cover
Contact Name
Rasiman
Contact Email
edimasupgris@gmail.com
Phone
+6224-8451279
Journal Mail Official
edimasupgris@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas PGRI Semarang, Jl. Sidodadi Timur No. 24 Semarang Demikian permohonan ini, atas perhatian dan bantuannya kami sampaikan terimakasih.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 20873565     EISSN : 25285041     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 959 Documents
Pendampingan Orang Tua Siswa MTDA 32 Darul Hasan dalam Upaya Mewujudkan Masyarakat Ramah Anak Cholifah, Nur; Ulumuddin, Arisul; Murywantobroto, Murywantobroto; Rozzaqi, Ade Ricky
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25792

Abstract

Pemenuhan hak anak dalam pendidikan, perlindungan, dan partisipasi memerlukan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Di Desa Banjarejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, keterlibatan orang tua siswa MTDA 32 Darul Hasan masih terbatas. Sebagian besar orang tua menyerahkan tanggung jawab pendidikan sepenuhnya kepada guru, sehingga kesinambungan pembelajaran di rumah belum optimal. Kondisi ini berimplikasi pada belum terwujudnya lingkungan belajar yang ramah anak. Berbagai studi menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berdampak positif pada perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas orang tua melalui pelatihan parenting, komunikasi efektif, dan manajemen emosi, serta memperkuat kemitraan dengan guru dan masyarakat. Dengan pendekatan partisipatoris, kegiatan ini mampu mewujudkan MDTA 32 Darul Hasan dan Desa Banjarejo sebagai lingkungan ramah anak yang inklusif dan berkelanjutan. Luaran pengabdian ini adalah media masa suara Merdeka dan jurnal sinta 4 e-dimas https://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.
Penerapan Smart Greenhouse pada Sistem Hidroponik "Melon Gadis" Kampung KB GADIS Tegalreja Cilacap Selatan Dwityaningsih, Rosita; Zaenurrohman, Zaenurrohman; Ningrum, Sari Sekar; Widianto, Hafidz; Kumara, Nizar Latif
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25020

Abstract

Kelurahan Tegalreja, Kabupaten Cilacap memiliki Kampung Keluarga Berencana (KB) Guyub, Aman, Damai, Indah, Sejahtera (GADIS) yang salah satunya bergerak dibidang pertanian hidroponik tanaman melon dengan menggunakan greenhouse. Kelompok KB “GADIS” digerakkan oleh para ibu-ibu lansia agar menjadi produktif di masa tua. Saat ini, proses budidaya tanaman melon di greenhouse mengalami kendala daun menjadi layu dan menggulung dikarenakan suhu lingkungan di wilayah Cilacap Selatan yang sangat tinggi berkisar 33,5oCdan pemberian nutrisi yang tidak tepat, selain itu tanaman juga terancam terkena jamur embun tepung yang dapat menghambat proses pertumbuhan buah yang disebabkan oleh suhu yang tinggi dan pemberian nutrisi yang tidak sesuai. Berdasarkan situasi yang telah diuraikan perlu dilakukan penyelesaian masalah tersebut dengan penerapan teknologi berbasis IoT dalam pengoptimalan greenhouse untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas melon yang dihasilkan. Sehingga dari kelompok tim pengabdian dari PNC memberikan solusi dengan penerapan teknologi berbasis IoT (Internet of Thing) dalam pengoptimalan greenhouse untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas melon yang dihasilkan. Alat monitoring suhu, pH, Kelembaban dan ppm Pupuk ABMIX yang dilengkapi spryer otomatis dipasang pada green house dan terkoneksi dengan handphone untuk memudahkan petani memantau kondisi lingkungan pada tanaman melon dimanapun dan kapanpun berada. Selain itu pemasangan spryer otomatis menjaga suhu green house tetap sesuai dengan suhu ideal tanaman melon. Pemasangan alat monitoring dan pelatihan sudah dilakukan kepada ibu-ibu lansia petani melon dan saat ini sedang dilakukan pendampingan penerapan alat monitoring pada pelaksanaan penanaman melon. Setelah dilakukan penerapan teknologi berbasis IoT dihasilkan tidak ada lagi serangan hama embung putih dan hama tikus.
Pencegahan Stunting dan Peningkatan Pendapatan serta Pemasaran Secara Digital bagi Ibu-Ibu Posyandu melalui Diversifikasi Olahan Ikan Bandeng (Chanos) Kelurahan Bonto Perak Kebupaten Pangkep Subur, Hikmayani; Marhawati, Marhawati; Astuty, Sri; Juhamri, Juhamri; Irwandi, Irwandi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25003

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu anggota Posyandu, dalam upaya simultan pencegahan stunting dan peningkatan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah pelatihan diversifikasi olahan pangan lokal berbahan dasar ikan bandeng menjadi produk bernilai jual tinggi seperti dimsum dan pempek yang kaya protein, zat besi, dan zink sebagai upaya preventif stunting. Selain itu, peserta juga dibekali dengan pelatihan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Puskesmas Bonto Perak dan diikuti oleh 30 orang peserta dari kalangan masyarakat setempat termasuk anggota posyandu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta mengenai gizi, pencegahan stunting, keterampilan pengolahan ikan, serta kemampuan dalam mengelola pemasaran secara digital menggunakan platform WhatsApp dan Instagram. Dampak dari kegiatan ini adalah terciptanya sumber pendapatan baru bagi keluarga dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya asupan gizi berbahan baku lokal untuk mencegah stunting sejak dini.
Program Pendampingan Matematika dan Pelatihan Pembuatan Tempe Biji Nangka di SMA Negeri 1 Magelang Aprilia, Novita; Prastiwi, Sarnefa Mulya; Addinilhaq, M Muwaffiq; Azkiya, Faiza Azka; Hervianti, Rahma Adila; Dewi, Nur Hannisa Puspita; Nisa, Hani Fakhrun
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.24954

Abstract

Kemampuan numerasi-sains merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa sehingga diperlukan kegiatan yang mendukung hal tersebut. Program pendampingan matematika dan pelatihan pembuatan tempe dari biji nangka merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan numerasi-sains. Program pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Magelang. Kegiatan pendampingan matematika diikuti oleh beberapa siswa dari kelas XII yang berminat untuk belajar bersama dengan tim pengabdi. Sedangkan kegiatan pelatihan pembuatan tempe dari biji nangka diikuti oleh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja. Metode program pengabdian dilakukan dengan sesi ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan numerasi-sains dari siswa yang mengikuti program pengabdian ini. Dengan adanya program ini, diharapkan siswa mendapatkan pengalaman yang berbeda serta termotivasi dalam belajar matematika dan sains serta meningkatkan kemampuan numerasi-sains.
Strategi Mewujudkan Pembelajaran Mendalam melalui Kurikulum Merdeka: Pelatihan bagi Guru SMAN 1 Karangrayung Nuroso, Harto; Siswanto, Joko; Saptaningrum, Ernawati; Kaltsum, Ummi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25826

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pergeseran paradigma dari pembelajaran yang berfokus pada konten menuju pengembangan kompetensi melalui pembelajaran mendalam (deep learning). Guru sebagai ujung tombak memerlukan pemahaman dan strategi praktis untuk mewujudkannya. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SMAN 1 Karangrayung dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran mendalam sesuai prinsip Kurikulum Merdeka, dengan mengintegrasikan konsep growth mindset dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI). Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk lokakarya (workshop) partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok terpumpun (FGD), studi kasus, dan praktik merancang modul ajar. Peserta berjumlah 44 guru dari berbagai mata pelajaran. Keberhasilan program diukur melalui kuesioner pra dan pasca pelatihan, observasi partisipasi, dan analisis produk rancangan pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai esensi pembelajaran mendalam Mpra=2,68 (SD = 0,71) vs Mpasca=4,21 (SD = 0,54) pada skala Likert 1-5. Peserta mampu merancang modul ajar yang mengintegrasikan fase pembelajaran mendalam (mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, mengomunikasikan) dan mengidentifikasi peluang integrasi AI sebagai alat bantu diferensiasi dan asesmen formatif. Lokakarya ini efektif dalam membekali guru dengan kerangka berpikir dan alat praktis untuk menerapkan pembelajaran mendalam. Adopsi growth mindset dan literasi AI menjadi katalis penting dalam transformasi pedagogi menuju Kurikulum Merdeka. Disarankan adanya pendampingan berkelanjutan dan komunitas praktik untuk keberlanjutan inovasi di sekolah.
KKN Tematik: Pemberdayaan KWT melalui Aplikasi TTG Produk Sabun Pembersih Lantai berbantuan Atsiri Hutan dan Eco-enzyme di KHDTK Wanadipa Undip dan E-commerce Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Zainuri, Muhammad; Ngestiningsih, Dwi; Isnaeni, Aissya Safriliana; Razana, Aqila Khaira; Alfiatuzzahra, Diva; Kurniantoro, Vangga Deswanto Prasetyo; Badzlin, Zahrah Syahmina; Maulidya, Shaula Dzikra; Hidayati, Bintang Nurul; Ardan, Kanaya Chandra Ajeng Sotya; Pasha, Muhammad Affan; Maharani, Prabaswara Nasywa
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25024

Abstract

Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah di KHDTK Wanadipa Undip, khususnya tanaman penghasil atsiri belum banyak dimanfaatkan. Kelompok Wanita Tani (KWT) mengalami kesulitan dalam memanfaatkan tanaman atsiri untuk memnghasilkan produk khas hutan yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Kegiatan bertujuan memberikan aplikasi TTG melalui pelatihan pembuatan produk  sabun pembersih lantai berbantuan atsiri hutan dan Eco-enzyme yang mempunyai nilai ekonomi beserta teknik pemasarannya melalui e-commerce. Pengabdian dilakukan dengan metode observasi, dan pelatihan langsung kepada anggota KWT. Hasil yang didapatkan yaitu KWT dapat menghasilkan sabun pembersih lantai atsiri beraroma atsiri hutan dan berbantuan Eco-enzyme secara mandiri yang bernilai jual dan peningkatan keterampilan dalam pemasaran melalui platform e-commerce. Kegiatan yang dilakukan telah terbukti meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan KWT di sekitar KHDTK Wanadipa Undip secara berkelanjutan.
Pengenalan Artificial Intelligence (AI) bagi Pemuda Gereja Kristen Injili (GKI) I.S. Kijne Abepura Jayapura Wambrauw, Meyland Sabinna Fenescha; Kocu, Edward M J; Buiney, Mariana Erny
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25006

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses belajar. Teknologi AI menjadi penting dipelajari dalam dunia pendidikan karena membantu siswa atau pemuda gereja dalam proses belajar, dan juga guru dalam mengajar. Banyak perusahaan yang kini mengintegrasikan AI ke dalam operasi mereka, baik dalam hal analisis data, pembuatan konten, atau otomatisasi layanan pelanggan. Sehingga bagi mahasiswa atau pemuda/pemudi menguasai AI menjadi penting agar mampu beradaptasi dengan dunia kerja. Begitu juga Guru atau dosen sebagai fasilitator bertanggung jawab atas suksesnya kegiatan pembelajaran, sehingga menguasai AI dapat mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. AI sebagai media pembelajaran perlu dikuasai oleh pemuda di lingkungan gereja agar dapat mengoptimalkan diri mereka untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih efektif. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode ceramah atau diskusi sebagai bentuk pengenalan AI bagi pemuda/pemudi GKI I.S. Kijne Jayapura. Dengan menggunakan konsep media pembelajaran tim pengabdian menyampaikan pesan melalui berbagai metode untuk merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan mitra sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar yang efektif untuk menambah informasi baru pada mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan penggunaan berbagai fitur AI dari mitra yang tadinya mereka belum pernah menggunakannya, tapi setelah mendapat materi dari pembicara mereka jadi tahu terkait hal tersebut.
Optimalisasi Potensi Kelompok Wanita Tani Indah Lestari Sumberjo melalui Edukasi Smart Farming Berbasis AI Arifin, Nurhikma; Milasari, Milasari; Astinawaty, Astinawaty
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.24953

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Indah Lestari menghadapi berbagai kendala dalam mengelola kegiatan pertanian, antara lain rendahnya literasi teknologi, keterbatasan sarana digital, dan minimnya pendampingan teknis dalam penerapan sistem pertanian modern. Kondisi ini menghambat peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian di tingkat rumah tangga, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan akan sistem pertanian yang lebih adaptif. Sebagai solusi, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi Smart Farming berbasis Artificial Intelligence (AI). Program ini bertujuan meningkatkan literasi teknologi dan keterampilan digital anggota KWT dalam memanfaatkan aplikasi AI untuk deteksi dini hama dan penyakit tanaman, monitoring pertumbuhan, serta rekomendasi pemupukan sesuai kebutuhan tanaman lokal seperti kangkung, sawi, padi, bayam, jagung, dan cabai. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di Desa Sumberjo, Kecamatan Polman, Kabupaten Polewali Mandar, dengan melibatkan 20 anggota KWT Indah Lestari dan penyuluh pertanian kecamatan sebagai pendamping. Metode meliputi presentasi interaktif, pelatihan praktik penggunaan aplikasi AI sederhana, serta evaluasi partisipatif untuk menilai peningkatan pemahaman peserta.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: lebih dari 90% peserta memahami konsep Smart Farming, 85% mampu menjelaskan fungsi aplikasi AI, dan 80% yakin dapat menggunakannya secara mandiri. Selain itu, 95% peserta menyadari manfaat teknologi pertanian, dan 75% bersedia mengadopsi inovasi digital secara bertahap. Untuk keberlanjutan dan peningkatan dampak kegiatan, disarankan dilakukan pendampingan rutin guna memperkuat kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi AI. Materi pelatihan dapat diperluas pada pengolahan data tanaman dan optimasi pemupukan berbasis AI, serta penerapan teknologi secara bertahap pada lahan kecil agar manfaatnya berkelanjutan dan nyata bagi petani.
Peningkatan Kapasitas Technosociopreneur melalui Bootcamp Trilogi Got Business Founder 2025 Maulidian, Maulidian; Puspitawati, Mutiara Dewi; Novita, Novita; Purnengsih, Iis
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25035

Abstract

Program Bootcamp Trilogi Got Business Founder (TGBF) 2025 dilaksanakan sebagai upaya penguatan kapasitas teknososiopreneur di kalangan mahasiswa dan UMKM binaan Universitas Trilogi. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab permasalahan mitra berupa lemahnya pondasi bisnis, keterbatasan literasi digital, minimnya pencatatan keuangan, serta kebutuhan inovasi produk. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi inti, ice breaking berbasis gamifikasi, serta pendampingan coaching dan mentoring. Hasil evaluasi kuesioner menunjukkan mayoritas indikator memperoleh skor di atas 3,6 (skala 5), dengan aspek “bermanfaat bagi peserta” dan “kesempatan diskusi” menempati posisi tertinggi. Sementara itu, indikator negatif seperti “membosankan” dan “monoton” memperoleh skor rendah (2), menandakan dinamika pembelajaran berlangsung interaktif dan menarik. Ice breaking berbasis Blooket terbukti lebih disukai dibanding games fokus, dengan skor rata-rata 3,29 dan preferensi 11 dari 19 responden. Faktor pendorong keberhasilan meliputi antusiasme peserta, relevansi materi, kualitas narasumber, serta metode interaktif. Hambatan berupa keterbatasan waktu, kendala teknis, dan koordinasi narasumber dapat diminimalisasi melalui strategi perencanaan dan dukungan teknis yang lebih baik. Program ini berimplikasi pada peningkatan kapasitas wirausaha mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan berorientasi keberlanjutan.
Penerapan Teknologi QR Code untuk Penguatan Identitas Desa Wisata Sidowayah melalui Sistem Navigasi Jalan dan Pelestarian Informasi Budaya dan Potensi Alam Prabowo, Iwan Ady; Utami, Yustina Retno Wahyu; Prihanto, Prihanto; Qoriah, Annisa Nur; Berlian, Zam Zam; Dianita, Ardhia Dwi Ari; Muhariya, Ahmad
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.25011

Abstract

Desa Wisata Sidowayah menghadapi kendala signifikan dalam navigasi wisatawan dan promosi digital, yang menghambat potensi ekonomi dan budayanya. Sebanyak 85% wisatawan kesulitan menemukan objek wisata karena minimnya petunjuk arah, dan 70% narasi sejarah lokal berisiko punah karena belum terdokumentasi secara digital. UMKM lokal juga belum memiliki kemampuan pemasaran digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem navigasi berbasis QR Code terintegrasi dan website untuk memperkuat identitas desa dan mendukung UMKM. Metode pelaksanaan meliputi pengembangan kolaboratif: pengumpulan data sejarah lokal, pembuatan QR Code spesifik lokasi, pembangunan website komprehensif (sidowayah.smarttourism.id), pemasangan 75 papan fisik, serta pelatihan partisipatif untuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan UMKM. Hasil kuantitatif dari 116 responden menunjukkan kepuasan pengguna yang tinggi (skor komposit 4,06/5), dengan skor tertinggi pada kelengkapan informasi sejarah (4,32) dan peningkatan pengalaman wisata (4,24). Program berhasil mentransformasi akses digital terhadap warisan budaya dan navigasi. Rekomendasi utama adalah pembentukan tim digital khusus untuk keberlanjutan dan penambahan fitur seperti audio guide untuk pengembangan ke depan.