cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
PERILAKU SELF MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKISUNG Renjani, Alda; Diani, Noor; Agianto, Agianto
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p12

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal, penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin kerja insulin atau keduanya. Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang bahkan dapat menyebabkan kematian. Mengurangi risiko komplikasi dapat dilakukan melalui self-management. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku self management pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Takisung. Metode menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 84 orang penderita diabetes mellitus, menggunakan instrumen kuesioner Summary of Diabetes Self Care Activities (SDSCA). Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian mayoritas penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Takisung berusia 46-55 tahun, dengan mayoritas jenis kelamin laki-laki, tingkat pendidikan SLTA/sederajat, serta mayoritas responden tidak bekerja. Hasil gambaran perilaku self management pada penderita diabetes mellitus dari 84 orang responden, 39 responden (46,4%) self management kurang, dan 45 responden (53,6%) self management baik, dengan lima komponen yang terdiri dari pola makan, latihan fisik, perawatan kaki, minum obat, dan pemantauan gula darah juga menunjukkan hasil yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa self management penderita diabetes mellitus pada tingkatan yang baik, karena tindakan penderita diabetes untuk mengelola dan mengendalikan diabetes mellitus dilakukan dengan baik yaitu pada aspek diet, olahraga, perawatan kaki, minum obat, dan pemantauan gula darah.
PELATIHAN SELF HYPNOSIS EMPOWERMENT MENINGKATKAN EFIKASI DIRI PASIEN DIABETES MELLITUS Manangkot, Meril Valentine; Suindrayasa, I Made
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p15

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu gangguan metabolik dengan karakteristik peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Penatalaksanaan pengobatan DM berlangsung seumur hidup, sehingga memerlukan efikasi diri yang optimal. Efikasi diri dapat diwujudkan dengan membangun kepercayaan diri individu, salah satu caranya dengan melakukan self-hypnosis empowerment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan self-hypnosis empowerment terhadap efikasi diri pasien DM. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Responden penelitian terdiri dari 30 orang kelompok eksperimen dan 30 orang kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan pelatihan self-hypnosis empowerment, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan terapi umum. Pengumpulan data menggunakan kuesioner efikasi diri Diabetes Management Sel-Efficacy Scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor efikasi diri pre dan post intra kelompok eksperimen (p-value = 0,000), terdapat perbedaan skor efikasi diri pre dan post intra kelompok kontrol (p-value = 0,000), serta terdapat perbedaan selisih skor efikasi diri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p-value = 0,000). Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi bagi pasien DM untuk meningkatkan efikasi diri dan motivasi, demi terwujudnya perilaku manajemen kesehatan yang optimal.
PENGARUH WORKPLACE STRETCHING EXERCISE TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS UDAYANA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Hariani, Ni Wayan Deva Diah; Prapti, Ni Ketut Guru; Antari, Gusti Ayu Ary
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p06

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan serangkaian sakit atau rasa tidak nyaman yang sering dikeluhkan oleh mahasiswa keperawatan selama pembelajaran daring. Salah satu intervensi yang dapat mengurangi keluhan muskuloskeletal adalah Workplace Stretching Exercise (WSE). WSE merupakan serangkaian peregangan aktif yang dapat dilakukan di tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh WSE terhadap MSDs. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pre-test post-test only. Sampel pada penelitian ini berjumlah 28 mahasiswa yang tergabung dalam satu kelompok dengan menggunakan teknik purposive sampling. Keluhan muskuloskeletal diukur menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Jenis keluhan sebelum diberikan intervensi yang paling sering dialami oleh mahasiswa adalah di bahu kanan 78,6%. Setelah diberikan intervensi keluhan paling sering adalah leher atas 53,6%. Skor rata-rata MSDs sebelum dan setelah diberikan intervensi mengalami penurunan dari 51,00 menjadi 39,25. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon test pada tingkat kemaknaan 95% didapatkan hasil p-value 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh WSE terhadap MSDs pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana.
HUBUNGAN STATUS PSIKOLOGIS DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI BANJAR KAJENG KOTA DENPASAR Mariska, Luh Putu Melda; Nurhesti, Putu Oka Yuli; Jagat Raya, Nyoman Agus; Sani Utami, Putu Ayu
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p03

Abstract

Proses penuaan yang dialami lansia menyebabkan lansia rentan mengalami perubahan status psikologis yang dapat berpengaruh terhadap tekanan darah lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan status psikologis dengan tekanan darah pada lansia di Banjar Kajeng Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional yang dilakukan selama satu minggu pada bulan Maret 2023. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling (n=45). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner The Depression Anxiety Stress Scales 21 (DASS-21) dan sfigmomanometer digital. Hasil penelitian yang didapatkan melalui uji spearman rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status psikologis dengan tekanan darah lansia di Banjar Kajeng Kota Denpasar dengan p=0,004, r=0,419 untuk hubungan status psikologis dengan tekanan darah sistolik dan nilai p=0,044, r=0,302 untuk hubungan status psikologis dengan tekanan darah diastolik. Kontribusi status psikologis terhadap peningkatan tekanan darah sistolik yaitu 17,56%, sedangkan kontribusi status psikologis terhadap peningkatan tekanan darah diastolik yaitu 9,12%. Status psikologis berhubungan dengan tekanan darah yang berarti jika nilai status psikologis tinggi, maka tekanan darah juga akan tinggi. Pelaksanaan kegiatan khusus bagi lansia, seperti posyandu, senam lansia, dan penyuluhan kesehatan dapat dilakukan untuk membantu menjaga kestabilan status psikologis dan tekanan darah lansia.
PENGARUH PEMBERIAN AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN EFEK SAMPING MUAL DAN MUNTAH PADA PASIEN TB PARU DENGAN PENGOBATAN OAT Pratiwi, Chaterina Janes; Hariyono, Rudi; Wahyuni, Lutfi; Pujiwati, Ely
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p06

Abstract

Pasien dengan infeksi TB Paru yang menjalani terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) umumnya mengalami efek samping mual muntah sehingga dapat meningkatkan tingginya angka drop out pada awal pengobatan. Pemberian akupresur pada titik P6 dan ST36 dipercaya mengurangi kejadian mual dan muntah akibat pemberian OAT. Desain penelitian eksperimental dengan pre-post test design. Teknik sampling yang dipakai dalam penelittian ini adalah purposive sampling. Terdapat 65 responden terlibat dalam penelitian ini. Responden merupakan pasien TB di Poliklinik TB Paru RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Pemberian terapi akupresur dilakukan oleh tenaga profesional bersertifikasi. Pengukuran mual muntah menggunakan Rhodes Index Nausea Vomiting and Retching (RINVR). Tingkat mual muntah sebelum diberikan terapi akupresur yaitu 31% responden mual berat, 42% responden mual sedang, dan 26% responden mual ringan. Sedangkan, tingkat mual muntah setelah terapi akupresur, yaitu 12% responden mual sedang, 80% responden mual ringan, dan 8% responden tidak mual. Hasil uji Wilcoxon Rank Test dengan nilai p = 0,000 yang berarti secara statistic dengan derajat kepercayaan 95% diyakini ada pengaruh pemberian akupresur terhadap penurunan efek samping mual muntah pada pasien TB Paru dengan pengobatan OAT. Semakin sering diberikan intervensi akupresur, maka keluhan mual muntah semakin berkurang.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN AKURASI LABEL TRIASE INTRARUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Sanjana, I Wayan Edi; Widyandari, Ni Made Ayu Sukma; Megayanti, Sri Dewi; Agustini, Ni Luh Putu Inca Buntari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p01

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi pintu gerbang utama pelayanan pasien di rumah sakit. Petugas kesehatan yang bertemu pertama kali dengan pasien memiliki tugas untuk melakukan kategorisasi pada kondisi kegawatdaruratan pasien yang dikenal dengan istilah triase. Triase memiliki mekanisme yang berbeda sesuai dengan kondisi yang ditemukan. Apabila label triase yang diberikan pada pasien tidak tepat akan mengakibatkan tidak optimalnya layanan di IGD. Petugas kesehatan yang melakukan triase harus memiliki pengetahuan dalam menentukan ketepatan label pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mereview faktor yang berhubungan dengan ketepatan label triase di Indonesia. Penelitian ini merupakan telaah literatur pada beberapa database diantaranya Science Direct, Proquest, dan Google Scholar. Artikel dicari dengan beberapa kata kunci dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang dikombinasikan dengan Boolean. Artikel dipilih sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil menunjukkan total terdapat 1012 dari ketiga database yang selanjutnya dipilih 11 artikel untuk dilakukan analisis. Faktor yang berhubungan dengan ketepatan label triase digolongkan menjadi dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi karakteristik (usia, pengalaman kerja, pengalaman pelatihan kegawatdaruratan, lama bekerja), pengetahuan, sikap, keterampilan, dan motivasi petugas kesehatan. Faktor eksternal meliputi kondisi overcrowded IGD, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, alur pasien masuk IGD. Pengetahuan menjadi faktor yang paling sering ditemukan berhubungan dengan ketepatan label triase pasien. Adanya pelatihan secara berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ketepatan label triase.
GAMBARAN PERILAKU PERAWATAN KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI DESA PEKUTATAN Triani, Ni Komang Sania; Widyanthari, Desak Made; Damayanti, Made Rini
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i02.p11

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat kondisi hiperglikemia, dimana hiperglikemia kronis dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya yakni ulkus kaki diabetes. Upaya pencegahan terkait pengelolaan kaki diabetik dapat dilakukan dengan perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus di Desa Pekutatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Responden pada penelitian ini berjumlah 20 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner Diabetes Foot Care Knowledge Scale (DFKS), kuesioner sikap terkait perawatan kaki dan kuesioner questions determining the knowledge and practices about foot care. Mayoritas usia responden berkisar antara usia 56-65 tahun (55%), jenis kelamin laki-laki dan perempuan masing-masing memiliki jumlah yang sama (50%), responden memiliki tingkat pendidikan tamat SMA/MA (85%), dan sebagian besar memiliki pekerjaan (70%). Mayoritas responden mengalami DM ? 5 tahun (60%). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan sebanyak 12 responden (60%) memiliki tingkat pengetahuan cukup, sedangkan pada kategori sikap dan praktik responden dalam kategori baik (100%). Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan kepada tenaga kesehatan setempat untuk lebih meningkatkan pemberian edukasi terkait perawatan kaki pada pasien DM dan memotivasi pasien melakukan perawatan kaki agar tidak terjadi komplikasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGPANDAN TAHUN 2023 Sari, Silvi Kurnia
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p13

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) merupakan sumber makanan terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan. Produksi ASI yang sedikit pada hari-hari pertama post partum merupakan beberapa kendala dalam pemberian ASI eksklusif. Solusi untuk melancarkan produksi ASI tersebut diantaranya adalah dengan melakukan penerapan pijat oksitosin terhadap ibu post partum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pijat oksitosin berpengaruh dalam kelancaran pengeluaran ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungpandan tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional untuk mengetahui sebab akibat hubungan antara variabel independen dan dependen. Variabel independen yaitu pengetahuan ibu, kenyamanan ibu, dan dukungan suami, sedangkan variabel dependen yaitu pengeluaran ASI. Jumlah sampel sebanyak 94 orang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil uji statistik pada hubungan pengetahuan ibu terhadap pijat oksitosin dengan pengeluaran ASI (p = 0,000), hubungan kenyamanan ibu terhadap pijat oksitosin dengan pengeluaran ASI (p = 0,000), dan hubungan dukungan suami terhadap pijat oksitosin dengan pengeluaran ASI (p = 0,000).
PERBANDINGAN SENAM TERA DAN SENAM PROLANIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Elvianda, Vriska; Mulfianda, Riyan; Desreza, Nanda
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p10

Abstract

Setiap tahun, jumlah penderita hipertensi di Indonesia terus meningkat. Kurangnya aktivitas fisik, seperti olahraga, merupakan salah satu penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek dari dua jenis senam, yakni senam tera dan senam prolanis, terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Dalam penelitian quasi eksperimen ini, digunakan desain two-group pretest posttest dengan double pretest. Sampelnya terdiri dari 60 pasien hipertensi yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan melakukan senam tera dan senam prolanis, masing-masing dilakukan 6 kali selama 3 minggu. Hasil analisis data menggunakan uji T-test sample paired menunjukkan bahwa kedua senam efektif dalam menurunkan tekanan darah, dengan nilai p pada senam tera dan senam prolanis masing-masing adalah 0,000. Analisis statistik juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua jenis senam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi, dengan nilai p masing-masing adalah 0,025 dan 0,032. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dalam efek penurunan tekanan darah antara senam tera dan senam prolanis.
GAMBARAN PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA ASMA PADA PENDERITA ASMA DI DESA JUBEL KECAMATAN SUGIO KABUPATEN LAMONGAN Attoriq, Habib Minhaj; Maghfiroh, Isni Lailatul; Maghfuroh, Lilis
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p11

Abstract

Pengetahuan sangat berpengaruh terhadap pemberian pertolongan pertama pada penderita asma. Pengetahuan yang kurang tentang asma dapat mengakibatkan tindakan pertolongan pertama asma yang kurang tepat di masyarakat Desa Jubel. Pertolongan pertama asma yang dilakukan dengan tepat dapat mencegah terjadinya eksaserbasi dan kematian pada penderita asma sebelum mendapatkan bantuan dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan penderita asma tentang pertolongan pertama asma. Desain penelitian menggunakan deskriptif pada 46 pasien yang diambil dengan consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan di Desa Jubel Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan pada Maret 2023. Pengambilan data dengan kuesioner pengetahuan pertolongan pertama asma yang berisikan pengetahuan tentang penyakit asma, pengetahuan tentang tanda kedaruratan asma, dan pengetahuan tentang pertolongan pertama asma. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan penderita di Desa Jubel Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan tentang pertolongan pertama asma sebagian besar dalam kategori cukup (37%), hampir setengah dalam kategori baik (34,8%) dan hampir sebagian kecil dalam kategori kurang (28,3%). Pengetahuan dari setiap masing-masing indikator didapatkan pengetahuan penyakit asma dengan nilai rata-rata 70,38 kategori cukup, pengetahuan tanda kedaruratan asma dengan nilai rata-rata 72,83 kategori cukup, pengetahuan pertolongan pertama asma dengan nilai rata-rata 64,40 kategori cukup.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue