cover
Contact Name
Tri Tarwiyani
Contact Email
pend.sejarah@fkip.unrika.ac.id
Phone
+6281261500096
Journal Mail Official
pend.sejarah@fkip.unrika.ac.id
Editorial Address
Prodi. Pendidikan Sejarah, FKIP-Universitas Riau Kepulauan, Jl. Pahlawan No. 99, Bukit Tempayan, Batu Aji, Batam
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
ISSN : 23018305     EISSN : 25990063     DOI : 10.33373
Jurnal Historia adalah jurnal ilmiah berkala Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Riau Kepulauan yang berkonsentrasi pada ilmu yang berkaitan dengan sejarah.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
MAKNA TRADISI MANDI SYAFAR PADA MASYARAKAT DAIK KECAMATAN LINGGA KABUPATEN LINGGA TAHUN 2010-2019 Novitasari, Novitasari; Arnesih, Arnesih
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2020): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v5i2.3770

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah di eraglobalisasi saat ini masyarakat masih melaksanakan tradisi-tradisi yang diluar akal pemikiran manusia. Seperti mandi syafar masyarakat Daik masih melaksanakan tradisi mandi syafar yang diyakini masyarakat setempat bahwa dengan melakukan ritual mandi pada bulan Syafar ini masyarakat akan terhindar dari marabahaya seperti banjir, longsor, dan wabah penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan mandi syafar dan makna dari tradisi mandi syafar yang ada di Kelurahan Daik Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Keseluruhan data tersebut diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan model interaktif dari Miles and Huberman yaitu, data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing/verification (gambar kesimpulan dan verifikasi). Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa tradisi mandi syafar di Kelurahan Daik Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau mempunyai pelaksanaan dan peralatan yang berbeda dari daerah lain. Mandi syafar dilakukan pada hari Rabu terakhir berdasarkan dalam kitab Taklika. Peralatan yang digunakan yaitu wafak yang ditulis di atas daun macang, tempayan yang tebuat dari keramik, gayung dari batok kelapa, Kelapa satu ikatan, jari lipan, kris dan bunga telur. Pada pagi hari masyarakat akan pergi ke masjid untuk melaksanakan doa bersama dan setelah bedoa masyarakat akan pergi ke sungai ketika sudah sampai di sungai pemuka agama menulis wafak di atas daun macang, kemudian pemuka agama menyimpan daun macam kedalam tempayan yang sudah berisikan air dan pemuka agama penyiram kepada anak-anak atau orang-orang. Makna tradisi mandi syafar adalah bagaimana hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan manusia, agar manusia lebih menjaga lingukungan
HUBUNGAN MINAT DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTs USB FILIAL MTs N I BATAM Okwita, Afrinel; Desvita, Yessi
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2020): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan: (1) Untuk dapat membuktikan ada atau tidaknya hubungan minat belajar dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII MTs USB Filial MTs N I Batam. (2) Untuk dapat membuktikan ada atau tidaknya hubungan lingkungan belajar dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII MTs USB Filial MTs N I Batam. (3) Untuk dapat membuktikan ada atau tidaknya hubungan antara minat belajar dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII MTs USB Filial MTs N I Batam. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasional yang bersifat deskriptif dengan subyek penelitian 35 orang siswa, kelas VIIb MTs USB Filial MTs Negeri I Batam. Instrumen ini menggunakan angket dalam bentuk skala likert sebanyak 60 item. Untuk uji validitas butir angket menggunakan product momen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Terdapat  hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar IPS Terpadu. (2) Terdapat  hubungan  antara lingkungan belajar dengan hasil belajar IPS Terpadu. (3) Terdapat hubungan antara minat belajar dengan lingkungan belajar IPS Terpadu. Hal ini berarti hipotesis alternatif (ha) diterima karena terbukti Fhitung lebih besar dari pada Ftabel yaitu 3,72 3,33. Disimpulkan bahwa minat belajar dan lingkungan belajar sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini berarti semakin tinggi minat belajar akan dipengaruhi oleh lingkungan belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS Terpadu
EKSISTENSI TRADISI BERSIH DESA SEBAGAI UPAYA MEMPERTAHANKAN WARISAN BUDAYA LELUHUR (KAJIAN DESA SUMBERDADI KECAMATAN TRENGGALEK KABUPATEN TRENGGALEK) Sholikah, Rifatus; Hendriani, Dita
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2021): Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v6i2.3766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepercayaan masyarakat yang masih kuat terkait tradisi bersih desa, sehingga tradisi bersih desa ini masih dipertahankan keberadaannya hingga saat ini. Masyarakat memiliki anggapan bahwa dengan mengadakan tradisi bersih desa dapat memberikan keselamatan, kesejahteraan bagi desa mereka, apabila sampai tidak melaksanakan tradisi bersih desa maka akan membawa bencana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan datanya enggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan beberapa hal yaitu : proses pelaksanaan tradisi bersih desa dimulai dari kegiatan musyawarah, satu minggu sebelum tradisi bersih desa berlangsung terdapat kegiatan kerja bakti dan selamatan di 5 makam para leluhur desa, adapun 5 makam tersebut meliputi : makam Mbah Potro Kusumo, makam Mbah Malang, makam Kedungwatu, makam Mbah Tugu di Pijitelu dan Makam Mbah Tugu di Brangkal. Satu hari sebelumnya terdapat jamasan pusaka yang dilakukan oleh sesepuh dan menyembelih kambing. Pusaka-pusaka yang dijamasi berupa demung, kecer, dan bonang. Keesokan harinya waktu pelaksanaan bersih desa pusaka-pusaka yang dijamasi digendong oleh kepala desa, sesepuh, dan perangkat, kemudian ditayubkan dengan diiringi gendhing ilir-ilir dan kinanthi. Terdapat makna yang terkandung dalam tradisi bersih desa di Desa Sumberdadi yaitu memberikan keselamatan, membawa kesejahteraan, dan melestarikan budaya. upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensi tradisi bersih desa sebagai warisan budaya leluhur yaitu membacakan riwayat tradisi bersih desa yang dilakukan ketika tradisi bersih desa berlangsung, adanya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah desa, mengadakan tradisi bersih desa setiap tahunnya.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMKN 5 BATAM MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Sephasya, Arsia Rika; Arnesih, Arnesih
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2021): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v6i1.3761

Abstract

Kemandirian belajar dan motivasi belajar siswa di X SMKN 5 Batam mata pelajaran Sejarah Indonesia masih sangat kurang dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk dapat membuktikan hubungan antara kemandirian belajar terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 5 Batam mata pelajaran Sejarah Indonesia tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi. Sampel yang peneliti gunakan adalah siswa kelas XTKJ 2 dengan jumlah sebanyak 46 siswa. Peneliti melakukan pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dengan menggunakan rumus korelasi product moment dengan variabel kemandirian (X) dan variabel motivasi (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubunganyang positif dan signifikan antara kemandirian belajar terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 5 Batam. Dimana diperoleh nilai thitung sebesar 12,11 dan ttabel sebesar 1,680 dengan taraf signifikan 5% dimana n = 46. Jadi nilai thitung lebih besar dari ttabel 12,111,680.
REKONSTRUKSI NAMA PAPUA DAN IRIAN DALAM LINTASAN SEJARAH Burdam, Yohanes; Winoto, Darmawan Edi; Rahman, Eka Yuliana
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2020): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study attempts to reconstruct the use of the names Papua and Irian in the Indonesian Historical Path; and describe the dynamics of local struggle and the role of intellectuals before and after Indonesia's independence in interacting with the Republic of Indonesia (NKRI). The research uses a structuralism approach from Christopher Lloyd (1988), historical methods from Marc Bloch (1988), and the "Collective Active" theory from Charles Tilly (1978, 1993) for the explanation of facts. Data is collected by studying documents (archives, books, and interviews). Data collected from archives and interviews were carried out by historical criticism, and interpreted into facts which were then assembled into historical accounts of the process of naming Papua and Irian and its relation to the local dynamics of intellectual struggles before and after Indonesia's independence to integrate with the Republic of Indonesia. The results of the study revealed that the name "Papua" was given Ortez de Retes and then was used by the Dutch for the large island together with the population and their culture. However, the name Papua by the Netherlands tends to be negative meaning for local residents. Over time, the intellectuals emerged thinking and struggling to find a name to replace the name Papua with Irian.
PENGARUH GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) PADA MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS I MAN BINTAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Yulia, Desma
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2021): Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v6i2.3767

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eskperimental Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPS MAN Bintan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS I dan siswa kelas XI IPS 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbedaan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dimana rata-rata nilai dari kelas eksperimen adalah 77,25 sedangkan dikelas kontrol, dimana rata-rata 70,51. Dengan analisis uji-t diperoleh thitung sebesar 1,877 pada taraf signifikan 0,05 dan ttabel sebesar 1,995 karena nilai thitung ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Gerakan Literasi memiliki perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen nilai rata-rata kelas diatas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sedangkan pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) di MAN Bintan.
MAKNA SIMBOL CANGKUL TERBENTUKNYA KAMPUNG TUA SUNGAI BINTI DI KELURAHAN SUNGAI BINTI KECAMATAN SAGULUNG KOTA BATAM Safari, Irwan; Wijaya, Deni Adi
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2021): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v6i1.3762

Abstract

Makna Simbol Cangkul terbentuknya Kampung Tua Sungai Binti kelurahan Sungai Binti kecamatan Sagulung Kota Batam. Program Studi Pendidikan Sejarah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulau, Bapak Deni Adi wijaya, M.Pd dan Ibu Fitri Yanti, S.Pd.M.Si selaku Pembimbing I dan Pembimbing II.Latar belakang masalah penelitian ini adalah cangkul merupakan alat yang digunakan untuk menggali atau mengaduk tanah, dibuat dari lempeng besi dan diberi tangkai yang panjang untuk pegangan. Diwilayah batam salah satunya di daerah sagulung terdapat Kampung Tua bernama Kampong Tua Sungai Binti yang disimbolkan dengan Cangkul hal itu yang membuat peneliti tertarik untuk mengangkat hasil kebudayaan manusia tersebut.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode yang digunakan ada beberapa tahap diantaranya (1) Sumber data yang terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. (2) Teknik pengumpulan data yang terdiri dari Observasi, wawancara, dan dokumentasi, (3) teknik analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, Penarikan kesimpulan dan verivikasi. Hasil Penelitian menunjukan, setelah peneliti mengadakan penelitian di Kampung Tua Sungai Binti yang disimbolkan dengan Cangkul, pertama di simbolkan dengan Cangkul karena yang tinggal di Kampung Tua sungai binti mayoritas orang Jawa berkebun yang pertama kali membuka lahannya. Yang kedua cangkul juga memiliki makna rasa kerja sama atau gotong-royong dalam segala kegiataan dilingkungan Kampung Tua Sungai Binti.
MAKNA SINAMOT PADA ADAT PERKAWINAN BATAK TOBA DI SIDIKALANG Situmorang, Aprina Dewi Sartika; Arnesih, Arnesih; Yanti, Fitri
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2020): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v5i2.3484

Abstract

Penelitian ini membahas tentang adat perkawinan Batak Toba di Sidikalang. Adapun keunikan penelitian ini adalah pemberian Sinamot dalam sistem perkawinan yang didahului dengan Marhata Sinamot. Adanya Sinamot pada masyarakat Batak Toba, melahirkan sebuah kesepakatan serta menciptakan hubungan sosial antara pihak laki-laki dan pihak perempuan yang diwadahi oleh ikatan Dalihan Na Tolu yaitu somba marhulahula, manat mardongan tubu, elek marboru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan sejarah sinamot pada adat perkawinan Batak Toba di Sidikalang, dan menjelaskan makna Sinamot pada adat perkawinan Batak Toba di Sidikalang. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan model Miles and Huberman yang terdiri dari pengumpulan data,reduksi data, display data, penariakn kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan adat Batak Toba di Sidikalang terdapat makna-makna yang oleh masyarakat dianggap mempunyai nilai tersendiri bagi masyarakatnya. Makna Sinamot bagi masyarakat Batak Toba di Sidikalang adalah sebagai bentuk penghargaan terhadap pihak perempuan.
PERAN GURU SEJARAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SEJARAH SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMKN 5 BATAM T.A. 2020/2021 Yanti, Fitri; Latifatunnisa, Latifatunnisa
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2021): Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v6i2.3768

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, guru memilki peran yang cukup berbeda dengan masa normal dalam proses belajar mengajar. Tuntutan guru untuk lebih kreatif semakin menantang termasuk guru pendidikan sejarah di SMKN 5 Batam. Penelitian ini difokuskan pada peran guru sejarah di SMKN 5 Batam dalam meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi Covid 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan guru dan faktor pendukung serta penghambat peran guru sejarah di SMKN 5 Batam dalam meningkatkan minat belajar Sejarah siswa di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan model Miles and Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sejarah di SMKN 5 Batam menjalankan peran yang berbeda dalam mengajar di tengah pandemi Covid-19. Di antara peran tersebut adalah: guru sebagai pendidik senantiasa mengajar dalam jaringan, guru sebagai informator yang memberikan informasi terbaru untuk siswa, guru sebagai director yang mengarahakan pembelajaran guna berjalan sesuai dengan yang diharapkan, guru sebagai komunikator yang melakukan komunikasi dengan siswa, wali murid dan sesama guru, guru sebagai motivator yang memberikan motivasi kepada siswa, guru sebagai administrator yang merancang pembelajaran, guru sebagai evaluator yang mengevaluasi, dan guru sebagai aktor yang berperan dalam proses pembelajaran .
HISTORIOGRAFI MAINSTREAM MAJAPAHIT SENTRISME DALAM SEJARAH LOKAL DI INDONESIA: PERBANDINGAN PENULISAN NARASI NEGARA MAJAPAHIT DENGAN NEGARA LAMAJANG TIGANG JURU DI JAWA TIMUR Wijaya, Deni Adi; Yanti, Fitri
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2020): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v5i1.2616

Abstract

Mainstream “Majapahit-sentrisme” dalam sejarah nasional Indonesia yang dibangun di atas basis historiografi kolonial dan interpretasi nasionalistik Muhammad Yamin yang menimbulkan efek destruktif dalam pola penulisan Sejarah Lokal di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pergeseran penulisan bermazhab Majapahit-sentrisme di dalam buku teks sejarah. Metodologi penelitian memakai penelitian sejarah dengan metode sejarah. Metode sejarah menggunakan tahap heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Kesimpulan dalam penelitian ini untuk memopulerkan penulisan historiografi di luar mazhab nasionalisme ala Muhammad Yamin.