cover
Contact Name
Rachmat Hidayat
Contact Email
jurnaliptekspspuh@gmail.com
Phone
+6285241717899
Journal Mail Official
jurnaliptekspspuh@gmail.com
Editorial Address
Universitas Hasanuddin, JL. Perintis Kemerdekaan Km. 10, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL IPTEKS PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2355729X     EISSN : 26145014     DOI : -
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan is a peer-reviewed journal published by the Faculty of Marine Science and Fisheries Hasanuddin University. The journal is a scientific and independent journal covering original research and review on fishing technology, fishing strategy and management, marine fisheries information system, and fish handling and processing technology, including: Aquatic Science, Fishing Technology, Fishing Gear and vessel, Fishing Ground, Fish Handling and Processing, Fisheries Information System, Fishing Management, Fisheries Oceanography, Estimation of Fish Stock and Conservation, This journal publishes papers in the field of marine and fisheries science for the first time in the April 2014 issue and the Faculty of Marine and Fisheries Sciences is its publisher. This journal is the Scientific Journal of Science, Technology, and the Art of Fisheries Resources Utilization which is published twice a year (April and October).
Articles 166 Documents
KARAKTERISTIK NILAI GIZI DAN MUTU SENSORI SOSIS IKAN GULAMAH (Nibea albiflora) DENGAN PENAMBAHAN DAGING AYAM Nurhikma Nurhikma; Novi Luthfiyana; Diana Maulianawati; Ade Fitriani
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 6 No. 12 (2019)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.973 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v6i12.7801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fisik produk sosis ikan dengan penambahan daging ayam broiler sehingga memberikan tekstur yang lebih baik pada sosis ikan dan mampu meningkatkan penerimaan sosis ikan pada konsumen. Pada penelitian ini dilakukan 2 perlakuan yakni sosis ikan 100% dan sosis ikan dengan penambahan daging ayam 30% kemudian dilakukan uji mutu sensori menggunakan uji kesukaan skala 1-7 dan uji proksimat. Sosis ikan gulamah 100% menghasilkan kenampakan (5,17%), aroma dan tekstur (5,00%), dan rasa (5,40%) dengan protein sebesar (6,67%) sedangkan sosis ikan dengan penambahan daging ayam (30%) memberikan kenampakan (4,90%), aroma (5,33%) tekstur (4,83), dan rasa (5,80%) dengan protein sebesar (7,45%).
Konsep Pengelolaan Perikanan Tangkap Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Kawasan Teluk Bone Dalam Perspektif Keberlanjutan Muhammad Jamal; Fedi A. Sondita; Budi Wiryawan; John Haluan
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.88 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v1i2.73

Abstract

Fisheries management ideally could prevent the occurrence of overfishing which nowadays has occurred globally, including in Indonesia.  On the basis of fishing status and biology of skipjack tuna, as well as analysis of relationship between sea surface temperature and chlorophyll-a with skipjack tuna catches,  the fisheries management should implement zoning regulation. The north zone was suggested to be prioritized as a conservation area for protecting skipjack juvenile (< 46,5 cm FL) from fishing activity.  The middle and south zones were suggested to be fishing area where sustainable fishing is applied.  The Application of these regulations has an implication on total allowable catches from Bone Bay.  The number has lower value than the previous MSY and F-opt values.  Number of skipjack tuna which was allowed to be caught in the north zone is 573 ton yr -1 , in the middle zone was 5,820 ton yr and in the south zone was 2,210 ton yr -1 .   Overall, the value of allowed number of skipjack tuna catches in Bone Bay was estimated to be 8,600 ton yr effort per year is equivalent with 5,376 operational trips from pole and line boats.   -1 with fishing-1
Dinamika Perubahan Suhu dan Klorofi-a Terhadap Distribusi Ikan Teri (Stelophorus sp) di Perairan Pantai Spermonde, Pangkep Safruddin Safruddin; Mukti Zainuddin; Joeharnani Tresnati
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.847 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v1i1.64

Abstract

The distribution of anchovies (Stelophorus spp) in the Spermonde coastal waters, Pangkep, was studied from satellite remotely sensed environment and catch data, using Geographic Information Systems (GIS) and Generalized Additive Model (GAM). The goal of this preliminary study was to investigate the relationship between sea surface temperature (SST) and sea surface chlorophyll-a concentration (SSC), and anchovies distribution. To describe their relationship, SST and SSC derived from Aqua/MODIS satellite were overlain with the positions of experimental fishing by local fishermen’s lift net (“Bagan perahu”). The experimental lift net operations were conducted in April to May 2008. The findings of this study showed that most of the anchovies distribution occurred in the coastal area. Anchovies distribution tended to be highest in the specific temperature of 28.8 - 29.3C and chlorophyll-a of 1.5 ‒2.5 mg.m . Furthermore, the SST and SSC in the coastal waters of Spermonde play a great role in determining the variability of the anchovies quantitative distribution in the study area. The results were supported by GAM prediction.  Due to lack of robust data, there is no detailed information on the optimum habitat preference of anchovies. Future work is needed to reveal the preferred habitat of anchovies with the consideration of more oceanographic parameters.
PRODUKTIVITAS PENANGKAPAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) MENGGUNAKAN PURSE SEINE DI PERAIRAN BONTOBAHARI KABUPATEN BULUKUMBA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KONDISI OSEANOGRAFI Nuraisyah Nuraisyah; Alfa F P Nelwan; St Aisjah Farhum
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 6 No. 12 (2019)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.598 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v6i12.6677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas hasil tangkapan dan hubungannya dengan kondisi oseanografi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2018 yang bertempat di Desa Tana Beru, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, pengambilan data dilakukan dengan mengikuti operasi penangkapan selama 30 trip. Meliputi pengukuran dan penimbangan hasil tangkapan, perhitungan waktu penarikan tali kolor dan parameter oseanografi. Analisis data dilakukan terhadap produktivitas hasil tangkapan ikan tongkol (E.affinis) dan hubungan produktivitas hasil tangkapan dengan kondisi oseanografi menggunakan uji cobb douglas. Hasil penelitian menunjukkan ikan tongkol yang tertangkap dengan purse seine hidup pada kisaran suhu 27-30OC. Produktivitas penangkapan ikan tongkol dengan purse seine berkisaran antara 1.87 kg/menit - 14.50 kg/menit, dan berdasalkan analisis regresi diketahui bahwa suhu memiliki hubungan yang signifikan terhadap produktivitas penangkapan.
Sebaran Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-A Pengaruhnya Terhadap Hasil Tangkapan Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) di Perairan Laut Halmahera Bagian Selatan Umar Tangke; John Ch Karuwal; Mukti Zainuddin; Achmar Mallawa
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 2 No. 3 (2015)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.372 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v2i3.78

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - April 2015 dengan tujuan untuk melihat sebaran  temporal  dan  spasial  suhu  permukaan laut di perairan selatan Laut Halmahera dan pengaruhnya terhadap hasil  tangkapan ikan yellowfin tuna, dengan menggunakan data lapangan dan data citra yang dianalisis dengan analisis deskriptif, statistik dan analisis sistim informasi geografis (SIG) sehingga hasil penelitian yang didapat adalah sebaran suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a serta hubungannya terhadap hasil tangkapan yellowfin tuna.  Citra satelit bulan Februari-April 2015 menunjukan bahwa sebaran suhu permukaan laut (SPL) di perairan Laut Halmahera pada bulan februari dan maret hampir sama yakni pada kisaran 29,0-31,5oC, sedangkan suhu permukaan laut bulan april lebih tinggi dari kedua bulan sebelumnya. Untuk klorofil-a juga mengalami fluktuasi dengan nilai sebaran klorofil-a tertinggi terdapat pada bulan Maret 2015.  Hasil analisis statistik menunjukan bahwa baik secara bersama-sama maupun secara individu kedua parameter oseanografi (SPL dan klorofil-a) berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan yellowfin tuna di Laut Halmahera bagian selatan.
POTENSI CANGKANG SOTONG (sepia sp.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI PADA PENDERITA PENYAKIT ASMA Nursinah Amir; Dhea Ananda; Novia Elvianti; Ardi Ardi
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 6 No. 12 (2019)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.756 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v6i12.8873

Abstract

Kebiasaan hidup masyarakat pesisir yang kurang memahami akan pentingnya masalah kesehatan membuat masyarakat mudah terjangkit berbagai penyakit salah satunya penyakit asma. Salah satu kebiasaan masyarakat pesisir menggunakan cangkang sotong sebagai obat asma, dengan cara meminum rebusan cangkang sotong yang telah dikeringkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi cangkang sotong (Sepia sp) sebagai antiinflamasi pada penderita penyakit asma. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Dilakukan pengamatan parameter fitokimia  yaitu steroid, triterpenoid, flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, glikosida dan polifenol. Hasil menunjukkan bahwa cangkang sotong mengandung beberapa senyawa yang dapat berperan sebagai antiinflamasi seperti steroid, triterpenoid, alkaloid, tanin dan glikosida. Kata kunci : sotong, asma, antiinflamasi, fitokimia
ANALISIS ASPEK TEKNIS JARING PAYANG DI PERAIRAN MAMUJU, SULAWESI BARAT Najamuddin Najamuddin; Mahfud Palo; Andi Assir; Busman Busman
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 6 No. 12 (2019)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.495 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v6i12.8874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis (alat tangkap dan kapal) payang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – April 2016, yang bertempat di Kecamatam Mamuju Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus semua populasi payang yang ada di lapangan.  Pengambilan data dilkukan dengan melakukan pengukuran secara langsung terhadap semua payang yang ada di lokasi penelitian. Secara aspek teknis dimensi alat tangkap terbuat dari bahan nylon sebagai bahan jaring dan kontruksi alat tangkap terdiri dari sayap, badan dan kantong. Dimensi kapal utama pada memiliki ukuran LOA dengan rata-rata panjang (L) 15,80 m, lebar (L) 3,08 dan Tinggi (D) 1,17 m, kapal pada pengoprasian payang di Mamuju memiliki bangunan di atas dek dngan panjang 5,26 m, lebar 2,10 dan tinggi 1,10.  Jaring payang memiliki dimensi sebagai berikut : tali ris atas 120-140 m, tali ris bawah 135-155 m, tali selambar 40-50m, sayap 60-70m, badan 16-18m dan kantong 10-15m.  Ukuran mata jarring pada bagian sayap 25-60 cm, badan 15-30 cm, kantong 1,5-5 cm.  Permasalahan utama terletak pada mata jarring bagian kantong 1,5 cm terlalu kecil yang menyebabkan banyaknya ikan-ikan kecil tertangkap pada payang.  Modifikasi mata jaring pada bagian kantong perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan selektivitasnya sehingga ikan-ikan yang belum layak tangkap dapat diminimalisir. Kata Kunci: Aspek teknis, bagian jaring, ukuran mata jaring, Payang 
PRODUKTIVITAS BUBU DASAR DENGAN JENIS UMPAN YANG BERBEDA DI PERAIRAN TERNATE SELATAN Muhammad Rum Soamole; Umar Tangke; Syahnul S Titaheluw
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 7 No. 13 (2020)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.177 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v7i13.9164

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Pulau Ternate selama bulan Mei – Juni 2018 dengan tujuan untuk mengetahui penggunaan umpan terhadap hasil tangkapan bubu dasar sehingga dapat dijadikan sebagai bahan rekomendasi dalam penggunaan umpan yang terbaik kepada nelayan. Penggunaan metode eksperimental fishing dalam proses pengambilan data selama 16 trip serta analisis biodiversitas serta perbandingan dengan metode analisis Mann-Whitney U untuk melihat produktivitas hasil tangkapan diharapkan dalam memberikan informasi yang lebih akurat dalam penelitian ini. Hasil penelitian didapat bahwa penggunaan jenis umpan yang berbeda (umpan an-organik dan organik) dalam penangkapan di Perairan Pulau Ternate tidak memberikan perbedaan yang sigifikan, tetapi jika dilihat dari produksitivitas penangkapan maka penggunaan umpan an-organik memiliki produktivitas yang tinggi jika dibandingkan dengan umpan organik.Kata Kunci: Bubu Dasar, Umpan An-organik, Umpan organik, Perairan Ternate
PENGARUH POLA DISTRIBUSI PEMASANGAN LAMPU TERPUSAT DAN TERSEBAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN BAGAN TANCAP DI PERAIRAN PANGKEP Muh Fadhli Tawil; Muhammad Kurnia; Ilham Jaya
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 7 No. 13 (2020)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.88 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v7i13.9785

Abstract

Bagan tancap merupakan salah satu alat tangkap yang dominan digunakan di Perairan Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil tangkapan bagan tancap pola distribusi lampu terpusat dan tersebar. Penelitian ini dilakukan di perairan pangkep dari bulan Februari sampai Maret 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental fishing, dengan menggunakan analisis Uji T untuk mengetahui perbandingan perlakuan menggunakan pola distribusi lampu terpusat dan tersebar terhadap hasil tangkapan. Parameter yang diamati adalah deskripsi alat penangkapan ikan, metode pengoperasian, iluminasi cahaya lampu, jumlah hasil tangkapan, komposisi hasil tangkapan dan frekuensi kemunculan, berdasarkan hauling 1 dan hauling 2. Jumlah total hasil tangkapan pada bagan tancap dengan menggunakan pola distribusi lampu terpusat sebesar 464,75 kg sedangkan pola distribusi lampu tersebar memperoleh 356,96 kg. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan jumlah hasil tangkapan antara pola distribusi lampu terpusat dan tersebar, diperoleh nilai t hitung 1.274 &lt; t table 2.048 dengan nilai signifikansi 0.05. Maka disimpulkan tidak ada pengaruh dari penangkapan pola distribusi lampu terpusat dan pola distribusi lampu tersebar terhadap hasil tangkapan.Kata kunci: Bagan tancap, hasil tangkapan, pola distribusi lampu terpusat dan tersebar
ZONA PENANGKAPAN IKAN CAKALANG DENGAN MENGGUNAKAN POLE AND LINE DI PERAIRAN TELUK BONE Baso Aswar; Rachmat Hidayat; Alfa Nelwan; Safruddin Safruddin
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 7 No. 13 (2020)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.325 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v7i13.9546

Abstract

Pemanfataan sumberdaya ikan Cakalang di perairan Teluk Bone banyak dilakukan nelayan menggunakan Pole and Line. Banyaknya penggunaan pole and line dapat menjadi penyebab terjadinya pelanggaran zona penangkapan. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu memetakan daerah penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan menggunakan Pole and Line di perairan Teluk Bone, memetakan zona penangkapan pole and line berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 71/PERMEN-KP/2016, dan mendeskripsikan ukuran panjang ikan Cakalang yang tertangkap berdasarkan daerah penangkapan ikan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2019 di perairan Teluk Bone dengan menggunakan Pole and Line dengan fishing base di tempat pendaratan ikan Murante, Kabupaten Luwu. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa daerah penangkapan ikan Cakalang dengan menggunakan Pole and Line di perairan Teluk Bone dilakukan di daerah lepas pantai dan cenderung terkonsentrasi pada daerah tertentu. Hal ini disebabkan karena daerah penangkapan ikan pada umumnya dilakukan di sekitar rumpon. Jalur penangkapan ikan cakalang menggunakan pole and line di teluk bone telah sesuali dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 71/PERMEN-KP/2016. Jalur penangkapan ikan Pole and Line terjadi di jalur penangkapan II (sekitar 12 mil) dan perairan yang melebihi 12 mil dari pantai. Ukuran panjang ikan Cakalang yang tertangkap berada pada kisaran panjang cagak (FL) 29 cm sampai 68 cm dengan rata-rata berkisaran antara 29 cm sampai dengan 48 cm.Kata Kunci:  Ikan Cakalang, Jalur penangkapan ikan, ukuran ikan, Teluk Bone.