cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
MODERASI BERAGAMA DALAM BAHAN AJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI PERGURUAN TINGGI UMUM SWASTA (Studi di STIE Putra Perdana Indonesia Tangerang) Abdul Aziz; Najmudin Najmudin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui moderasi beragama dalam bahan ajar mata kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Swasta dengan loku penelitian STIE Putra Perdana Indonesia Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dosen Pendidikan Agama Islam, observasi dan studi teks bahan ajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan model Miles dan Hubermen. Dalam model analisis Miles dan Huberman ada tiga tahap kegiatan analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, suplai data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa buku yang dijadikan sebagai rujukan bahan ajar PAI di STIE Putra Perdana adalah buku Pendidikan Agama Islam karya Prof. Dr. Daud Ali. Daud Ali dalam bukunya tidak secara eksplisit membahas tentang tema moderasi beragama, tetapi dalam konten kajiannya terkandung nilai-nilai moderasi. Nilai-nilai moderasi terinternalisasi dalam bahasan Agama dan manusia, agama dan alam semensta, Sumber dasar dasar hukum Agama Islam, kerangka dasar Agama Islam, Akidah, syariah dan Akhlak. 
PENGARUH PEMBELAJARAN CONTEXTUALTEACHING AND LEARNING (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PAI SISWA KELAS VIII (Studi di SMP Islam Terpadu Al-Izzah Kota Serang) Anis Fauzi; Wiwin Nurhanah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam peningkatankreativitas mengajar guru dalam mengelola proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam diSMP, sebagai respon semakin melemahnya kualitas belajar siswa. Guru disekolah-sekolah padaumumnya menempatkan siswa-siswanya sebagai objek belajar yang berperan sebagai penerimainformasi secara pasif, dan siswa lebih banyak belajar secara individual dengan menerima, mencatat,dan menghafal materi pelajaran saja, dan belum menempatkan siswa sebagai subjek belajar.faktor strategi pembelajaran dalam menyajikan materi pelajaran yang kurang menarik patut dicatatsebagai salah satu faktor penyebab rendahnya minat mengikuti pelajaran dan prestasi belajar.Berdasarkan uraian permasalahan di atas, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut:Bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasilbelajar PAI, bagaimana pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI, dan bagaimanapengaruh Contextual Teaching and Learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI siswakelas VIII SMP IT Al-Izzah Kota Serang?Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Pengaruh strategi pembelajaran Contextual Teachingand Learning (CTL) terhadap hasil belajar PAI, pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajarPAI, dan pengaruh Contextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar terhadap hasilbelajar PAI siswa kelas VIII SMP IT Al-Izzah Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknikobservasi, wawancara, penyebaran angket dan dokumentasi data.Berdasarkan hasil analisis varians dan uji F menunjukkan bahwa nilai Fhitung = 21.82 lebihbesar dari F tabel = 3,99 pada tara signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak sedangkanH1 diterima. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa strategi pembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar berpengaruh secara signifikan terhadapprestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI.Kata kunci: CTL, Motivasi belajar, PAI.
MODEL KONSEPTUAL PENGEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI Fadlullah Fadlullah; Nanah Sujanah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nilai-nilai moral dan keagamaan pada program PAUD merupakan awal yang baikbagi pendidikan anak bangsa untuk menjalani pendidikan selanjutnya. Namun dalam realitasnya,masih banyak anak didik dan output pendidikan nasional di Indonesia yang belum mencerminkankepribadian yang bermoral, seperti sering tawuran antar pelajar, penyalagunaan obat-obat terlarang,pelecehan seksual, pergaulan bebas, dan lain-lain. Fenomena lupa terjadi karena working memoryanak-anak masih cenderung pada ingatan jangka pendek (short-term memory), meskipun merekasangat cerdas. Anak hanya mengingat peristiwa (baca: eposodic memory), bukan pengetahuantentang fakta (baca: semantic memory), sehingga belajar bagaimana berperilaku sosial yang baikmerupakan proses yang panjang dan sulit. Meskipun suatu hari anak usia dini mengangguk danberjanji untuk tidak melakukan sesuatu, tetapi keesokan hari atau dua hari sesudahnya mungkinia lupa. Jadi anggapan orang dewasa sebagai tindakan tidak patuh seringkali hanya merupakanmasalah lupa.Kata Kunci: Moral, Anak Usia Dini, Konseptual.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA REMAJA Reka Destiany Endah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kehidupan masyarakat saat ini, banyak orang tua telah mengenalkan anak sejakdini terhadap kehidupan yang tidak sesuai dengan dunianya. Gaya hidup yang serba mewahmembuat kesederhanaan seakan hilang. Games, gadget, dan televisi, merupakan konsumsikeseharian anak. Hal itu dapat menimbulkan sikap manja, egois, lemah, bahkan tidak menghormatiorang tua. Selain itu, terlihat pula semakin maraknya kenakalan remaja, pergaulan bebas, konsumsibarang-barang haram, sex bebas dan rusaknya moral bangsa ini menjadikan keprihatinan yangsangat mendalam. Pendidikan Agama Islam hendaklah dilaksanakan sejak dini sebab merupakanpondasi bagi dasar kepribadian anak. Pendidikan Agama Islam sebagai instrumen pembinaanakhlak dalam pendidikan nasional dapat terwujud dengan baik apabila terjadi kerjasama antaralingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Dimana ketiga lingkungan tersebut berintegrasidan mempengaruhi satu sama lainnya.Kata Kunci: Pembinaan akhlak, Pendidikan Agama Islam, Lingkungan Pendidikan
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Sigit Setiawan; Lukman Nulhakim; Nana Hendracipta
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaranIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakanselama 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 1 pertemuan. Instrumen yang digunakan adalahtes dan observasi. Hasil dari penelitian ini didapat hasil dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaranIPA mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasanminimal (KKM) pada prasiklus 20%, siklus I 40%, dan siklus II 93%. Selanjutnya aktivitas belajar siswayang mencapai nilai kategori minimal indikator keberhasilan pada siklus I 60% dan siklus II 93%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan modelcooperative learning tipe group investigation dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci: pembelajaran IPA, cooperative learning tipe group investigation, hasil belajar, aktivitasbelajar
PENANAMAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN TILAWATI Rt Bai Rohimah; Maya Aufa; Abdurohim Abdurohim
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman karakter melalui pembelajaran Al Quran dengan menggunakan metode tilawati? karakter-karakter apa sajakah yang muncul? dan bagaimana mempertahankan karakter baik tersebut? Kita ketahui bersama bahwa Al Quran merupakan kalamullah yang didalamnya terkandung muatan karakter yang tercermin dari sosok Rasulallah Muhammad SAW sebagai tokoh pembaharu yang membawa amanah Al Quran, dan bertanggungjawab terhadap perubahan karakter masyarakat quraisy, yang pada waktu itu masih dalam keadaan jahiliyyah. Meski dalam pembelajaran tilawati, para santri hanya ditekankan pada perbaikan bacaan Al Qurannya terlebih dahulu, namun demikian bahwa diyakini akan muncul karakter-karakter lain setelahnya. Diantara karakter yang muncul adalah karakter gemar membaca Al Quran, termotivasi untuk memahami kandungan Al Quran dan terdorong untuk mengamalkan isi kandungan Al Quran. Penelitian ini menguraikan beberapa hal penting tentang karakteristik dari metode tilawati, dan menganalisa karakter-karakter yang muncul darinya, yaitu 1). Pembelajaran Al Quran diajarkan secara praktis; 2). Irama yang digunakan dalam membaca Al Quran metode tilawati ini menggunakan lagu rost; 3). Al Quran diajarkan secara klasikal dengan menggunakan alat peraga; 4). Dan diajarkan secara individual dengan teknik baca simak menggunakan buku. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan penelitian pada populasi yaitu lembaga pendidikan Islam Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Babul Hidayah Taman Graha Asri yang berada di Kota Serang sebagai lembaga mitra binaan Tilawati Center Kota Serang. Sebagai data primer yaitu data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan para guru dan trainer metode tilawati. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pembelajaran Al Quran dengan menggunakan Metode Tilawati bagi anak-anak usia 5-9 tahun sangat efektif dan dapat menanamkan karakter cinta Al Quran, sikap hormat kepada guru, menumbuhkan rasa kasih sayang antar sesama, sikap gemar bergotong-royong, sikap bertanggung jawab, mandiri, berani, tertib, disiplin, tawakkal kepada Allah, patuh, sikap kerja keras, rasa ingin tahu, semangat dalam belajar, fokus, dan demokratis.
PENANAMAN NILAI MODERASI ISLAM DAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN SALAFI JAMI’ATUL IKHWAN KABUPATEN SERANG BANTEN Najmudin Najmudin; Syihabudin Said; Ma’zumi Ma’zumi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren salafi merupakan lembaga pendidikan non formal yang sudah ada di Indonesia sebelum era kemerdekaan. Sebagai lembaga yang memiliki akar kesejarahan dan tempat yang dianggap barokah, pesantren salafi banyak diminati para pencari ilmu, khususnya ilmu agama. Namun dalam pengajarannya, pesantren salafi hanya menggunakan kurikulum tunggal, yakni kurikulum keagamaan, sebagai konsekwensi logisnya, di pesantren ini tidak diajarkan ilmu pendidikan dan kewarganegaraan sebagai sumber dari wawasan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kurikulum pondok pesantren salafi, penanaman nilai-nilai kebangsaan pada santri, pengembangan pemikiran moderasi Islam dan aktualisasi santri terhadap moderasi Islam dan wawasan kebangsaan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan FGD. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis data Miles dan Huberman, dimana proses analisisnya dibagi ke dalam tiga bagian, reduksi data, supply data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, kurikulum pesantren salafi Jami’atul Ikhwan tersusun dari kitab-kitab kuning dan kegiatan ekstrakurikuler seperti Muhadlarah, tilawatul Quran, Marhaban, Yalil, Tawassul dan Barjanji. Penanaman nilai-nilai kebangsaan pada santri dilakukan melalui pembelajaran kitab-kitab kuning, budaya pondok, rutinitas pondok dan ekstrakurikuler. Pengembangangan pemikiran moderasi Islam dilakukan melalui kitab tauhid, kitab fikih dan kitab akhlak serta melalui budaya dan rutinitas pondok. Adapun aktualisasi santri terhadap moderasi Islam dilakukan dengan jalan mengamalkan kitab tauhid, fikih dan akhlak yang sudah dipelajari dari kyai dan ustad. Adapun Nilai-nilai kebangsaan meliputi menghormati dan menghargai segala perbedaan, menjaga persatuan, cinta tanah air, membela tanah air dan sebagainya teraktualisasi dalam mindset dan  sikap santri dalam kehidupan keseharian mereka di pesantren. 
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INGGRIS KELAS SATU SEKOLAH DASAR BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Devi Fadila
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan peserta didik yang rendah dalam menguasaikosakata bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar bahasaInggris berbasis lingkungan kelas satu Sekolah Dasar untuk meningkatkan penguasaan kosakatadan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakanmetode R & D dengan metode pengembangan Four D, meliputi studi pendahuluan untuk langkahperbaikan, perencanaan, pengembangan produk awal, dan diseminasi. Produk yang dikembangkandalam penelitian ini berupa LKS bahasa Inggris berbasis lingkungan untuk kelas satu SekolahDasar. Penelitian ini dilakukan di SDS Rendhawa English School Cilegon dengan subjek penelitianpeserta didik kelas satu yang berjumlah 24 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian iniadalah observasi, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta menggunakan soal pre-testdan post-test untuk mengetahui penguasaan kosakata dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkanhasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bahan ajarberupa LKS bahasa Inggris berbasis lingkungan, peserta didik mampu meningkatkan penguasaankosakata derta mampu meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran bahasa Inggris.Kata kunci: bahan ajar, kosakata, hasil belajar Bahasa Inggris
REPRESENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PEMBELAJARAN MEMBATIK Ghufronudin Ghufronudin; Ahmad Zuber; Argyo Demartoto
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi berdampak pada menurunnya kecintaan siswa pada kearifan lokal sehinggasiswa kurang memahami makna eksistensi batik sebagai warisan budaya yang kaya nilai-nilaikebijaksanaan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pendidikan karakterberbasis kearifan lokal melalui pembelajaran membatik di SMA Batik 2 Surakarta. Unit analisispenelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini adalah stakeholders SMA Batik 2 Surakartayang dipilih dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancaramendalam dan dokumentasi. Validitas data dengan triangulasi sumber lalu dianalisis denganmodel interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran membatik di sekolahdapat tercapai keseimbangan hati nurani, supra-ritual, dan intelektualitas siswa berkaitan denganTuhan melalui kandungan nilai falsafah dalam simbol batik. Pembelajaran membatik yang dilakukansecara klasikal melalui teori maupun praktik berdampak positif bagi pembentukan karakter siswasesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal.Kata Kunci: Representasi, Pendidikan Karakter, Kearifan Lokal, Batik
MODEL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS MAJELIS TAKLIM STUDI DI MAJELIS TAKLIM KOTA SERANG Ima Maisaroh; Rahmmawati Rahmmawati; Nurprapti Wahyu Widyastuti
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menghasilkan Model Majelis Taklim sebagai lembaga pendidikan nonformal keagamaan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Hal ini perlu dilakukan karena mayoritas jamaah Majelis Taklim adalah kaum perempuan yang membutuhkan pengetahuan keagamaan dan nonkeagamaan serta keterampilan produktif (life skill) untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kesetaraan jender. MajelisTaklimmerupakankearifan lokal sekaligusfaktadan modal sosialpembangunan yang potensialdikembangkan. Dari hasilpengamatan, MajelisTaklimdi Kota Serang padaumumnyamasihdiselenggarakandandikelolasecaratradisional. Olehkarenanyaperlumemperolehperhatiandandukunganseriuspemerintahdanstakeholder. Permasalahan yang munculselamainiadalahBagaimana mengembangkan model penyelenggaraan dan pengelolaan Majelis Taklim sebagai lembaga pendidikan nonformal keagamaan di Kota Serang agar dapat menjadi lembaga pemberdayaan perempuan yang optimal dan efektif memberdayakan jamaahnya?”Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan terhadap Majelis Taklim yang tersebar di enam kecamatan yang meliputi 66 kelurahan di Kota Serang. Penelitianinibertujuanuntukmelakukaneksploratif guna menghasilkan: 1) Peta sebaran dan karakteristik Majelis Taklim; 2) Peta persepsi dan kebutuhan jamaah Majelis Taklim terhadap pengetahuan (nonkeagamaan) dan keterampilan produktif.Metode penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini adalah bauran metode penelitian sosial eksploratif (social explorative based research) dan penelitian pengembangan dan penelitian pengembangan (developmental based research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif.MODEL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASISMAJELISTAKLIMSTUDI DI MAJELIS TAKLIM KOTA SERANG

Page 6 of 17 | Total Record : 170