cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Implementasi Scaffolding dalam Pembelajaran BIPA di Kelas Pemula Gamal Kusuma Zamahsari; A. H. Roffi’uddin; Widodo HS
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 1: JANUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i1.11860

Abstract

Abstract: This article aims to describe the forms and functions of scaffolding in BIPA learning interactions at the beginner class. The method used is qualitative. The results of this study indicate that teachers in the learning interaction use some variation forms and functions of scaffolding. The visible forms are modeling, bridging, schema building, metacognition development, contextualisation, ilustration, exhibition, and correction. The visible functions are demonstration, recruitment, giving information, direction, explanatory, and direction maintenance. BIPA instructors use these forms and functions to help understand learning material to learners.Abstrak: Artikel ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi scaffolding dalam pembelajaran BIPA di kelas pemula. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik rekam catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajar BIPA menggunakan beberapa bentuk dan fungsi scaffolding yang bervariasi. Bentuk yang muncul, yaitu pemodelan, penghubung, pembangunan skemata, pengembangan metakognisi, kontekstualisasi, ilustrasi, peragaan, dan koreksi, sedangkan fungsi yang muncul yaitu mendemonstrasikan, memfokuskan, memberikan informasi, membimbing, menjelaskan, dan mengarahkan. Pengajar BIPA menggunakan bentuk dan fungsi tersebut untuk membantu memahamkan materi pembelajaran kepada pemelajar.
Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi pada Materi Litosfer Kelas X SMA Rasti Fajar Peni Riantika; Mukminan Mukminan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 12: DESEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i12.13105

Abstract

Abstract: This study aims to determine: The Effectiveness of the Blended Learning Learning Model to improve geography learning outcomes in lithosphere class X SMA material. This research is an experimental research. The research design used was the Pretest-posttest Control Group Design. The results showed that the Blended Learning Learning Model approach was more effective than conventional methods. This is evidenced by testing the hypothesis obtained p value of 0,000, which means the results of significance at α <0.05. Geography learning results using the Blended Learning Learning Model are higher than using the lecture method. The average pre-test and post-test values of the experimental class increased by 12.70, while the mean increase in the control class pre-test and post-test values was 1.50. The increase in the mean of the higher experimental class proves that the results of geography learning on lithospheric material using the Blended Learning Learning Model are better than the lecture method.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Blended Learning untuk meningkatkan hasil belajar Geografi pada materi litosfer kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan responden 17 siswa kelas X IPS1 sebagai kelas kontrol dan X IPS2 sebagai kelas eksperimen. Desain Penelitian yang digunakan adalah Pretest-posttest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Blended Learning lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional. Hal ini dibuktikan dengan pengujian hipotesis diperoleh nilai p sebesar 0,000 yang berarti hasil signifikansi pada α < 0,05. Hasil belajar geografi menggunakan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi dibanding menggunakan model konvensional. Rerata nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 12,70, sedangkan rerata kenaikan nilai pretest dan posttest kelas kontrol sebesar 1,50. Kenaikan rerata kelas eksperimen yang lebih tinggi membuktikan bahwa hasil belajar Geografi menggunakan model pembelajaran Blended Learning lebih baik peningkatannya dibanding menggunakan model konvensional.
Penggunaan Media Peta Berbasis Web untuk Pembelajaran Geografi SMA Diah Wijayanti; I Komang Astina; Syamsul Bachri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12421

Abstract

Abstract: This study aims to produce web-based map learning media and determine the level of media effectiveness in geography subjects in class XI IPS. This research is a research and development that tends to produce products. The resulting product is a web-based map learning media. The instrument used was a questionnaire. This research was conducted with the ADDIE development model. The validation test results are 75%, meaning the media is valid and can be tested. The results of student trials reached a score of 80% and the results of teacher trials reached a score of 83.3%. The trial results indicate an effective level, meaning the media is suitable to be used.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran peta berbasis web dan mengetahui tingkat keefektifan media pada mata pelajaran Geografi kelas XI IPS. Penelitian ini merupakan research and development yang berkecendurungan menghasilkan produk. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran peta berbasis web. Instrumen yang digunakan adalah angket. Penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan ADDIE. Hasil uji validasi sebesar 75%, berarti media valid dan dapat dilakukan uji coba. Hasil uji coba siswa mencapai skor 80% dan hasil uji coba guru mencapai skor 83,3%. Hasil uji coba menunjukkan tingkat efektif, berarti media layak dipergunakan.
Menulis Teks Prosedur dengan Strategi RAFT Malinda Fatmawati; Heri Suwignyo; Nita Widiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 12: DESEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i12.13088

Abstract

Abstract: This research and development has two objectives, namely to produce teaching materials and test the effectiveness of teaching materials. The development model used is 4-D. The stages of 4-D development consist of (1) define (determination), (2) design (design), (3) development (development), (4) disseminate (dissemination). The results of validation tests conducted by instructional materials experts, learning experts, and practitioners stated that the teaching materials for writing procedure texts using the RAFT strategy are feasible to implement. The effective test results state that the data obtained from field tests are normally distributed, namely> 0.05. The significance obtained is <0.05. This means that teaching materials are effectively used in learning.            Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini memiliki dua tujuan, yaitu menghasilkan bahan ajar dan menguji keefektifan bahan ajar. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D. Tahapan pengembangan 4-D terdiri atas (1) define (penetapan), (2) design (perancangan), (3) development (pengembangan), (4) disseminate (penyebarluasan).  Hasil uji validasi yang dilakukan oleh ahli bahan ajar, ahli pembelajarn, dan praktisi menyatakan bahwa bahan ajar menulis teks prosedur dengan strategi RAFT layak diimplementasikan. Hasil uji efektif menyatakan bahwa data yang diperoleh dari uji lapangan berdistribusi normal yaitu > 0,05. Signifikansi yang diperoleh <0,05. Hal tersebut berarti bahan ajar efektif digunakan dalam pembelajaran.
Menulis Cerpen Bermuatan nilai Karakter dengan Media Film Keluarga Yusni Anisa; Wahyudi Siswanto; Yuni Pratiwi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 3: MARET 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i3.13304

Abstract

Abstract: This development research aims to produce a product in the form of teaching materials for writing short stories containing character values through family film media for class XI students and producing supplementary guidelines for using short story writing teaching materials for teachers and students. This development research model uses the 4D development model which consists of four steps, viz define, design, development, and disseminate. Validation test results of expert and practitioners in terms of content, presentation, language, and appereance with qualifications worth implementing. Effectiveness test results are normally distributed> 0.05 and the significance obtained is 0.00 <005.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar menulis cerpen bernilai karakter melalui media film keluarga untuk siswa SMA kelas XI dan menghasilkan panduan pelengkap penggunaan produk bahan ajar menulis cerpen bagi guru dan siswa. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan 4D (four D model) terdiri atas empat langkah, yaitu define, design, development, dan disseminate. Hasil uji validasi ahli dan praktisi dari segi isi, penyajian, bahasa, dan tampilan dengan kualifikasi layak diimplementasikan. Hasil uji keefektifan terdistribusi normal >0,05 dan signifikansi yang diperoleh sebesar 0,00<005.
Analisis Kemampuan Penalaran Ilmiah pada Pembelajaran Interactive Demonstration disertai Formative Assessment Demara Balqis; Sentot Kusairi; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i11.13010

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the students scientific reasoning ability in physics learning. The sample was 32 students of 10th grade in Public Senior High School 7 Malang. The instrument test is two tiers with 13 questions. The result shows that there are differences between students scientific reasoning score before and after interactive demonstration learning with formative assessment. In pretest, the students scientific reasoning scores were low, 25 students were at level of concrete reasoning and 9 students were at initial transition level. When the posttest, scientific reasoning score has increased, 10 students at concrete reasoning level, 15 students at the initial transition level, 8 students are at final transition level, and 1 student reach the level at formal reasoning level. Teacher need to give the innovative learning strategies that can improve student’s scientific reasoning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran ilmiah siswa pada pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment. Sampel yang digunakan yaitu 34 siswa pada kelas X IPA di SMA Negeri 7 Malang. Instrumen yang digunakan berupa tes Two Tiers dengan 13 pertanyaan. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara penalaran ilmiah siswa sebelum dan setelah dilakukan pembelajaran interactive demonstration disertai formative assessment. Pada saat pretest skor penalaran ilmiah siswa rendah yaitu 25 siswa berada pada tingkat penalaran konkret dan sembilan siswa berada pada tingkat transisi awal. Saat posttest skor penalaran ilmiah mengalami peningkatan yaitu 10 siswa pada tingkat penalar konkret, 15 siswa pada tingkat transisi awal, 8 siswa berada tingkat transisi akhir hingga ada seorang yang mencapai tingkat penalaran formal. Guru perlu memberikan strategi pembelajaran inovatif yang dapat memperbaiki penalaran ilmiah siswa.
Hubungan antara Keterampilan Metakognitif dan Retensi Siswa melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Warni Makmur; Aloysius Duran Corebima; Abdul Gofur
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12630

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the relationship between metacognitive skills and retention of student learning outcomes, as well as the amount of contribution given by metacognitive skills to retention of student learning outcomes. This study was a correlation study. The population were all students of class X (ten) of SMAN 7 Kota Malang. The sample used was class X MIPA 2 students of SMAN 7 Malang which consisted of 34 students. The result showed that there is a relationship between metacognitive skills and retention of student learning outcomes that form the regression line equation Y = 54,712 + 0,253X with the contribution of metacognitive skills to retention of learning outcomes by 17,5%.Abstrak: Tujuan penelitian menganalisis hubungan keterampilan metakognitif siswa terhadap retensi siswa dan besar sumbangan keterampilan serta besarnya sumbangan yang diberikan keterampilan metakognitif terhadap retensi siswa. Penelitian ini merupakan  penelitian korelasi. Populasi  penelitian  seluruh siswa kelas X SMAN 7 kota Malang. Sampel  penelitian terdiri dari 34 siswa kelas X MIPA 2 SMAN 7 kota Malang. Pengambilan data pada saat posttest dan tes retensi. Temuan penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara keterampilan metakognitif siswa terhadap retensi yang dibelajarkan dengan model PBL membentuk persamaan garis regresi Y= 54,712 + 0,253X  sehingga sumbangan keterampilan metakognitif terhadap retensi siswa 17,5%.
Pengembangan Modul Sistem Sirkulasi Berdasarkan Penelitian Hematologi Tikus DMT2 Badriyatur Rahma Fidiya; Abdul Gofur; Sri Rahayu Lestari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 10: Oktober 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i10.12837

Abstract

Abstract: This study aims to develop a circulation system module based on hematological studies of T2DM rats. The module is developed based on the adaptation of the ADDIE developmental model. A module that has been developed then went through validation which is material aspect and teaching materials aspect. Practical tests were carried out by an expert in education practitioners and 10 students who had taken Animal Physiology and Humanities courses at the State University of Malang. The average results obtained from the validation of material experts is 95.8% and teaching material experts 91.4%. While the results of field practitioner expert trials amounted to 97, 9% and based on student responses an average of 90.3% are obtained. Based on these results the module can be said to be very valid and very practical to use in the teaching and learning process. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul sistem sirkulasi berdasarkan penelitian hematologi tikus DMT2. Modul dikembangkan berdasarkan adaptasi model pengembangan ADDIE. Modul yang telah dikembangkan kemudian melalui tahap validasi materi dan bahan ajar. Uji kepraktisan dilakukan oleh ahli praktisi pendidikan dan 10 mahasiswa yang telah menempuh matakuliah Fisiologi Hewan dan Manusia Universitas Negeri Malang. Rata-rata yang diperoleh dari hasil validasi ahli materi 95,8%, ahli bahan ajar 91,4%, uji coba ahli praktisi lapangan 97,9% dan respon mahasiswa rata-rata 90, 3%. Berdasarkan hasil tersebut, modul dapat dikatakan sangat valid dan praktis untuk digunakan dalam proses belajar mengajar.
MAKNA TRADISI SEKURA CAKAK BUAH Sari, Eka Purnama; Budijanto, Budijanto; Susilo, Singgih
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 3: MARET 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i3.13253

Abstract

Abstract: Sekura Cakak Buah is the oldest tradition of saibatin community in Lampung Barat regency. The tradition that were born and developed in tandem with the civilization of the people certainly have profound meaning and values. This research aims to uncover and explore the meaning and value of sekura cakak buah tradition for indigenous saibatin communities and to undestand the implementation of meanings and values of tradition in the lives of saibatin community. The study used qualitative design with an understanding approach to the meaning of ethnography. Data were analyzed by analizing domains, taxonomik, components and cultural theres. The results of the study showed that the meaning of sekura cakak buah tradition for the saibatin community is self-identity, life, and sosial life. The meaning and values are implemented in community?s lives which are namely cultural meaning and values including: self identity, cultural heritage, and regional icon; the meaning and value of religion includes the almighty god, praying, giving thanks and ngejalang (forgiving each other; the meaning and values of the economy include activities in the Pasar Tumpah dan Lamban Sekura; as well as the meaning and social values including kinship and relatives, equality between fellow being, beguai jejama (working together) and social relationship of saibatin community.Abstrak: Sekura Cakak Buah merupakan tradisi tertua masyarakat saibatin di kabupaten Lampung Barat. Tradisi yang lahir dan berkembang beriringan dengan peradaban masyarakatnya tentu memiliki makna dan nilai yang mendalam. Penelitian ini bertujuan mengungkap dan menggali makna dan nilai tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat adat saibatin, dan memahami implementasi makna dan nilai tradisi dalam kehidupan masyarakat saibatin. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan pemahaman makna etnografi. Data dialisisis dengan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat saibatin adalah identitas diri, kehidupan, dan kehidupan sosial masyarakat. Makna dan nilai tradisi terimplementasi dalam kehidupan masyarakat yang tercakup dalam makna dan nilai budaya, meliputi identitas diri, warisan budaya, dan ikon wilayah; makna dan nilai religi (keagamaan), meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, berdoa, bersyukur, berserah, dan ngejalang (saling memaafkan); makna dan nilai ekonomi, meliputi aktivitas di Pasar Tumpah, dan Lamban Sekura; makna dan nilai sosial, meliputi kekeluargaan dan kekerabatan, kesamaan antar sesama, beguai jejama (bekerja sama) dan hubungan sosial masyarakat saibatin.
Analisis Pelaksanaan Perkuliahan SPH II untuk Buku Ajar Perkembangan Embrio Mamalia Ulya Ruwaida; Mohamad Amin; Umie Lestari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 12: DESEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i12.13056

Abstract

Abstract: This study aims to identify the need for the development of SPH II teaching materials on mammalian embryo development material. Data collection research was conducted using student questionnaire sheets. The results of the study show that 100% of students need the development of new teaching materials with research results that present applicative examples in society. As many as 57% of students stated difficulties in using available teaching materials because of the complexity of the language and the absence of evaluation. Mammalian embryo development is an elusive material (43%) and there has never been an explanation of the role of genes in the determination of mammalian twin births. The conclusion of this study is the need for the development of teaching materials in the form of textbooks based on the results of research on the detection and analysis of twin cow marker genes.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan bahan ajar SPH II pada materi perkembangan embrio mamalia. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan lembar angket mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% mahasiswa membutuhkan pengembangan bahan ajar baru berbasil penelitian yang menyajikan contoh aplikatif dalam masyarakat. Sebanyak 57% mahasiswa menyatakan kesulitan dalam menggunakan bahan ajar yang tersedia karena kompleksitas bahasa dan belum adanya evaluasi. Perkembangan embrio mammalia merupakan materi yang sulit dipahami (43%) dan belum pernah terdapat penjelasan mengenai adanya peran gen dalam penentuan kelahiran kembar mamalia. Kesimpulan penelitian ini adalah perlu adanya pengembangan bahan ajar berupa buku ajar berdasarkan hasil penelitian deteksi dan analisis gen penanda kembar sapi.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue