cover
Contact Name
Siti Maryam Munjiat
Contact Email
sitimaryammunjiat@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sitimaryammunjiat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al Tarbawi Al Haditsah
ISSN : 24076805     EISSN : 25806505     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Al-Tarbawi Al-Haditsah : Jurnal pendidikan Islam adalah jurnal ilmiah berkala terbuka yang dikelola oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah terseleksi dengan frekuensi penerbitan 2 kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. fokus kajian bertemakan pendidikan agama islam dari beragam aspek, baik metode dan teknik Pembelajaran, media dan desain pembelajaran hingga materi dan kurikulum pembelajaran pendidikan agama islam. AL-TARBAWI AL-HADITSAH menganut standar publikasi berkala ilmiah nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
Aktivitas santri dalam menghafal al-Quran hubungannya dengan kepribadian conscientiousness Dadan Nurulhaq; Oban Sobandi; Miftahul Fikri; Yayu Yuningsih
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN DALAM ISLAM
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v4i2.5236

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang penulis lakukan di salah satu perguruan tinggi di Tasikmalaya, terdapat aktifitas menghafal al-Quran yang dilaksanakan setiap hari. Aktivitas ini akan membentuk kepribadian conscientiousness yang baik. Dari pada itu penulis bermaksud mengetahui hubungan antara aktivitas santri menghafal al-Quran dengan kepribadian conscientiousness santri di tempat penelitian berlangsung. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif korelatif. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu observasi, anget, studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh, ditemukan bahwa aktivitas santri menghafal al-Quran di tempat penelitian termasuk pada kategori tinggi, hal tersebut berdasarkan skor 4,06 berada pada kelas interval 3,40 – 4,19; (2) kepribadian conscientiousness santri di tempat penelitian termasuk pada kategori tinggi, hal tersebut berdasarkan skor 4,17 berada pada kelas interval 3,40 – 4,19; (3) hubungan aktivitas santri menghafal Al-Quran dengan kepribadian conscientiousness santri di tempat penelitian termasuk kategori sangat rendah, dengan koefisien korelasi 0,084 yang berada pada skala korelasi 0,000 – 0,199. Hipotesisnya diterima, berdasarkan hasil thitung (0,439) > ttabel (0,349) dan derajat pengaruhnya sebesar 33%.
KONSEP MANUSIA IDEAL: TINJAUAN TEOLOGIS DAN PENDIDIKAN ISLAM Nurti Budiyanti; Asep Abdul Aziz; Andewi Suhartini; Nurwadjah Ahmad; Ari Prayoga
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): Pendidikan Islam dan Pembelajaran Daring
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v5i2.6962

Abstract

Learning is the process of fostering and developing the maximum human capacity that holds all dimensions of life, both regarding the soul, ideas, and heart that shape human character. But in reality, learning at this time still focuses on vocational aspects, on the contrary character is neglected, so that even the goals achieved have a partial character, not totality. It is fitting for the concept of learning to have a normative and integrative character, because there is a direction to be aimed in accordance with the thoughts of learning practitioners about the expected perfect qualifications of humans, which certainly link the spirit of the Koran in all aspects of life. Therefore, this research shares an overview of the involvement of all aspects of life in forming the concept of a perfect human being formed from the terms Bani Adam, Basyar, Insan, An-Naas, and 'Abdun.. The present study employed a qualitative approach in the form of literature study as a means of collecting data. Based on the study results and analyses, it was found that the ideal human concept established from the terms Bani Adam, Insan, An-Naas, Basyar and 'Abdun is a mention for humans viewed from various aspects, such as historical, psychological, sociological, biological, and theological aspects. In fact, these five aspects indeed indicate the perfection of humans as God's creatures. In particular, the ideal human being is a person who is aware of his status as a servant of Allah, aware of his role and function as khalifatullah, and also aware of his life's purpose to always makrifatullāh. The educational implications of this concept cover goals, roles, functions, principles, educators, students, teaching contents, methods, and educational media. All of those implications must have a positive impact on the mind and heart as a means of increasing all the potentials possessed by humans. Thus, all the components of education are used as a means of strengthening faith, straightening worship, and instilling noble character and conduct towards makrifatullah.
Kemampuan Guru dalam Pengelolaan Kelas dan Hubungannya dengan Minat Belajar Siswa Bidang Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon anis Khaerunnisa; iding wahidin; akhmad affandi
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v3i1.2857

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertolak dari masalah kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), padahal guru telah berusaha mengelola kelas dengan baik, maka seharusnya minat belajar siswa meningkat. Akan tetapi kenyataannya masih  ada siswa kurang memiliki minat untuk belajar, sehingga kegiatan pembelajaran menjadi kurang kondusif.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengelolaan kelas, mengetahui minat belajar dan mengetahui hubungan antara pengelolaan kelas dengan minat belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam.Metode yang dilakukan dalam penelitianini, yaitu: observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data yaitu dengan menggunakan analisis variabel untuk mengukur tinggi rendahnya variabel tersebut berdasarkan tabulasi indikator, sedangkan untuk analisis hubungan antar variabel dipergunakan rumus korelasiproductmoment,dankoefisienkorelasi.Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan kelas sudah dilaksanakan dengan baik dengan skor rata-rata per indikator 3,4. Skor tertinggi diperoleh pada indicator Distribusi Alat dan  Bahan Ajar denganskor 3,6, selanjutnya berturut-turut pada indicator Variasi Mengajar dengan skor 3,5, indicator Keluwesan Sikap dengan skor 3,4, indicator Hangat dan Antusias dengan skor 3, 3, dan yang terendah pada indicator Siap dengan Tantangan dan indicator Disiplin dan Berfikir Positif dengan skor 3,2.Tentang minat belajar siswa pada bidang  studi SKI di MTs An-Nur Kota Cirebon diperoleh skor rata-rata sebesar 3,3. Skor tertinggi diperoleh pada indicator Keuletan dan Inisiatif dengan skor 3,5 (tinggi), berturut-turut pada indicator Ketekunen dan Konsentrasi dengan skor 3,45 (Tinggi), indicator Konsisten dan Kerja Keras dengan skor 3,4 (tinggi), indicator Kemauan dengan skor 3,3 (antara tinggi dan rendah), dan yang terendah pada indicator Responsif dengan skor 3,2 (rendah) dan indicator Ketelitian dengan skor 3,2 (rendah).Diperoleh r hitung sebesar 0,555, sehingga dapat dinyatakan bahwa hubungan antara pengelolaan kelas dengan minat belajar siswa pada bidang studi SKI di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon  dinyatakan signifikan secara statistik. Artinya semakin berkualitas penerapan pengelolaan kelasakan berhubungan dengan semakin tingginya minat belajar siswa pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon, dan sebaliknya semakin rendah penerapan pengelolaan kelas maka akan berhubungan dengan rendahnya minat belajar  siswa.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI SHALAT JENAZAH DI KELAS IX J SMP NEGERI 1 KUNINGAN KABUPATEN KUNINGAN Masduki Hariyantoni
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digital
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v4i1.4473

