cover
Contact Name
Rasiman
Contact Email
edimasupgris@gmail.com
Phone
+6224-8451279
Journal Mail Official
edimasupgris@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas PGRI Semarang, Jl. Sidodadi Timur No. 24 Semarang Demikian permohonan ini, atas perhatian dan bantuannya kami sampaikan terimakasih.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 20873565     EISSN : 25285041     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS" : 28 Documents clear
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru IPA Kabupaten Batang melalui Pelatihan Merge Cube Augmented Reality (AR) Muhamad Taufiq; Murbangun Nuswowati; Arif Widiyatmoko; Rifa' Atunnisa
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.11510

Abstract

Guru IPA di Kabupaten Batang masih banyak yang mengalami kendala dalam kenaikan pangkat. Penyebabnya adalah guru mengalami kesulitan memenuhi persyaratan dari sisi karya inovatif unsur PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan). Kegiatan PKB dapat dilakukan melalui pelatihan STEM Education Berbasis Merge Cube Augmented Reality (AR) bagi guru melalui kegiatan MGMP dengan model Action Learning berbasis fasilitasi. PKB ini bertujuan membantu guru IPA dalam meningkatkan hasil karya inovatif dan penerapannya dalam pembelajaran berupa media pembelajaran IPA berbasis Paper Merge Cube AR. Metode pemecahan masalah dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan terprogram. Desain model pemecahan masalah yang dilakukan yaitu Action Learning berbasis fasilitasi. Kegiatan pelatihan dibangun dari hubungan antara refleksi dan aksi/ tindakan dilanjutkan dengan fase pendampingan. Refleksi dapat memberi tekanan untuk lebih mengefektifkan tindakan. Sebelum pelaksanaan pelatihan, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan dinas terkait dan ketua MGMP IPA Kabupaten Batang. Pada akhir kegiatan peserta telah memiliki keterampilan yang memadai terkait implementasi STEM education berbasis merge cube AR.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendampingan Pengolahan Jamur Tiram Putih di Pondok Pesantren Mamba’ussunah Kebaman, Banyuwangi Riza Rahimi Bachtiar; Sari Wiji Utami; Kurniawan Muhammad Nur
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.4703

Abstract

Pemberdayaan Perempuan (women empowerment) adalah sebuah proses tranformasi relasi kuasa gender yang bersifat dari bawah ke atas (bottomup), baik secara individual maupun kelompok karena berkembangnya kesadaran akan keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor. Salah satu kegiatan pemberdayaan perempuan adalah penyelenggaraan pendidikan non formal. Pondok Pesantren Mamba’ussunah merupakan lembaga pendidikan yang juga melakukan kegiatan budidaya jamur tiram putih. Kegiatan budidaya jamur tiram putih dilakukan secara sederhana dan dikerjakan oleh tenaga kerja yang terbatas. Kegiatan usaha budidaya jamur tiram ini belum dapat memberikan keuntungan yang maksimal. Terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan rendahnya keuntungan yang didapat dari usaha budidaya jamur tiram putih, yaitu: terbatasnya tenaga kerja yang melakukan kegiatan budidaya, rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknik budidaya jamur tiram, serta kurangnya pengetahuan mengenai pengolahan produk olahan jamur tiram putih yang dapat meningkatkan harga jual jamur tiram putih. Produk jamur tiram putih sebagian besar langsung dijual seacara segar, tanpa memiliki kemasan yang menarik. Hal ini menyebabkan harga jual jamur tiram putih menjadi tidak maksimal, dan keuntungan yang didapatkan juga tidak dapat maksimal. Solusi yang dapat ditawarkan kepada kelompok mitra, dalam hal ini Pondok Pesantren Mamba’ussunah adalah dengan melakukan kegiatan pemberdayaan khususnya pada kaum perempuan. Sehingga kaum perempuan memiliki tingkat kemandirian, kreatifitas, dapat meningkatkan harga jual produk jamur tiram putih, pemberian pembelajaran mengenai pentingnya kemasan yang menarik dan dapat mendapatkan keuntungan yang maksimal.  Solusi ini diharapkan agar kaum perempuan di lingkungan Pondok Pesantren Mamba’ussunah dapat meningkatkan pendapatan dan keuntungannya. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan PKM ini adalah: 1) Meningkatnya kemampuan, keterampilan, dan keberhasilan kaum perempuan dalam mengolah jamur tiram putih. 2) Memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai pentingnya kemasan yang menarik, sehingga harga jual produk jamur tiram putih dapat meningkat.3) Meningkatnya keterampilan masyarakat untuk berwirausaha dan mengolah produk jamur tiram putih, serta meningkatkan kesejahteraan melalui pemberdayaan kaum perempuan.
Peningkatan Pemasaran UMKM Pisau Desa Hadipolo Kudus di Masa Pandemi Melalui Media Web dan Youtube Arif Setiawan; Supriyono Supriyono; Pratomo Setiaji; Putri Kurnia Handayani
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.7066

Abstract

Industri kerajinan pisau merupakan salah satu industri kreatif di Kabupaten Kudus, khususnya di Desa Hadipolo yang menghasilkan beraneka ragam hasil logam seperti pisau, cangkul, dan sabit. Permasalahan yang dihadapi UMKM kerajinan pisau di Desa Hadipolo adalah keterbatasan alat produksi dan strategi pemasaran online dalam menghadapi pandemi Covid-19. Melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD), Universitas Muria Kudus (UMK) bekerja sama dengan UMKM UD. Hasil Logam merancang alat pembuat gagang pisau berbahan dasar limbah plastik dengan gas LPG sebagai sumber energi dan membuat serta menerapkan strategi pemasaran online melalui media web dan channel youtube. Kegiatan PPPUD ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan produk unggulan daerah melalui pertumbuhan pasar yang kompetitif, meningkatkan peluang pasar ekspor, mempercepat difusi teknologi dan manajemen masyarakat perguruan tinggi ke pengrajin pisau dan meningkatkan kesejahteraan pengrajin pisau di tengah pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan PPPUD ini adalah pengembangan kemitraan untuk mendapatkan bahan baku yang murah, penguatan produksi dengan membuat alat pembuat gagang pisau menggunakan limbah plastik dengan bahan baku dan sumber energi yang murah, perluasan pemasaran melalui web dan channel youtube UMKM pisau, memperkuat infrastruktur internet di UMKM, serta peningkatan kualitas SDM dengan pendampingan pengelolaan web. Target luaran kegiatan PPPUD ini diharapkan dapat meningkatkan aset dan omzet UMKM, meningkatnya mutu produk yang dihasilkan, meluasnya pasar produk dengan penerapan strategi pemasaran yang lebih baik, dan perbaikan kesejahteraan lingkungan.
Pemanfaatan Kelas Online Berbasis Knowledge Management pada Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Ungaran Daniel Yeri Kristiyanto; Bambang Suhartono
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.5655

Abstract

Knowledge Management merupakan cara mengelola informasi dan pengetahuan organisasi melalui proses berbagi, mencipta, menyimpan dan menyebarkan pengetahuan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Informasi yang dimaksudkan adalah semua data organisasi yang bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan organisasi, sedangkan pengetahuan yang dimaksud adalah semua informasi yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja organisasi. Knowledge Management sangat penting digunakan dalam mengelola institusi pendidikan sebab dapat memberi manfaat pada bidang operasi dan pelayanan, dapat meningkatkan kompetensi personal, serta dapat digunakan untuk memelihara ketersediaan pengetahuan, innovasi serta pengembangan produk. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan beberapa hal yakni menciptakan keunggulan kompetitif melalui penerapan Knowledge Management pada institusi Sekolah Menengah Kejuruan di kota Ungaran, meningkatkan efisiensi dan efektifitas tata kelola manajemen produktivitas kerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan SMK, mengajarkan implementasi Knowledge Management berbasis online menggunakan perangkat teknologi internet melalui beberapa kelas online yang dibuat. Kelas online merupakan istilah yang mudah untuk dipelajari dan digunakan serta diimplementasikan pada aktivitas di dalam lingkungan SMK. Kelas online yang dibentuk dapat digunakan oleh berbagai pihak dalam lingkup sekolah mengelola kelompok atau departemennya masing-masing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan seluruh sumber daya manusia yang dimiliki oleh mitra yang berlangsung selama 2 semester.
Pembuatan Alat Penebar Pakan Ikan Otomatis Berbasis Mikrokontroler bagi Peternak Ikan Lele di Desa Suka Maju Ferry Rahmat Astianta Bukit; Arman Sani; Dian Morfi Nasution
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.4889

Abstract

Budidaya ikan lele (clarias sp.) merupakan budidaya ikan air tawar yang memiliki beberapa keistimewaan dan banyak diminati oleh masyarakat. Adha Farm merupakan peternak ikan lele yang berlokasi di Desa Suka Maju Kecamatan Sungal, Kabupaten Deli Serdang, yang bergerak dalam bidang usaha Pembibitan dan Pembesaran Ikan Lele. Adapun permasalahan yang selama ini dirasakan oleh mitra pengabdian adalah sulitnya memantau kadar pH serta suhu pada kolam ikan, dan juga sulitnya pemberian pakan yang terjadwal dikarenakan masih menggunakan tenaga manusia. Berdasarkan survey dan diskusi yang dilakukan oleh tim, maka untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh mitra tim membuat alat penebar pakan ikan otomatis berbasis mikrokontroler yang terintegrasi dengan pemantauan suhu dan kadar pH pada kolam ikan. Dengan panerapan alat ini maka mampu meringankan pekerjaan Adha Farm dalam pemberikan pakan ikan yang terjadwal dengan efektif dan efesien sehingga dapat meningkatkan produktifitas budidaya ikan lele.
Pendampingan Manfaat Pendaftaran Tanah bagi Pemegang Hak Atas Tanah di Serang Sulastri Sulastri; Yuliana Yuli; Satino Satino
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.6676

Abstract

Pendaftaran tanah meliputi pengukuran, perpetaan dan pembukuan tanah, pendaftaran hak-hak atas tanah dan peralihan haknya serta pemberian surat tanda bukti hak atau sertifikat yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat. Sertifikat hak atas tanah menjadi dambaan dari setiap pemegang hak atas tanah. Masih adanya kekurangan bila pemilikan atau penguasaan atas tanah itu belum disertai bukti pemilikan berupa sertifikat, sudah selayaknya setiap orang mengusahakan agar ia memperoleh sertifikat karena hak dari setiap pemegang hak atas tanah untuk memperoleh sertifikat. Pendaftaran tanah atas sebidang tanh yang menimbulkan pemberian surat tanda bukti hak atau sertifikat bagi pemegang hak atas tanah, selain memberikan kepastian hukum juga memiliki banyak fungsi bagi pemiliknya. Tetapi masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui tentang proses-proses pendaftaran tanah dan manfaat-manfaatnya dikemudian hari. Pendaftaran tanah yang menghasilkan Sertifikat Hak Atas Tanah, masih belum benar-benar dipahami oleh masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini akan dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab kepada warga masyarakat khalayak sasaran. Agar ceramah dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan maka akan dilakukan pencatatan data di wilayah Serang untuk mencatat jumlah warga masyarakat khalayak sasaran. Selanjutnya data tersebut akan digunakan sebagai dasar mengundang khalayak sasaran dalam rangka mengikuti Program pendampingan Manfaat Pendaftaran Tanah Bagi Pemegang Hak Atas Tanah.
Edukasi dan Pelatihan dalam Mengelola Desa Wisata bagi Karang Taruna dan PKK Blumbang Setyasih Harini; Untari Nurulita MD
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.11885

Abstract

Wisata balas dendam menjadi tren baru yang muncul seiring dengan pengurangan pembatasan sosial selama pandemi Covid-19. Pariwisata pedesaan menjadi pilihan yang tepat dengan berbasis pada lingkungan dan produk unik. Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali merupakan mitra dari kegiatan pengabdian ini dengan potensi aneka tanaman biofarmaka dan binatang di bukit Wonopotro, waduk, dan adat istiadat. Permasalahan yang dihadapi adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang managemen desa wisata; (2) belum terbentuknya kader pengelola desa wisata; serta (3) kurangnya pemasaran dan promosi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan partisipasi anggota karang taruna dan PKK dalam pengelolaan desa wisata; (2) membentuk kader pengelola desa wisata; serta (3) meningkatkan kemampuan dalam menggunakan media sosial untuk mempromosikan desa wisata. Metode yang digunakan melalui edukasi dan pelatihan, pembentukan kader pengelola desa wisata, dan pelatihan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) edukasi dan pelatihan pemberdayaan; (2) membentuk kader pengelola desa wisata; serta (3) pendidikan dan pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Hasil kegiatan adalah: (1) peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan desa wisata; (2) terbentuknya kader pengelola desa wisata dari kalangan pemuda; serta (3) peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran secara online.
Peningkatan Tatakelola dan Kompetensi Bumdes dan IRT Desa Pagerwangi Lembang Melalui Aplikasi Smart Asset Deden A. Wahab; Lilis Puspitawati; Supriyati Supriyati; Apriani Puti Purfini; Hery Dwi Yulianto
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.4928

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan membutuhkan perhatian serius dan partisipasi holistik antara lembaga pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), bisnis industri rumah tangga (UMKM). Desa Pagerwangi adalah salah satu desa potensial di provinsi Jawa Barat, tetapi kondisi yang dihadapi saat ini, desa tersebut memiliki kendala dalam mengoptimalkan potensi desanya, yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan teknologi informasi dan kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola organisasi bisnisnya. Kondisi ini jika dibiarkan tidak terkendali tentu akan berdampak pada ekonomi desa yang tidak optimal dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu upaya yang diambil adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui penggunaan informasi dan kemajuan teknologi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan adalah salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam mendukung kesuksesan bisnis di Desa Pagerwangi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan konseling, demonstrasi dan pelatihan, serta pendampingan kepada mitra, yaitu: manajer Bumdes, pengusaha industri rumah tangga (UMKM), Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan antara kegiatan sibuk masyarakat desa dan dilakukan dengan pendekatan persuasif sehingga interaksi dengan target lebih mudah dilakukan dan alih pengetahuan serta peningkatan kompetensi berjalan sesuai dengan harapan. Berdasarkan hasil kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian serta pengamatan tim menunjukkan bahwa kompetensi SDM di Desa Pagerwangi telah meningkat dan penduduk desa umumnya antusias untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan PPMUPT ini terbukti dapat meningkatkan kompetensi SDM manajemen organisasi dan manajemen organisasi serta menunjukkan perbaikan organisasi bisnis menuju proses keberhasilan.
Teknik Berbagi Kegembiraan Ala Konseling Model Kipas pada Perantau Akademik dan Guru BK Kota Malang Andi Mappiare-AT; Lutfi Fauzan; Diniy Hidayatur Rahman
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.6812

Abstract

Para mitra terutama guru BK masih perlu meningkatkan keterampilan menerapkan teknik “Berbagi Kegembiraan” ala Konseling Model KIPAS. Para konselor dan guru BK sering pula dihadapkan dengan masalah konflik sosial dan di antara kolega, dengan siswa, dan siswa dan siswa selain konflik pribadi. Karena itu, ada tiga bagian target kegiatan ini yaitu: (1). Diperoleh deskripsi minat (“animo”) peserta pendidikan dan pelatihan teknik Berbagi Kegembiraan dan teknik Penyelesaian Konflik; (2). Diperoleh keterangan deskriptif mengenai kepuasan peserta pendidikan dan pelatihan; (3). Diperoleh masukan dari perantau akademik dan guru BK bagi perbaikan proses dan panduan pelatihan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam situs lembaga pendidikan, konteks kelas hiterogen, metode pendidikan ekspositori dan diskusi, strategi pelatihan gathering, workshops dilengkapi Focused Group Discussion (FGD), modeling dan simulasi. Pengumpulan data dilakukan dengan daftar pertanyaan berupa “User Satisfaction Scale” beserta daftar isian. Dilakukan analisis deskriptif persentase. Kesimpulan: (1). Minat (“animo”) peserta pelatihan secara umum adalah sangat tinggi pada semua jenis kegiatan. (2). Deskripsi kepuasan para peserta tergolong sebagai memuaskan baik bagi para perantau akademik maupun bagi para guru BK/Konselor se-Malang Raya. (3). Masukan-masukan, baik berupa kritik, saran, pengharapan ke depan terhadap pelatihan semuanya dapat diserap dan dipertimbangkan untuk merevisi panduan pelatihan dan perbaikan prosedur pelatihan pada masa datang.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan Pembuatan Batik Eco Print di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur Sri Wulandari; Wida Rahayuningtyas
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.6006

Abstract

Batik eco print mengusung konsep ramah lingkungan dan memiliki keunikan secara motif maupun desain. Batik eco print juga berkaitan dengan ranah kehidupan masyarakat, seperti bidang sosial, ekonomi, dan pariwisata. Pemberdayaan perempuan melalui kegiatan pembuatan batik pewarna alam memiliki potensi besar dalam menciptakan ekonomi kreatif baru di desa Bulu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan hasil kegiatan pemberdayaan perempuan yang dikemas dalam bentuk training atau pelatihan pelatihan pembuatan batik eco print. Proses kegiatan pengabdian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksperimen. Dari hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui batik eco print di Desa Bulu sebagai salah satu upaya mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat, (2) terdapat sejumlah faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pelatihan batik eco print di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan.

Page 2 of 3 | Total Record : 28