana aktivitas bercocok tanam bisa mengembangkan kecerdasan naturalistik pada anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di TK Madinah School, dengan sampel penelitian berupa 12 anak usia 5-6 tahun. Metode yang dimanfaatkan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan untuk dua siklus, dengan fokus pada pengembangan kecerdasan naturalistik melalui kegiatan bercocok tanam. Teknik penghimpunan data yang dimanfaatkan meliputi observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis memanfaatkan teknik analisis deskriptif kualitatif serta kuantitatif melalui rumus persentase dalam mengukur perkembangan anak. Hasil penelitian menyatakan atas kegiatan bercocok tanam bisa secara signifikan mengoptimalkan kecerdasan naturalistik anak, dengan peningkatan yang positif pada aspek-aspek seperti ketertarikan terhadap alam, eksplorasi bahan alam, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengetahuan tentang alam. Meskipun terdapat sedikit penurunan pada beberapa indikator pada siklus terakhir, temuan ini mendukung gagasan bahwa keterlibatan anak dalam kegiatan berbasis alam dapat merangsang kreativitas dan minat mereka terhadap lingkungan. Penelitian tersebut memberikan kontribusi untuk mengembangkan metode pembelajaran yang berfokus pada pemahaman alam dan ekologi di anak usia dini.
Bermain Bermakna Melalui Pendekatan Quranic Sains Pada Fase Fondasi Kusmara, Eka Fitrianurddini; Syaodih, Ernawulan; Agustin, Mubiar
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.18430

Abstract

Fase fondasi merupakan fase yang terpenting dalam kehidupan anak usia dini karena stimulasi yang diberikan pada masa ini akan menjadi bekal untuk menempuh pendidikan pada tahap yang lebih tinggi. Di fase fondasi ini terdapat tiga element capaian pembelajaran yang harus terpenuhi diantaranya nilai agama dan budi pekerti, jati diri serta dasar-dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa dan seni. Untuk mewujudkan capaian pembelajaran tersebut, dapat dilakukan dengan pendekatan teori bermain kontemporer melalui pembelajaran qur’anic sains yang mengintegrasikan sains dengan Al-Qur’an sehingga tercipta bermain bermakna pada diri anak usia dini. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa bagaimana guru melakukan proses persiapan dan pelaksanaan pembelajaran serta persepsi orangtua siswa terhadap pembelajaran qur’anic sains yang dilakukan di TPA Al-Madani Bandung. Subjek penelitian adalah tiga orang guru dengan latar belakang pendidikan PIAUD dan tiga orang perwakilan orangtua siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dimana dalam pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan member check dan triangulasi teknik. Diketahui hasil dari penelitian ini bahwasanya dalam persiapan dan pelaksanaan bermain bermakna melalui pendekatan qur’anic sains para guru telah memiliki kemampuan pedagogi pembelajaran sains meliputi keterampilan proses yang menunjang pada tercapainya tujuan pembelajaran yang mampu meningkatkan rasa antusias anak dan motivasi belajar. Adapun persepsi orangtua terkait pembelajaran qur’anic sains menunjukan kontribusi positif terhadap proses capaian pembelajaran pada fase fondasi ini.
Penerapan Permainan Engklek dalam Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Mutiara, Arda Sulis; Hidayati, Sri; Muzakki, Muzakki
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun melalui penerapan permainan engklek. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan sosial emosional yang terlihat dari hasil pra-siklus anak, di mana rata-rata capaian hanya mencapai 32% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 15 orang anak kelompok B3 di TK IT Darul Istiqomah Palangka Raya. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan signifikan pada perkembangan sosial emosional anak. Pada siklus I, rata-rata capaian meningkat menjadi 52% (Berkembang Sesuai Harapan/BSH), namun belum memenuhi kriteria keberhasilan 76% (Berkembang Sangat Baik/BSB). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, seperti penyederhanaan aturan permainan, demonstrasi langsung, dan pemberian penghargaan, rata-rata capaian meningkat menjadi 88%, yang memenuhi kriteria keberhasilan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan permainan engklek efektif dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Stimulasi Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini: Permainan Edukatif berbasis STEAM Harahap, Sartika Dewi; Wahyuni, Annisa -; Nur, Kholidah -; -, Sofia -; -, Larasati -
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.18913

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) yang berfokus pada pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) untuk Anak Usia Dini (AUD). Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tahapan pengembangan bahan ajar yang dinamakan Luncur Bambu, (2) mengeksplorasi bagaimana APE ini dapat memberikan stimulasi terhadap keterampilan berbahasa anak usia dini selama bermain, (3) menguji kelayakan materi dan media yang digunakan dalam APE ini, serta (4) menganalisis respon guru terhadap aspek kepraktisan APE yang dikembangkan. Metode penelitian yang diterapkan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan utama: Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini melibatkan tiga Raudhatul Athfal (RA), yaitu RA Adnani, RA Al Furqon, dan RA Darussalam, dengan subjek utama penelitian adalah 21 anak usia 4-6 tahun dari RA Adnani, yang berlokasi di Jalan Abri, Panyabungan Kota. Berdasarkan hasil analisis regresi dalam uji kelayakan, penerapan pendekatan STEAM terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbahasa anak usia dini. Nilai F hitung sebesar 136.451 menunjukkan bahwa model yang digunakan valid dan layak dalam mengukur keterampilan berbahasa anak dengan menggunakan APE berbasis STEAM. Respon guru terhadap kepraktisan APE berbasis STEAM dianalisis melalui skala Likert, di mana hasilnya menunjukkan rata-rata skor sebesar 83.5, yang termasuk dalam kategori Sangat Praktis. Ini menunjukkan bahwa para guru menilai APE ini sebagai media pembelajaran yang mudah digunakan, efektif, dan dapat mendukung pengembangan keterampilan berbahasa anak usia dini secara optimal.
Pembelajaran Berbasis Budaya Cirebon di Satuan PAUD: Implementasi dan Tantangan Purnamasari, Yayu Mega; Wahyudi, Ayu Vinlandari
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19782

Abstract

Pembelajaran berbasis budaya daerah memiliki peranan penting dalam memperkenalkan nilai kearifan lokal. Pendidikan anak usia dini merupakan sebuah wadah dalam menanamkan nilai kearifan lokal dan memperkenalkan budaya daerah bagi anak usia dini, termasuk budaya Cirebon, yang memiliki seni, budaya, dan tradisi yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran budaya Cirebon di satuan PAUD, yang terdiri dari strategi, metode, media, serta hambatan yang dihadapi oleh pendidik dalam mengintegrasikan pembelajaran budaya lokal ke dalam kurikulum. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dengan jumlah responden 24 dari 15 sekolah di Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran budaya Cirebon sudah dilakukan di seluruh satuan PAUD, namun belum secara intens dilakukan. Hal tersebit dikarenakan beberapa hambatan yang terjadi seperti halnya kurangnya minat anak, kurangnya sumber daya manusia, serta kurangnya media dalam mengimplementasikan budaya Cirebon. Jenis-jenis budaya Cirebon yang dikenalkan pada anak antara lain tari tradisional, makanan khas, sejarah, bahasa, dan pariwisata Cirebon. Media yang digunakan dalam memperkenalkan budaya Cirebon yakni melalui internet, poster, buku, gambar, video, dan studi wisata. Dengan demikian, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan Masyarakat dalam penguatan pendidikan berbasis budaya daerah di satuan PAUD.
Transforming Textile Waste into Educational Play Tools for Early Childhood: A Mentorship Program in Aceh Tengah Samad, Munawwarah; Rahmi, Putri; Herawati, Herawati; Juwita, Rani Puspa
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19476

Abstract

Through play activities, children demonstrate their stages of growth and development. However, Early Childhood Education often encounters challenges, such as funding issues. The high cost of educational play tools and the lack of knowledge among educators in designing and creating educational tools using available materials from the environment are significant obstacles. The goals of this research are to analyze the initial capabilities of ECE educators in Bebesen Subdistrict, Central Aceh, in understanding the basic concepts of making educational play tools before mentoring; to design convection waste-based educational tools for classroom units in Bebesen Subdistrict; and to describe the mentoring process in making educational play tools from convection waste. This activity involves ECE educators in Bebesen using a qualitative descriptive approach with data collection techniques including interviews, focus group discussions (FGD), and documentation. The outcome of the research includes educational play tools made from convection waste that can be used in learning activities. ECE educators successfully developed skills to create various types of educational tools from convection waste. Utilizing garment industry waste reduces environmental waste and lowers the cost of making educational tools, making the program environmentally friendly and sustainable.
Edupreneurship in Early Childhood Education: Teachers' Perceptions of Entrepreneurship in the Digital Era Yulianti, Enny; Reksadini, Marda Ulya; Andriyanto, Irsad; Khafidoh, Inayatul
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19815

Abstract

This study aims to analyze early childhood education (ECE) teachers' perceptions of entrepreneurship in fostering edupreneurship in the digital era. The research is motivated by the fact that advancements in digital technology have transformed various aspects of life, including education. As such, entrepreneurship education has become crucial in preparing children for future challenges. ECE teachers, who play a pivotal role in the early stages of child development, are instrumental in instilling entrepreneurial values relevant to the evolving digital landscape. Data were collected through a questionnaire that included statements based on essential entrepreneurial skills. The survey, which involved 50 respondents, found that the majority of ECE teachers hold a positive view of the importance of entrepreneurial skills in preparing children for challenges in the digital age. Specifically, 19% strongly agreed, 54% agreed, 18% disagreed, 6% strongly disagreed, and 2% strongly disagreed with the statement on the significance of entrepreneurship in the context of edupreneurship. The findings highlight creativity, innovation, independence, and risk-taking as critical skills for entrepreneurs, particularly in the digital era. The ability to approach challenges from various perspectives is also crucial for identifying new opportunities in a digital world. This study underscores the importance of integrating entrepreneurship into early childhood education to equip children with essential skills for success in an increasingly digital environment. The contribution of this research lies in providing valuable insights into the role of entrepreneurship education at the ECE level as a foundation for nurturing children who are prepared for the digital world and for advancing the development of edupreneurship in the future.
Kontribusi Tripartit Dalam Mempersiapkan Transisi Mulus Anak PAUD ke SD Astriya, Baiq Roni Indira
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19584

Abstract

The transition from early childhood education (PAUD) to primary school is a critical milestone in a child's developmental journey. This study investigates the key factors influencing a smooth transition, specifically examining the roles of parents, teachers, and the surrounding environment, with an emphasis on socio-emotional readiness and academic preparedness. Through a comprehensive literature review, findings indicate that holistic support from caregivers, structured transition programs, and targeted interventions are essential for a positive school experience. Early socio-emotional development in PAUD, which fosters resilience and adaptability, plays a significant role in equipping children for the structured setting of primary school, aligning with Vygotsky's theory on the importance of social interaction in cognitive growth. Academic readiness, particularly in foundational literacy and numeracy, builds children's confidence and preparedness for structured learning. Additionally, active parental engagement and consistent daily routines facilitate the transition by enhancing children's curiosity and comfort within the school environment. Recommendations include implementing child-centered transition activities to reduce stress and promote a positive school experience. This study underscores the importance of collaboration between educators and families to support a seamless transition. Future research should focus on longitudinal studies to measure the long-term impact of early transition interventions on academic and social outcomes in primary education.
Creative Teaching: Strategi Guru Dalam Metode Bermain Berbasis Experiential Learning Dan Active Play-Based Learning Untuk Menanamkan Adab Islami Utsman, Ahmad Farid; Puspitasari, Endang
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.19832

Abstract

ABSTRACT Character education from an early age is a crucial foundation in shaping children's personalities, especially in instilling Islamic manners. Young children tend to learn through direct experiences and enjoyable activities, requiring methods that suit their characteristics. This study aims to analyze the effectiveness of play-based methods in teaching Islamic manners at Muslimat NU Nurul Ummah 16 Kindergarten. The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The study subjects are teachers and students at the kindergarten. The results indicate that play-based methods, such as storytelling, Islamic songs, role-playing, moving class activities, and environmental exploration, enhance children's understanding of Islamic values, including honesty, patience, respect, and cooperation. Supporting factors for the success of these methods include active teacher involvement, a supportive school environment, and peer interaction. However, challenges arise due to the lack of parental involvement in reinforcing learning at home. Therefore, stronger collaboration between schools and parents is needed to optimize Islamic manners education. In conclusion, play-based methods are effective in instilling Islamic values in young children, making this approach worthy of further development and adaptation to meet the needs and characteristics of early childhood learners.ABSTRAK Pendidikan karakter sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai adab Islami. Anak usia dini cenderung belajar melalui pengalaman langsung dan kegiatan yang menyenangkan, sehingga diperlukan metode yang sesuai dengan karakteristik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain dalam pembelajaran adab Islami di Taman kanak-kanak Muslimat NU Nurul Ummah 16. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan anak didik di taman kanak-kanak tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain, seperti storytelling, lagu Islami, permainan peran, moving class, dan eksplorasi lingkungan, mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai adab Islami, seperti kejujuran, kesabaran, rasa hormat, dan tolong-menolong. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi peran aktif guru, lingkungan sekolah yang mendukung, serta keterlibatan teman sebaya. Namun, terdapat kendala berupa kurangnya keterlibatan orang tua dalam memperkuat pembelajaran di rumah. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang lebih erat antara sekolah dan orang tua agar pembelajaran adab Islami dapat lebih optimal. Kesimpulannya, metode bermain efektif dalam menanamkan nilai-nilai adab Islami kepada anak usia dini, sehingga pendekatan ini dapat terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik.
Cooking Class : Stimulating Children’s Leadership Ashari, Novita; Asqia, Nurul; Tadzkirah, Tadzkirah; Sari, Putri Indah; Anjani, Sadjena; Aprianti, Wiwi; Hasmiati, Hasmiati
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i1.13095

Abstract

The low leadership spirit of children due to no special learning carried out by the teacher in building the child's leadership spirit. The teacher only does the refraction to the children, such as when they start something, who dares to lead gymnastics, lead prayers, become priests during prayers and the culture of queuing when washing their hands. The purpose of this research is to build children's leadership spirit through cooking class. The research employed is descriptive qualitative. The results showed that the cooking class was able to improve four indicators of children's leadership, namely responsibility, independence, discipline, and children have a stand.

Page 1 of 1 | Total Record : 10