cover
Contact Name
Rina Yulianti
Contact Email
jipags@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipags@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Administrasi Publik Jl. Raya Jakarta Km. 4 Serang Banten, Kota Serang, 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies)
ISSN : 25490435     EISSN : 25491431     DOI : dx.doi.org/10.31506/jipags
Core Subject : Science, Social,
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) merupakan jurnal ilmiah berkala yang mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang administrasi publik dan ilmu pemerintahan di Indonesia baik oleh peneliti Indonesia maupun peneliti asing.
Articles 128 Documents
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PROGRAM HOMECARE DI KOTA SERANG Titawati Titawati; Titi Stiawati; Rina Yulianti
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i1.24038

Abstract

Tujuan program Homecare adalah untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan publik kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang kesulitan dalam mengakses layanan publik secara konvensional sehingga diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas, serta dapat mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk mengakses layanan publik. Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian yaitu pasien puskesmas di Kota Serang yang butuh perawatan Homecare pada periode Januari-Juni 2023 sebanyak 165 pasien tersebar di beberapa puskesmas Kota Serang. Kumlah sampel penelitian sebanyak 35 sampel dengan menggunakan probability sampling. Dengan menggunakan teori kualitas pelayanan dari, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik Program Homecare di Kota Serang sudah baik karena sebagian besar responden merasa puas dengan layanan tersebut.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI KOTA TANGERANG Siti Maria Ulfa; Listyaningsih Listyaningsih
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i2.27167

Abstract

Dalam tiga tahun terakhir, 2021-2023, jumlah angka korban kekerasan anak di Kota Tangerang masih sangat tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, berbagai upaya telah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang berfokus pada penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Pada tahun 2022, terdapat 100 korban yang terdiri dari 31 anak laki-laki dan 69 anak perempuan, dengan jumlah kasus kekerasan anak terbanyak tercatat pada kasus kekerasan seksual sebanyak 65 anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan penanganan kekerasan seksual pada anak di Kota Tangerang. Implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh George Edward III (1980) digunakan sebagai alat analisa penelitian ini meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pendekatan yang digunakan, yakni pendekatan kualitatif metode deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa DP3AP2KB Kota Tangerang telah melaksanakan kebijakan kekerasan seksual anak setiap tahunnya namun masih belum bisa dikatakan berjalan dengan baik dikarenakan masih terdapat kendala dalam implementasinya, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kesadaran serta minat masyarakat yang menjadi saksi untuk mengakses informasi mengenai layanan perlindungan dan pelaporan kekerasan, dan adanya kasus pencabutan laporan maupun duplikasi laporan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG PENDIDIKAN KESADARAN LINGKUNGAN DALAM ILMU ADMINISTRASI PUBLIK DAN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN DI INDONESIA: SEBUAH KAJIAN META-ANALISIS KUALITATIF Inten Safitri Kuswandy; Pius Suratman Kartasasmita; Gandhi Pawitan
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i1.18764

Abstract

Fenomena kerusakan lingkungan merupakan permasalahan yang sulit diatasi secara global, khususnya di Indonesia yang merupakan negara maritim terbesar didunia. Pencemaran polusi udara, kerusakan tanah, tingginya populasi sampah plastik, dan krisis air bersih merupakan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh minimnya pengetahuan akan kesadaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan perspektif pendidikan kesadaran lingkungan dalam ilmu Administrasi Publik (Kebijakan publik, organisasi publik, dan manajemen publik) untuk meningkatkan pengembangan pengetahuan kesadaran lingkungan pada Pelajar Tingkat Perguruan Tinggi Administrasi Publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (meta-sintesis), dengan metode Systematic Literature Review. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah tinjauan Pustaka dengan menggunakan database google scholar dan menggunakan aplikasi publish or perish dan reference manager mendeley. Hasil penelitian ditemukan fenomena kerusakan lingkungan yang semakin kompleks mempengaruhi studi Administrasi Publik untuk menyesuaikan sehingga muncul perspektif ekologi Administrasi Publik, manajemen bencana dan Good environmental governance. Fokus keilmuan Administrasi Publik berkaitan dengan birokrasi publik dan lokusnya berkaitan dengan lembaga pemerintah dan kepentingan publik, sehingga seorang administrator publik akan cenderung memiliki kepekaan terhadap masalah publik, khususnya dalam artikel ini berkaitan dengan masalah kerusakan lingkungan.
KAPASITAS ORGANISASI LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (LPM) DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT Ganis Rana Meidityas; Asep Sumaryana
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i2.24155

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai kapasitas organisasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanjungsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Ditemukan beberapa indikasi masalah dalam kapasitas organisasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanjungsari, diantaranya adalah LPM Desa Tanjungsari yang fungsionalnya belum berjalan secara optimal, kepemimpinan LPM yang masih belum dapat mempengaruhi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, keuangan LPM yang terbatas, dan LPM Desa Tanjungsari masih belum melaksanakan kolaborasi dengan stakeholder eksternal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori kapasitas organisasi yang dikemukakan oleh Bryan (2011) dan Cox et al. (2018) terdiri dari 8 (delapan) komponen yaitu kepemimpinan, strategi, struktur, kemampuan, sumber daya manusia, akuntabilitas, keuangan, dan kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas organisasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam upaya pemberdayaan masyaralat di Desa Tanjungsari menunjukkan kekuatannya di beberapa komponen kapasitas, namun LPM Desa Tanjungsari juga masih harus melakukan perbaikan pada beberapa komponen kapasitas seperti pada komponen kapasitas kepemimpinan organisasi, sumber daya manusia beserta kemampuan yang dimiliki, akuntabilitas, keuangan, dan kolaborasi.
LOCAL CHAMPIONS DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: NARASI DARI TIGA KASUS PEMBERDAYAAN Sujatmiko Sujatmiko; Fadlurrahman Fadlurrahman; Ari Mukti
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i2.22511

Abstract

Ketika negara gagal dalam memberdayakan masyarakat padahal sudah menjadi tanggung jawabnya, maka berbagai pihak yang merasa memiliki tanggung jawab moral berupaya untuk merubah nasib diri sendiri dan komunitasnya untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Narasi kesuksesan kegiatan pemberdayaan dari ketiga wilayah tersebut sebagian besar diawali dengan keresahan dan keprihatinan individu dan juga kelompok terhadap ‘nasib’ daerahnya seperti yang terjadi di Desa Ngargogondo, Dusun Butuh, dan Desa Bligo. Satu hal yang sama dari ketiga wilayah tersebut dalam konteks kesuksesan pemberdayaan, yaitu terdapat individu dan kelompok yang mampu mendorong perubahan dan menggerakkan masyarakat untuk menjadi berdaya. Menggunakan konsep local champion, penelitian ini ditujukan melihat sejauh mana kiprah mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi naratif. Prosedur yang digunakan berupa restorying, yaitu penceritaan kembali tentang pengalaman-pengalaman individu/sekelompok orang atau progresif-regresif yang dimulai dengan suatu peristiwa penting dalam kehidupan partisipan. Lokasi penelitian di Desa Ngargogondo, Dusun Butuh Desa Temanggung, dan Desa Bligo, Kabupaten Magelang. Hasil riset menemukan bahwa local champion di ketiga wilayah tersebut telah berperan sebagai mediator, fasilitator, dan mobilisator.
ANALISIS REFORMASI BIROKRASI DALAM PELAYANAN PUBLIK UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE (STUDI KASUS DESA PAGERLUYUNG KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO) Rimawati Ningtias; Nieke Rudyanty Winanda
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i1.20828

Abstract

Reformasi birokrasi adalah upaya pemerintah untuk pembaharuan dan perubahan dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan good governance pada Pemerintah Desa Pagerluyung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pandangan dalam kesiapan penerapan good governance di Desa Pagerluyung. Pihak Pemerintah Desa Pagerluyung sudah memahami seberapa penting penerapan reformasi birokrasi ini dan sudah siap melangkah ke arah good governance. Sementara masyarakat cenderung belum puas dalam penerapan good governance. Masyarakat lebih senang dengan pelayanan tatap muka. Pelayanan tatap muka masih sangat diperlukan untuk kategori umur lansia yang tidak paham teknologi. Selain itu juga terdapat masyarakat yang sudah siap dengan adanya good governance di Desa Pagerluyung.
KOMUNIKASI KEBENCANAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KOTA TANJUNGPINANG UNTUK MENINGKATKAN PERAN GENERASI Z Anggia Sagita; Taliana Tantri
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i2.23460

Abstract

Komunikasi kebencanaan Badan Peanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang untuk meningkatkan peran Gen Z. Indonesia adalah negara yang sering mengalami bencana alam, karena letak geografisnya menunjukkan fakta tersebut. Pentingnya penanggulangan bencana yang efektif, salah satunya yaitu komunikasi yang efektif karena komunikasi adalah hal yang menjadi dasar yang penting dalam pengendalian bencana, kemajuan teknologi yang diaplikasikan dan keterbatasan anggaran yang tidak mencukupi, akan tidak berguna berguna apabila komunikasi yang sudah tidak berjalan dengan efektif. Maksud dari tujuan penelitian ini guna mengidentifikasi apakah komunikasi yang dilakukan oleh BPBD Kota Tanjungpinang dalam meningkatkan peran generasi Z, guna meningkatkan rasa kepedulian generasi Z terhadapa lingkungan sekitar yang terkena dampak bencana di Kota Tanjungpinang. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif pada umumnya dilakukan dalam bentuk studi kasus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara pengumpulan data yakni dengan melakukan observasi, dan wawancara. Observasi dilakukan berupa pemantauan terhadap media komunikasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau melalui media social. Peneliti melakukan Wawancara kepada pihak Ketua Bidang Pasca Bencana BPBD Provinsi Kepulauan Riau. walaupun demikian, BPBD Kota Tanjungpinang juga belum berhasil seutuhnya untuk meningkatkan peran Generasi Z di Kota Tanjungpinang ini disebabkan sedikit kendala, oleh karena itu perlunya untuk meningkatkan program komunikasi yang efektif dan tepat incaran dalam penggunaan media sosial.
SURVEI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT ATAS PELAYANAN PUBLIK JALAN PROVINSI PADA WILAYAH KERJA PEMBANGUNAN (WKP) I (KABUPATEN TANGERANG, KOTA TANGERANG, DAN KOTA TANGERANG SELATAN) Arlan Marzan; Isvan Taufik; Zainul Hakim; Karvina Budiwati Apriliani; Haryo Setyoko; Siti Yuniar
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i2.24292

Abstract

Salah satu pelayanan publik dalam kegiatan pemerintahan, yaitu penyediaan jalan dengan peningkatan kualitas jalan, khususnya jalan provinsi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten, yang mana terus berupaya meningkatkan kualitas kondisi jalan dan peningkatan jenis permukaan jalan melalui betonisasi secara bertahap. Perlu dilakukan survei sebagai bentuk evaluasi atas layanan yang telah diberikan oleh pemerintah, yaitu survei penyediaan fasilitas jalan yang dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan penggunaan layanan jalan oleh masyarakat dan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap tingkat kepuasan pelanggan (masyarakat) atas pelayanan Publik yang diberikan berupa Jalan Provinsi Wilayah Kerja Pembangunan (WKP) I oleh Dinas PUPR Provinsi Banten. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan responden pengguna jalan provinsi sebanyak 267 orang terbagi dalam 27 ruas Jalan Provinsi di wilayah Tangerang menggunakan rumus Lemeshow. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan metode importance performance analysis (IPA) dan metode customer satisfaction index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Importance Performance Analysis (IPA) memperoleh hasil nilai GAP secara menyeluruh berada pada GAP positif, dari 32 pertanyaan tersebar di IV kuadran, dimana 8 pertanyaan berada pada kuadran I (Kepentingan Tinggi dan Kepuasan Rendah), sedangkan 9 pertanyaan berada pada kuadran II (Kepentingan Tinggi dan Kepuasan Tinggi), sedangkan 5 pertanyaan berada pada kuadran III (Kepentingan Rendah dan Kepuasan Rendah), dan terdapat 10 pertanyaan pada kuadran IV (Kepentingan Rendah dan Kepuasan Tinggi). Berdasarkan analisis Customer Statisfaction Index (CSI), diperoleh hasil sebesar 82,50%. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat pengguna jalan sangat puas terhadap layanan jalan provinsi Wilayah Kerja Pembangunan (WKP) I (Tangerang). Berdasarkan kriteria pada penafsiran PERMENPAN RB No. 14 Tahun 2017 termasuk kriteria BAIK.
PRAKTEK ETIS DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK: SEBUAH TINJAUAN Yeni Widyastuti; Sierfi Rahayu; Tiwi Rizkiyani
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i1.22543

Abstract

Reformasi birokrasi mengharapkan perubahan yang berkaitan dengan mindset, sikap dan perilaku dalam pelayanan publik serta kepedulian birokrasi kepada kebutuhan publik. Tujuannya agar penyelenggara pelayanan mampu untuk memberikan kepastian, meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penekanan dalam konteks reformasi birokrasi salah satunya adalah sosok aparatur birokrasi yang memiliki sikap dan perilaku yang ramah, sopan serta memberikan pelayanan dengan tulus, yang mengedepankan kepentingan warga negara dan pemangku kepentingan. Aparatur birokrasi masih mencerminkan perilaku yang tidak mengarah kebada kinerja (inefektif dan inefisien). Posisi senioritas yang susah mendapatkan perspektif baru akan menghambat kerjasama, koordinasi maupun kolaborasi. Muncul pelanggaran norma-norma etika dan perilaku yang tercermin ketika aparatur berhadapan dengan masyarakat sehingga perlu dilakukan strategi membangun kepercayaan publik (civil engagement dan public trust). Di Indonesia, tuntunan berperilaku ini terdapat dalam nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai Dasar Negara dan way of life bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis respon penyelenggara pelayanan publik berlandaskan nilai-nilai etis yang bersumber dari Pancasila untuk meningkatkan kepercayaan publik.
REALISASI PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAN BANGUN DAN CEGAH WILAYAH KUMUH (GERBANG CAHAYAKU) DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT Riantiarni Rahmawati Ningrum; Rita Myrna
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i2.24151

Abstract

Desa Tanjungsari yang terletak di Kabupaten Garut memiliki potensi sebagai kawasan kumuh karena berbatasan dengan perkotaan, seiring dengan regulasi yang mengidentifikasi wilayah tersebut sebagai kawasan rawan kumuh. Dalam konteks ini, Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Garut memiliki visi untuk mengurangi luas kawasan permukiman kumuh dengan fokus pada Program Gerbang Cahayaku. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi proses implementasi Program Gerbang Cahayaku dan sejauh mana program tersebut berhasil diwujudkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berdasarkan teori kebijakan program oleh G. Shabbir Cheema dan Dennis A. Rondinelli (1983). Pendekatan ini melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat aspek yang mempengaruhi kinerja atau dampak program, yaitu kondisi lingkungan, hubungan antar organisasi, sumber daya organisasi, serta karakteristik dan kapabilitas instansi pelaksana, secara umum dapat dianggap baik. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaan, terutama terkait konsistensi masyarakat setempat dalam menjaga lingkungan dan ketidakmatangan perencanaan yang pada akhirnya mempengaruhi pencapaian target indikator pembangunan (7+1). Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan Program Gerbang Cahayaku agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan untuk wilayah pembangunan selanjutnya.

Page 11 of 13 | Total Record : 128