cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
GAMBARAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI DESA TUMBAK BAYUH WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENGWI II BADUNG Rai Rosita Candra Dewi; Ika Widi Astuti; I Gusti Ayu Pramitaresthi
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.045 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p09

Abstract

Kanker serviks adalah jenis kanker pembunuh wanita kedua setelah kanker payudara. Salah satu penyebab tingginya angka kematian karena kurangnya deteksi dini. Salah satu faktor yang memengaruhi deteksi dini adalah dukungan suami. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran dukungan suami terhadap deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan 100 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuisioner secara daring dan dianalisis secara univariat Hasil penelitian ini didapatkan 72% responden sudah pernah melakukan deteksi dini kanker serviks, namun hanya 30% yang rutin setiap 3-5 tahun sekali. Dukungan suami terhadap deteksi dini kanker serviks sebagian besar dalam kategori baik yaitu 72%. Dukungan suami terdiri dari empat sub bagian yaitu dukungan informasional mayoritas pada kategori kurang (77%), dukungan penilaian mayoritas kategori baik (65%), dukungan emosional mayoritas kategori baik (81%), dan dukungan instrumental mayoritas kategori baik (83%). Kesimpulan dari penelitian ini sebagian besar responden sudah pernah melakukan deteksi dini kanker serviks, namun mayoritas melakukan secara tidak rutin dengan dukungan suami mayoritas dalam kategori baik. Edukasi mengenai pentingnya deteksi dini untuk mencegah angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks tidak hanya menyasar kaum wanita saja, tetapi juga suami, agar suami dapat memberikan dukungan kepada istri untuk rutin melakukan deteksi dini kanker serviks.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Ni Komang Ayu Try Wahyuningsih; Meril Valentine Manangkot; Indah Mei Rahajeng
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.962 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p14

Abstract

Mahasiswa memiliki peran, tanggung jawab, tugas, serta berbagai kegiatan yang harus dilaksanakan selama di perkuliahan. Hal tersebut mengakibatkan mahasiswa cenderung melakukan penundaan terutama pada tugas perkuliahan atau disebut prokrastinasi akademik. Dukungan sosial teman sebaya menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi prokrastinasi akademik utamanya pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa keperawatan di Universitas Udayana. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden penelitian adalah mahasiswa Keperawatan di Fakultas kedokteran Universitas Udayana semester 2, 4, 6, dan 8. Penelitian ini menggunakan teknik sampling proportionate stratified randome sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument Dukungan Sosial Teman Sebaya yang diadaptasi oleh Dinata (2019) dan Prokrastinasi Akademik yang diadaptasi oleh Harkinawati (2019). Uji Korelasi Spearman Rank digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan gambaran dukungan sosial teman sebaya pada mahasiswa mayoritas pada tingkat sedang (77,5%), gambaran prokrastinasi akademik pada mahasiswa mayoritas pada tingkat sedang (97,5%), dan didapatkan hubungan yang bermakna antara dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akdemik pada mahasiswa keperawatan dengan arah hubungan negatif dan kekuatan sedang (r = -0,404; p = 0,000; ? = 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu dukungan melalui teman sebaya dapat memengaruhi terjadinya prokrastinasi akademik. Penelitian ini diharapkan menjadi pedoman dalam meminimalisir terjadinya prokrastinasi akademik melalui program promosi kesehatan untuk meningkatkan dukungan sosial teman sebaya pada mahasiswa keperawatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN ASUPAN SERAT DENGAN KONSTIPASI FUNGSIONAL PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS UDAYANA Kadek Riska Kristyani Sari Dewi; Meril Valentine Manangkot; Komang Menik Sri Krisnawati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.594 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p05

Abstract

Gaya hidup yang berlebihan pada remaja telah berhasil mengubah pola makan mereka dalam mengkonsumsi makanan cepat saji. Kebiasaan makan fast food dapat mengakibatkan terjadinya konstipasi fungsional. Faktor dari rendahnya pengetahuan gizi dan asupan serat mempengaruhi terjadinya konstipasi fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan asupan serat dengan konstipasi fungsional pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 52 orang, yang didapat melalui teknik purposive sampling dari tanggal 22 Maret - 10 April 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui data karakteristik responden, pengetahuan gizi, asupan serat diperoleh dari recall 3 kali dalam sehari, dan konstipasi fungsional diperoleh dari ROME III. Analisis data penelitian menggunakan uji Spearmen Rank. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara asupan serat dengan konstipasi fungsional dengan arah hubungan negatif dan kekuatan sedang (r = 0,572; p = 0,001, ? = 0,05) yang berarti semakin kurang asupan serat maka semakin berat konstipasi fungsional yang dapat terjadi pada individu. Hasil uji korelasi antara pengetahuan gizi dengan konstipasi fungsional menunjukan tidak terdapat hubungan yang bermakna pada kedua variabel tersebut (p = 0,2). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan gizi dan asupan serat dapat memengaruhi konstipasi fungsional. Penelitian ini diharapkan bagi mahasiswa keperawatan dengan memiliki pengetahuan yang baik dapat melakukan sikap dan perilaku dalam memperhatikan konsumsi makanan yang mengandung serat sehingga membantu meminimalisir terjadinya konstipasi fungsional.
PERBEDAAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP CITRA TUBUH PADA REMAJA PEREMPUAN Dewa Ayu Diah Budi Utami; I Gusti Ngurah Juniartha; I Made Suindrayasa
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.685 KB) | DOI: 10.24843/coping.2021.v09.i06.p15

Abstract

Remaja perempuan memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap indeks massa tubuh dan citra tubuhnya. Indeks massa tubuh dapat mempengaruhi citra tubuh remaja perempuan. Citra tubuh merupakan cara remaja perempuan untuk mempersepsikan atau memikirkan tentang bentuk tubuhnya. Remaja perempuan umumnya cenderung untuk mengalami ketidakpuasan citra tubuh akibat kondisi bentuk tubuhnya. Perbedaan indeks massa tubuh menyebabkan persepsi citra tubuh remaja perempuan akan bervariasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan IMT terhadap citra tubuh pada remaja perempuan kelas X di SMAN 1 Gianyar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif komparatif non-eksperimental dengan rancangan cross-sectional dan dilakukan di SMAN 1 Gianyar dengan sampel penelitian berjumlah 137 remaja perempuan yang diperoleh melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner citra tubuh, microtoise dan timbangan berat badan. Analisa data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil analisa menunjukkan ada perbedaan yang signifikan indeks massa tubuh terhadap citra tubuh pada remaja permpuan kelas X MIPA di SMAN 1 Gianyar dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman untuk pihak sekolah maupun instansi kesehatan untuk memperhatikan kondisi kesehatan psikologis remaja khususnya remaja perempuan. Remaja perempuan diharapkan dapat meningkatkan citra tubuhnya dengan sikap percaya diri agar dapat terhindar dari permasalahan psikologis.
GAMBARAN STRES DAN STRATEGI KOPING IBU HAMIL SELAMA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH PUSKESMAS II DENPASAR BARAT Ida Ayu Made Widnyani Wulandari; Ika Widi Astuti; Ni Luh Putu Eva Yanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.546 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p10

Abstract

Stres selama kehamilan merupakan reaksi emosi Ibu selama menjalani kehamilan karena perubahan fisik maupun psikologis. Pandemi COVID-19 dapat menjadi salah satu sumber stres pada Ibu hamil. Perilaku koping terhadap stres akan ditunjukkan oleh Ibu sebagai respon terhadap stres yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres dan strategi koping yang dilakukan Ibu hamil dalam menjalani proses kehamilan di masa pandemi (COVID-19) di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel berjumlah 43 Ibu hamil dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Affective Intensity measure (AIM) dan cope scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres Ibu hamil dalam menjalani proses kehamilan berada pada kategori ringan sebesar 60,5%, kategori sedang 39,5% dan tidak terdapat Ibu hamil yang memiliki stres berat. Hasil analisis startegi koping Ibu hamil berada dalam kategori PFC (Problem Focused Coping) sebesar 76,7% dan kateogi EFC (Emotion Focused Coping) sebesar 23,3%. Data hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat stres Ibu hamil berada pada kategori rendah dan strategi koping yang dipilih adalah PFC (Problem Focused Coping). Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan praktik keperawatan khususnya pada penerapan perilaku koping yang positif dalam mengatasi stres Ibu hamil.
HUBUNGAN KEJADIAN SEPSIS BERDASARKAN SKOR PEDIATRIC SEQUENTIAL ORGAN FAILURE ASSESSMENT (PSOFA) DENGAN MORTALITAS PADA PASIEN ANAK Reztika Cahyani; Hellena Deli; Erwin Erwin
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.362 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p01

Abstract

Sepsis memiliki angka kejadian hingga 25% dari pasien yang masuk ke PICU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian sepsis berdasarkan skor Pediatric Sequential Organ Failure Assessment (PSOFA) dengan mortalitas pada pasien anak yang dirawat di PICU. Desain penelitian adalah studi retrospektif dengan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 89 responden dengan kriteria inklusi yaitu usia 1 bulan-17 tahun, lama tinggal PICU >24 jam, hasil laboratorium lengkap, sedangkan kriteria eklusi yaitu pasien penyakit kronis dengan keganasan, kelainan hematologi, jantung, paru, ginjal bawaan dan data hasil laboratorium tidak dapat terbaca. Analisa dilakukan dengan analisis bivariat uji chi-square. Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki 57 responden (64%), usia infan (0-11 bulan) 33 responden (37,1%), lama rawat ?3 hari 64 responden (71,9%) dan distribusi responden menurut diagnosis medis postsurgical recovery 37 responden (41,6%), mayoritas sepsis 45 responden (50,6%) dan keluar PICU dengan kondisi hidup 74 responden (83,1%). Hasil analisis bivariat diperoleh nilai p value= 0,001 lebih kecil dari nilai alpha 0,05 (p value < ?). Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian sepsis berdasarkan Pediatric Sequential Organ Failure Assessment (PSOFA) dengan mortalitas. Skor PSOFA dapat digunakan sebagai metode deteksi sepsis guna memprediksi mortalitas pada anak.
GAMBARAN TINGKAT DEPRESI MAHASISWA DAN FAKTOR PENYEBAB DEPRESI MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS RIAU Siska Erni Wandayani Laoli; Fathra Annis Nauli; Darwin Karim
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.49 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p15

Abstract

The demands of working on this thesis make the thesis one of the causes of depression in final year students. Factors causing depression consist of three factors, namely biological factors, genetic factors, and psychosocial factors. The purpose of this study was to describe the level of depression in students and the factors causing depression in final year students at the University of Riau. The research method used is quantitative with a descriptive research design. The research sample was 369 final year students from 10 faculties at the University of Riau using stratified random sampling technique. The measuring instrument used was a depression level questionnaire which was modified from the Beck Depression Inventory II and Thesis Stress Factor. The results showed that the majority of final year students experienced moderate depression (35,0%). Factors cause depression in final year students consist of anxiety factors are 76,2%, delaying factors are 69,9%, unable to prioritize thesis factors as much as 68,6%, time management factors are 64,5%, parents pressure factors 58,5%, 56,6% economic factor, 56,1% difficulty finding references, 55,6% laziness factor, 54,7% difficulty expressing thoughts, 53,9% academic factor, the thesis disinterest factor is 28,7%. The results of this study recommend to final year students to add information and add insight about the level of depression and the factors that cause depression that affect it and can prevent it.
HUBUNGAN WELAS ASIH DIRI DENGAN CITRA TUBUH PADA REMAJA DI SMA NEGERI 2 SEMARAPURA Pande Putu Ayu Erismadewi; Kadek Eka Swedarma; Gusti Ayu Ary Antari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.892 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p06

Abstract

Tekanan pada citra tubuh merupakan masalah psikososial yang sering dialami oleh remaja. Citra tubuh yang rendah atau negatif dapat memberikan dampak yang buruk pada perkembangan remaja. Salah satu faktor yang mempengaruhi citra tubuh adalah welas asih diri. Welas asih diri dapat meningkatkan pemikiran positif tentang penerimaan penampilan seseorang dan berpikir positif mengenai diri sendiri sehingga diharapkan dapat membentuk citra tubuh yang tinggi atau positif pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara welas asih diri dengan citra tubuh pada remaja di SMA Negeri 2 Semarapura. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 183 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data welas asih diri diukur menggunakan kuesioner Self-Compassion Scale (SCS) dan citra tubuh diukur menggunakan kuesioner Multidimensional Body Self Relational Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS). Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar remaja memiliki welas asih diri yang sedang sebanyak 136 responden (74,3%) dan memiliki citra tubuh yang tinggi sebanyak 106 responden (57,9%). Analisis data dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan lemah dengan arah hubungan positif yang siginfikan antara welas asih diri dengan citra tubuh pada remaja di SMA Negeri 2 Semarapura (p = 0,000 ; r = 0,325). Peneliti merekomendasikan kepada sekolah dan petugas kesehatan agar bersama-sama membuat dan mendukung program dalam mengurangi tekanan psikologis remaja salah satunya dalam mewujudkan citra tubuh yang positif melalui edukasi pentingnya penanaman rasa welas asih dalam diri remaja.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SADARI PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KELURAHAN SEMPIDI MENGWI BADUNG Ida Ayu Eni Pradnyandari; Ida Arimurti Sanjiwani; Ika Widi Astuti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.168 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p11

Abstract

Self-Breast Examination (BSE) is the cheapest, easiest, and simplest way that every individual can do to detect signs and symptoms of breast cancer. There are several factors that can affect the implementation of BSE examinations. This study aims to determine the factors associated with BSE behavior. This research is a descriptive correlation study with cross sectional design. The research sample was 30 woman of childbearing age in the Sempidi Village, Mengwi Badung, who were obtained through cluster sampling technique. Data analysis using Spearmen Rank with p value=0.05. The results was no significant relationship between characteristic responden (age, marital status education level, and family history of breast cancer) (p=0.935, 0.782, 0.734, 0.702), knowledge (p= 0.121), attitude (p=0.822), information exposure (p=0.354), family support (0.368), peer support (p=0.618), health workers support (0.057) with BSE behavior. Hopefully based on the results of this study, nurses could provide education related to how to take proper BSE actions and could motivate women to do BSE on a monthly routine, atleast once a month.
KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER PADA ANAK USIA SEKOLAH DI ERA PANDEMI COVID-19 Setianingsih Setianingsih; Novi Indrayati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2767.209 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p02

Abstract

Peningkatan angka kejadian kasus Covid-19 dapat disebabkan oleh ketidakdisipilinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara benar. Protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan covid-19 meliputi cuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Penggunaan masker di era pandemi Covid-19 merupakan salah satu bagian protokol kesehatan yang sangat penting, hal ini dikarenanakan penularan Covid-19 dapat terjadi melalui percikan dari hidung atau dari orang yang terinfeksi Covid-19 saat bersin, batuk, atau berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Kepatuhan Penggunaan Masker Di Era Pandemi Covid-19 pada Anak Usia Sekolah. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, untuk menggambarkan bagaimana kepatuhan penggunaan masker pada anak usia sekolah di era pandemic Covid-19. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dalam bentuk google formulir. Sampel penelitian berjumlah 266 orangtua yang memiliki anak di Sekolah Dasar Negeri di wilayah kecamatan kota Kendal dengan teknik Purposive sampling sebagai cara pengambilan sample penelitian ini. Data penelitian dianalis secara univariat dengan tendensi central dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh anak menggunakan masker diluar rumah sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 (100%) namun, terdapat 1.5 % menjawab penggunaan masker pada orang yang sehat tidak dapat menurunkan risiko paparan dari orang yang terinfeksi. Anak tidak selalu menggunakan masker saat sakit yaitu 32 responden (12.03%) dan anak diperbolehkan berinteraksi dengan orang lain yang sedang terkonfirmasi positif covid -19 tanpa menggunakan masker 8 responden (3%). Diharapkan anak selalu menggunakan masker saat sakit dengan pengawasan orang tua, pada kondisi tertentu penggunaan masker bisa digantikan dengan faceshield.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue