cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENERAPAN SIKAP KERJA ERGONOMI TERHADAP BEBAN KERJA YANG DITERIMA PADA TINDAKAN PERAWATAN SALURAN AKAR OLEH MAHASISWA JENJANG PROFESI KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS UDAYANA Sudirman, Putu Lestari; Kristanto, Riki; Rejeki, Putri; Wiyanda, Ni Made
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P04

Abstract

Penerapan ergonomi merupakan salah satu upaya untu menyerasikan pekerjaan dengan tenaga kerja, sehingga akan tercipta kenyamanan dalam bekerja. Apabila ergonomi tidak terpenuhi, akan timbul rasa tidak nyaman atau sakit pada bagian tubuh tertentu, seperti gangguan musculoskeletal disorders. Dokter gigi merupakan salah satu praktisi kesehatan yang paling rentan mengalami gangguan musculoskeletal disorders. Area kerja yang sempit, pekerjaan yang membutuhkan presisi, serta kebutuhan visual yang tinggi terkadang dikombinasikan dengan kekuatan tenaga yang menyebabkan dokter gigi bekerja dalam sikap tubuh yang sangat tidak fleksibel. Kurangnya penerapan ergonomi pada pekerja di lingkungan kerja merupakan salah satu dampak dari kurangnya pengetahuan mengenai ergonomi. Penerapan sikap kerja juga mempengaruhi beban kerja yang diterima oleh pekerja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan penerapan sikap kerja ergonomi terhadap beban kerja yang diterima pada saat melakukan tindakan perawatan saluran akar oleh Mahasiswa Jenjang Profesi Kedokteran Gigi Universitas Udayana. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional, dilakukan dengan cara observasi terhadap 22 sampel (5 laki-laki dan 17 perempuan). Tingkat pengetahuan sampel dilihat dari nilai kuisioner yang terdiri dari 15 soal, sikap kerja sampel dinilai dengan menggunakan lembar kerja RULA dan beban kerja sampel diperoleh dengan menggunakan oximeter. Data yang didapatkan kemudian diolah dan diuji korelasi menggunakan uji korelasi spearmen. Hasil analisis uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ergonomi terhadap beban kerja yang diterima dengan nilai p=794 > 0,05, dan terdapat hubungan yang kuat antara penerapan sikap kerja ergonomi terhadap beban kerja yang diterima dengan nilai p=0,001 < 0,05 dan nilai r=0,636. Kata kunci: sikap kerja ergonomic., perawatan saluran akar., beban kerja
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA MENGENAI AMERICAN SOCIETY OF ANESTHESIOLOGISTS PHYSICAL STATUS (ASAPS) CLASSIFICATION Marting, Millenia; Senapathi, Tjokorda Gde Agung; Wiryana, I Made; Sucandra, I Made Agus Kresna
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i02.P18

Abstract

Tindakan pembedahan berperanan penting dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Namun, setiap tindakan pembedahan pasti memiliki resiko. Oleh karena itu, diperlukan kecermatan para tenaga medis untuk mencegah terjadinya resiko yang tidak diinginkan. Salah satu caranya dengan melakukan evaluasi kondisi fisik pasien menggunakan klasifikasi American Society of Anesthesiologists Physical Status (ASAPS) sebelum melakukan pembedahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai American Society of Anesthesiologists Physical Status (ASAPS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional. Penilaian tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 17 butir pertanyaan yang sudah divalidasi. Sampel penelitian berasal dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 28 (10.3%) mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan baik, 58 (21.4%) mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 185 (68.3%) mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan kurang mengenai ASAPS. Sebanyak 250 (92.3%) responden baru pertama kali mengetahui ASAPS saat mengerjakan kuesioner ini. Hal ini diduga menjadi penyebab mayoritas mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan kurang. Kata kunci: American Society of Anesthesiologists Physical Status (ASAPS), tingkat pengetahuan, mahasiswa kedokteran
PERBANDINGAN HASIL ANALISIS GAS DARAH ARTERI ANTARA ALAT POINT OF CARE TESTING (POCT) DAN LABORATORY BLOOD GAS ANALYZER PASIEN PNEUMONIA Indrawati, Gracia Dewi; Lawang, St. Aizah; Ganda, Idham Jaya; Rauf, Syarifuddin; L, Amiruddin; Aras, Jusli
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P05

Abstract

Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan baik dalam angka kesakitan maupun kematian. Analisis gas darah (AGD) merupakan pemeriksaan laboratorium yang memiliki peran penting dalam tatalaksana pasien pneumonia. Point of care testing (POCT) adalah alternatif alat pemeriksaan yang dapat mempersingkat waktu pemeriksaan. Tujuan penelitian ini untuk melihat perbandingan hasil AGD antara POCT dan laboratory blood gas analyzer(BGA) pasien pneumonia. Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional yang dilakukan dari bulan oktober hingga Desember 2022 di Pediatric Intensive Care Unit(PICU) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian melibatkan 60 sampel AGD arteri yang akan diperiksa menggunakan POCT, setelah itu dilakukan pemeriksaan BGA. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat hubungan signifikan untuk semua parameter AGD (pH, pCO2, pO2, HCO3) antara kedua alat (p=0,000). Kekuatan hubungan sangat kuat untuk pH (r=0,856), pCO2 (r=0,814) dan kuat untuk pO2 (r=0,718) dan HCO3 (r=0,716) antara kedua alat. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara hasil AGD arteri antara alat POCT dan BGA. Terdapat hubungan yang signifikan untuk semua parameter AGD arteri dengan korelasi sangat kuat. untuk pH, pCO2, dan korelsi kuat untuk pO2 dan HCO3 antara kedua alat. Kata Kunci: point of care testing, laboratory blood gas analyzer, analisis gas darah arteri, pneumonia
PROFIL STATUS NUTRISI ANAK PALSI SEREBRAL DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH, DENPASAR, BALI Pratiwi, I Gusti Ayu Putu Eka; Sidiartha, I Gusti Lanang; Mahalini, Dewi Sutriani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P01

Abstract

Pendahuluan: Anak dengan palsi serebral (PS) memiliki risiko tinggi mengalami malnutrisi. Malnutrisi yang terjadi menyebabkan gangguan pertumbuhan, penurunan fungsi otak, pengurangan potensi perkembangan, gangguan kekebalan tubuh, gangguan penyembuhan luka, dan menurunkan kekuatan dari otot-otot pernapasan sehingga akan memudahkan untuk terjadinya infeksi. Suatu penelitian yang menggambarkan status nutrisi anak PS yang dapat memetakan kondisi nutrisi anak PS penting untuk dilakukan sehingga dapat dipergunakan untuk tata laksana selanjutnya yang lebih baik. Tujuan: untuk mengetahui profil status nutrisi anak dengan palsi serebral (PS) di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif potong lintang menggunakan sampel anak dengan PS. Kriteria inklusi: pasien PS < 18 tahun yang berkunjung ke Poliklinik Anak RSUP Sanglah pada periode 1 Maret 2022 sampai 30 Agustus 2022. Kriteria eksklusi: usia < 1 tahun dan orangtua tidak bersedia menandatangani informed consent. Sampel dianalisis secara deskriptif untuk melihat profil status nutrisinya. Hasil: penelitian ini mendapatkan sebanyak 60 sampel penelitian dengan median usia 3,79 (rentang 1-17,89) tahun. yang terdiri dari 26 (43,3%) laki-laki dan 34 (56,7%) perempuan. Sebanyak 21 (35%) anak didapatkan dengan gizi baik, 13 (21,7%) anak dengan gizi kurang, 21 (35%) anak dengan gizi buruk, 2 (3,3%) anak berisiko gizi lebih, 2 (3,3%) anak gizi lebih, dan 1 (1,7%) anak obes. Severely stunted terdapat pada 27 (45%) anak, stunted sebanyak 12 (20%) anak, dan normal terdapat pada 21 (35%) anak. Simpulan: kejadian malnutrisi akut dan kronis cukup tinggi pada pasien anak dengan PS di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.
KORELASI ANTARA AKTIVITAS ADENOSINE DEAMINASE (ADA) CAIRAN PLEURA DAN HASIL LEUKOSIT CAIRAN PLEURA PADA PENDERITA EFUSI PLEURA Patria Dewi, Pande Putu Ayu; Aryati, Aryati; Anniwati, Leonita; Marhana, Isnin Anang
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P02

Abstract

Efusi pleura merupakan kumpulan cairan abnormal di ruang pleura. Diagnosis efusi pleura selain berdasarkan keluhan dan gejala klinis memerlukan berbagai pemeriksaan penunjang seperti radiografi, analisis cairan pleura. Adenosine deaminase merupakan enzim yang terlibat pada proses katabolisme purin. Enzim ini memegang peranan penting pada diferensiasi sel limfoid. Pemeriksaan aktivitas adenosine deaminase (ADA) telah lama digunakan sebagai penunjang diagnosis tuberkulosis karena cepat, murah, dan memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Pemeriksaan analisis cairan pleura masih menjadi pemeriksaan utama pada penderita dengan efusi pleura untuk membantu penegakan diagnosis dan etiologi efusi pleura. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas ADA cairan pleura dan hasil leukosit cairan pleura pada penderita efusi pleura. Jenis penelitian adalah penelitian observasional cross-sectional. Pemeriksaan aktivitas ADA dilakukan pada cairan pleura. Pemeriksaan aktivitas ADA dikerjakan dengan metode fotometri (cara Non Giusti) menggunakan reagen Diazyme dengan alat TMS 24i Premium. Pemeriksaan hitung sel leukosit menggunakan metode otomatis dengan prinsip flow cytometry menggunakan laser optic dengan alat Sysmex XN-1000. Subyek penelitian adalah 40 pasien efusi pleura dengan diagnosis keganasan, tuberkulosis, dan penyakit sistemik. Hasil analisis menunjukkan terdapat korelasi antara aktivitas ADA pada cairan pleura dan hitung sel leukosit untuk seluruh subyek penelitian (r = 0,495 dan p = 0,001). Korelasi antara aktivitas ADA pada cairan pleura dengan sel polimononuklear didapatkan r=0,521 dengan p = 0,001 sedangkan korelasi positif tidak bermakna ditunjukkan antara aktivitas ADA pada cairan pleura dengan sel mononuclear dengan r=0,228 dan p=0,157 Kata kunci. Adenosine deaminase, cairan pleura, leukosit
Hubungan Tingkat Stres terhadap Insomnia pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Semester I Tahun Ajaran 2021/2022 Universitas Udayana dalam Masa Pandemi Covid-19 Sutanto, Stella Yola; Kurniawan, Lely Setyawati; Wardani, Ida Aju Kusuma; Diniari, Ni Ketut Sri
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i02.P16

Abstract

Insomnia adalah gangguan kualitas tidur yang dapat menimbulkan respon negatif pada tubuh dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Tanda insomnia antara lain adalah sulit menginisiasi tidur atau mempertahankan tidur, atau kualitas tidur yang buruk. Penyebab dari insomnia bersifat multifaktorial, dan salah satunya adalah stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan insomnia, terutama pada mahasiswa kedokteran tahun pertama. Penelitian ini menggunakan metode studi potong lintang analitik yang melibatkan mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Semester I Tahun Ajaran 2021/2022 Universitas Udayana. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik consecutive sampling. Kuesioner yang digunakan adalah Perceived Stress Scale dan Insomnia Severity Index yang telah diterjemahkan dan dimodifikasi untuk penelitian ini. Sebanyak 184 sampel diambil dari total 186 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dari kuesioner dianalisis menggunakan uji Pearson Chi-Square dan Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 184 sampel, yang mengalami insomnia adalah sebanyak 0,5% sampel (1 orang) dengan stres ringan, 18,5% sampel (34 orang) dengan stres sedang, dan 3,3% (6 orang) dengan stres berat. Hubungan antara tingkat stres dan insomnia menunjukkan korelasi sebesar 0,154 dan nilai signifikansi (Sig.) dengan p value 0,101. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan tidak bermakna antara tingkat stres dengan insomnia pada mahasiswa semester I PSSKPD Universitas Udayana Tahun Ajaran 2021/2022. Kata kunci: tingkat stres, insomnia, mahasiswa kedokteran
JENIS KELAMIN, ANGKATAN, DAN DURASI DUDUK BERHUBUNGAN DENGAN ANGKA KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN DAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA SELAMA PELAKSANAAN KULIAH DARING Alamsyah, Ajib Zaim; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wardana, I Nyoman Gede; Widianti, I Gusti Ayu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P16

Abstract

Nowadays in this pandemic era, most of the living sectors are obligated to adapt and conduct their duty from home. However, home environment isn’t always designed as a place to study, unlike campus, which is risky to be unergonomic. Moreover, this condition can result in various musculoskeletal disorders, such as low back pain. The aim of this study is to find out the prevalence of low back pain in Undergraduate Study Program in Medicine and Medical Profession Students of Udayana University during online classes. The design of this research is description with a cross-sectional approach. The research subjects were 468 Undergraduate Study Programs in Medicine and Medical Profession Students of Udayana University. Research data are primary data obtained from the standardized Nordic questionnaire. Students with low back pain is found in a higher proportion, which is 59% compared to not having low back pain which is 41%. Factors that are related towards this condition are sex with the p value = 0.000, batch with the p value = 0.016, and sitting duration with the p value = 0.002.
HUBUNGAN SERVICE EXCELLENT BIDAN DALAM PELAKSANAAN ANC DENGAN CAKUPAN K6 DI PUSKESMAS BATIPUH KABUPATEN TANAH DATAR jesica, fanny; Anggraini, Marisa Lia; Hayu, Ramah
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P12

Abstract

Pelayanan antenatal atau antenatal care (ANC) merupakan setiap kegiatan dan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan sejak terjadinya masa konsepsi hingga sebelum mulainya proses persalinan yang diberikan kepada seluruh ibu hamil. Tujuan ANC menurut World Health Organization (WHO) tahun 2019 dalam Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI, 2020) adalah untuk memperoleh suatu proses kehamilan serta persalinan yang aman dan positif (positive pregnancy experience). Pelayanan ANC akan mempersiapkan calon ibu agar benar-benar siap untuk hamil, melahirkan dan menjaga agar lingkungan sekitar mampu melindungi bayi dari infeksi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar Tahun 2021 cakupan K1 dan K6 mengalami penurunan berkisar 1-2% dibanding tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Service Excellent dalam Pelaksanaan ANC dengan cakupan K6 di Puskesmas Batipuh Kabupaten Tanah Datar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian crossectional. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2022. Populasi adalah seluruh Ibu hamil TM III yang berada di akhir kehamilan di Puskemas Batipuh yang berjumlah 35 orang, sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik total sampling. Didapatkan hasil penelitian sebagian besar responden melakukan kunjungan K6 secara lengkap, yaitu sebanyak 21 orang (60%). Sebagian besar responden mendapatkan service excellent dari tenaga kesehatan saat pelayanan ANC, yaitu sebanyak 25 orang (71,4%). Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan antara service excellent dalam pelaksanaan ANC dengan cakupan K6 dengan p value 0,04. Kata kunci : cakupan K6, ANC, service excellent
PERBEDAAN ANTARA KADAR TROPONIN T PLASMA DAN SKOR GLOBAL LONGITUDINAL STRAIN EKOKARDIOGRAFI SEBELUM DAN SETELAH HEMODIALISIS PADA PASIEN HEMODIALISIS REGULER Dharma Laksmi, Ni Made; Pradnyana DS, Bagus Ari; Widiana, I Gede Raka
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i04.P06

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang:Sebagaimana diketahui bahwa proses hemodialisis sangat erat kaitannya dengan peningkatan angka kematian yang disebabkan oleh kondisi kardiovaskuler. Kematian pada pasien hemodialisis (HD) tidak hanya disebabkan oleh proses aterosklerosis klasik. Proses HD diduga terkait dengan perubahan hemodinamik dan juga gangguan perfusi koroner yang mengakibatkan stunning miokard. Walaupun mayoritas kematian pada pasien HD disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler, namun sebagian besar pasien tersebut (>50%) masih memiliki fraksi ejeksi atau ejection fraction (EF) yang baik. Ekokardiografi global longitudinal strain (GLS) dan pemeriksaan high sensitivity troponin T jantung (hs Troponin T) diharapkan dapat mendeteksi dini disfungsi ventrikel kiri subklinis dan cedera miokard yang dipicu oleh proses HD.Metode:Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain before-after dengan random number sampling. Sebanyak 60 pasien menjalani HD reguler 2 kali per minggu dengan EF ? 50% di RS Prof. dr. I.G.N.G. RSUD Ngorah. Skor GLS dengan transtorakal ekokardiografi (TTE) dua dimensi speckle-tracking echocardiography (STE) dan hs Troponin T plasma yang diukur segera sebelum dan sesudah HD.Hasil:Pada penelitian ini didapatkan perbedaan nilai rerata skor GLS yang bermakna sebelum dan sesudah hemodialisis (-21,04 ± 3,65 hingga -17,60 ± 3,17) dengan selisih -3,43 (IK 95% -3,978 - (-2,894), p <0,001). Namun tidak terdapat perbedaan bermakna rerata hs Troponin T sebelum dan sesudah HD (0,105 ± 0,142 ng/ml menjadi 0,104 ± 0,158 ng/ml) dengan selisih 0,001 (IK 95% -0,008 - 0,103, p 0,800) . Selain itu, tidak ditemukan hubungan signifikan antara perubahan hs Troponin T dan perubahan GLS (r = 0,071, r2 0,005, p 0,588). Pada analisis multivariat ditemukan adanya korelasi yang bermakna yang menunjukkan adanya korelasi positif dan kuat (r = 0,730) antara volume ultrafiltrasi, riwayat gagal jantung kronis Kelas Fungsional (Fc) I-II, dan penggunaan penyekat beta terhadap perubahan GLS. Kejadian HD dikaitkan dengan perubahan GLS melalui volume preload (ultrafiltrasi) dan didukung oleh gagal jantung kronis dan penggunaan penyekat beta. Kata Kunci : Hemodialisis., Global Longitudinal Strain., hs Troponin T., Preload., Gagal Jantung Kronis, Penyekat Beta.
DAMPAK NYERI KEPALA PRIMER PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA MENGGUNAKAN HEADACHE IMPACT TEST-6 VERSI INDONESIA Apriyanti, Ni Putu Winda; Indrayani, Ida Ayu Sri; Samatra, Dewa Putu Gde Purwa; Wijayanti, Ida Ayu Sri
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P15

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Nyeri kepala primer adalah nyeri kepala tanpa gangguan struktural di kepala dan tidak diakibatkan oleh penyakit lainnya. Mahasiswa Fakultas Kedokteran memiliki risiko mengalami nyeri kepala primer karena nyeri kepala dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari. Penilaian dampak nyeri kepala dapat dilakukan dengan menggunakan headache impact test-6 versi Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak nyeri kepala primer pada mahasiswa PSSKPD Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018 dan 2019 menggunakan headache impact test-6 versi Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional yang melibatkan subjek sebanyak 167 mahasiswa PSSKPD Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018 dan 2019 dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner melalui google form lalu dianalisis menggunakan aplikasi SPPS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 167 orang yang mengalami nyeri kepala primer. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri kepala primer memberikan dampak pada kehidupan mahasiswa PSSKPD Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018 dan 2019 yaitu sebanyak 35,9% berdampak tertentu, 18% berdampak substansial, dan 23,4% berdampak parah pada kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Nyeri kepala primer, dampak nyeri kepala, headache impact test-6.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue