cover
Contact Name
Mei Sulistyoningsih
Contact Email
jitek@upgris.ac.id
Phone
+6282137428349
Journal Mail Official
jitek@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Sidodadi Timur Nomor 24 – Dr. Cipto Semarang - Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains)
ISSN : 24609986     EISSN : 24769436     DOI : https://doi.org/10.26877/jitek
JITek: Jurnal Ilmiah Teknosains 2476-9436 (media online) & 2460-9986 (media cetak) published scientific papers on the results of applied and natural science research covering the fields of science including engineering (civil, chemistry, architecture, electrical, mechanical, enviromental), food technology, agriculture, physics, biology, mathematics, chemistry and technical information. The manuscript must be original research, written in Bahasa Indonesia or English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference. Manuscripts will be reviewed by an expert editor and managing editor. The journal has been indexed in Google Scholar, Dimensions and Crossref.
Articles 212 Documents
KRIM ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) anita dwi puspitasari
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 2 (2017): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v3i2.1598

Abstract

Daun kopi arabika mengandung senyawa antara lain flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami yang dapat menghambat radikal bebas. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kopi arabika memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 19,856 ± 0,126 µg/ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IC50 dari krim ekstrak etanol daun kopi arabika dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan karakteristik fisika kimia sediaan krim.  Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian dilakukan uji kualitatif senyawa flavonoid. Variasi konsentrasi ekstrak dalam krim adalah 0,1%, 0,2%, dan 0,3%. Aktivitas antioksidan krim diuji dengan metode DPPH serta diamati karakteristik fisik kimia krim meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, viskositas, dan daya sebar. Data uji kualitatif senyawa flavonoid ditujukan untuk senyawa flavanoid, selanjutnya stabilitas fisika krim dianalisis menggunakan regresi linier, uji aktivitas sediaan krim dihitung menggunakan persentase aktivitas antioksidan dan uji aktivitas antioksidan ekstrak dihitung menggunakan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun kopi arabika mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak daun kopi arabika diperoleh nilai IC50 sebesar 3,578 µg/ml, sedangkan kuersetin diperoleh nilai IC50 sebesar 15,09 µg/ml. Hasil uji aktivitas antioksidan sediaan krim FI, FII, dan FIII menunjukkan persen aktivitas antioksidan berturut-turut sebesar 21,390%, 26,152%, dan 37,097%. Variasi konsentrasi ekstrak dalam formulasi sediaan krim memberikan pengaruh signifikan terhadap sifat fisika dan kimia krim. 
PENGARUH PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI TERHADAP MUTU FISIK MACARON OAT Lustika Eva Lusiana; Deby Andrianty; Taufik Nor Hidayat; Iffah Muflihati
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains) Vol 7, No 1/Mei (2021): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.076 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v7i1/Mei.7724

Abstract

Macaron adalah kue sederhana yang biasanya terbuat dari putih telur, gula, dan tepung almond, dimana dua buah macaron ditengahnya diberikan isian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pewarna dari buah naga, labu kuning, dan daun suji sebagai pewarna alami terhadap mutu fisik macaron oat.  Metode analisis data yang digunakan yaitu metode RAL (Rancang Acak Lengkap), dengan 3 perlakuan pewarna alami yaitu pewarna dari buah naga, labu kuning dan daun suji. Berdasarkan hasil penelitian,  kadar air tertinggi yaitu penggunaan pewarna alami dari buah naga sebesar 15,68% sedangkan kadar air terendah yaitu kontrol sebesar 6,18%. Hasil sensoris yang paling disukai panelis pada uji hedonik yaitu parameter warna sampel daun suji. Uji deskriptif terbaik yaitu parameter rasa manis sampel kontrol.
PENERAPAN MESIN PENGADUK PADA UKM OLAHAN WALUH DI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG Sunyoto Sunyoto; Atiek Zahrulianingdyah; Rosidah Rosidah; Indah Anisykulillah
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 6, No 2/Nov (2020): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.384 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v6i2/Nov.7020

Abstract

The aim of this activity is to solve the problems faced by SMEs engaged in processing pumpkin  as a superior product of Semarang Regency, Central Java. As an activity partner is UKM "KARUNA" led by Mrs. Nanik with the address of Getasan Village, Getasan District, Kab. Semarang. The main product of SME partners is geplak waluh (as snack). The process of making geplak waluh goes through several steps, and the most burdensome stage is the stirring process which takes a long time (8 hours) and is done manually. To overcome this problem, the implementation team has designed appropriate technology in the form of a geplak waluh mixer. The activity method includes several stages, including problem analysis, concept design, drawing work, component manufacturing, assembly, machine testing, and machine refinement. This activity has succeeded in implementing a geplak pumpkin mixer with 1 HP electric motor, 23.33 RPM stirring blade rotation, 24 kg production capacity, 5 hours cooking process. Thus the application of this machine can save 3 hours of time (37,5%), better product quality, more hygienic, and relieve workers
DETEKSI CEPAT SUSPECT COVID-19 MENGGUNAKAN DEEP LEARNING DENGAN MEMBANDINGKAN LUNG CT SCAN IMAGES DATASET Arif Wibisono; Ibnu Fatkhu Royana
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 6, No 1 (2020): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v6i1.6841

Abstract

AbstrakDalam tulisan kali ini peneliti akan membahas mengenai pemanfatan cabang keilmuan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegence) yakni pembelajaran dalam (Deep Learning) untuk mengidentifikasi obyek visual Lung CT Scan Images Dataset suspect COVID-19 dengan membandingkannya antara kondisi sehat dan kondisi kritis selama masa inkubasi virus ini. Menggunakan lung CT scan images dataset dan library deep learning tensorflow dengan metode preprocessing image Convolutional Neural Netwok (CNN) diperoleh hasil olah dataset yang berjumlah 4 menggunakan variable epoch 0-4 grafik antara learning loss dan learning accuracy saling berseberangan, dengan epoch semakin besar maka learning loss semakin kecil (variable antara 1,5 - 0,85), berbanding terbalik dengan learning accuracy yang angkanya semakin besar (variable antara 0,44 - 0,64) jika epochnya diperbesar, artinya kemungkinan system akan semakin akurat dengan jumlah training dan dataset yang semakin banyak atau besar.Kata kunci: Deep Learning, Lung CT Scan Images Dataset, Convolutional Neural Network, Library Tensorflow.AbstractIn this paper, the researcher will discuss the use of the scientific branch of Artificial Intelligence (Artificial Intelligence), namely deep learning to identify visual objects. CT Scan Images of Lungs Dataset of suspected COVID-19 data by comparing them between healthy and critical conditions during the incubation period. this virus. Using the lung CT scan images dataset and the deep learning tensorflow library with the Convolutional Neural Netwok (CNN) image preprocessing method, it is obtained the results of the data processing which can use 4 epoch variables 0-4 graphs between learning loss and learning accuracy are opposite, with the greater the epoch, the learning loss is getting smaller (variable between 1.5 - 0.85), inversely proportional to the accuracy of learning where the number is getting bigger (variable between 0.44 - 0.64) if the epoch is enlarged, meaning that the system is likely to be more accurate with the amount of training and the dataset which is more or greater.Keywords: Deep Learning, Lung CT Scan Images Dataset, Convolutional Neural Network, Tensorflow Library
PENGARUH POROUSITAS MEMBRAN TERHADAP LAJU ALIRAN HASIL FILTRASI ROTATING FILTER PADA ALIRAN TAYLOR COUETTE POISEUILLE Sarip Sarip
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 6, No 2/Nov (2020): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.158 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v6i2/Nov.6111

Abstract

Porousitas membrane merupakan diameter lubang yang berfungsi untuk menahan dan meloloskan partikel zat yang mengalir. Penelitian menggunakan silinder konsentris yang silinder bagian dalam diam dan berputar berfungsi sebagai membrane. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh porousitas membran terhadap laju aliran hasil penyaringan (Filtrasi). Variasi porousitas membran yang digunakan adalah: 1 µm, 3 µm, dan 5 µm dengan kondisi campuran fluida pada suhu 14oC dan tekanan operasi 77 kPa dengan debit umpan Qfeed = 0,2 gpm. Hasil laju aliran filtrasi terhadap waktu pada kondisi membrane diam dan berputar menunjukkan hasil bahwa: (7,047 L/m2.mnt; 7,047 L/m2.mnt; 7,143 L/m2.mnt) dan (7,066 L/m2.mnt; 7,162 L/m2.mnt; 7,259 L/m2.mnt).  Meningkatnya porousitas diikuti meningkatnya laju aliran karena diameter lubang membrane meningkat dan menurunnya laju aliran seiring bertambahnya waktu karena meningkatnya jumlah partikel yang menempel pada dinding membrane.
PENGARUH BAHAN TAMBAH SERBUK BATA DAN SERAT FIBER PADA SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) Hendramawat Aski Safarizki
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 2 (2017): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.855 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v3i2.1755

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana kekuatan beton Self Compacting Concrete (SCC) pada umur 1 hari dengan tambahan serbuk batu bata dan limbah fiber sebagai agregat halus dalam campuran beton. Manfaat lain dari penelitian ini adalah mendapatkan informasi terkait manfaat penambahan fiber dalam nilai slump flow beton SCC. Metode yang digunakan dalam pembuatan campuran beton adalah metode trial mix dengan dasar campuran beton normal K350. Dibuat 3 benda uji untuk masing-masing komposisi campuran. Penambahan serbuk bata dan limbah fiber pada pembuatan beton SCC dapat meningkatkan flowability dan workability beton SCC ditunjukkan dengan peningkatan nilai slump flow. Penambahan 2,78% serbuk bata serta 0,07% fiber dapat meningkatkan slump flow dari 120 mm menjadi 670 mm. Slump flow akan berkurang 50% pada penambahan limbah fiber dari 0,07% menjadi 0,55%. Kuat tekan beton umur 1 hari dengan penambahan serbuk bata dan limbah fiber juga akan meningkat. Penambahan 2,78% serbuk bata serta 0,07% fiber dapat meningkatkan kuat tekan beton umur 1 hari dari 5,43 MPa menjadi 6,17 MPa. Kuat tekan akan berkurang 11% pada penambahan limbah fiber dari 0,07% menjadi 0,55%.Kata kunci: Self compacting concrete, slump flow, uji tekan beton  
ISOLASI ENZIM AMILASE DARI KECAMBAH KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata) Elvina Maitri Pratantie; V. Priyo Bintoro; Bambang Dwiloka
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains) Vol 7, No 1/Mei (2021): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.888 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v7i1/Mei.8359

Abstract

Enzim amilase merupakan enzim yang berperan dalam proses pencernaan. Enzim amilase terdapat pada kecambah dari kacang-kacangan seperti kacang tunggak. Kacang tunggak merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang memiliki sumber protein nabati yang tinggi serta memiliki jumlah yang melimpah di Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam amonium sulfat dan lama inkubasi perkecambahan kacang tunggak yang optimal terhadap aktivitas enzim amilase. Penelitian dengan lama inkubasi perkecambahan kacang tunggak yang terdiri dari lima tingkatan yaitu 24 jam, 30 jam, 36 jam, 42 jam, dan 48 jam. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan lama perkecambahan 24 jam menghasilkan aktifitas amilase 6,20±0,62 Unit/mL, protein 132,09±1,86 mg/mL, aktifitas spesifik 0,047±0,004 Unit/mg, dan pH 6,08±0,10; 30 jam menghasilkan aktifitas amilase 5,67±0,26 Unit/mL, protein 103,93±2,32 mg/mL, aktifitas spesifik 0,055±0,002 Unit/mg, dan pH 6,15±0,10; 36 jam menghasilkan aktifitas amilase 5,79±0,38 Unit/mL, protein 72,19±1,34 mg/mL, aktifitas spesifik 0,080±0,004 Unit/mg, dan pH 6,33±0,05; 42 jam menghasilkan aktifitas amilase 3,11±0,28 Unit/mL, protein 75,31±2,53 mg/mL, aktifitas spesifik 0,041±0,004 Unit/mg, dan pH 6,15±0,10; dan 48 jam menghasilkan aktifitas amilase 5,98±1,11 Unit/mL, protein 112,60±7,07 mg/mL, aktifitas spesifik 0,054±0,013 Unit/mg, dan pH 6,03±0,10. Hasil perkecambahan 36 jam menghasilkan aktifitas spesifik terbanyak.
STUDI PERBANDINGAN SIFAT MEKANIK FIBERGLASS DAN KOMPOSIT SERAT RAMI BERMATRIKS EPOXY APLIKASI KAPAL PERIKANAN Ratih Purnama Sari; Juniawan Preston Siahaan; Hafiz Ziddin; Angger Bagus Prasetiyo; Rizqi Ilmal Yaqin Ilmal Yaqin
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 6, No 2/Nov (2020): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1901.461 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v6i2/Nov.7031

Abstract

Kapal perikanan di Indonesia umumnya menggunakan kayu sebagai bahan utamanya. Selain kayu bahan yang digunakan untuk pembuatan kapal perikanan yaitu komposit fiberglass. Namun, harga dari bahan komposit fiberglass sangat tinggi. Alternatif yang ditawarkan yaitu dengan pergantian matriks fiberglass dengan serat alam. Salah satu serat alam yang melimpah di Indonesia yaitu serat rami. Perbandingan sifat mekanik pada komposit fiberglass dan serat rami sangat perlu dipelajari. Pembuatan komposit fiberglass dan serat rami pada penelitian ini menggunakan metode hand lay up. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini pada pengujian densitas yaitu pada kompoit fiberglass dan komposit serat rami secara berturut-turut yaitu 1,32 gr/cm3 dan 0,93 gr/cm3. Sedangkan pengujian kekerasan didapatkan nilai secara berturut-turut yaitu sebesar 73,23 shore D  dan 56,64 shore D. Pengujian tarik didapatkan nilai kekuatan tarik pada komposit fiberglass 138,65 MPa, sedangkan nilai kekuatan tarik komposit rami sebesar 25,17 MPa. Sedangkan elongansi komposit fiberglass yaitu 7,45% sedangkan komposit rami yaitu 0,54%. Hasil foto makro patahan pada komposit rami memiliki patahan tidak sempurna sedangkan komposit fiberglas memiliki patahan yang memperlihatkan patahan berpenguat tinggi.
Developing Indoor Air Quality Monitoring System Using Internet of Things and Wireless Sensor Network Marti Widya Sari; Banu Santoso
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains) Vol 7, No 2/Nov (2021): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.741 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v7i2/Nov.9763

Abstract

Since Indoor air quality heavily affects human health, the problem of indoor air quality needs serious attention, especially when the air quality is unfriendly and containing smoke. Therefore, it requires monitoring system to determine the smoke level in a room. This study aims to develop an indoor air monitoring system based on IoT and WSN to ease the users for monitoring the air quality in the surrounding environment. The research methods employed through library research, surveys and field observations, development system and testing system. The application development stage includes analysis, system design, implementation, and testing. The air quality level monitoring application was built with the web based programming language, MySQL database, and Arduino. The level of air pollution was measured by an MQ-2 sensor that serves to detect smoke levels and a web-based application to display information. The indoor air quality monitoring system is able to display the data result through website which can be accessed via the internet. Therefore, users can access the data from the smoke-level measurement of monitored surrounding environment. The testing of the system shows that this application is feasible and applicable to be used as a device to monitor indoor air quality levels.
ANALISIS PERBANDINGAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU DENGAN METODE BINA MARGA 2003 DAN METODE AASHTO 1993 (Studi Kasus : Jalan Raya Blora Cepu, KM 21+000-KM 22+400 Kabupaten Blora Jawa Tengah) Hariyanto Hariyanto; Setyaningsih Setyaningsih; Bambang Bambang
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains) Vol 7, No 2/Nov (2021): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.351 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v7i2/Nov.9828

Abstract

Road pavement planning on the Blora-Cepu highway, Blora Regency is an effort to increase the capacity and quality of road services which aims to improve the smoothness, comfort and safety of driving on the road, increasing economic growth, industry and infrastructure in Blora Regency. apart from the increase in population from year to year and influenced by the movement of human and goods mobility both in the city center and in the region, so that road improvement in Blora Regency is important in supporting the smooth running of transportation and other fields. In order to solve this problem, in this case the researcher tries to analyze the thickness of the rigid pavement on the Blora-Cepu road section using the 2003 Bina Marga method and the AASHTO 1993 method. Raya Blora-Cepu KM 21 + 000 - KM 22 + 400 Blora Regency, Central Java Province, the thickness of the pavement concrete slab using the Bina Marga 2003 method is 20,200 cm and the pavement planning using the AASHTO 1993 method is 20.828 cm or 0.628 cm different. The thickness of the sub-base layer is 12.5 cm above the subgrade.