cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN BENTUK MOLEKUL DI SMA Kiki Marisa Puji; Fakhili Gulo; A Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v1i1.2385

Abstract

Pengembangan multimedia interaktif  untuk pembelajaran bentuk molekul di SMA. Pengembangan multimedia interaktif untuk pembelajaran bentuk molekul telah diujicobakan dan dilakukan di kelas XI IPA SMAN 1 Prabumulih. Data dikumpulkan dengan teknik uji pakar, angket, dan tes hasil belajar. Berdasarkan teknik analisa data diperoleh skor kevalidan materi 113 dengan kategori sangat baik, skor kevalidan pedagogik 109 dengan kategori sangat baik, skor kevalidan media 20 dengan kategori baik, kepraktisan 86,79%, dan keefektifan 88,24%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan multimedia interaktif untuk pembelajaran bentuk molekul di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Prabumulih telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.Keywords: Interactive Multimedia, Molecular Shape
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA Sarinarulita Sarinarulita; Effendi Effendi; A Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v1i1.2388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa melalui model pembelajaran Index Card Match di kelas X SMA Negeri 14 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Rata-rata keaktifan siswa meningkat dari siklus I 53,27% menjadi 62,73% pada siklus II dan 68,36% pada siklus III. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat dari 7,89% sebelum tindakan (T0) menjadi 54,55% pada siklus I kemudian 61,9% pada siklus II dan 92,86% pada siklus III. Hasil penelitian menunjukan terjadinya peningkatan pada keaktifan dan hasil belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Index Card Match dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.Key words: index card match, class action research,improve the activity and student study result
REDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP REAKSI REDOKS MELALUI MODEL ECIRR Wahyu Juli Astuti; Suyono Suyono; Sri Poedjiastoeti
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v1i1.2387

Abstract

Implementasi model ECIRR (Elicit, Confront, Identify, Resolve, dan Reinforce) dalam mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep reaksi redoks. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA 3, X IPA 5, dan X IPA 7 SMA Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Instrumen yang digunakan adalah three-tier diagnostic test untuk menentukan miskonsepsi siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis menunjukkan pembelajaran remedial dengan menggunakan model ECIRR telah berhasil menggeser miskonsepsi siswa menuju tahu konsep sebanyak 97% (X IPA 3), 96% (X IPA 5), dan 97% (X IPA 7), dan meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.Keywords: reduction, misconception, redox, ECIRR.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR-SQUARE DI SMA Ria Sita Ariska; M Hadeli Luhun; Diah Kartika Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v1i1.2389

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think pair-square di kelas XI IPA2 SMA Negeri 11 Palembang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam tiga siklus. Siklus I terdiri atas dua pertemuan, siklus II juga terdiri atas dua pertemuan, dan begitu pula dengan siklus III yang juga terdiri atas dua pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan siswa dan tes hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 40,98%, pada siklus II sebesar 56,68%, dan pada siklus III sebesar 66,69%. Skor rata-rata nilai hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0), sebesar 69,53 (37,21%), skor rata-rata tes siklus I (T1) adalah 72,56 (53,48%), skor rata-rata tes pada siklus II (T2) adalah 77,69 (72,09%), dan skor rata-rata tes pada siklus III (T3) adalah 82,35(86,04%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair-square ini dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa.Key words: Think Pair-Square, Learning Outcome, Chemistry, Senior High School
PENGEMBANGAN MODUL PERHITUNGAN KIMIA BERBASIS KONSTRUKTIVISME DI KELAS X SMA NEGERI 1 TANJUNG BATU Restu Marsri; A Ibrahim; FNU Desi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i2.2899

Abstract

Penelitian ini menghasilkan modul perhitungan kimia berbasis konstruktivisme yang memiliki kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Development Research) melalui lima tahap, yakni self evaluation, expert review, one to one, small group, dan field evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket dan tes hasil belajar siswa. Lembar validasi digunakan untuk mengetahui gambaran tentang kevalidan modul perhitungan kimia berbasis konstruktivisme yang telah dikembangkan, pemberian angket bertujuan untuk mengetahui kepraktisan modul perhitungan kimia berbasis konstruktivisme, dan tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui efektivitas modul perhitungan kimia berbasis konstruktivisme. Kevalidan materi, pedagogik dan desain dikategorikan baik. Kepraktisan dikategorikan sangat baik, dan efektivitas ketuntasan belajar sebesar 79,48%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul perhitungan kimia berbasis konstruktivisme yang dikembangkan di kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Batu telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan guru dapat memanfaatkan modul perhitungan kimia berbasis konstruktivisme sebagai alternatif bahan ajar yang dapat membantu siswa belajar secara mandiri.
PENGEMBANGAN BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM LAJU REAKSI BERBASIS GUIDED DISCOVERY PADA MATA PELAJARAN KIMIA DI KELAS XI IPA SMA Murtiarni Putri; K Anom W; A Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i2.2902