Abstract

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI SHALAT JENAZAH  DI KELAS IX J SMP NEGERI 1 KUNINGAN                                         KABUPATEN KUNINGAN                                                         Drs. H. MASDUKI HARIYANTONI, MM.                                                                                                       GURU SMP NEGERI 1 KUNINGANEmail: Masdukihariyantoni@gmail.com ABSTRAKKurikulum Dua Ribu Tiga Bela telah mengubah tata cara pembelajaran yang ada di sekolah. Selama ini guru cenderung menggunakan model pengajaran dengan menggunakan gambar, guru memberikan informasi atau transfer ilmu dan siswa menerimanya. Model pembelajaran dengan menggunakan gambar yang identik dengan ceramah terbukti di dalam pelaksanaannya tidaklah menjadikan keberhasilan belajar siswa. Dengan penerapan KTSP maka tata cara pengajaran pun harus berubah. Oleh karena itu diperlukan suasana pembelajaran yang menyenangkan, yang nantinya bisa menjadikan siswa aktif dan senang untuk belajar.Selain itu proses pembelajaran di sekolah sejauh ini lebih banyak  mengarahkan siswa pada pola belajar kompetitif dan individualitas. Pembelajaran dikatakan mengarah pada pola belajar kompetitif karena proses pembelajaran cenderung menempatkan siswa pada posisi persaingan dengan siswa-siswa yang lain. Kecenderungan guru untuk membuat rangking kelas merupakan kasus yang sering dijumpai, demikian pula kecenderungan guru membanding-bandingkan hasil belajar siswa. Pembelajaran dikatakan mengarah pada pola belajar individualitas karena proses pembelajaran sering kali berlangsung tanpa ketergantungan atau komunikasi antar siswa.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran dengan menggunakan gambar dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI di kelas IX J SMP Negeri 1 Kuningan Kabupaten Kuningan.Dari analisis data penelitian diperoleh: Hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI melalui penerapan model pembelajaran dengan menggunakan gambar di kelas IX J SMP Negeri 1 Kuningan Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan, peningkatan hasil belajar siswa tersebut dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata kelas, dimana setiap perbaikan mengalami peningkatan yang sangat drastis. Pra siklus hanya mencapai nilai rata-rata kelas sebesar 6,37, siklus I meningkat menjadi 7,33, dan siklus II memperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 8,07.  Kata Kunci      : Penggunaan, Media Gambar, Shalat Jenazah. USE OF MEDIA IMAGES IN ISLAMIC RELIGION EDUCATION LESSONS OF HEALTH PRAYER MATERIALS IN CLASS IX J SMP NEGERI 1 KUNINGAN KABUPATEN  KUNINGAN                               Drs. H. MASDUKI HARIYANTONI, MM.                                         TEACHER SMP NEGERI 1 KUNINGAN Email: Masdukihariyantoni@gmail.com ABSTRACT            The Two Thousand Thirteen Curriculum has changed the learning procedures in schools. So far, teachers tend to use teaching models using images, teachers provide information or transfer of knowledge and students receive it. The learning model using images that are identical to the lecture is proven in its implementation does not make students' learning success. With the application of KTSP, the teaching procedures must also change. Therefore a pleasant learning atmosphere is needed, which later can make students active and happy to learn.             In addition, the learning process in schools has so far directed students to competitive learning patterns and individuality. Learning is said to lead to competitive learning patterns because the learning process tends to place students in a competitive position with other students. The tendency of teachers to make class rankings is a common case, as is the tendency of teachers to compare student learning outcomes. Learning is said to lead to individuality learning patterns because the learning process often takes place without dependence or communication between students.             The objectives to be achieved in this study were to find out: 1) To find out the process of applying the learning model by using images in an effort to improve student learning outcomes in PAI learning in class IX J 1 SMP Negeri 1 Kuningan District.             From the analysis of research data obtained: Student learning outcomes in PAI learning through the application of learning models using images in class IX J 1 Public Middle School Kuningan District has increased, the increase in student learning outcomes is evidenced by the acquisition of class average values, where each improvement experienced very drastic increase. The pre cycle only reaches the class average value of 6.37, the first cycle increases to 7.33, and the second cycle gets the class average value of 8.07. Keywords: Usage, Image Media, Prayer Prayer. 
PENINGKATAN KEGIATAN BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI IMPLEMENTASI MANAJEMEN KELAS Asep - Kurniawan
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama Islam di Sekolah
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v5i1.6526

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini ditujukan untuk mengetahui sejauhmana peningkatan kegiatan belajar peserta didik mata pelajaran pendidikan Agama Islam melalui implementasi manajemen kelas di MTsN 1 Kota Cirebon. Penelitian ini adalah mixed method. Dalam penelitian kualitatif subyek penelitian yaitu 3 orang guru PAI dan siswa-siswa kelas 8. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi mendalam, dokumentasi. Teknik analisisnya menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penyimpulan data. Sementara itu dalam penelitian kuantitatif populasi 10 dan 939 siswa dengan proportionate stratifield random sampling, yakni sebesar 5%, maka ada 47 siswa. Instumen yang digunakan adalah angket. Uji coba instrumen ditempuh melalui validitas dan reliabilitas. Tekhnik analisis menggunakan uji t. Temuan penelitian secara kualitatif menunjukkan bahwa implementasi manajemen kelas dalam proses belajar mengajar Pendidikan Agama Islam di MTsN 1 Kota Cirebon sudah berjalan cukup baik. Sementara itu secara kuantitatif menunjukkan bahwa (1) implementasi manajemen kelas di MTsN 1 Kota Cirebon dinilai positif persentase rerata implementasi manajemen kelas sebesar 76.30855% > 75%, (2) kegiatan belajar siswa di MTsN 1 Kota Cirebon dinilai positif. Hal ini ditunjukkan dari persentase rerata kegiatan belajar siswa sebesar 83.0924848  % > 75%, (3) implementasi manajemen kelas positif dapat meningkatkan kegiatan belajar siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dari nilai yang didapatkan lebih besar dari nilai yang dikeluarkan 1 > 0.928231747. Kata kunci: Manajemen kelas, aktivitas belajar, guru, siswa ABSTRACT This study aimed to determine the extent of the increase in learning activities of Islamic education subjects through the implementation of classroom management in State Islamic Junior High School 1 Cirebon City. This study used a mixed-method. In qualitative research, the research subjects were 3 Islamic education subject teachers and 8th-grade students. The instruments were in-depth interviews, in-depth observations, and documentation. The analysis technique was taken through collecting data, reducing data, displaying data, and concluding data. Meanwhile, in quantitative research, the population is 10 teachers. 5% of 939 students, proportionate stratified random sampling, were 47 students. The instrument was a questionnaire. The instrument trials were carried out through validity and reliability. The analysis technique was the t-test. The qualitative research findings indicated that the implementation of classroom management in the teaching and learning process of Islamic Education in state junior high school 1 Cirebon City ran quite well. Meanwhile quantitatively shown that (1) the implementation of class management in state junior high school 1 Cirebon city was positive. The average percentage of class management implementation was 76.30855%> 75%, (2) student learning activities in state junior high school 1 Cirebon city were positive. It was indicated from the average percentage of student learning activities was 83.0924848%> 75%, (3) implementation of classroom management could significantly enhance student learning activities. This was indicated from the obtained value was greater than the issued value, which was 1> 0.928231747. Keywords: Class management, learning activities, teachers, students
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 1 KECAMATAN SURANENGGALA KABUPATEN CIREBON Shinta Dwiyanti; A Syatori; Aen Zaenudin
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v2i2.2077

Abstract

ABSTRAKPerpustakaan adalah suatu ruangan atau gedung – gedung yang berisi buku – buku koleksi – koleksi yang disusun dan diatur sedemikian rupa sehingga mudah untuk dicri dan dipergunakan apabila sewaktu – waktu diperlukan oleh pembaca dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti ruang baca, rak buku, rak majala, meja kursi baca, karu katalog. Sistem pengelaolahan tertentu dan ditempatkan petugas yang menjalankan perpustakaan agar berjalan sebagaimana mestinya. Dan minat adalah rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal yang menyeluruh.                                                                     Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Pemanfaatan perpustakaan Sekolah di Sekolah Menengah pertama (SMP) Negeri 1 Suranenggala, untuk memperoleh data tentang Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri 1 Suranenggala dan untuk memperoleh data tentang Hubungan antara Pemanfaatan perpustakaan Sekolah dengan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Suranenggala. Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa pemanfaatan perpustakaan yang baik dan memadai akan memberikan pengaruh yang besar terhadap minat belajar siswa. Pleh karena itu, segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan sekolah harus dapat menunjang proses belajar sehingga pemanfaatan perpustakaan dapat dirasakan maksimal.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Dalam penganalisisan data menggunakan analisis data kuantitatif dengan perhitungan rumus korelasi product moment. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) Pemanfaatan perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Suranenggala diperoleh perhitungan sebesar 74,15 % perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan perpustakaan di SMP Negeri 1 Suranenggala dikatakan cukup. (2) Minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala diperoleh perhitungan sebesar 74, 4 % perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala dapat dikatakan cukup. (3) Hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala diperoleh perhitungan  0,601% hal ini berarti bahwa hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala memiliki korelasi yang cukup. Kata Kunci : Pemanfaatan Perpustakaan, Minat Belajar.
METODE AMTSAL; METODE AL-QURAN MEMBANGUN KARAKTER Mahbub Nuryadien
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v1i1.1227

Abstract

Amtsal dalam al Qur’an merupakan visualisasi yang abstrak yang dituangkan dalam berbagai ragam kalimat dengan cara menganalogikan sesuatu dengan hal yang serupa dan sebanding, maka untuk dapat memahaminya secara baik dan benar memerlukan pemikiran yang cermat dan mendalam serta harus ditopang dengan penguasaan stilitik (ilmu Balaghah).Selain itu juga, ketika Allah membuat perumpamaan-perumpamaan di dalam al Qur’an bagi manusia, kadang-kadang menggunakan bentuk jama’ (amtsal) dan kadang-kadang menggunakan bentuk mufrad (matsal) dalam beberapa ayat dan surat. Kedua bentuk tersebut kadang-kadang pula digunakan secara bersamaan dalam satu ayat, yang tujuanya untuk menampilkan hal ihwal kebenaran atau menunjukan betapa pentingnya pesan yang terkandung di dalamnya. Disamping itu juga matsal digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang sangat mendasar dan bersifat abstrak. Cara seperti ini dapat ditemukan, misalnya, ketika al Qur’an menjelaskan ke-Esaan Allah dan orang-orang yang meng-Esakan Allah, tentang kemusyrikan dan orang-orang musyrik, serta tentang perbatan-perbuatan mulia.Masalah-masalah tersebut diungkapkan melalui perumpama-an yang bersifat konkrit (hissi) yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan menegaskan makna pesan yang terkandung di dalamnya. Dengan menggunakan perumpamaan yang konkrit tersebut, para pendengar dan pembaca akan merasakan seolah-olah pesan yang disampaikan terlihat langsung. Kata Kunci: Metode Amtsal, Metode Al-Qur’an, Pendidikan Karakter 
KOMPETENSI RÉLIGIUS BERKARAKTER ŪLŪL ‘ILMI BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nurti Budiyanti; Asep Abdul Aziz; Aan Hasanah
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v6i1.7114

Abstract

The decline in the quality of education in Indonesia is inseparable from the decline in the quality of teachers. Looking at this kind of reality, surely a teacher is required to keep improving his competence well. The purpose of this study is to formulate competencies that must be possessed by PAI teachers, namely religious competence, this competence needs to be developed to carry out their educational duties. Religious competence shows the commitment of PAI teachers as the main criterion so that all problems of educational behavior are faced, considered, solved and placed in an Islamic perspective. This research design uses a qualitative-descriptive approach. The research method used is literature study (literature study). The results of this study indicate that; first, the concept of religious competence with lūl 'ilmi character as a solution to improve the quality of PAI teachers. The word lūl 'ilmi is taken in the concept of the Qur'an which means a person who has knowledge based on reality, has broad insight, his intelligence is able to reach makrifat, and his heart is steadfast in monotheism because he has the level of khayyah like the scholars. Second, religious competence with lūl 'ilmi character has distinctive characteristics that are different from the others, namely that this character has Ilāhiyyah, spiritual and spiritual nuances. This feature covers 6 domains, namely the cognitive domain, the affective domain, the psychomotor domain, the social domain, the ethical realm and the spiritual realm. In conclusion, the main key to the character of lūl 'ilmi for PAI teachers is to create a strong khāyyah against his Rabb, as the cause of the knowledge he has.
Relevansi Tripusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Surat Luqman: 12-19 Fithria Rifatul Azizah
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2: Pendidikan Karakter
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v3i2.3332

Abstract

Karakter bangsa merupakan unsur penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan dan berlangsung sepanjang hayat (long life education). Ki Hajar Dewantara yang merupakan salah satu tokoh pendidikan Indonesia memandang bahwa tumbuh kembang seorang anak harus mencakup tiga unsur pendidikan yang disebut dengan tripusat.  Sementara itu terlebih dahulu di dalam Al-Qur’an surah Luqman ayat 12-19 juga dijelaskan nilai-nilai pendidikan karakter sesuai kisah luqman hakim, tentang pendidikan akidah, syaria’ah dan akhlak. Tujuan dari kajian ini yaitu untuk menemukan titik temu antara pemikiran Ki Hajar Dewantara dengan Surat Lukman ayat 12-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif berupa penelitian pustaka (Library Research). Dan metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis teks dan bahasa berupa content analysis (analisis isi). Disinilah dilakukan analisis terhadap isi dari gagasan Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara dan Q.S Lukman ayat 12-19.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon (Studi pada Pembelajaran Aqidah Akhlak) Endang Afriyani; Suklani Suklani; Wawan A Ridwan
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2029

Abstract

Abstrak  Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwasanya telah ditemukan masalah mengenai kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon, dimana bapak Abdul Hamid Yahya selaku guru Aqidah Akhlak di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon dalam menyampaikan pembelajaran di kelas masih dikatakan kurang baik dalam mengelola kelas, hal ini ditunjukan bahwasanya pada saat pembelajaran guru hanya menerangkan materi sambil duduk di meja, sehingga pembelajaran cenderung monoton dan tidak menyenangkan, selain itu juga ada siswa yang tidur di dalam kelas, dan siswapun sulit berkonsentrasi dalam belajar, hal tersebut membuat siswa kurang antusias untuk mengikuti pembelajaran Aqidah Akhlak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) mengetahui kompetensi pedagogik guru di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon, (2)  mengetahui seberapa besar prestasi belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak, (3) mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon (studi pada pembelajaran Aqidah Akhlak).Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, angket dan dokumentasi tentang pengaruh kompetensi pedagogik guru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik analisis data kuantitatif. Sedangkan untuk menganalisa data yang diperoleh peneliti menggunakan skala prosentase, mean, median modus, dan rumus product moment.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon (studi pada pembelajaran Aqidah Akhlak) dimana dilihat dari “r” product moment” dihasilkan nilai r sebesar 0,729 kemudian r hitung di atas dikonsultasikan ke r tabel pada sampel sebesar 34 diperoleh r tabel 0,349. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa r hitung berada di atas r tabel, maka uji hipotesis menjawab H0 ditolak  dan Ha diterima. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar  

Page 6 of 20 | Total Record : 194