cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
PENGARUH STORY TELLING TENTANG KESIAPAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI TERHADAP SELF EFFICACY ANAK PRASEKOLAH Ririnisahawaitun Ririnisahawaitun; Sasteri Yuliyanti; Baiq Fina Farlina; Hariawan Junardi
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.443 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p01

Abstract

Indonesia terletak di kawasan cincin api Pasifik yang berpotensi tinggi terhadap bencana alam, seperti gempa bumi. Anak-anak merupakan populasi yang rentan menjadi korban jiwa. Self efficacy dibutuhkan agar anak memiliki kemampuan dalam bertindak saat terjadi bencana. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan self efficacy anak adalah dengan story telling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh story telling tentang kesiapan menghadapi bencana gempa bumi terhadap self efficacy anak prasekolah. Penelitian ini adalah penelitian pre experiment, dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di PAUD Tulus Ikhlas Al Habibi Desa Batuyang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur sebanyak 60 orang yang ditentukan dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self efficacy yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Intervensi dalam penelitian ini berupa story telling menggunakan media boneka tangan. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat pengaruh story telling tentang kesiapan menghadapi bencana gempa bumi terhadap self efficacy anak (p value = 0,000).
STUDI DESKRIPTIF PENGETAHUAN DAN KECEMASAN MENGENAI LONG COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN SEMARANG Widha Nur Rafika; Puji Purwaningsih; Abdul Wakhid
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.652 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p15

Abstract

Tingkat pengetahuan masyarakat yang masih rendah mengenai long Covid-19 membutuhkan kampanye dan pembelajaran yang masif. Kurangnya pengetahuan pada masyarakat berdampak pada munculnya beragam pandangan hingga menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan kecemasan pada pasien yang mengalami long Covid-19. Desain penelitian yang digunakan adalah desain survei. Populasi penelitian ini adalah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan gejala sisanya tidak menghilang atau tidak berkurang hingga 4 minggu. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling didapatkan sejumlah 50 responden di Kabupaten Semarang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur pengetahuan disusun sendiri oleh peneliti dengan nilai validitas 0,460-0,889 dan nilai reliabilitas 0,766. Instrumen pengukur kecemasan menggunakan Generalized Anxiety Disorder dengan nilai validitas 0,46-0,76 dan nilai reliabilitas 0,86. Analisis statistik penelitian ini menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penilaian pengetahuan mengenai long Covid-19 didapatkan sejumlah 74,0% memiliki pengetahuan kurang dan sejumlah 54,0% mengalami kecemasan ringan. Pemberian informasi yang masif melalui berbagai media terkait penyakit long Covid-19 dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan pada masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI SEIMBANG DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN Ni Wayan Darmini; Lala Budi Fitriana; Venny Vidayanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.764 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p06

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dengan nilai z-score (TB/U) kurang dari -2 SD (Standar Deviasi). Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi, dengan nilai di atas 25%. Pengetahuan ibu tentang gizi seimbang sangat penting untuk menurunkan kejadian stunting pada balita. Semakin tinggi pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, maka akan semakin baik pula pemberian gizi atau zat makanan pada balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Subyek penelitian adalah ibu dan anak. Sampel pada penelitian ini berjumlah 77 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian adalah responden yang bersedia untuk mengikuti penelitian, serta bisa membaca dan menulis. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan tinggi badan diukur menggunakan microtoise. Uji analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian yaitu tingkat pengetahuan ibu paling banyak adalah tingkat pengetahuan baik (50,6%) dan kejadian stunting paling banyak adalah tidak stunting (67,5%), p value dari hasil analisis bivariat adalah 0,000 (<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di Puskesmas.
STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN MERAWAT ANAK DENGAN HIV Eka Ernawati; Nila Marwiyah; Dewi Rahmawati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.519 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p11

Abstract

Fenomena merawat anggota keluarga yang sakit merupakan tantangan tersendiri. Penyakit HIV merupakan suatu penyakit yang membutuhkan penanganan dan dukungan dalam pencegahan, penularan, dan perawatan. Saat ini masih banyak keluarga yang tidak jujur dalam melakukan perawatan pada anak dengan HIV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengalaman hidup keluarga dan pemberi layanan dalam merawat anak dengan HIV di Serang Banten. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan partisipan menggunakan purposive sampling. Jumlah partisipan yang dilibatkan adalah 7 keluarga yang memiliki anak dengan HIV dan 6 petugas kesehatan (2 dokter dan 4 perawat). Instrumen penelitian adalah peneliti bersama anggota peneliti. Pengambilan data menggunakan wawancara dengan deep interview. Hasil analisis didapatkan empat tema: (1) ketidaktahuan mengenal penyakit HIV pada saat anak dirawat; (2) loss follow up terkait pengobatan; (3) kendala untuk pemeriksaan awal diagnostik (early diagnostic examination); (4) tuntutan ekonomi dalam perawatan anak. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan perawatan pada anak dengan HIV dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat bekerja sama dengan petugas kesehatan.
TINGKAT KECEMASAN REMAJA DALAM PENERIMAAN VAKSIN COVID-19 Wilfredo John Haumeni; Yunus Elon
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.234 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p02

Abstract

Pembelajaran secara tatap muka saat ini sudah mulai diberlakukan di berbagai sekolah. Namun, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung membuat masyarakat khususnya para siswa masih harus menerapkan protokol kesehatan. Selain menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak 1 meter, dan membatasi mobilisasi, melakukan vaksinasi Covid-19 merupakan langkah yang perlu dilakukan. Vaksinasi Covid-19 untuk saat ini tersedia pada remaja yang mengikuti pembelajaran secara tatap muka. Namun dalam pelaksanaannya, remaja mengalami kecemasan saat sebelum dan sesudah menerima vaksinasi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan remaja dalam penerimaan vaksinasi Covid-19 dengan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden penelitian ini adalah 60 remaja yang mengikuti pembelajaran tatap muka di Perguruan Advent Alor di Kupang, yang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 23 orang (38,3%) mengalami cemas sedang, 22 orang (36,7%) mengalami cemas ringan, 8 orang (13,3%) tidak cemas, dan 7 orang (11,7%) dengan cemas berat. Rata-rata kecemasan yang dialami oleh remaja berada pada kategori cemas ringan dengan mean 49,55. Diperlukan edukasi bagi remaja dalam penerimaan vaksinasi Covid-19 mengenai penanganan efek samping vaksinasi.
GAMBARAN TINGKAT STRES MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS UDAYANA DALAM PROSES PEMBELAJARAN SELAMA PANDEMI COVID-19 Putu Herma Khrismadani; Ni Komang Ari Sawitri; Putu Oka Yuli Nurhesti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.207 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p07

Abstract

Stres merupakan suatu respon psikologis yang dialami oleh setiap individu dimana individu tersebut dihadapkan pada hal-hal yang dirasa telah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang sangat rentan terhadap stres. Tingkat stres yang sedang sampai berat yang dialami oleh mahasiswa dapat menghambat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa keperawatan Universitas Udayana dalam proses pembelajaran selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional. Seratus enam puluh satu dari 270 mahasiswa dipilih dengan metode stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner adaptasi penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang. Stres dilihat dari beberapa aspek, yaitu fisikal, emosional, intelektual, dan interpersonal. Berdasarkan jenis kelamin, tingkat stres didapatkan tinggi pada mahasiswa perempuan dibandingkan laki-laki. Berdasarkan angkatan, tingkat stres paling tinggi terdapat pada mahasiswa angkatan 2020. Berdasarkan IPK, tingkat stres didapatkan tinggi pada IPK dengan pujian. Berdasarkan status tempat tinggal, tingkat stres didapatkan tinggi pada mahasiswa dengan status tempat tinggal bersama orang tua. Perubahan metode pembelajaran menjadi salah satu faktor pencetus perubahan psikologis. Proses adaptasi mampu menimbulkan dampak stres bagi mahasiswa, dikarenakan kesiapan mahasiwa dalam pembelajaran daring belum matang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar mahasiswa keperawatan Universitas Udayana mengalami stres sedang dalam sistem pembelajaran daring.
GAMBARAN TINGKAT STRES ORANG TUA SISWA SEKOLAH DASAR SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19 Ni Made Sri Darmayanti; Ni Komang Ari Sawitri; Kadek Eka Swedarma
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.816 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p12

Abstract

Beberapa orang tua mengalami kendala selama pembelajaran jarak jauh seperti kesulitan dalam memberikan motivasi atau meningkatkan mood anak untuk belajar, kesulitan dalam mengajarkan anak, kendala kuota dan jaringan, serta kesulitan dalam mendampingi anak belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres orang tua siswa SD Negeri X selama pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner online kepada 85 orang tua siswa SD Negeri X dengan teknik proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner Perceived Stress Scale 10 yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai tengah usia orang tua yaitu 37 tahun dengan usia termuda yaitu 24 tahun dan usia tertua yaitu 61 tahun. Mayoritas orang tua siswa berjenis kelamin perempuan, berpendidikan terakhir SMA, status bekerja, golongan pendapatan sedang, sarana dan prasarana elektronik hanya menggunakan satu fasilitas berupa handphone, kondisi jaringan internet lancar, mendapatkan subsidi kuota, dapat menggunakan aplikasi pembelajaran secara mandiri, dan jumlah orang tua siswa terbanyak berada pada kelas II dan IV. Tingkat stres orang tua mayoritas berada pada kategori stres sedang.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA ANAK PRASEKOLAH Yecy Anggreny; Sekani Niriyah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.682 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p03

Abstract

Tingkat konsumsi sayur dan buah yang rendah menyebabkan anak prasekolah rentan untuk terserang penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia prasekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif analitik, dengan desain korelasi dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Payung Sekaki. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia prasekolah yang berjumlah 192 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibuat oleh peneliti dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil analisis bivariat didapatkan p value 0,045 (< 0,05) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan konsumsi sayur dan buah. Dengan demikian, pihak puskesmas diharapkan selalu berusaha memberikan edukasi dan informasi kesehatan kepada ibu tentang cara menyajikan makanan untuk anak usia prasekolah yang lebih menarik dan bergizi.
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS UDAYANA Made Ayu Tara Sania Tari; Made Oka Ari Kamayani; Made Rini Damayanti S
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.444 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i02.p08

Abstract

Stres akademik merupakan stres yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan. Penyebab dari stres akademik yaitu ketidakmampuan individu dalam melakukan penyesuaian dengan tuntutan akademik. Stres akademik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 163 responden yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Variabel independent penelitian ini adalah stres akademik, sedangkan variabel dependent adalah kualitas tidur. Data dikumpulkan dengan kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan 55 mahasiswa (33,7%) memiliki stres akademik sangat tinggi dan 118 mahasiswa (72,4%) memiliki kualitas tidur buruk. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan antara stres akademik dengan kualitas tidur dengan kekuatan korelasi lemah dan arah hubungan positif (r = 0,236; p = 0,002), yang berarti semakin tinggi stres akademik maka kualitas tidur akan semakin buruk.
GAMBARAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ORANG TUA DARI ANAK DENGAN KANKER YANG MENDAPAT KEMOTERAPI Sang Ayu Amelia Pradnya Paramita; Kadek Cahya Utami; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.319 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i03.p14

Abstract

Kanker merupakan penyebab utama terjadinya kematian pada anak serta remaja. Kemoterapi hingga saat ini merupakan penanganan yang paling efektif untuk kanker pada anak. Orang tua memiliki peranan penting pada perawatan anak sehingga diperlukan kesejahteraan psikologis yang baik agar mencapai keberhasilan dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis orang tua dari anak dengan kanker yang mendapat kemoterapi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional method. Sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari orang tua di Yayasan Peduli Kanker Anak Bali yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan rata-rata usia orang tua yaitu 35,40 tahun, persentase jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan sama besar 50% yaitu 15 orang, mayoritas berada pada tingkat pendidikan SMA, serta rata-rata kesejahteraan psikologis orang tua berada dalam kategori rendah.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue