cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
malihpeddas@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 -Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MALIH PEDDAS
ISSN : 20885792     EISSN : 25806513     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI ISLAM MAHASISWA PADA PERKULIAHAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI PRODI PGSD UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Baedowi, Sunan
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.5075

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek (project base learning) pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang adalah (1) Mengetahui peningkatan pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa dengan penggunaan project base learning pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (2) Mengetahui peningkatan aktifitas mahasiswa dengan penggunaan project base learning pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (3) Mengetahui pengelolaan proyek melalui project base learning pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Mix Methode. Penelitian ini menggunakan embedded design yang melibatkan kegiatan ujicoba (cresswell, 2008). Hasil penelitian ini antara lain (1) Implementasi pembelajaran berbasis proyek (project base learning) dapat meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (2) Implementasi pembelajaran berbasis proyek (project base learning) dapat meningkatkan aktifitas mahasiswa pada perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang. (3) Pengelolaan proyek dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam materi hakikat manusia menggunakan pembelajaran berbasis proyek menitik beratkan pada proyek pencarian informasi proses penciptaan manusia melalui berbagai sumber. Keyword: Project Based Learning, Pendidikan Agama Islam, Implementasi.
PELESTARIAN KESENIAN KUDA LUMPING DAN REOG DI DESA ASINAN KABUPATEN SEMARANG Mushafanah, Qoriati; Prasetyo, Singgih Adhi; Rofian, Rofian; Rahmawati, Intan
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.5218

Abstract

Kesenian kuda lumping dan reog di Desa Asinan, Kecamatan Bawen, kabupaten Semarang memiliki ciri kekhasan tersendiri dibandingkan kesenian kuda lumping dan reog dari daerah lain. Kelompok kesenian sanggar Margi Wijaya yang sampai saat ini masih konsisten melestarian kesenian Kuda Lumping dan Reog sehingga eksistensi keberadaan kesenian tersebut masih lestari. Penelitian ini mendeskripsikan permasalah (1) Bentuk pertunjukan kesenian kuda lumping dan reog di sanggar Margi Wijaya Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, (2) Bentuk pelestarian keseninan kuda lumping dan reog Sanggar Margi Wijaya Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, alat pengumpul data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumen, teknik validitas data menggunakan triangulasi data, teknik analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bentuk pertunjukan dan pelestarian kesenian kuda lumping dan reog dari Sanggar Margi Wijaya di Desa Asinan, Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Kesimpulannya kelompok kesenian Margi Wijaya Desa Asinan, Kecamatan Bawen masih melestarikan kesenian kuda lumping dan reog dan regenerasi penerus kelompok kesenian masih ada sampai saat ini.Kata Kunci     : Seni kuda lumping dan reog, Pelestarian.
PENERAPAN TTW (THINK, TALK, WRITE DENGAN RODA MATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Lesmana, Indra
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.3808

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD melalui penerapan TTW (Think, Talk, Write) dengan roda matika. Penelitian yang dilakukan berjenis penelitian tindakan kelas model Model Kemmis Mc Taggart dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan. Perolehan data diperoleh dari instrumen berupa lembar observasi, rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis dan tes. Subjek penelitian ini adalah kelas 4 SD Negeri Mangunsari 02 dengan jumlah 21 siswa. Teknis analisis data menggunakan teknik deskriptif komperatif antar siklus. Hasil penelitian menujukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Pada pra siklus tingkat kemampuan berpikir kritis memiliki rata-rata 80%, 88% pada siklus 1, meningkat pada siklus 2 menjadi 100%. Kata Kunci: TTW (Think, Talk, Write), Roda Matika, Berpikir Kritis 
PENINGKATAN SIKAP ILMIAH DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI QUANTUM TEACHING MATERI PENGUKURAN SUDUT SISWA KELAS IV SDN 2 BOJONGSARI Taufik Nurhidayat; Arifin Muslim; Karma Iswata Eka
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 1 (2019): MALIH PEDDAS, Volume 9, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i1.3873

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya sikap ilmiah dan prestasi belajar matematika pada materi pengukuran sudut kelas IVB di SD Negeri 2 Bojongsari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa menggunakan model quantum teaching. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang dilaksanakan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2018/2019 mata pelajaran matematika materi pengukuran sudut. Subjek penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IVB berjumlah 21 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar skala sikap ilmiah dan soal evaluasi siswa. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan sikap ilmiah siswa dari nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 2,76 dengan kriteria baik meningkat menjadi 3,38 dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Penelitian pada prestasi belajar siswa juga menunjukkan adanya peningkatan yang memperoleh nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 65,70 dengan ketuntasan belajar 40,48% meningkat menjadi 77,16 dengan ketuntasan belajar 71,43% pada siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model quantum teaching dapat meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar pada materi pengukuran sudut. Kata Kunci: model quantum teaching, sikap ilmiah, prestasi belajar matematika
EKSPRESI ESTETIS SANGGAR KLUB MERBY KELAS LUKIS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SEMARANG Rofian Rofian
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 1 (2019): MALIH PEDDAS, Volume 9, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i1.3927

Abstract

Pada jenjang pendidikan sekolah dasar, seorang siswa perlu diberikan pembekalan tentang pendidikan estetika. Melalui seni lukis seorang siswa bisa memperoleh pembelajaran kepekaan estetis dan kreativitas untuk pengungkapan emosi anak. Sanggar Klub Merby tempat pendidikan non-formal bergerak dibidang pendidikan kesenian (seni lukis). Melalui khursus atau les ini, seorang anak diberikan ketrampilan melukis, mengasah kepekaan estetis, mampu mengaktualisasikan dan mengekspresikan ide-ide kedalam karya seni lukis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Dengan setting penelitian di Sanggar Klub Merby Semarang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan penelitian kualitatif dan keabsahan data menggunakan Triangulasi data. Hasil penelitian yakni mengungkapka; (1) profil sanggar Klub Merby Semarang, (2) bentuk pelaksanaan proses pembelajaran di kelas lukis, dan (3) analisis hasil 15 buah karya lukis dari peserta kelas lukis dengan tingkat siswa sekolah dasar. Kesimpulannya dari analisa ke 15 karya lukis, menunjukkan bahwa karya lukisan tersebut merupakan bentuk ekspresi estetis dari pengungkapan emosional dan gagasan dari setiap siswa dengan kaidah penilaian estetika.
LITERASI MATEMATIKA MAHASISWA DENGAN GAYA BELAJAR VISUAL Via Yustitia; Triman Juniarso
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.5044

Abstract

Literasi matematika merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan masyarakat di abad-21. Gaya belajar mempengaruhi kemampuan seseorang dalam memproses informasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan literasi matematika mahasiswa Program Studi PGSD dengan gaya belajar visual. Pemilihan subjek diperoleh melalui angket gaya, kemudian terpilihlah satu mahasiswa (S1) dengan gaya belajar visual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui metode tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek (S1) sudah mampu menyelesaikan soal literasi matematika setara level 1-4, namun S1 belum mampu menyelesaikan soal literasi matematika setara level 5 dan 6 sesuai indikator yang diadaptasi dari PISA.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATION SOCIAL QUESTION (RSQ) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI SEKOLAH DASAR Vicky Dwi Wicaksono
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.5961

Abstract

Peningkatan kualitas Pendidikan dilakukan terus-menerus sebagai upaya tanggap akan perubahan Ipteks. Siswa pada generasi Alpha mendorong otomatisasi yang dapat mengkibatkan kurangnya rasa memiliki nilai-nilai budaya bangsa. Pengembangan pembelajaran PPKn diperlukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya keterampilan sosial pada nilai-nilai Pancasila. Tujuan dalam penelitian dan pengembangan ini mendeskripsikan model pembelajaran Rotation Social Question (RSQ) untuk meningkatkan keterampilan sosial dalam pembelajaran PPKn dan menghasilkan model pembelajaran melalui uji coba ahli, telaah guru, dan tanggapan siswa. Desain penelitian dan pengembangan ini memodifikasi model pengembangan Borg & Gall dan ADDIE yakni (1) penelitian pendahuluan; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk; (4) validasi ahli; (5) revisi produk awal; (6) uji coba skala terbatas; dan (7) revisi produk akhir. Model pembelajaran RSQ untuk meningkatkan keterampilan sosial dapat digunakan dalam pembelajaran PPKn di Sekolah dasar. Hasil validasi ahli strategi pembelajaran memperoleh persentase 92% dan ahli pembelajaran PPKn memperoleh persentase 83,5%. Pada uji coba skala terbatas  keefektifan, keterterapan dan keterbacaan produk menunjukkan telaah guru dan tanggapan siswa mendapatkan kriteria sesuai. Pemanfaatan model pembelajaran RSQ terbatas dalam mata pelajaran PPKn, maka disarankan untuk pengguna memahami secara utuh.
PENGARUH MEDIA PUZZLE TERHADAP PENGUATAN KARAKTER MANDIRI DAN RASA INGIN TAHU PADA SISWA KELAS II TEMA 3 (TUGASKU SEHARI-HARI) SUBTEMA 4 (TUGASKU DALAM KEHIDUPAN SOSIAL) PEMBELAJARAN 5 DI SDN KEBONDALEM-MOJOSARI Atnuri Atnuri; Anggi Novi Laras Wati; Dian Kusmaharti
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v9i2.5856

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media puzzle dan pengaruh media puzzle dalam memperkuat karakter mandiri dan rasa ingin tahu pada kelas 2 SDN Kebondalem-Mojosari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memberikan perlakuan (treatment) ke kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas 2A sebanyak 24 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas 2B sebanyak 24 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan media puzzle dalam memperkuat karakter diri dan rasa ingin tahu pada siswa kelas 2 dalam tema ke-3 sub-tema ke-4 pembelajaran ke-5 di SDN Kebondalem-Mojosari dikategorikan sangat baik. Dan hasil uji hipotesis karakter mandiri dan rasa ingin tahu di kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa t hitung> t tabel atau Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh media puzzle terhadap penguatan karakter mandiri dan rasa ingin tahu di kelas 2, tema ke-3 sub-tema ke-4 pembelajaran ke-5 di SDN Kebondalem-Mojosari.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TEMA 9 KAYANYA NEGERIKU KELAS IV SDN 2 KALILUMPANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021 zuliazani, Beta amalia; -, Darsimah -; -, Veryliana Purnamasari
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 11, No 1 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v11i1.8813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kogitif siswa melalui model Think Pair Share. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Kalilumpang dengan populasi 21 siswa. Sampel yang digunakan adalah sampel bertujuan sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan pedoman observasi. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa melalui model Think Pair Share dapat dilakukan dengan langkah-langkah : a. Think (berfikir secara individual), b. Pair (berpasangan dengan teman sebangku), dan c. Share (berbagi jawaban dengan pasangan lain atau seluruh kelas). Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pengolahan data yang menunjukkan hasil belajar kognitif siswa pada siklus I memperoleh ketuntasan klasikal sebesar 30% dengan rata-rata sebesar 57,5, siklus II menjadi 50% dengan rata-rata sebesar 65, dan siklus III meningkat menjadi 90% dengan rata-rata 78,5.
PROFIL KEMAMPUAN ANALISIS MATERI MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERORIENTASI HIGH ORDER THINKING SKILL Susiloningsih, Wahyu
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 11, No 1 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v11i1.9170

Abstract

Memasuki abad 21 dimana seluruh sector di dunia mengalami perkembangan baik teknologi, politik, dan pendidikan. Pendidikan merupakan dasar untuk menyiapkan SDM agar bisa mengikuti perkembangan. Dalam melaksanakan pembelajaran diperlukan suatu perencanaan yang matang. Mata kuliah perencanaan pembelajaran merupaan mata kuliah yang menuntut mahasiswa kreatif dan inovatif dalam merencanaan pembelajaran melalui salah satu kompetensi analisis materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan analisis mahasiswa melalui model pembelajaran kontekstual berbasis high order thinking skill. Model pembelajaran kontekstual secara tidak langsung menuntut guru dan mengajak siswa untuk belajar mengaitkan materi dengan kehidupan nyata di lingkungan sekitar. Model pembelajaran kontekstual menuntut siswa berpikir tingkat dan mancari  makna  konteks  sesuai  dengan  situasi  nyata  lingkungan  seseorang,  dan itu  dapat  terjadi  melalui  pencarian  hubungan  yang  masuk  akal  dan  bermanfaat. Hal ini sejalan dengan konsep pembelajaran HOTS dimana dalam menyelesaikan masalah peserta didik diajak untuk berfikir kritis dalam menghadapi proses pembelajaran atau materi yang sudah disiapkan , kritis dimaksudkan cara berfikir dengan menggunakan logika mencari konteks materi sesuai dengan kehidupan nyata siswa, sehingga akan berdampak pada kecerdasan dalam menganalisia masalah, mengevaluasi dan menyelesaikan masalah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan analisis pada mata kuliah perencanaan yang selajutnya di trianggulasi dengan instruement observasi akivitas mahasiswa. Hasil tes pada mahasiswa yang memiliki kemampuan analisis materi dengan katagoeri sangat baik sejalan dengan hasil observasi yang diamati bahwa akyvitas mahasiswa selama proses perkuliahan dinyatakan aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan analisis materi mahasiswa dikategorikan baik melalui perkuliahan menggunakan model pembelajaran kontektual berorientasi high order thinking skill. Berdasarkan kesimpulan, disarankan untuk pendidik baik guru dan dosen sebaiknya melaksanakan perencanaan sebelum melaksanakan pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): Malih Peddas, Volume 15, Nomor 2 Vol 15, No 1 (2025): Malih Peddas, Volume 15, Nomor 1 Vol 14, No 2 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 2 Vol 14, No 1 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 1 Vol 13, No 2 (2023): Malih Peddas, Volume 13, Nomor 2 Vol 13, No 1 (2023): Malih Peddas, Volume 13, Nomor 1 Vol 12, No 2 (2022): Malih Peddas, Volume 12, Nomor 2 Vol 12, No 1 (2022): Malih Peddas, Volume 12, Nomor 1 Vol 11, No 2 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 2 Vol 11, No 1 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 1 Vol 10, No 2 (2020): Malih Peddas, Volume 10, Nomor 2 Vol 10, No 1 (2020): Malih Peddas, Volume 10, Nomor 1 Vol 9, No 2 (2019): Malih Peddas, Volume 9, Nomor 2 Vol 9, No 1 (2019): MALIH PEDDAS, Volume 9, Nomor 1 Vol 8, No 2 (2018): MALIH PEDDAS, Volume 8, Nomor 2 Vol 8, No 1 (2018): MALIH PEDDAS, Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 2 (2017): MALIH PEDDAS, Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2017): Malih Peddas, Volume 7, Nomor 1 Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomor 2 Des 2016 Vol 6, No 1 (2016): MALIH PEDDAS Vol 5, No 2 Desember 2015 (2015): Malih Peddas Vol 5, No 1 Juli 2015 (2015): MALIH PEDDAS Vol 5, No 2 (2015): Malih Peddas Vol 5, No 1 (2015): MALIH PEDDAS Vol 4, No 2 Desember 2014 (2014): MALIH PEDDAS Vol 4, No 1 Juli 2014 (2014): MALIH PEDDAS Vol 4, No 2 (2014): MALIH PEDDAS Vol 4, No 1 (2014): MALIH PEDDAS Vol 3, No 2 Desember 2013 (2013): MALIH PEDDAS Vol 3, No 1 Juli 2013 (2013): MALIH PEDDAS Vol 3, No 2 (2013): MALIH PEDDAS Vol 3, No 1 (2013): MALIH PEDDAS Vol 2, No 2 (2012): malih peddas Vol 2, No 2/ Desember (2012): malih peddas Vol 2, No 1/ juli (2012): malih peddas Vol 2, No 1 (2012): malih peddas Vol 1, No 2/ Desember (2011): MALIH PEDDAS Vol 1, No 2 (2011): MALIH PEDDAS Vol 1, No 1 (2011): MALIH PEDDAS Vol 1, No 1/ Juli (2011): MALIH PEDDAS More Issue