cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BIOMA
ISSN : 20865481     EISSN : 25499890     DOI : 10.26877
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
OPTIMALISASI TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? DAN IL-3 MENGGUNAKAN BUAH TOMAT (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TERHADAP INFEKSI BAKTERI Eny Hartadiyati Wasikin Haryanti; Praptining Rahayu .; Maria Ulfah .
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i1, April.651

Abstract

OPTIMIZATION OF TNF ?óÔé¼ÔÇ£ ?Ä?? AND IL-3 USES TOMATOES (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) AS EFFORTS IN INCREASING MACROPHAGE PHAGOCYTOSIS TO BACTERIAL INFECTION ABSTRACT TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3 are sitokin stimulates macrophage phagocytosis to the activity in eliminating bacteria. Karotenoid is come from natural resources, one of them is tomatoes, as known carotene and likopen?é?á have potential in increasing TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3. Mencit balb/c in normal condition are 24 tails randomly uses thermal variations: (500C, 1000C dan 1500C) ?é?árole to sitokin TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3 content.?é?á The result shows tomatoes preparasi in 1500C is (p<0.05) effects sitokin content of TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3 highest. Key words: TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä??, IL-3, tomatoes ?é?á ABSTRAK TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3 merupakan?é?á sitokin yang berperan untuk merangsang fagositosis makrofag dalam mengeliminasi bakteri. Karotenoid yang berasal dari sumber alami , salah satunya dalam buah tomat?é?á . Diketahui karoten dan likopen yang berpotensi meningkatkan TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3. Mencit balb/c keadaan normal sebanyak 24 ekor dipilih secara random digunakan untuk menyelidiki pengaruh preparasi buah tomat (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) yang matang dengan variasi suhu : (500C, 1000C dan 1500C) terhadap kadar sitokin TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3 dari kultur sel makrofag. Hasil penelitian menunjukkan preparasi buah tomat dengan suhu 1500C ?é?ásecara bermakna (p<0.05) menyebabkan kadar sitokin TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3 yang paling tinggi . Key words: TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä??, IL-3, buah tomat
PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) PADA MATERI POKOK EKOSISTEM DITINJAU DARI SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA Lussana Rossita Dewi
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i1, April.654

Abstract

STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) and GROUP INVESTIGATION (GI) LEARNINGS in ECOSYSTEM SUBJECT EVALUATED FROM ENVIRONMENTAL ATTITUDE ?é?áABSTRACT The aims of this research are to know : (1) The difference of student?óÔé¼Ôäós achievement learn on ecosystem subject between student who learn with cooperative method learning STAD and student who learn with cooperative learning GI, (2) The effect of low, middle, and high environmental attitude towards the student?óÔé¼Ôäós achievement learn on ecosystem subject, (3) The interaction between usage of cooperative method learning STAD and GI with environmental attitude towards the student?óÔé¼Ôäós achievement learn in ecosystem subject. This research?óÔé¼Ôäós subjects were students of class 10th in SMAN 3 Sukoharjo This research used factorial design 2x3 anava with different cell frequency. According to the result of this research, it shows that: (1) Usage STAD learning?óÔé¼Ôäós method produces better student?óÔé¼Ôäós achievement learn than GI learning?óÔé¼Ôäós method. (2) Environmental attitude influence the student?óÔé¼Ôäós achievement learn. (3) There is no interaction between the use of learning method and environmental attitude towards the student?óÔé¼Ôäós achievement learn. Key word : STAD, GI, environmental attitude ?é?á ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi siswa belajar pada subjek ekosistem antara siswa yang belajar dengan metode pembelajaran kooperatif STAD dan siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif GI, (2) Pengaruh rendah, menengah, dan sikap lingkungan yang tinggi terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekosistem, (3) interaksi antara penggunaan metode pembelajaran kooperatif STAD dan GI dengan sikap lingkungan terhadap prestasi siswa pelajari dalam pelajaran ekosistem. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 3 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain faktorial 2x3 anava dengan frekuensi sel yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan metode pembelajaran STAD yang menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik kita belajar dari metode pembelajaran GI itu. (2) sikap lingkungan mempengaruhi prestasi siswa belajar. (3) Tidak ada interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dan sikap lingkungan terhadap prestasi siswa belajar. Kata kunci: STAD, GI, sikap lingkungan
KAJIAN NILAI KARAKTER PADA BAHAN AJAR IPA SMP DI JAWA TENGAH Atip Nurwahyunani
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i1.1487

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan media cetak IPA SMP yang beredar wilayah Kota Semarang, dan Jepara. Kajian studi kelayakan media cetak (buku text) mencakup kelayakan isi, kebahasaan, dan Penyajian berdasarkan nilai karakter. Penelitian ini menggunakan pendektakan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data dari hasil validasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah Secara umum Buku yang di gunakan di Kota Semarang dan Kabupaten Jepara pada mata pelajaran IPA kelas VIII tingkat SMP sudah sesuai. Hal tersebut berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan yaitu: 1) Need Assesment pada penilaian kelayakan bahan ajar dan pendidikan karakter yang dikembangkan oleh peneliti telah layak berdasarkan syarat kelayakan BSNP dan bisa digunakan untuk menganalisis bahan ajar. 2) Buku IPA SAINS BSE telah memiliki kelayakan konsep, kelayakan penyajian, baik penyajian bahasa maupun gambar sesuai dengan need assesment yang dikembangkan oleh peneliti. 3) Buku Sains BSE Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional karya Teguh Sugiyarto IPA SAINS BSE dapat memfasilitasi siswa dalam penguatan pendidikan karakterKata kunci: buku teks IPA SMP, nilai karakter
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT MENGGUNAKAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI SISWA KELAS VIII MTS N 1 SEMARANG Ina Kristiana; Atip Nurwahyunani; Endah Rita Sulistya Dewi
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 2 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i2.1740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT (Teams Games Turnament) menggunakan media puzzle terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII MTs Negeri 1 Semarang Tahun 2016/2017. Bentuk penelitian eksperimen berdesain “quasi experimental design dengan menggunakan metode pretest-posttest control group design”. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Semarang. Metode pengumpulan  berupa metode observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data untuk menguji efektifitas pembelajaran dengan menggunakan uji t dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan signifikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, persentase ketuntasan belajar kelas eksperimen 76,66% sedangkan kelas kontrol 54,54%, rata-rata kelas eksperimen sebesar 75,83 sedangkan kelas kontrol 72,27. Hasil uji kolerasi dengan  = 1,835 dan  = 1,67 karena  >  maka  diterima. Untuk keaktifan belajar ditunjukkan dari rata-rata kelas eksperimen 80,57 sedangkan kelas kontrol 56,55. Hasil kolerasi dengan  = 8,168 dan  = 1,67. Disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT menggunakan media puzzle dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII MTs Negeri 1 Semarang. Kata Kunci : Teams Games Turnament, Keaktifan, Hasil Belajar, Sistem Ekskresi Manusia 
POTENCY OMEGA-9 OLEIC ACID IN THE AVOCADO FRUIT MESOCARP CHOLESTEROL LOWERING BLOOD SERUM Eny Hartadiyati Wasikin Haryanti
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1, No 1, April (2011): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v1i1, April.81

Abstract

Avocado is high in fat, contained in the development of forms of mono-unsaturated fats (monounsaturated fatty acids), namely omega-9: 72.2% oleic acid. This fatty acid configuration can inhibit the absorption of cholesterol in intestines and not easily oxidized than linoleum and lino-lenic acid. Therefore, it improves blood serum cholesterol levels. This study aims to analyze the changes in HDL and LDL cholesterol in the serum of mice?é?á hypercholesterolemic effect of omega-9 oleic acid on the avocado fruit mesocarp. The design of this study is the pre and post with control group (ran-domized control pre post test design). Animal experiment (Rattus norve-gicus strain Sprague Dawley) was given treatment: P0 group was given standard food + 0 mg avocado fruit mesocarp; P1 groups was given stan-dard food + avocado fruit mesocarp dose 1.35 g / day; the group P2 was given standard food + avocado fruit mesocarp 2.7 g / day; groups P3 of rats was given standard food + avocado fruit mesocarp dose 4.05 g / day. The result showed a decrease of ?é?áblood serum levels of LDL cholesterol, and elevated levels of blood serum HDL cholesterol, which is significant at 5% probability level. The conclusion is oleic acid omega-9 in the avocado fruit mesocarp?é?á has the potential to lower LDL cholesterol blood serum of rats. Key words: omega-9 oleic acid, cholesterol, avocado, blood serum, LDL, HDL.
TRANSPORTATION ACTIVITIES ON CONTENT IMPACT LEAD (Pb) IN AMBIENT AIR IN SEMARANG CITY Hemma Rya Sunoko; Agus Hadiyarto; Budi Santoso
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1, No 2, Oktober (2011): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v1i2, Oktober.412

Abstract

The activity of one affects the transport of air pollution, the exhaust emissions of lead (Pb) is a heavy metal that is a toxin that affects the environment and human health and cumulative.Objective of this study aims to assess the levels of lead (Pb) in the air in the city of Semarang in various locations that have high traffic density and control / control levels of lead (Pb) of air at various street locations that have a level of high density of vehicular traffic so as not to endanger.The study was conducted by taking samples at the time of dense traffic of working days and still in the dry season. Samples were taken at 4 (four) dense traffic locations and 1 (one) location that is not dense traffic, then the analytical laboratory, where the method of sampling the field with gravimetry and spectrophotometric analysis.Based on the results of the research content of lead (Pb) highest at the intersection Bangkong ?Ä??g/Nm3 of 2.41 and lowest 0.86 in Akpol complex ?Ä??g/Nm3, by looking at the data there is a tendency increasingly dense traffic density of vehicles using gasoline fuel Pb levels in the air also increases. Based research on the highest levels of lead (Pb) in the air ambeint is in the intersection Bangkong at 2, 41 mg / Nm ?é??, this suggests by density of vehicle traffic at the site is also the highest and the effort air pollution control specifically heavy metals lead(Pb) in Semarang need con-tinuous or periodic monitoring of the magnitude of Pb levels in the air, and action modes of transportation system improvements in Semarang.Keywords: Lead (Pb), air pollution.
BERBAGAI FENOMENA KACANG PANJANG (Vigna sinensis) TERHADAP PENAMBAHAN KOMPOS ORGANIK PADA PEMUPUKAN BATUAN FOSFAT Fibria Kaswinarni .; Ben Suharno .; Wahyu Hendro W.; O. A. Winarta
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i1, April.647

Abstract

VARIOUS PHENOMENA OF BEANS (Vigna Sinensis) TO THE ADDITION OF ORGANIC FERTILIZER IN ROCK PHOSPATE FERTILIZATION ?é?á ABSTRACT This study aimed to analyze the effect the addition of organic fertilizers and rock phosphate to calcium (Ca), iron (Fe), protein and fat compound of bean pods and to analyze the appropriate dose of protein, calcium , iron and?é?á fat compound. The experiment was held at the Elephant Village Demak Regency. The design is completely randomized design with 4 treatments with 4 replications. Parameters measured were fat, protein, calcium and iron compound in bean pods. Analysis of Variance ( ANOVA ) and UJGD ?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á(Duncan Multiple Range Test) were did in this field. The result show that addition of organic fertilizers and rock phosphate do not give significantly difference effect in calcium?é?á and iron compound in bean pods, but give significantly difference in protein and fat compound in bean pods. ?é?á Keywords : Organic Fertilizer, Rock Phosphate, Calcium, Iron, Protein, Fat ?é?á ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan dosis pupuk organik pada pupuk batuan fosfat terhadap kandungan kalsium (Ca), besi (Fe), protein dan lemak polong kacang panjang serta mengetahui dosis yang tepat terhadap kandungan protein, kalsium, zat besi dan lemak. Penelitian dilaksanakan di Desa Gajah Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Parameter yang diukur adalah kandungan lemak, protein, kalsium dan zat besi polong kacang panjang. Data yang diperoleh diuji menggunanakan anava dan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan?é?á?é?á bahwa pemberian dosis pupuk batuan fosfat pada perlakuan belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan kalsium dan zat besi, akan tetapi memberikan pengaruh perlakuan terhadap kandungan protein dan lemak pada polong kacang panjang. Kata kunci: Pupuk Organik, Batuan Fosfat, Kalsium, Zat Besi, Protein, Lemak
BENTUK INTERAKSI INTRASPESIFIK LUTUNG BUDENG (Trachypithecus auratus) DI KAWASAN HUTAN ADINUSO KECAMATAN SUBAH KABUPATEN BATANG Eti Indriyati; Ary Susatyo Nugroho; Fibria Kaswinarni
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i1.1470

Abstract

Lutung Budeng merupakan jenis asli (endemik) Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk interaksi intraspesifik yang dilakukan individu Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) dalam satu populasi di kawasan hutan Adinuso Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah metode pengamatan langsung. Pengambilan data diakukan di Hutan Adinuso Subah Kabupaten Batang selama 14 hari pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2016, sementara analisis data menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bentuk interaksi intraspesifik yang dilakukan Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) yaitu kompetisi, kooperasi, komensalisme, dan netralisme. Interaksi kompetisi dilakukan oleh sesama individu jantan dengan presentase 6,67%, interaksi kooperasi terjadi 33,33% yang dilakukan oleh sesama individu betina dengan persentase 20%, individu betina dengan infant 13,33%. Sementara interaksi komensalisme 26,67% yang seluruhnya dilakukan oleh individu betina dan Infant. Interaksi netralisme terjadi 33,33% dilakukan oleh individu jantan dengan individu betina 13,33%, individu jantan dan infant 13,33%, dan individu betina dengan infant 6,67%. Pada interaksi intraspesifik kompetisi terdapat perilaku agonistik, netralisme terdapat perilaku ingestif dan alelometik, kooperasi terdapat perilaku efimeletik dan play, serta komensalisme terdapat perilaku efimeletik dan etefimeletik. 
PERSILANGAN JAMUR TIRAM COKELAT (PLEUROTUS CYSTIDIOSUSY) DENGAN JAMUR TIRAM ABU-ABU (PLEUROTUS GREY OYSTER) MENGGUNAKAN METODE FUSI MISELIUM MONOKARION Evi Jakiyah; Hasni Ummul Hasanah; Dwi Nur Rikhma Sari
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 2 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i2.1711

Abstract

Pleurotus cytidiosusy memiliki keunggulan daya tahan lama, tekstur tubuh yang tebal dan kadar air sedikit. Sedangkan Pleurotus greyoyster memiliki keunggulan daya tahan lama, bentuk tubuh lebar dan juga kadar air sedikit. Produksi budidaya jamur yang baik dapat dicapai apabila kandungan air sedikit sehingga daya tahan jamur lama. Untuk mendapatkan varietas unggul dari kedua spesies jamur, maka perlu dilakukan persilangan menggunakan metode fusi miselium monokarion. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah metode fusi miselium monokarion dapat digunakan untuk persilangan Pleurotus cytidiosusy dengan Pleurotus greyoyster. Tahap awal dalam penelitian ini yaitu pembibitan, kemudian dilanjutkan persilangan menggunakan metode fusi miselium monokarion hingga terbentuk zona kontak kedua miselium dan struktur sambungan apit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fusi miselium monokarion dapat digunakan untuk persilangan Pleurotus cytidiosusy dengan Pleurotus greyoyster yang ditandai dengan zona kontak miselium secara makroskopik, sedangkan secara mikroskopik terdapat struktur sambungan apit. Karakteristik miselium hasil persilangan (dikarion) terlihat berlekatan atau menyatu, tidak merata dan lebih halus. Pertumbuhan miselium dikarion lebih cepat dibandingkan miselium monokarion. Kata kunci : Pleurotus cystidiosusy, Pleurotus Greyoyster, Fusi Miselium Monokarion
LIPASE AND PROTEASE LEVELS ON KOMBUCHA FERMENTATION Endah Rita S. D.
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2, No 1, April (2013): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v2i1, April.400

Abstract

Processed tea is fermented Kombucha Tea is known as "(Kombucha Tea). Kombucha tea is a functional food which occupies a position somewhere between conventional foods and drugs, so it can be used in the prevention of a disease of functional foods are foods that are designed specifically to take advantage of certain bioactive compounds that have a role in preventing disease.The enzyme is part of a protein that acts as a biocatalyst, accelerate the rate of biochemical reactions in the body. Therefore, the enzyme can be able to improve the health functions of the body with Kombucha.The purpose of this study (1) Knowing the production of lipase and protease in fermentation of Kombucha tea with many type, (2) Knowing the best kinds of tea for lipase and protease levels are optimal.The method used in this study is an experimental method to the design of Completely Randomized Design. This study consisted of four treatments, namely (A) + Kombucha colony of tea without sugar solution, (B) + Kombucha colony of black tea, (C) + Kombucha colony of green tea and (D) + Kombucha colony of fragrant tea (jasmine tea) with 3 replications. The parameters are count lipase and protease levels.Data analysis was performed with Analysis of Variance (ANOVA), followed by Duncan Multiple Test Distance (UJGD). ANOVA from lipase production in Kombucha fermentation of tea with significant variations, as well as protease levels is significant.The results showed that the type of tea as a fermentation medium had a significant influence (p <0.05) on levels of lipase and protease produced during the fermentation process and Kombucha tea as fermentation mediaKey words: Lipase, Protease, fermented Kombucha mushroom, tea variation

Page 7 of 25 | Total Record : 246