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan  petunjuk praktikum laju reaksi berbasis guided discovery. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan desain penelitian ADDIE dan evaluasi formatif Tessmer meliputi self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test evaluation. Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi, lembar angket kepraktisan, dan lembar soal pretest-postest. Subjek penelitian tahap expert review yaitu, ahli pedagogik, content, dan desain. Subjek one-to-one dan small group evaluation yaitu kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Indralaya dan SMA Srijaya Negara. Subjek field test yaitu kelas XI MIA 4 SMA Negeri 1 Indralaya dan XI MIA 1 SMA Srijaya Negara. Tahap expert review didapatkan skor validasi aspek pedagogik 3,15 (valid), aspek content 3,25 (sangat valid), dan aspek desain 3,00 (valid). Skor kepraktisan tahap one-to-one 3,01 (praktis) dan tahap small group 3,25 (sangat praktis). Perolehan skor gain tahap field test terhadap prototype III di SMA Negeri 1 Indralaya diperoleh 0,62 (skor gain sedang) dan di SMA Srijaya Negara 0,60 (skor gain sedang). Hasil perolehan gain skor menunjukkan bahwa keefektifan petunjuk praktikum terkategori sedang. Hasil penelitian ini ialah petunjuk praktikum laju reaksi berbasis guided discovery yang valid, praktis, dan efektif pada mata pelajaran kimia di kelas XI IPA SMA. Guru diharapkan dapat menggunakan petunjuk praktikum laju reaksi berbasis guided discovery dalam pelaksanaan kegiatan praktikum di laboratorium.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS WEB UNTUK PEMBELAJARAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN DI KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Dini, Septian
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan multimedia berbasis web untuk pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan di kelas XI IPA SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Pengembangan multimedia berbasis web untuk pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan telah dilakukan dan diujicobakan di kelas XI IPA SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) melalui tiga tahapan evaluasi, yakni evaluasi satu lawan satu (one to one evaluation), evaluasi kelompok kecil (small group evaluation), dan evaluasi lapangan (field evaluation). Data dikumpulkan dengan teknik uji pakar, angket, dan tes hasil belajar. Uji pakar dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang kevalidan multimedia pembelajaran. Pemberian angket bertujuan untuk mengetahui kepraktisan multimedia pembelajaran. Tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran. Berdasarkan teknik analisa data diperoleh skor kevalidan materi 50, skor kevalidan pedagogik 50, skor kevalidan media 19, praktikalitas 86,17%, dan efektivitas 94,28%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan multimedia berbasis web untuk pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan di kelas XI IPA SMA Muhammadiyah 1 Palembang telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA MATERI LAJU REAKSI BERBASIS STEM PROBLEM-BASED LEARNING KELAS XI SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA Suri Hapiziah; Tatang Suhery; Jejem Mujamil
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i2.2905

Abstract

Telah dilakukan pengembangan Bahan ajar materi laju reaksi berbasis  STEM Problem-Based Learning yang valid, praktis dan efektif menggunakan model ADDIE. Bahan ajar yang dihasilkan di validasi oleh ahli (Expert Review) diperoleh rata-rata skor 4,11 (valid). Tahap one-to-one dan small group diperoleh persentase rata-rata skor sebesar  80,68 % (sangat praktis). Hasil N-Gain Hasil belajar kelas uji coba 0,76 (sangat efektif) sedangkan kelas biasa 0,60 (efektif). Berdasarkan N-Gain menunjukkan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar berbasis STEM Problem-Based Learning lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang tidak menggunakan bahan ajar berbasis STEM Problem-Based Learning. Data diatas menyatakan bahan ajar materi laju reaksi berbasis STEM Problem-Based Learning valid, praktis dan efektif. Saran peneliti bagi guru dan siswa agar menggunakan bahan ajar berbasis STEM Problem-Based Learning dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT DI KELAS X SMA NEGERI 1 INDERALAYA Simbolon, Anita H.; Gulo, Fakhili; Suharman, Andi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) interaktif telah dilakukan dan diujicobakan untuk pembelajaran larutan elektrolit dan non elektrolit di kelas X SMA Negeri 1 Indralaya. LKS interaktif dikembangkan melalui tahapan Define (pendefenisian), Design (design), Develop (pengembangan) dan ujicoba Tessmer pada tahap develop. Hasil penelitian berdasarkan analisis data angket menunjukkan bahwa LKS interaktif telah valid dan layak digunakan dengan perolehan nilai analisis 4,2 dalam uji validitas materi, 4,1 dalam uji validitas media, 4 dalam uji validitas pedagogik serta 4,28 dalam ujicoba one to one dan 4,45 dalam ujicoba small group. Berdasarkan analisis tes berupa pretest dan posttest menunjukkan bahwa lembar kerja siswa interaktif telah efektif dan berpotensi meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 81,43 dan nilai N-gain score 0,54. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan lembar kerja siswa interaktif untuk pembelajaran larutan elektrolit dan non elektrolit di kelas X SMA Negeri 1 Indralaya telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
KESIAPAN GURU KIMIA SMA NEGERI PALEMBANG DALAM MENDUKUNG PENERAPAN KURIKULUM 201 Dewi Purnama Sari; Iceng Hidayat; Bety Lesmini
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i2.2903

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kesiapan guru kimia dalam mendukung penerapan Kurikulum 2013 ditinjau dari aspek-aspek: pelatihan, RPP, dan pembelajaran di kelas. Penelitian deskriptif ini bersifat eksploratif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan triangulasi teknik dengan subjek 13 guru kimia kelas X SMAN Palembang. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi, penyajian, dan verifikasi. Kendala-kendala guru dalam penerapan Kurikulum 2013 adalah pelatihan guru, ketersediaan buku, dan fasilitas yang kurang memadai. Sedangkan di kelas, guru harus menghadapi siswa yang melebihi kapasitas ruang sehingga menghambat beberapa penerapan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukkan guru belum siap dikarenakan pelatihan bersifat informasi teoritik dalam waktu yang singkat, RPP telah dikembangkan sesuai permendikbud nomor 81A, namun penerapannya tidak konsekuen dan konsisten. Direkomendasikan agar pelatihan guru dilaksanakan secara merata dan berkelanjutan untuk meningkatkan kreatifitas dan profesionalitas, seperti melakukan PTK dan menerapkan teknologi multimedia dalam pembelajaran inovatif. Sarana dan prasarana sekolah perlu ditingkatkan untuk memudahkan guru melaksanakan kewajibannya sesuai tuntutan perundang-undangan dalam mendukung kesuksesan Kurikulum 2013.

Page 3 of 18 | Total Record : 177