cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 611 Documents
PENINGKATAN KOMPETENSI PERAWAT DALAM PENERAPAN PROSEDUR PHOTOTHERAPY INTERVENTION MELALUI METODE PEMBELAJARAN DRILL Urai Ririn Indah Febrianti; Suhariyanto Suhariyanto; Azhari Baedlawi; Raju Kapadia
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p08

Abstract

Peran perawat diperlukan untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan selama phototherapy intervention dilaksanakan, yaitu dengan memastikan ketepatan menjalankan prosedur pelaksanaan phototherapy intervention yang berisi urutan proses melakukan tindakan keperawatan dari awal sampai akhir. Tenaga kesehatan dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan agar mampu memberikan asuhan keperawatan yang tepat pada saat phototherapy intervention dilaksanakan. Metode drill digunakan untuk mencegah kejadian tidak diharapkan (KTD) seperti hipertermi, hipotermi, dan luka bakar pada saat phototherapy intervention dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap pengetahuan dan keterampilan perawat dalam pelaksanaan prosedur phototherapy intervention. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan pre-post test without control group, melalui pemberian pelaksanaan metode pembelajaran drill selama 2 minggu pada 17 perawat RSUD dr. Rubini. Instrumen penelitian karakteristik responden, pengetahuan, dan observasi keterampilan perawat. Analisa data menggunakan uji Paired T-Test yang digunakan pada pengetahuan dan uji Wilcoxon untuk keterampilan. Nilai pre test keterampilan perawat sebesar 15,65 dan nilai post test 25,47 sehingga didapatkan peningkatan keterampilan sebesar 9,82 dengan nilai p sebesar 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh metode drill terhadap pengetahuan dengan nilai pre test 64,7012 dan nilai post test 88,4288 sehingga terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 23,7276 dengan nilai p = 0,000. Pembelajaran metode drill dengan modul pembelajaran phototheraphy intervention memberikan dampak peningkatan kompetensi pengetahuan dan keterampilan berkelanjutan. Hasil penelitian ini berhasil membuktikan bahwa terdapat pengaruh metode drill terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam pelaksanaan prosedur phototherapy intervention.
SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE DI INDONESIA Ni Kadek Diah Purnamayanti; Galih Gayatri
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p04

Abstract

Pemenuhan kebutuhan dasar pasien berkaitan dengan aspek spiritual sering kali tidak menjadi perhatian. Pandemi Covid-19 merupakan momentum kebangkitan dimensi spiritual dalam mengatasi masalah perubahan yang tidak terduga. Perawat dalam berperan sebagai pemberi layanan perlu memiliki pemahaman yang cukup untuk mampu merespon kebutuhan spiritual pasien. Pemenuhan kebutuhan spiritual di Indonesia cukup rumit karena sering berkaitan dengan agama, adat, dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran aplikasi klinis SEFT di Indonesia. Penelitian ini merupakan literature review menggunakan kata kunci SEFT atau “Spiritual Emotional Freedom Technique”. Penelusuran dilakukan di databased terpercaya di Indonesia yaitu Indonesia Onesearch. Kriteria inklusi adalah penelitian klinis yang dilakukan tahun 2017-2022. Kriteria eksklusi yaitu penelitian telaah pustaka dan pendapat ahli. Hasil penelitian terdapat 9 penelitian kuasi eksperimen SEFT di Indonesia. Hasil pemetaan, penelitian tersebut dilakukan di Sumatra Barat (12,5%), Jawa Barat (12,5%), Jakarta (25%), Jawa Tengah (12,5%), Yogyakarta (12,5%), Jawa Timur (25%). Outcome penelitian berupa isu psikososial, antara lain kecemasan (37,5%), perilaku agresif (12,5%), kebiasaan merokok (12,5%), stres dan motivasi kerja (12,5%). Kesimpulan penelitian ini adalah SEFT dapat direkomendasikan sebagai terapi komplementer alternatif di Indonesia.
PENGEMBANGAN MOBILE APLIKASI OBAT ORAL ANTI KANKER DALAM PENERAPAN PATIENT CENTER CARE: A LITERATUR REVIEW Ni Luh Lasiyani; La Ode Abdul Rahman
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p09

Abstract

Obat anti kanker banyak dikembangkan dalam bentuk sediaan oral. Dilaporkan jenis sediaan obat oral anti kanker yang sering digunakan untuk kasus kanker terbanyak di dunia adalah golongan hormonal, target mutasi genetik, maupun jenis sitotoksik. Banyak keuntungan sediaan obat oral anti kanker ini untuk pasien, tenaga kesehatan, maupun penyedia obat. Namun masih ada tantangan dan hambatan seperti kurangnya pemahaman pasien tentang obat, rendahnya kepatuhan menjalani terapi kanker oral, dan terbatasnya jumlah tenaga kesehatan dibandingkan dengan kecepatan peningkatan kasus kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan mobile aplikasi Oral Agent for Cancer (OAC) pada keperawatan yang berfokus ke pasien. Penelitian ini menggunakan metode literatur review. Pencarian artikel melalui penelusuran empat database, yaitu ClinicalKey Nursing, ScienceDirect, EBSCOhost, dan Scopus, menggunakan kata kunci aplikasi seluler, Oral Agent for Cancer, Patient Center Care, dan Teknologi. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa penggunaan mobile aplikasi OAC meningkatkan motivasi pasien, aktif berpartisipasi dalam terapi, efisien biaya, efektif waktu, dan kemandirian pasien dalam tatalaksana efek samping. Dari sisi perawat, walaupun jumlah tenaga terbatas, namun menunjukkan mutu asuhan keperawatan berkualitas optimal. Penggunaan mobile aplikasi OAC efektif diterapkan dalam asuhan keperawatan yang berpusat pada pasien.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. A DAN NY. SJ DENGAN PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH Alfiatun Wahidah; Siska Mayang Sari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p06

Abstract

Lanjut usia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas yang diidentikkan dengan masa ketidakberdayaan dan penurunan. Hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita masyarakat, khususnya pada lanjut usia karena penyakit ini tidak dapat disembuhkan maka diperlukan penanganan yang serius. Selain terapi farmakologis juga perlu dilakukan terapi nonfarmakologis dalam hal ini memodifikasi gaya hidup, mengurangi asupan natrium, menurunkan stres, dan menghindari rokok. Terapi nonfarmakologis juga terdiri dari terapi komplementer seperti akupunktur, teknik relaksasi (latihan nafas dalam). Metode dalam karya ilmiah ini yakni analisis asuhan keperawatan di PSTW Khusnul Khotimah. Subjek terdiri dari 2 partisipan dengan masalah hipertensi dan intervensi yang diberikan yakni terapi relaksasi nafas dalam. Hasil implementasi terapi relaksasi nafas dalam yang dilakukan satu kali sehari selama 3 hari terbukti bahwa terjadi penurunan tekanan darah, dengan nilai rata-rata penurunan tekanan darah pada Nenek A usia 67 tahun yaitu tekanan darah sistol 8 mmHg dan diastol 8 mmHg, dan pada Nenek SJ usia 80 tahun yaitu tekanan darah sistol 8 mmHg dan diastol 5 mmHg. Penulis merekomendasikan perawat sebagai penanggung jawab wisma meneruskan implementasi terapi relaksasi nafas dalam satu kali dalam sehari dengan durasi 15 menit.
HUBUNGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nurul Amirah; Jumaini Jumaini; Ganis Indriati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p10

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan semua orang terisolasi termasuk remaja. Semua aktivitas dilakukan secara online. Hal ini menyebabkan peningkatan penggunaan internet untuk mengakses media sosial sebagai sarana berkomunikasi. Usia remaja merupakan usia peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang dikhawatirkan belum mampu mengontrol penggunaan media sosial secara positif sehingga berdampak pada remaja berupa kecanduan. Desain cross sectional dilakukan pada 89 responden anak usia remaja di SMPN 5 Pekanbaru menggunakan teknik proposional random sampling. Social Media Addiction Scale (SMAS) digunakan untuk mengukur tingkat kecanduan media sosial, sementara Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) digunakan untuk mengukur kesehatan mental. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dan uji Fisher. Hasil statistik didapatkan hasil tidak ada kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental dengan gejala perilaku prososial (p value 0,281), masalah perilaku (p value 0,346), hubungan dengan teman sebaya (p value 0,072) yang berarti p value > ? (0,05), tetapi pada kecanduan media sosial dan kesehatan mental gejala emosional menunjukkan p value 0,001 dan gejala hiperaktivitas (p value 0,036) yang berarti p value < ? (0,05), ada hubungan antara kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental dengan gejala emosional. Penggunaan media sosial yang tinggi dapat menyebabkan remaja mengalami perubahan kesehatan mental berupa perilaku prososial, emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, dan masalah dengan teman sebaya.
LITERATUR REVIEW: INTERVENSI TERAPI UNTUK ANAK SEBAGAI TRAUMA HEALING Nada Cindya; Ayu Anita
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p01

Abstract

Bencana berpengaruh besar terhadap kelompok rentan terutama usia anak dimana dalam situasi ini, baik dalam komunitas maupun lingkup klinik anak mendapatkan tekanan kecemasan yang mengkhawatirkan. Oleh sebab itu, diperlukan intervensi terapi yang tepat dalam menangani permasalahan tersebut melalui strategi terapi bermain yang dapat membantu menurunkan kecemasan anak. Studi ini bertujuan menelaah literatur terkait bermain sebagai terapi yang dapat dilakukan tenaga kesehatan dalam menangani kecemasan pada anak. Proses pencarian artikel untuk penyusunan literature review ini menggunakan strategi pencarian PICO mengenai jenis terapi bermain yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan anak di setting klinis dimana pencarian dilakukan dengan menggunakan empat database, antara lain Ebsco, Sage, Sciencedirect, dan ProQuest. Dari 541 artikel dari empat database pencarian, akhirnya terpilih 2 artikel untuk digunakan dalam studi literatur ini. Dimana terapi yang dilibatkan berupa bermain puzzle dan terapi menghadirkan hewan peliharaan. Melalui strategi terapi bermain menggunakan berbagai media seperti puzzle dan menghadirkan kunjungan hewan peliharaan menjadi solusi bagi anak untuk membantu menurunkan kecemasannya.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERNIKAHAN DINI DI SMK NEGERI 5 DENPASAR A'isyah Agustina Amalia; I Gusti Ayu Pramitaresthi; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p05

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena yang menjadi permasalahan serius di era globalisasi saat ini baik di Indonesia maupun di mancanegara. Berdasarkan data PUSKAPA tahun 2020 sebanyak 1.220.900 perempuan di Indonesia menikah di bawah usia 18 tahun. Hal tersebut menyebabkan Indonesia menempati posisi 10 besar kasus pernikahan dini tertinggi di dunia. Salah satu penyebabnya ialah minimnya pengetahuan remaja akibat pemberian pengetahuan terkait seks dan pernikahan dini masih dianggap tabu oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini di SMK Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian diambil di SMK Negeri 5 Denpasar siswa kelas X jurusan UPW dengan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 83 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan remaja tentang pernikahan dini, yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Analisis data univariat digunakan dalam penelitian. Data ditampilkan dalam bentuk tendensi sentral dan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas siswa berusia 16 tahun dan berjenis kelamin perempuan (57,8%). Kemudian didapatkan hasil yaitu siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini dengan kategori baik (50,6%), kategori cukup (38,6%), dan kategori buruk (10,8%). Namun terdapat item yang belum diketahui oleh responden ditandai dengan dominasi jawaban salah pada beberapa item pertanyaan sehingga pemberian informasi terkait dengan pengetahuan tentang pernikahan dini tetap penting untuk dilakukan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI Aulya Lintang Octa Astika; Puji Lestari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p02

Abstract

Penurunan berbagai fungsi organ pada lansia menyebabkan penurunan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari hari. Hal ini membutuhkan dukungan dari keluarga. Fenomena yang ditemukan, terdapat lansia dengan dukungan keluarga sudah baik, namun pemenuhan aktivitas sehari-hari masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari. Desain penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden sebanyak 51 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Perceived Social Support-Family dan Lawton Instrumental Activity Everyday Living. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga sebagian besar kategori cukup (60,8%) dan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari sebagian besar mandiri (56,9%). Ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari dengan p-value sebesar 0,046 (< 0,05).
GAMBARAN PERAN ORANG TUA DALAM MENGEDUKASI PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA ANAK USIA SEKOLAH Yola Afrida; Yecy Anggreny; Ennimay Ennimay
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p07

Abstract

Corona virus is an acute respiratory infectious disease caused by the Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Children are very susceptible to various diseases caused by viruses, bacteria, and microorganisms. This makes parents worry about children at school age. The best way to prevent this disease is to break the chain of transmission of Covid-19 through the role of parents. Breaking the chain of transmission can be implemented by implementing the 5M health protocol in a disciplined manner. This study aims to describe the role of parents in educating health protocols during the Covid-19 pandemic for school-age children. This research is a quantitative research with a descriptive research design. The sample of this research was 207 respondents using proportional random sampling method. Data collection was carried out using a questionnaire in the form of a google form. The analysis used is univariate analysis. The results of the study include the age characteristics of the respondents with the majority being 36-45 years (50,7%) with a minimum age of 20 years and a maximum of 65 years, the majority of respondents working as housewives totaling 79 people (38,2%), the majority of respondents last education SMA totaled 84 respondents (80,6%), washed hands 119 (57,5%), wore masks 116 (56,0%), kept distance 110 (53,1%), stayed away from crowds 121 (58,5%), limited the mobility of 119 (57,5%). The parents are expected to encourage and facilitate students in implementing the 5M health protocol consistently and that schools prepare arrangements for implementing face-to-face learning during a pandemic and provide supporting facilities for implementing 5M in schools.
EVALUASI PEMBELAJARAN MAHASISWA KEPERAWATAN: SEBUAH TINJAUAN Sarah K. Wulandari; I Kadek Nuryanto
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p11

Abstract

Pencapaian luaran pembelajaran pada perguruan tinggi memiliki tolak ukur yang harus relevan dengan dunia industri. Keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam proses belajar dan keinginan untuk mencapai kompetensi sesuai learning outcome perlu difasilitasi dengan perencanaan dan evaluasi yang berkesinambungan. Tujuan dari penelitian saat ini adalah untuk mengevaluasi kepuasan pembelajaran praktik klinik pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian jenis descriptive analysis dengan design cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Educational Practices Questionnaire-C (EPQ-C) digunakan untuk variabel evaluasi pembelajaran self-evaluation dengan 22 item pernyataan dengan modifikasi. Sampel penelitian ini adalah 78 mahasiswa keperawatan dengan teknik non-probability yaitu total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuesioner yang digunakan reliabel dengan nilai Cronbach`s Alpha 0,77. Hasil pada responden berada pada kategori puas sebanyak 51,2% (40 orang). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar mahasiswa menyatakan puas terhadap proses pembelajaran klinik yang berlangsung dalam masa pendidikan. Namun beberapa item penilaian perlu mendapatkan perhatian untuk dapat dijadikan indikator dalam meningkatkan proses pembelajaran pada mahasiswa, khususnya keperawatan sehingga kepuasan belajar menjadi lebih baik dan pencapaian kompetensi lebih optimal.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue