cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
PENGARUH PELATIHAN SIAGA BENCANA MENGGUNAKAN MODUL TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA MENGHADAPI BENCANA ALAM DI SMA NEGERI 1 BANGLI I Ketut Suardana; I Made Mertha
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.197 KB) | DOI: 10.24843/coping.2021.v09.i06.p12

Abstract

The characteristics of Indonesia's territory consisting of high and low plains, high rainfall and being in a series of "rings of fire" make Indonesia vulnerable to natural disasters. The purpose of this study is to determine the effect of disaster preparedness training on student to facing natural disasters at Senior High School 1 Bangli in 2019. Design of this research is a quasi-experimental study pre and post test with controll group on 74 samples with proportional random sampling technique. Data was collected by questionnaire consisting of 40 items in July - November 2019. Data analysis by paired t test and independent t test with ? = 0.05. The results showed average score for disaster preparedness before the intervention is 65.87 and 73.17 while in the control group 63.91 and 66.14. There is a difference between the preparedness of students facing natural disasters before and after the intervention in the treatment and control group with ? value 0.001 (< ? = 0.05). Disaster preparedness training using modules effected to student preparedness for natural disasters with p value 0.001 (< ? = 0.05). From this research recommended to include disaster preparedness in the local curriculum and concider the value of Balinese culture.
GAMBARAN PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENTINGNYA SEX EDUCATION PADA REMAJA AUTISME FASE PUBERTAS DI SLB NEGERI DENPASAR Syoufiana Syoufiana; I Gusti Ayu Pramitaresthi; Ni Luh Putu Shinta Devi
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.541 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p07

Abstract

Sex education diberikan untuk menghindarkan remaja dari resiko negatif perilaku seksual. Namun banyak orang tua yang menganggap sex education adalah hal yang tabu, sehingga orang tua tidak mengajarkan mengenai sex education kepada remaja autisme. Pada dasarnya remaja dengan autisme juga mengalami perkembangan seksual namun karena akibat dari keterbatasan kognitifnya, remaja autisme sering mengalami masalah pada saat menginjak masa remaja seperti menunjukkan perilaku seksual yang tidak pantas. Peran orang tua sangat menentukan remaja dalam mempersiapkan menghadapi perubahan yang akan terjadi pada dirinya sehingga persepsi positif dari orang tua sangat dibutuhkan agar remaja autisme memiliki sikap yang positif terhadap seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi orang tua terhadap pentingnya sex education pada remaja autisme fase pubertas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan yaitu orang tua yang memiliki remaja autisme berusia 11-14 tahun yang bersekolah di SLB Negeri 1 dan SLB Negeri 3 Denpasar. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga mendapatkan sampel sebanyak 44 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan orang tua dengan persepsi negatif sebanyak 25 orang (56,8%) dan yang memiliki persepsi positif yaitu sebanyak 19 orang (43,2%). Disimpulkan bahwa mayoritas orang tua memiliki persepsi yang negatif mengenai pentingnya sex education, sehingga perlunya tambahan informasi kepada orang tua mengenai sex education.
HUBUNGAN ANTARA JENIS SEPATU DAN TINGGI HAK SEPATU DENGAN NYERI TUMIT (PLANTAR FASCIITIS) PADA PEGAWAI KANTORAN Kadek Shinta Pradnyandari; Putu Oka Yuli Nurhesti; I Gusti Ngurah Juniartha
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.571 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p12

Abstract

Nyeri tumit (Plantar Fasciitis) merupakan peradangan pada pita jaringan (plantar fascia) yang memanjang dari tumit hingga jari kaki. Plantar fasciitis sebagian besar dialami oleh orang dewasa yang aktif bekerja. Pemilihan jenis sepatu yang kurang tepat disebut sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya plantar fasciitis. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa sebagian besar plantar fasciitis disebabkan oleh penggunaan high heels. Namun, penelitian terkait jenis sepatu lain seperti wedges, flatshoes dan pantofel yang dihubungkan dengan kejadian plantar fasciitis belum banyak ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis sepatu dan tinggi hak sepatu dengan plantar fasciitis pada pegawai kantoran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelational dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden didapatkan melalui teknik simple random sampling sebanyak 160 orang. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif lemah antara jenis sepatu dengan plantar fasciitis pada pegawai kantoran (?=0,05; p value=0,03; r=0,23) dan terdapat hubungan positif sedang antara tinggi hak sepatu dengan plantar fasciitis pada pegawai kantoran (?=0,05; p value=0,18; r=0,57). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis sepatu dan tinggi hak sepatu dengan plantar fasciitis pada pegawai kantoran. Oleh karena itu, diharapkan agar pegawai kantoran dapat memilih sepatu yang sesuai dengan kebutuhan agar meminimalisir terjadinya plantar fasciitis. Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang keperawatan dalam bidang ergonomi dan kesehatan kerja agar dapat menyesuaikan tubuh dengan pemilihan sepatu sehingga tetap nyaman ketika bekerja dan dapat meningkatkan kualitas hidup.
ACTIVE LOWER RANGE OF MOTION BERBANTU KAYU REFLEKSI MENINGKATKAN KELEMBABAN KAKI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Ni Made Ayu Rahayuni; I Made Sukarja; I Wayan Surasta
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.205 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i01.p03

Abstract

Sudomotor autonomic neuropathy decrease the function of the sweat glands (eccrine) so that the skin of the foot becomes dry and cracked may predispose the diabetic foot. This study aimed to determine the effect of active lower range of motion assisted by wooden reflexology roller on the foot moisture of diabetic patient. In this quasi-experimental research with pre and post-test design with the control group, 36 diabetic patients with T2DM ?3 years, aged ?50 years, and did not have diabetic or gangrenous ulcers were grouped into the treatment group, which was given an active lower range of motion assisted by wooden reflexology roller, and the control group, which was given standard treatment. The average humidity of the treatment group increased from 24.75% to 43.48% with the p-value 0,000 (? = 0,05). While the control group’s feet moisture increased from 27.1% to 32.4% with a p-value 0.000. The p-value of independent sample t-test between treatment group and control resulted 0,000 (? = 0,05). According to the results, it can be concluded that there was a significant influence between active role ROM assisted wood reflection and the moisture of DM type II patient's feet.
FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN IKTERIK NEONATORUM PADA BAYI DI RSUD SAWAHLUNTO Liza Merianti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.112 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p13

Abstract

Ikterik neonatorum terjadi pada bayi baru lahir berupa fisiologis maupun patologis. Neonatus memproduksi billirubin dua sampai tiga kali lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Banyak faktor yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya ikterik, seperti faktor maternal, perinatal, dan neonatal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor determinan kejadian ikterik neonatorum pada bayi. Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh bayi dengan usia 0-28 hari dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 31 sampel. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil uji didapatkan 58,1% dari responden terlahir dengan persalinan sectio caesarea, 51,6% mempunyai asupan ASI yang tidak cukup, 67,7% responden lahir dengan berat badan normal, dan 64,5% responden lahir pada cukup bulan. Hasil uji bivariat didapatkan ada hubungan masa gestasi, asupan ASI, berat badan lahir dengan kejadian ikterik neonatorum (p value 0,003; 0,001; dan 0,015). Tidak ada hubungan antara jenis persalinan dengan kejadian ikterik neonatorum (p value 0,696). Faktor yang paling mempengaruhi kejadian ikterik neonatorum adalah asupan ASI (p value 0,001).
DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN KB DI MASA PANDEMI COVID-19 Dian Nur Adkhana Sari; Yesita Nurdiasti; Viantika Kusumasari; Endar Timiyatun
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.484 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p04

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada program Keluarga Berencana (KB) yaitu penurunan peserta KB. Kepesertaan KB yang menurun menyebabkan risiko terjadinya kehamilan tinggi yang akan menimbulkan masalah ledakan jumlah kelahiran bayi. Untuk mengatasi dampak tersebut diperlukan dukungan dari tenaga kesehatan dan suami untuk membantu meningkatkan kepatuhan akseptor dalam melaksanakan program KB pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan tenaga kesehatan dan suami dengan kepatuhan pelaksanaan KB pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Kalasan Sleman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, jumlah sampel 52 akseptor KB dan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Pengujian data menggunakan uji analisis chi square dan regresi linier berganda. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen penelitian, yaitu kartu KB untuk mengukur kepatuhan pelaksanaan KB, kuesioner dukungan tenaga kesehatan untuk mengukur dukungan tenaga kesehatan, dan kuesioner dukungan suami untuk mengetahui dukungan suami pada akseptor KB di Puskesmas Kalasan Sleman Yogyakarta. Hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,000 dan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,537 (dukungan tenaga kesehatan) dan 0,679 (dukungan suami). Dengan demikian ada hubungan dukungan tenaga kesehatan dan suami dengan kepatuhan pelaksanaan KB pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Kalasan Sleman Yogyakarta.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER DI MASA PANDEMI Romaito Arohman Harahap; Hellena Deli; Agrina Agrina
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.048 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p09

Abstract

Kualitas hidup dapat mempengaruhi fisiologis dan psikologis pasien kanker. Adaptasi perawatan medis selama masa pandemi dapat menimbulkan rasa cemas, depresi, dan khawatir terinfeksi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien kanker pada masa pandemi di RSUD Arifin Achmad. Metode penelitian adalah deskriptif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 60 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner EORTC QLQ-C30 untuk menilai kualitas hidup pasien kanker. Analisis yang digunakan ialah analisis univariat. Hasil penelitian mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (81,7%), rentang usia 46-55 tahun (43,3%), mayoritas tidak bekerja (78,3%), diagnosa kanker payudara (61,7%), stadium III (48,3%), lama terdiagnosa >1 tahun (68,3%), dan mayoritas menjalani kemoterapi (63,3%). Kualitas hidup pada pasien kanker, didapatkan 96,7% memiliki kualitas hidup sedang. Hasil kualitas hidup baik berdasarkan fungsi fisik (73,3%), fungsi peran (71,7%), fungsi emosional (83,3%), fungsi kognitif (91,7%), fungsi sosial (83,3%). Namun skala gejala 45 orang (75%) memiliki kualitas hidup buruk dan skala kesehatan umum 38 orang (63,3%) memiliki kualitas hidup baik.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN BURNOUT SYNDROME PADA MAHASISWA YANG MENJALANI PEMBELAJARAN DARING I Gede Angga Ariesta Widayana; Ni Kadek Ayu Suarningsih; Kadek Cahya Utami
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.119 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p14

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran daring berpotensi menyebabkan burnout syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan burnout syndrome pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang menjalani pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif korelatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 243 responden yang diperoleh melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan Trait Emotional Intelligence Questionnaire - Adolescent Short Form dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan burnout syndrome dengan kekuatan hubungan lemah dan arah korelasi negatif. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional, maka semakin rendah tingkat burnout syndrome, begitupun sebaliknya.
PENGALAMAN HIDUP SELF-MANAGEMENT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI BANTEN Marzelisa Claudia Fatimah; Eka Ernawati; Lukmanulhakim Lukmanulhakim
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.575 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p05

Abstract

Pasien gagal ginjal kronik diharapkan dapat melakukan manajemen diri (self-management) dalam hal diet cairan, diet pola makan, akses vaskuler, regimen pengobatan, dan pola aktivitas yang masih mengalami hambatan. Self-management adalah kegiatan untuk mengubah kebiasaan yang kurang baik dengan belajar beradaptasi terhadap perubahan kesehatan yang dialami. Pasien dengan gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis membutuhkan self-management diri yang baik. Dengan adanya perubahan pada diri pasien, fenomena hidup mengenai self-management menjadi keunikan tersendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengelolaan diri pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di wilayah Banten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dengan in-depth interview. Penentuan partisipan menggunakan purposive sampling berjumlah enam partisipan. Hasil penelitian menemukan dua tema baru yaitu: 1) ketidakpatuhan diet cairan dan diet pola makan, 2) wasiat yang disampaikan pasien gagal ginjal kronik.
PENGETAHUAN BERHUBUNGAN DENGAN EFIKASI DIRI DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS PADA REMAJA Nyoman Anggun Septiana Putri; I Made Suindrayasa; Made Oka Ari Kamayani
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.642 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p10

Abstract

Pengetahuan tentang pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas adalah segala sesuatu yang diketahui seseorang terkait dengan pertolongan segera yang diberikan kepada korban kecelakaan sebelum ditangani oleh paramedis. Pengetahuan erat kaitannya dengan efikasi diri. Remaja merupakan salah satu kelompok yang dapat memberikan pertolongan. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa beberapa hal terkait dengan pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas sudah diketahui oleh remaja, meski demikian masih banyak yang memiliki efikasi diri yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan efikasi diri dalam memberikan pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas pada remaja STT di Desa Sanur Kauh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelatif yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 112 orang yang tergabung dalam organisasi remaja (STT) Desa Sanur Kauh dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan efikasi diri. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Seluruh responden penelitian berada pada rentang usia remaja (16-24 tahun) dengan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (54,5%) dan berpendidikan terakhir SMA (62,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (52%) memiliki pengetahuan yang cukup dan efikasi diri yang tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan p value = <0,001; r = 0,754, yang berarti ada hubungan yang kuat dengan arah positif. Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan, maka semakin tinggi efikasi diri dalam memberikan pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue