cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
GAMBARAN INTENSI MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS Dewa Ayu Dwi Yaswari Temala; I Made Suindrayasa; Kadek Saputra
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p06

Abstract

Intensi merupakan salah satu faktor penting dalam memprediksi perilaku menolong pada kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas adalah salah satu jenis kecelakaan yang banyak terjadi dan mengakibatkan kerugian dari segi mortalitas dan morbiditas. Keberadaan first responder yang mengetahui tahapan pertolongan pertama, serta mampu dan mau menolong korban sangat dibutuhkan. Salah satu responder potensial adalah mahasiswa keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intensi mahasiswa keperawatan dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan observasional. Responden penelitian ini adalah 111 orang mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang telah lulus dalam mata kuliah keperawatan gawat darurat. Penelitian ini menggunakan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Measure of Intention to Help Road Accident Victim (MIHRAV) yang telah diterjemahkan dan dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden merupakan angkatan 2019 (59,5%), mayoritas responden berusia 22 tahun (47,7%), berjenis kelamin perempuan (90,9%), pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan terkait pertolongan pertama pada kecelakaan (81,1%), pernah melihat kecelakaan lalu lintas secara langsung (85,6%), dan mayoritas tidak pernah menolong korban kecelakaan lalu lintas (55,9%). Mayoritas responden memiliki intensi yang tinggi untuk memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas (53,2%).
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN WELL-BEING MAHASISWA KEPERAWATAN FK UNUD SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Ni Kadek Sri Darmayanti; Made Rini Damayanti S; I Gusti Ngurah Juniartha
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p02

Abstract

Mahasiswa keperawatan merupakan salah satu kelompok mahasiswa yang ditemukan paling rentan mengalami masalah kesehatan mental seperti stres, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Stres yang dialami oleh mahasiswa sangat berdampak buruk pada kesejahteraan atau well-being mahasiswa itu sendiri. Untuk dapat mencapai well-being yang optimal selama masa pendidikannya, mahasiswa keperawatan memerlukan yang namanya resiliensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan well-being pada mahasiswa Keperawatan FK Unud selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 194 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat resiliensi dengan kategori sedang (74,7%) dan well-being dengan kategori sedang (71,6%). Analisis data dengan uji korelasi Spearman Rank dalam penelitian ini menunjukkan hasil p value = 0,000 (<0,05) dan nilai r = 0,616. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara resiliensi dan well-being dengan kekuatan hubungan yang kuat serta arah hubungan yang positif. Hal tersebut berarti semakin tinggi tingkat resiliensi maka tingkat well-being pun akan semakin tinggi. Simpulan penelitian ini yaitu resiliensi dapat mempengaruhi well-being pada populasi penelitian.
GAMBARAN PERAN STRUKTURAL KELUARGA PADA REMAJA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Lintang Puspita Prabarini; Janes Jainurakhma
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p07

Abstract

Perkembangan psikososial remaja di masa pandemi COVID-19 menjadi terganggu. Pembatasan interaksi sosial akibat lock down berdampak pada tugas perkembangan remaja, yang dominan berlangsung hanya di lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peran keluarga secara struktural pada kesejahteraan remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif. Pengambilan sampel dilakukan secara screened sampling. Hasil penelitian menunjukkan 82,2% tingkat pengaruh faktor internal peran keluarga pada penelitian ini bersifat sedang, menggambarkan terkait kondisi keluarga, berupa komposisi keluarga, adanya pengaruh jenis kelamin terhadap keyakinan dan peran perawatan, elemen eksternal tinggi sebesar 54,3% menggambarkan tentang adanya pengaruh keluarga besar, dan kontak sosial keluarga, dengan lingkungan; dan faktor kontekstual keluarga pada penelitian ini bersifat sedang (59,7%) yang menggambarkan terkait etnisitas, pengaruh budaya, kelas sosial, agama dan kepercayaan. Peraturan lock down pada masa pandemi membuat remaja lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibandingkan bersosialisasi dengan teman sebaya. Dukungan dan peran keluarga berperan penting pada kesehatan dan tugas perkembangan keluarga selama menjalani masa pandemi COVID-19.
PENGARUH TERAPI MUSIK PANTING TERHADAP KECEMASAN PASIEN DI RUANG ICCU RSUD ULIN BANJARMASIN Imam Setyawan; Tina Handayani Nasution; Endang Pertiwiwati; Ifa Hafifah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p10

Abstract

Pasien ICCU sering mengalami masalah kejiwaan, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada pasien ICCU mengakibatkan perubahan pola koping terhadap penyakit jantung yang dideritanya. Salah satu upaya untuk mengurangi kecemasan adalah terapi musik panting yang dapat memberikan efek relaksasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik panting terhadap kecemasan pasien di ruang ICCU RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan metode quasi eksperiment dengan design one group pre-posttest. Sampel penelitian adalah 30 pasien ICCU yang dipilih dengan teknik non-probability yaitu consecutive sampling. Pengaruh terapi musik panting dengan kecemasan pasien dianalisis menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test responden mayoritas mengalami kecemasan ringan 18 (60%) orang dan hasil post-test responden mayoritas tidak mengalami kecemasan 15 (50%) orang. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil p-value yaitu 0,000 dengan tingkat kesalahan 5%. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat pengaruh terapi musik panting terhadap kecemasan pasien pada ruang ICCU RSUD Ulin Banjarmasin. Musik panting memiliki irama yang slow sehingga memberikan rasa rileks dan membuat gejala kecemasan pada pasien menjadi berkurang.
EVALUASI KEPUASAN PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UDAYANA Dimas Aji Saputra; Indah Mei Rahajeng; Ni Putu Emy Darma Yanti; Putu Ayu Asri Damayanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p14

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan termasuk bidang pendidikan. Proses pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi berganti metode menjadi dalam jaringan atau disingkat sebagai daring demi mencegah penyebaran COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana evaluasi kepuasan pembelajaran daring selama masa pandemi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana pada bulan Juni 2022 dengan 170 mahasiswa sebagai responden yang dipilih dengan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukan responden berusia 18-22 tahun dengan mayoritas responden merupakan perempuan 149 orang (87,6%), dan jumlah responden angkatan terbanyak adalah angkatan 2021 (tahun ke-2) dengan 49 orang (28,8%). Hasil evaluasi pembelajaran daring selama masa pandemi pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana didapatkan sebagian besar dengan kepuasan dalam kategori tinggi yaitu 109 orang (63,8%). Karakteristik responden yang merespon dengan kepuasan yang tinggi sebagian besar berjenis jenis kelamin perempuan yaitu 89 orang (52,4%) dan pada tahun kedua atau angkatan 2021 yaitu 40 orang (23,5%). Hasil penelitian disimpulkan responden didominasi perempuan, angkatan 2021 (tahun ke-2) dengan rentang usia antara 18 hingga 22 tahun. Berdasarkan gambaran evaluasi kepuasan pembelajaran daring selama masa pandemi pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana sebagian besar masuk kedalam kategori tinggi.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TBC Asep Ahmad Patoni; Aisyiah Aisyiah; Retno Widowati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p05

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menginfeksi tubuh terutama bagian paru-paru, yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kepatuhan minum obat sangat penting dalam upaya penyembuhan dan mengurangi penularan. Prevalensi penyakit tuberkulosis di Indonesia termasuk penyakit yang menjadi penyebab tingginya jumlah kesakitan sampai pada kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TBC. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Sampel dari penelitian ini berjumlah 40 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini terdiri dari kuesioner tentang kepatuhan minum obat berdasarkan MMAS-8, pengetahuan pasien, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan usia. Kuesioner ini telah diuji validitas dan reliabilitas dengan koefisien Cronbach’s Alpha 0,468. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 responden, tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan pasien dengan tingkat kepatuhan minum obat TBC dengan nilai p 0,869 (> 0,05), dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat TBC dengan nilai p 0,119 (> 0,05), dukungan tenaga kesehatan dengan tingkat kepatuhan minum obat TBC dengan nilai p 0,234 (> 0,05) dan usia dengan tingkat kepatuhan minum obat TBC dengan nilai p 0,112 (> 0,05). Sebagian besar memiliki tingkat kepatuhan minum obat sedang, pengetahuan pasien yang baik, dukungan keluarga yang baik, dukungan tenaga kesehatan yang baik, dan usia remaja akhir yang terkena penyakit TBC.
KORELASI KARAKTERISTIK DENGAN PENGETAHUAN PERAWAT MENGENAI AUSTRALIAN TRIAGE SCALE I Kadek Astika; I Wayan Edi Sanjana; Ni Made Ayu Sukma Widyandari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p11

Abstract

Triase menjadi aspek yang sangat esensial pada layanan gawat darurat khususnya intrahospital. Triase dalam teknis pelaksanaannya dilakukan oleh tenaga kesehatan yang pertama kali bertemu pasien di IGD. Tenaga kesehatan yang bertugas dalam memprioritaskan pasien menggunakan triase, yang setidaknya harus memuat interpretasi dari riwayat klinis dan pengkajian fisiologis, memberikan label, serta menempatkan pasien pada area yang sesuai. Triase yang cepat dan tepat merupakan kunci kesuksesan performa dalam memberikan layanan gawat darurat. Adanya penilaian terhadap prioritas pasien yang tidak tepat dengan kondisinya memiliki resiko peningkatan angka kesakitan, berpengaruh terhadap hasil perawatan, atau luaran yang akan ditetapkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui korelasi karakteristik dengan pengetahuan petugas kesehatan mengenai triase ATS di RSUD Wangaya Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian korelatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di IGD RSUD Wangaya Kota Denpasar dalam kurun waktu 1 bulan pada November 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 orang tenaga kesehatan yang terdiri dari 24 perawat dan 7 dokter. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling. Uji Gamma digunakan untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil menunjukkan dari karakteristik tenaga kesehatan, hanya riwayat pelatihan triase yang secara statistik memiliki hubungan dengan pengetahuan triase ATS dengan p-value 0,021. Tidak ditemukan adanya hubungan secara statistik antara usia, jenis kelamin, riwayat pendidikan, riwayat pelatihan BTCLS, pelatihan PPGD, dan riwayat lama pekerjaan dengan pengetahuan triase ATS. Pelatihan triase secara berkala dapat dilakukan dengan metode roleplay maupun video untuk dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai triase ATS.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN Ni Kadek Ita Rosiana; Indah Mei Rahajeng; Made Oka Ari Kamayani
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p15

Abstract

Kualitas pelayanan rumah sakit menjadi tolok ukur dalam menilai keberhasilan suatu program pemerintah. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit akan mempengaruhi kepuasan pasien. Pasien pengguna BPJS kesehatan sering merasa tidak puas dengan pelayanan yang diterima. Pengukuran kepuasan pasien harus dilakukan oleh rumah sakit sebagai bahan evaluasi kualitas pelayanan yang telah diberikan, sehingga nantinya akan berdampak kepada loyalitas pasien dan profitabilitas rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan di BRSU Tabanan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang dipilih dengan teknik quota sampling. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner kualitas pelayanan dan kuesioner HCAHPS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mencapai nilai rata-rata sebesar 109,80 dan nilai rata-rata kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan sebesar 41,13. Hasil analisis hubungan menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan sedang dengan p-value 0,001; arah hubungan positif, dan nilai koefisien determinan sebesar 34,2%. Arah hubungan positif memiliki makna semakin baik kualitas pelayanan semakin tinggi kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan, begitu pula sebaliknya.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP KONTROL TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MANGGIS PROVINSI BALI Ni Kadek Diah Purnamayanti; Ni Kadek Puspitarini; Kadek Yudi Aryawan
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p06

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan dalam jangka panjang. Hal tersebut berdampak pada besarnya pembiayaan kesehatan nasional. Dalam upaya mengantisipasi pembiayaan terkait komplikasi, diperlukan evaluasi kepatuhan pengobtan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Adapun penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan pengobatan dengan kontrol tekanan darah sebagai luaran jangka pendek penatalaksanaan hipertensi di tingkat layanan primer. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Manggis dengan total sampel 32 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner demografi, lembar observasi pemeriksaan tekanan darah, dan kuesioner MMAS-8 dalam Bahasa Indonesia. Hasil uji statistik menggunakan Chi Square p = 0,016 (p<0,05) maka terdapat hubungan kepatuhan minum obat dan kontrol tekanan darah pasien hipertensi. Hal ini merupakan implikasi dari efek terapeutik obat ACE inhibitor dan calcium channel blocker membuat vasodilatasi dan relaksasi pembuluh darah. Karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Manggis sebagian besar adalah populasi lansia, perempuan, sebagian besar tidak merokok, dan tidak memiliki komorbid diabetes. Meski demikian puskesmas dapat melakukan perhitungan skrining lanjutan terkait prognosis. Simpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan kepatuhan pengobatan dan kontrol tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Manggis.
GAMBARAN PERSEPSI PENGGUNAAN PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA PADA PETUGAS BALAWISTA Nurdiyanti Nurdiyanti; Indah Mei Rahajeng; Putu Ayu Asri Damayanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p12

Abstract

Balawista memiliki tugas sebagai pengawas para wisatawan yang melakukan kegiatan wisata bahari. Keberadaan Balawista sangat penting untuk memberikan pertolongan pada wisatawan yang mengalami kecelakaan ketika berkegiatan di pantai. Kompetensi penyelamatan yang dirasakan mumpuni membuat petugas Balawista berasumsi bahwa tidak perlu menggunakan perlengkapan keselamatan kerja, namun penggunaan perlengkapan merupakan upaya perlindungan diri penyelamatan untuk mencegah kecelakaan pada Balawista. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi penggunaan perlengkapan keselamatan kerja pada petugas Balawista. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengumpulan data secara daring menggunakan kuesioner persepsi penggunaan keselamatan kerja dengan uji validitas dan reliabilitasnya menggunakan uji terpakai pada responden yang sama dengan responden penelitian. Sebanyak 122 petugas Balawista dilibatkan pada penelitian ini yang dipilih dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai persepsi penggunaan perlengkapan keselamatan pada petugas Balawista adalah 50,89. Berdasarkan pengkategorian, mayoritas petugas Balawista memiliki persepsi penggunaan keselamatan pada kategori baik (69,7%) dan sebagian kecil berada pada kategori cukup (30,3%). Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar petugas Balawista memiliki persepsi yang baik tentang penggunaan perlengkapan keselamatan kerja.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue