cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
POLA BERPIKIR ANAK PRASEKOLAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERBAHASA Wiewien Dinar Pratisti; Endang Ekowarni
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4621

Abstract

Stimulasi kemampuan motorik anak prasekolah oleh ibu di rumah Ekawaty, Desy Wahyu; Ruhaena, Lisnawati
Indigenous Vol 5, No 1 (2020): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v5i1.7126

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stimulasi kemampuan motorik anak prasekolah oleh ibu di rumah. Stimulasi kemampuan motorik dilihat dari cara ibu menstimulasi kemampuan motorik anak, respon anak terhadap stimulasi motorik yang duberikan oleh ibu dan faktor-faktor yang muncul dan menghambat kemampuan motorik anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif yang datanya dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kepada 5 informan dengan kriteria ibu yang memiliki anak prasekolah usia 3-6 tahun dan anak tinggal bersama ibunya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa cara ibu menstimulasi kemampuan motorik anak melalui mengajarkan seperti halnya bagaimana naik sepeda, memakai sepatu roda, bermain lego, naikturun tangga dan mengajarkan menulis, menggambar, mewarnai, meronce manik-manik, serta ibu turut serta melibatkan diri dalam setiap kegiatan anak. Memperhatikan respon anak ketika dalam kegiatan sehari-hari juga begitu penting untuk anak karena anak memiliki mood yang berbeda-beda ketika ibu memberikan stimulasi kemampuan motorik. Ibu harus memperhatikan mana yang disukaianak dan mana yang tidak disukai anak terutama dalam hal belajar, bermain dan memberikan fasilitas. Memperhatikan lingkungan sekitar juga menjadi salah satu faktor untuk dapat menunjang kemampuan motorik anak karena lingkungan yang baik dapat membawa pengaruh positif untuk anak pula. Canggihnya media seperti halnya handphone menjadi salah satu faktor yang menghambatkemampuan motorik anak. Katakunci: anak prasekolah; ibu; kemampuan motorik; stimulasi motorik
HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN PENALARAN MORAL PADA ANAK USIA AKHIR Hazhira Qudsyi; Uly Gusniart
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan positif antara keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada anak usia akhir (late childhood). Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 10-12 tahun, laki-laki dan perempuan, tidak bersekolah di sekolah dasar yang berbasis keagamaan, dan memiliki kategori inteligensi rata-rata ke atas. Penelitian ini mengambil subjek siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar (SD) Negeri Perumnas Condong Catur Sleman Yogyakarta sebanyak 94 siswa.Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan fasilitas program SPSS 12.0 for Windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada anak usia akhir. Korelasi Product Moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0.306 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0.005 (p0.01). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada anak usia akhir (late childhood). Semakin tinggi tingkat keberfungsian keluarga, maka semakin tinggi pula tingkat penalaran moral pada anak usia akhir. Sebaliknya, semakin rendahtingkat keberfungsian keluarga, maka semakin rendah pula tingkat penalaran moral pada anak usia akhir. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima.
Dampak pola komunikasi keluarga laissez-faire terhadap kecanduan internet pada remaja di kota Surakarta Mareta, Heppy Ria; Hardjono, Hardjono; Agustina, Laelatus Syifa Sari
Indigenous Vol 5, No 1 (2020): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v5i1.8740

Abstract

Sebanyak 73,5% remaja di Kota Surakarta menggunakan internet lebih dari 4 jam per hari. Kecanduan internet dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah hubungan yang terjalin dengan orang tua. Pola komunikasi keluarga menjadi salah satu bagian dari hubungan orang tua dengan anak. Pola komunikasi keluarga laissez-faire memiliki kemungkinan tertinggi dalam menyebabkan anak mengalami kecanduan internet karena anggota keluarganya tidak cukup terlibat dalam percakapan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola komunikasi keluarga laissez-faire dengan kecanduan internet pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive incidental sampling, diperoleh 185 remaja di Kota Surakarta. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecanduan Internet(r = 0,930) dan Skala Pola Komunikasi Keluarga laissez-faire (r= 0,802). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi Pearson’s product moment menggunakan program Statistical Product and Service Solution versi 17.0 for windows.Hasil analisis menunjukkan r = 0,369 dengan nilai p = 0,000 (p 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa, terdapat hubungan positifyang signifikan antara pola komunikasi keluarga laissez-faire dengan kecanduan internet pada remaja di kota Surakarta. Katakunci:kecanduan internet; laissez-faire; pola komunikasi keluarga; remaja
KAMPANYE KESELAMATAN BERKENDARA : PENGARUHNYA TERHADAP KEDISIPLINAN DALAM BERLALU LINTAS Eva Soviana; Susatyo Yuwono
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4753

Abstract

STRES PADA PENYINTAS GEMPA YANG MENGALAMI CACAT FISIK Siti Urbayatun
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah stress pada penyintas  yang mengalami cacat fisik. Subyek penelitian ini adalah dua penyintas gempa yang mengalamicacat fisik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, yakni menggunakan pendekatan fenomenologis dengan thematic analysis. Sebagai pelengkap, data diuji lagi dengan triangulasi melalui FGD dengan kelompok penderita cacat.  FGD dilakukan 1 kali dengan 7 responden. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan FGD ditemukan beberapa stresor yang sekarang dihadapi penyandang cacat adalah: a) masalah fisik, antara lain badan masih sakit dan nyeri; b) masalah psikologis, seperti sedih, jengkel; c) mobilitas yang terganggu akibat kecacatannya; d) masalah pekerjaan, yakni terputusnya subyek dengan pekerjaan sebelumnya; dan e) kurangnya modal untuk kelanjutan hidup mereka.
Depression, anxiety, and stress among students of Sriwijaya University Habibah, Umrohtul; Syakurah, Rizma Adlia; Ikhsan, Diyaz Syauki; Zulissetiana, Eka Febri; Aini, Syarifah
Indigenous Vol 6, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i3.12629

Abstract

Abstract. The prevalence of Major Depressive Disorder (MDD) among students was the highest (18.5%), followed by anxiety (16.7%). Psychosocial stressors and academic pressure on students require them to be able to adjust themselves in order to cope with the mental stress that occurs. The aims to descriptions of mental health, especially depression, anxiety, and stress in students. An analytic observational study with a cross-sectional design used. As much 1564 students from 10 faculties filled out the DASS-42 questionnaire distributed via social media in January 2020−24 August 2020. The analyzed using chi-square, Mann Whitney, and binary logistic regression with significance of 0.05. Students who have a risk to depression, anxiety, and steress are 46%, 74.2%, and 57.9%. There is a significant relationship between the incidence of depression with GPA, faculty, semester and place of residence (p0.05). Gender, faculty, and religion factors associated with the anxiety (p0.05). While the gender, place of residence and faculty associated with stress (p0.05). History of chronic illness and family history of mental disorders influenced the depression, anxiety disorders, and stress (p 0.001). Mostly, Sriwijaya University students have an increase in depression, anxiety, and stress, especially during the Covid-19 pandemic. The gender, semester, marital status, history of chronic disease, and a history of mental disorders in the family affect the incidence of depression, anxiety, and stress. The mean GPA of students with a tendency to depression, anxiety, and stress was lower by ± 0.03 points. The university stakeholders needs to implement mental health interventions to maximize student potential.Keywords: Mental disorders; college students; depression; anxiety; stress
Resiliensi pada Penderita Kanker Serviks Stadium Lanjut Shally, Rayi Dwi Vica; Prasetyaningrum, Juliani
Indigenous Vol 2, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i1.3058

Abstract

Kanker serviks pada stadium lanjut merupakan penyakit yang seringkali tidak bisa disembuhkan dan mempunyai perjalanan penyakit kronik yang akhirnya mematikan. Penyakit kanker serviks yang mengakibatkan penderita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara normal juga menimbulkan perasaan menjadi beban bagi orang lain. Penderita kanker serviks stadium lanjut diharapkan memiliki kemampuan untuk bangkit dan pulih sehingga dapat menjadi motivasi untuk sembuh dan menjalani kehidupannya dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami, mendalami dan mendeskripsikan dinamika resiliensi pada penderita kanker serviks stadium lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data berupa interview, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini diambil informan utama sebanyak 3 orang dengan karakteristik sebagai berikut: 1) Informan usia minimal 40 tahun, 2) Informan didiagnosa menderita kanker serviks stadium lanjut (stadium III-IV), 3) Informan sudah memiliki keturunan. Adapun informan pendukung dalam penelitian ini yaitu keluarga informan utama. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa informan memiliki resiliensi yang baik , informan yakin dapat sembuh dan berusaha agar dapat menjalani kehidupannya dengan baik. Dinamika pembentukan resiliensi yang dialami masing-masing informan berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi oleh kemampuan informan untuk bangkit dan bertahan dalam menjalani penyakit yang dideritanya. Informan mengalami sejumlah reaksi seperti shock, encounter, dan retreat. Informan juga merasakan ketakutan akan kematian serta kecemasan akan kondisinya di masa yang akan datang. Faktor-faktor yang turut mendukung pembentukan resiliensi pada informan yaitu keyakinan dan optimisme akan kesembuhan, spiritualitas dan dukungan keluarga serta lingkungan sekitar. Kata kunci : resiliensi, penderita kanker serviks, stadium lanjut
PROSTITUSI: ANTARA MASALAH SOSIAL, EKONOMI, MORAL ATAU ETIKA SOSIAL Soleh Amini Yahman
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4602

Abstract

Prostitusi dan segala permasalahan yang diakibatkannya telah ada sejak lama dan tampaknya sampai sekarang belum tertanggulangi dengan memadai. Sebenarnya pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah prostitusi ini, namun hasilnya belum terlihat. Hal ini dikarenakan selama ini prostitusi hanya dipandang secara parsial, yakni semata masalah ekonomi dan moral. Padahal banyak faktor yang menjadikan muncul dan berkembangnya prostitusi. Artikel ini akan membahas prostitusi dan permasalahannya dari berbagai aspek, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif penanggulangan masalah ini secara lebih holistik.  
Kecenderungan Cinderella Complex Antara Wanita Bekerja dan Wanita Tidak Bekerja Ditinjau dari Harga Diri Hapsari, Atyantari Esti; Priyatama, Aditya Nanda; Kusumawati, Rafika Nur
Indigenous Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.6960

Abstract

Setiap wanita baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja dapat memiliki kecenderungan untuk bergantung pada orang lain terutama laki-laki. Hal tersebut ditandai dengan tingginya kebutuhan untuk diberi perlindungan dan pertolongan oleh orang lain. Kecenderungan tersebut dinamakan cinderella complex. Pengambilan keputusan secara mandiri dan tidak menggantungkan kehidupan memerlukan tingkat harga diri yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecenderungan cinderella complex antara wanita bekerja dan wanita tidak bekerja ditinjau dari harga diri di Kelurahan Manding, Temanggung. Data penelitian dikumpulkan melalui skala cinderella complex dan harga diri dengan sampel 118 orang dengan teknik purpossive cluster quota random sampling. Uji hipotesis menggunakan uji parametrik yaitu anova dua arah dan independent sample t test. Hasil uji hipotesis anova dua arah menunjukkan p sebesar 0,006 (p 0,05), maka terdapat perbedaan kecenderungan cinderella complex antara wanita bekerja dan wanita tidak bekerja ditinjau dari harga diri di Kelurahan Manding, Temanggung. Uji hipotesis kedua dan ketiga menggunakan independent sample t test memperoleh p sebesar 0,000 (p 0,05) maka ada perbedaan kecenderungan cinderella complex antara wanita bekerja dan wanita tidak bekerja di Kelurahan Manding, Temanggung. Terdapat perbedaan harga diri antara wanita bekerja dan tidak bekerja di Kelurahan Manding, Temanggung didasarkan nilai p sebesar 0,000 (p 0,05).

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue