cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
MODEL KONSEPTUAL PENGEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI Fadlullah Fadlullah; Nanah Sujanah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nilai-nilai moral dan keagamaan pada program PAUD merupakan awal yang baikbagi pendidikan anak bangsa untuk menjalani pendidikan selanjutnya. Namun dalam realitasnya,masih banyak anak didik dan output pendidikan nasional di Indonesia yang belum mencerminkankepribadian yang bermoral, seperti sering tawuran antar pelajar, penyalagunaan obat-obat terlarang,pelecehan seksual, pergaulan bebas, dan lain-lain. Fenomena lupa terjadi karena working memoryanak-anak masih cenderung pada ingatan jangka pendek (short-term memory), meskipun merekasangat cerdas. Anak hanya mengingat peristiwa (baca: eposodic memory), bukan pengetahuantentang fakta (baca: semantic memory), sehingga belajar bagaimana berperilaku sosial yang baikmerupakan proses yang panjang dan sulit. Meskipun suatu hari anak usia dini mengangguk danberjanji untuk tidak melakukan sesuatu, tetapi keesokan hari atau dua hari sesudahnya mungkinia lupa. Jadi anggapan orang dewasa sebagai tindakan tidak patuh seringkali hanya merupakanmasalah lupa.Kata Kunci: Moral, Anak Usia Dini, Konseptual.
ISLAMIC EDUCATION AND CIVIL SOCIETY Iwan Ridwan; Siti Muhibah; Ima Maisaroh; Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Madani merupakan wacana yang sedang dikembangkan pada era reformasi sekarang ini. Civil Soceity atau dalam istilah lain masyarakat madani menjadi penting untuk dijadikan sebuah usulan perubahan yang dicita-citakan semua bangsa. Bangunan masyarakat madani membutuhkan berbagai material yang kokoh dan tangguh yang berlandaskan pada pondasi agama. Kunci bangunan tersebut adalah pendidikan Islam. Pendidikan Islam sebagai upaya mencetak generasi unggul yang Islami yang nantinya akan mempersatukan diri membentuk masyarakat yang religious, bermoral, memiliki kualitas tinggi dan kreatif dalam membangun peradaban.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan konsep, gagasan dan pola pendidikan Islam dalam masyarakat madani di Indonesia. Di samping itu tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis tentang pendidikan Islam yang difokuskan pada tujuan dan materi pendidikannya yang dapat berperan dalam membangun masyarakat madani, yaitu tujuan dan materi pendidikan Islam yang dapat membentuk manusia-manusia yang berkarakter sebagaimana yang tercakup dalam ciri-ciri masyarakat madani yakni masyarakat yang beradab, memberlakukan nilai-nilai keadilan, prinsip kesetaraan hukum, jaminan kesejahteraan bagi semua warga, serta perlindungan terhadap kelompok minoritas.Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (Library Research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan studi atau telaah terhadap buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menelusuri buku-buku atau tulisan-tulisan lain yang menjadi rujukan utama serta buku-buku dan tulisan-tulisan lain yang mendukung pendalaman dan ketajaman analisis.
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PENGUATAN NASIONALISME MAHASISWA (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi dan Ekonomi Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) Syihabudin Said; Ma’zumi Ma’zumi; Najmudin Najmudin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh pembelajaran pendidikan Agama Islam terhadap penguatan nasionalisme mahasiswa. Objek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi dan ekonomi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan riset deskriptif dan riset kausal. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, melalui penyebaran kuisioner kepada 100 responden dari mahassiwa jurusan akuntansi dan ekonomi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. Data dari variabel di atas dianalisis dengan menggunakan program SPSS v.19. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap penguatan nasionalisme mahasiswa. Hal tersebut ditunjukan dari nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel (497.956>3.98) dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai alpha (0,000<0,05). besarnya pengaruh pendidikan Agama Islam memberikan pengaruh terhadap penguatan nasionalisme mahasiswa sebesar 83,6 % dan sisanya 16,4 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TERPADU CONNECTED UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN KEDALEMAN I KOTA CILEGON Buang Buang
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) cara mendesain pembelajaran terpadu connecteduntuk peningkatankreativitas dan hasil belajar IPA, (2) cara menerapkan pembelajaranterpadu connected untuk peningkatan kreativitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V, (3) caramengevaluasi pembelajaran terpadu connecteddi kelas V, (4) peningkatan kreativitas setelahditerapkannya pembelajaran terpadu connected, (5)Peningkatan hasil belajar IPA setelahditerapkannya pembelajaran terpadu connected kelas V SDN Kedaleman I Kota Cilegon. Penelitianini menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan pembelajaranterpadu connected, bertempat di SDN Kedaleman I Kota Cilegon. Penelitian dilaksanakan padabulan November sampai bulan Desember 2017. Subyek penelitian terdiri dari peneliti danpenerapan pembelajaran tematik connected untuk meningkatkan hasil belajar IPA dan kreativitassiswa sebagai tolak ukur keberhasilan penelitian tindakan kelas, sementara obyeknya adalahsiswa kelas V SDN Kedaleman I Kota Cilegon berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkanpenerapan pembelajaran terpadu connected dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPAtema sehat itu penting siswa kelas V SDN Kedaleman I Kota Cilegon.Kata Kunci: model connected, hasil belajar IPA, kreativitas.
PEMEROLEHAN SINTAKSIS PADA ANAK USIA 3, 4, DAN 5 TAHUN. Kristiana Maryani
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu perkembangan bahasa yang khas dialami anak adalah perkembangan sintaksis.Pada periode awal anak menggunakan kalimat satu kata, kalimat dua kata, kalimat tiga kata, danseterusnya sampai tahap kalimat lengkap strukturnya (agent-action-object-location). Anak usia 3-5 tahun rata-rata dapat menggunakan 900-1000 kosa kata yang berbeda. Mereka menggunakan 3-5 kata dalam satu kalimat yang dapat berbentuk kalimat pernyataan, negatif, tanya, dan perintah.Anak usia 4 tahun sudah mulai menggunakan kalimat yang beralasan seperti “saya menangiskarena sakit”. Pada usia 5 tahun pembicaraan mereka mulai berkembang dimana kosa kata yangdigunakan lebih banyak dan rumit.Kata Kunci: Sintaksis, Anak Usia Dini.
BERAKHLAKLAH KAMU DENGAN AKHLAK ALLAH Jakaria Jakaria
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan manfaat dongeng dalam pembentukankarrakter anak dan (2) mendeskripsikan teknik penyampaian dongeng yang sesuai dengan usiaanak. Fokus penelitian ini adalah “Bagaimana pembentukan karakter anak?” selanjutnya focuspenelitian ini dirinci menjadi dua subfokus, yaitu (1) Bagaimana manfaat dongeng dalampembentukan karakter anak? Dan (2) Bagaimana teknik penyampaian dongeng yang sesuai denganusia anak? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kajian pustaka dengan teknik analisisdata isi. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku yang membicarakan pendidikan karakter,psikologi kepribadian, dan karya sastra. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Dongeng mempunyaibanyak manfaat, di antaranya adalah (a) dongeng mengajarkan nilai moral yang baik, (b) dongengmengembangkan daya imajinasi anak, (c) dongeng menambah wawasan anak, (d) dongengmeningkatkan kreativitas anak, (e) dongeng mendekatkan anak dengan orang tua, dan (f) dongengmenghilangkan ketegangan (stress). (2) Ada beberapa cara (teknik) yang dapat dilakukan dalammenyampaikan dongeng yang sesui dengan usia ana, yaitu (a) anak-anak diminta menyebutkanciri-ciri tokoh dalam dongeng, (b) anak-anak diminta mengaitkan dongeng dengan lagu tertentu,(c) orang tua/guru menceritakan fakta yang terkait dengan tokoh dongeng, dan (d) orang tua/gurumemberi kebebasan kepada anak untuk membuat akhir cerita dongeng. Oleh karena itu, orang tuadan guru sebaiknya menyisihkan waktu untuk memberikan dongeng yang mendidik anak-anakkarena dongeng mempunyai potensi konstruksi untuk mendukung perkembangan mental anak.Selain itu, orang tua dan guru sebaiknya mempunyai keterampilan dalam mendongeng. Orang tuadan guru harus menguasai cara (teknik) penyampaian dongeng yang sesuai dengan usia anaksehingga dongeng yang disampaikan menjadi sangat menarik bagi anak-anak.Kata kunci: Pembentukan karakter, manfaat dongeng, dan teknik penyampaian Dongeng.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN DRAMA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SISWA KELAS VII DAN VIII SMPN 1 KADUHEJO PANDEGLANG Masrupi Masrupi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum fokus penelitian ini adalah pada proses awal mula pembelajaran drama yangkemudian disebut kelompok teater di SMPN 1 Kaduhejo Pandeglang serta respon siswa, guru,dan orang tua terhadap pembelajaran drama. Berdasarkan fokus penelitian, tujuan penelitian inisalah satunya adalah mendeskripsikan proses awal mula pembentukan kelompok belajar teaterdan mendeskripsikan respon siswa, guru, dan orang tua terhadap pembelajaran drama. Pendekatankualitatif dalam penelitian ini menggunakan metode etnografi. Penelitian ini memang tidakmeneliti budaya yang terjadi di masyarakat luas pada umumnya penelitian etnografi. Metode etnografidalam penelitian ini digunakan untuk meneliti sekelompok pelajar atau komunitas pelajar yangtergabung dalam kelompok teater di sekolah sehingga terjadi perubahan budaya sikap yangberkarakter. Seluruh peristiwa yang ditemukan selama penelitian, baik berupa kata ataupun perbuatanmenjadi data yang sangat penting bagi kesuksesan penelitian ini. Data juga diperoleh darisumber data yang berasal dari beberapa informan, seperti siswa atau anggota teater, pembinateater, wali kelas, kepala madrasah, dan orang tua siswa. Instrumen yang digunakan dalam menghimpundata adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Setelah dilakukan analisisdata hasil penelitian, ditemukan fakta bahwa terdapat garis lurus yang sangat signifikan antaramateri pembelajaran drama dengan pendidikan karakter. Hal ini membuktikan jika nilai-nilai pendidikankarakter juga terdapat dalam materi pembelajaran drama. Meskipun semula hal ini tidakdisadari oleh siswa yang mempelajari drama itu sendiri.Kata Kunci: Values Character, Education, Drama.
SEJARAH DAN KONTRIBUSI MAJLIS TA’LIM DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA Iwan Ridwan; Istinganatul Ulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majelis ta’lim dalam persoalan kehidupan masyarakat dan bangsa mempunyai fungsi yang sangat signifikan, terutama bagi ukhuwah wathaniyah. Adapun kedudukan majelis ta’lim secara sosiologis bukan hanya sekedar tempat berkumpulnya kaum bapak-bapak dan kaum ibu-ibu saja, melainkan mempunyai nilai teologis yang akan memberikan pengetahuan, penghayatan dan bimbingan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai luhur Islam. Majelis ta’lim adalah lembaga pendidikan non formal yang menyelenggarakan pengajian Islam. Lembaga ini berkembang dalam lingkungan masyarakat muslim di Indonesia, kebanyakan majelis ta’lim dikelola secara tradisional dengan menggunakan pendekatan pahala dan konsep lillahi ta’ala, sehingga materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan jamaah dan masyarakat, dengan demikian keberadaan majelis ta’lim dirasa sangat membantu dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia sehingga bisa melahirkan calon dai’/guru/pendidik yang mendakwahkan risalah keislaman sebagimana Nabi Muhammad mendakwahkan ajaran islam kepada para umatnya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data dalam penelitian ini dibagi dua, yaitu data primer. Data sekundernya yaitu berupa buku, artikel atau tulisan-tulisan, yaitu mengumpulkan buku-buku, literatur dan referensi lain yang ada kaitannya dengan masalah yang sedang dibahas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN PENGUASAAN KOSAKATA MELALUI MEDIA BUKU CERITA ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL BANTEN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH 3 KOTA SERANG Astuti Ambarwati; Luluk Asmawati
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu peningkatan kemampuan literasi dan penguasaankosakata pada anak usia 5-6 tahun melalui media buku cerita kearifan lokal Banten. Penelitian inidilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2017 yang terdiri dari tiga siklus yaitu siklusI,II dan III yang masing-masing diadakan dua kali pertemuan. Sebelum melakukan tindakan dilakukanobservasi, hasil yang diperoleh menunjukkan anak belum diberikan upaya untuk meningkatkankemampuan literasi dan penguasaan kosakata melalui media buku cerita kearifan lokal Banten,oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dilakukan denganhasil observasi dan dokumentasi berupa foto-foto. Hasil pengamatan awal sebelum dilakukantindakan prosentase skor yang diperoleh anak sangat kurang dengan data sebagai berikut: padapra siklus kemampuan literasi dan penguasaan kosakata anak hanya mencapai 32%. Setelahmenemukan masalah kesulitan yang dialami anak dalam kemampuan literasi dan penguasaankosakatanya, kemudian melakukan tindakan yang telah direncanakan, melakukan pengamatandan refleksi dengan kolaborator. Pada siklus I mencapai 47%, siklus II rata-rata mencapai 55%dan siklus III mencapai 86%. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatanprosentase kemampuan literasi dan penguasaan kosakata anak. Dengan demikian penelitian iniberhasil. Kesimpuln bahwa melalui media buku cerita kearifan lokal Banten yang menarik, dapatmembantu kesulitan-kesulitan dalam hal peningkatan kemampuan literasi dan penguasaankosakata anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 3 Kota Serang.Kata Kunci: buku cerita kearifan lokal Banten, literasi, kosakata.
KONTROVERSI ANAK DIBERIKAN TUGAS PEKERJAAN RUMAH DI TAMAN KANAK-KANAK Fahmi Fahmi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas keberadaannya dari dulu hingga kini masih ada dan dapat kita temukan dalam kegiatanpembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi. Tugas bertujuan menambah pemahaman,keterampilan, dan pengalaman terhadap materi pembelajaran. Belakangan ini atau dari beberapatahun yang lalu di lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) pemberian tugas pekerjaan rumahmenjadi kontroversi dalam pelaksanaannya khususnya di Lembaga Taman Kanak-Kanak (TK)dan sejenisnya karena ada lembaga TK yang tidak memberikan tugas pekerjaan rumah kepadaanak didiknya dan ada juga lembaga TK yang memberikan tugas pekejeraan rumah kepada anakdidiknya. Kontroversi ini didasari dari cara pandang yang berbeda sehingga menjadi kontroversiterhadap pemberian tugas pekerjaan rumah kemudian para wali murid merasa kebingunganantara anak tidak meneriama tugas pekerjaan rumah dengan anak menerima tugas pekerjaanrumah. Ada wali murid yang mengharapkan tugas pekerjaan rumah untuk anaknya dan ada jugawali murid yang tidak mengharapkan tugas pekerjaan rumah dengan alasan yang berbeda.Kata kunci: PAUD, Pekerjaan Rumah, Kontroversi.

Page 5 of 17 | Total Record : 170