cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Management
ISSN : 22527001     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Educational Management is a peer-reviewed journal which publishes original contributions on education administration, management and leadership in the widest sense: on the management of schools of all types, and of further and higher education institutions; on administration and policy at all levels - institutional, local, national and international; and on the study and teaching of educational administration.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA DAN STRES KERJA ATAS PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU (Studi Kasus Pada SMK Se-Kabupaten Timor Tengah Utara) Fahik, Yanuarius Seran; Wahyono, Wahyono; Yusuf, Amin
Educational Management Vol 5 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi motivasi kerja dan stres kerja atas pengaruh supervisi akademik pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru serta menganalisis pengaruh langsung antar variabel eksogen terhadap variabel endogen. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (eksplanatory research). Penelitian ini dilakukan di 19 SMK baik Negeri maupun Swasta Se-Kabupaten Timor Tengah Utara – Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan guru sebagai subyek penelitian. Populasi penelitian sebanyak 402 orang, dan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 174 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengukuran skala dengan menggunakan Skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan aplikasi WarpPLS 5.0. Temuan hasil penelitian ini adalah supervisi akademik pengawas sekolah secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja guru dan stres kerja, namun tidak signifikan mempengaruhi motivasi kerja. Kepemimpinan kepala sekolah secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja guru dan motivasi kerja, namun tidak signifikan mempengaruhi stres kerja. Motivasi kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Stres kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, namun tidak signifikan mempengaruhi kinerja guru. Hasil pengaruh tidak langsung memberikan bukti bahwa motivasi kerja dan stres kerja tidak dapat menjadi variabel mediator untuk hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru tetapi dapat menjadi variabel mediator secara parsial untuk hubungan antara supervisi akademik pengawas sekolah dan kinerja guru.
EVALUASI PELAKSANAAN QUALITY MANAGEMENT SYSTEM MANAJEMEN BIDANG KESISWAAN DI SMK NEGERI 1 SELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR Atmaja, Hanapi; Widodo, Joko; Khafid, Muhammad
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis 1) konteks 2) input, 3) proses, 4) produk manajemen kesiswaan dalam pelaksanaan Quality Management System. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif menggunakan model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP). Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada :1 ) Aspek konteks sesuai dengan kebijakan mutu Standar Nasional Pendidikan (SNP), melibatkan pemikiran dari komite sekolah, pasangan dunia industri, tokoh masyarakat sekitar sekolah dan orangtua siswa; 2) Aspek input sesuai standar mutu sarana prasarana, namun beberapa guru belum sarjana; 3) Aspek proses sudah baik, beberapa guru belum konsisten dalam pembinaan kesiswaan; 4) Aspek produk, prestasi akademik dan non akademik sudah baik. Kesimpulannya pelaksanaan Quality Management System manajemen bidang kesiswaan sesuai ISO 9001:2008 tetapi jumlah guru produktif kurang dan sarana prasarana cukup. Saran penelitian ini adalah merekrut guru produktif dan diikutkan diklat kompetensi keahlian serta pemenuhan sarana prasarana pendidikan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENGAWAS SMP/SMA/SMK DI KABUPATEN DEMAK DAN GROBOGAN Faidhani, Achmad; Nurhalim, Khomsun; Widiyanto, Widiyanto
Educational Management Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas kinerja pengawas sekolah dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah. Oleh karena itu masalah pokok dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah terhadap kinerja pengawas. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey dan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian ini adalah penelitian populasi, yaitu dilakukan terhadap pengawas sekolah SMP/SMA/SMK di Kabupaten Demak dan Grobogan sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data melalui angket skala lima kategori Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana dan ganda.Peningkatan kualitas kinerja pengawas sekolah dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah. Oleh karena itu masalah pokok dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah terhadap kinerja pengawas. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah terhadap kinerja pengawas sekolah.Improving the quality of supervisor’s performance can be done by improving the competence of the supervisor, organizational culture and motivation of supervisor. Therefore, the central issue in this study is how much influence the school supervisor competencies, organizational culture and motivation towards instructional supervision conducted by supervisor. This study belongs to the kind of quantitative research using the survey method and descriptive analytic approach. This research is the study population, which made the school superintendent SMP / SMA / SMK Demak and Grobogan in as many as 34 people. The result of research description showed that for the data of supervision by supervisor has high category and tend to be very high category and so does supervisor’s competence, organization culture and supervisor’s motivation. The result of the research has also been able to confirm the precious theories and findings that there is significant relationship among supervisor’s competence, organization culture, and supervisor’s motivation toward supervisor’s performance. Furthermore, these findings support the theories and the previous research findings.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NASIMA SEMARANG Listyani, Endang
Educational Management Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan studi kasus. Teknik yang dipergunakan untuk mengumpulkan data berupa wawancara, observasi partisipan dan studi dokumentasi. Analisis dan pengolahan data dilakukan dengan cara : 1) reduksi data ; 2) penyajian data ; dan 3) mengambil simpulan atau verifikasi. Untuk mendapatkan data yang valid, dilakukan triangulasi data dan sumber, artinya data yang sama diungkap dari berbagai sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa : 1) Kegiatan perencanaan pembelajaran PAI di SMP Nasima pada dasarnya sudah dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada administrasi pembelajaran yang dibuat oleh guru PAI, 2) Pelaksanaan pembelajaran PAI di SMP Nasima menyeimbangkan teori dan praktik. Hal ini dapat dilihat dengan adanya pembiasaan dan rutinitas keagamaan yang dilakukan setiap hari, dan 3) Penilaian pembelajaran PAI pada dasarnya sudah dilaksanakan secara kesinambungan. Hal ini terbukti dalam pelaksanaan penilaian dilakukan secara bertahap, mulai dari ulangan harian, ulangan harian terprogram, mid semster, dan ulangan akhir semesterThis research is aimed at unraveling the management of Islamic education in SMP Nasima Semarang. This research is expected to have beneficial impacts towards the organization such as source of contemplation and material of learning management. This research used qualitative, with the design of case study. The data was collected using interview, observation, and documentation. Analysis and data management were done in three ways: (1) data reduction, (2) data display, and (3) draw the conclusion or verification. To get the valid data, The triangulation of data and source was conducted, it means that the data was revealed by various sources. This research found that (1) the Islamic education planning in SMP NASIMA is good, it can be seen from the learning administration made by the teachers, (2) The conduct of learning in Nasima was in balance between practice and theory. This can be seen from the daily Islamic conditioning and routine in Nasima, and (3) The learning scoring of Islamic education in Nasima basically is conducted simultaneously. This can be seen from the conduct of daily test, programmed daily test, mid semester test, and final test.
KINERJA LULUSAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Widodo, Joko
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penyelenggaraan pendidikan PPs Unnes perlu dikaji peran dan kinerja lulusan sehingga dapat diketahui prospek pengembangan kinerja lulusan dan langkah pengembangan pendidikan PPs. Permasalahan yang diteliti adalah (1) Seberapa singkat masa tunggu lulusan? (2) Seberapa tinggi tingkat kesesuaian bidang studi dengan pekerjaan? (3) Seberapa besar kesempatan meningkatkan dan mengembangkan ilmu? (4) Seberapa besar kesempatan promosi dan pengembangan karir di lingkungan kerja? (5) Seberapa besar dampak hasil studi terhadap kinerja lulusan? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kinerja lulusan yang mencakup (1) masa tunggu lulusan, (2) kesesuaian bidang studi dengan bidang pekerjaan (3) kesempatan meningkatkan dan mengembangkan ilmu; (4) kesempatan promosi dan pengembangan karir; dan (5) dampak hasil studi terhadap kinerja. Metode penelitian ini adalah metode penelitian survey. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) 86,2% lulusan menyatakan sudah bekerja pada saat mendaftar S2, (2) 83,8% lulusan menyatakan pilihannya sesuai bidang studi, (3) 91,3% lulusan menyatakan sejak masih kuliah sudah mendapatkan kesempatan menerapkan dan mengembangkan ilmu yang diperoleh di lingkungan pekerjaan, (4) 40,1% lulusan menyatakan mendapatkan peningkatan karir dan promosi pada saat studi berlangsung, (5) 88,8% lulusan menyatakan hasil studi di PPs sepenuhnya dapat diterapkan untuk pelaksanaan pekerjaan. Saran adalah (1) Perlu dilakukan sosialisasi dan pemberian informasi kepada stakeholders, (2) para lulusan perlu menjalin komunikasi dengan pimpinan lembaga kerja.The provision of education is necessary to study the role of PPs Unnes and performance of graduates so that they can know the performance of the development prospects of graduates and educational development steps PPs. Problems studied are (1) How short a waiting period graduates? (2) How high is the level of compliance with the employment field of study? (3) How big is the opportunity to improve and develop the science? (4) How big is the chance of promotion and career development in the workplace? (5) How much of an impact study on the performance of graduates? This study aims to describe and analyze the performance of graduates that includes (1) graduates waiting period, (2) compliance with the field work field of study (3) the opportunity to improve and develop the knowledge, (4) promotion and career development opportunities, and (5) the impact of the results Study on performance. This research method is a survey research methods. The conclusions in this study were (1) 86.2% of graduates claimed was working at the time of registering S2, (2) 83.8% of graduates expressed preferences for the field of study, (3) 91.3% stated since I was in college graduates have the opportunity implement and develop the knowledge gained in the work environment, (4) 40.1% of graduates claimed gain career advancement and promotion at the time the study took place, (5) 88.8% graduate studies at the PPs stated fully applicable for the execution of work. Suggestions are (1) Need to socialize and to provide information to stakeholders, (2) the graduates need to establish communication with the leaders of labor organizations.
IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM MENCAPAI KEPUASAN SISWA Prestiadi, Dedi; Hardyanto, Wahyu; Eko Pramono, Suwito
Educational Management Vol 4 No 2 (2015): December 2015
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Total Quality Management (TQM) merupakan sebuah konsep pengelolaan lembaga pendidikan dalam rangka peningkatan mutu lembaga pendidikan melalui upaya perbaikan terus menerus, fokus pada pelanggan dan keterlibatan total. Pelaksanaan TQM di lembaga pendidikan tidak dapat dipisahkan dari segenap komponen yang ada seperti kepala sekolah, guru, staff dan dukungan pihak eksternal seperti komite sekolah untuk bekerjasama memberikan pelayanan yang maksimal kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi TQM yang dilakukan oleh kepala sekolah, guru dan komite sekolah dalam mencapai kepuasan siswa. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa SMK Negeri 1 Ampelgading mengimplementasikan TQM dalam mencapai kepuasan pelanggan dilakukan  melalui kepemimpinan visioner kepala sekolah, peran guru dan dukungan dari komite sekolah. Implementasi TQM di SMK Negeri 1 Ampelgading  mengacu pada ISO 9001:2008.
PENGARUH FASILITAS SEKOLAH DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN SISWA MELALUI MUTU LAYANAN DI SMA SWASTA SEKECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Arinoto, Taufiq
Educational Management Vol 3 No 2 (2014): December 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMA swasta sekecamatan Pedurungan kota Semarang banyak yang mengeluh atas layanan sekolah seperti lingkungan sekolah yang terlalu ramai dan kurang terawat, kinerja pegawai sekolah yang rendah, fasilitas yang kurang memadai dan kurangnya daya tanggap guru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menguji hipotesis yang diajukan berdasarkan teori. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA swasta di kecamatan Pedurungan kota Semarang sebanyak 149 orang, sedangkan sampel 105 orang diambil secara proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan angket. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan bantuan spss 21. Hasil penelitian yang direkomendasikan adalah fasilitas sekolah berpengaruh langsung terhadap kepuasan siswa dengan nilai koefisien jalurnya sebesar 0,331. Saran yang dapat disampaikan yaitu setiap sekolah perlu memperbaiki fasilitas layanan sekolah dengan cara memanfaatkan dana BOS layanan sekolah menjadi lebih bermutu untuk meningkatkan kepuasan siswa. The private high school students at Pedurungan Semarang who complain on school services such as school environment is too crowded and poorly maintained, low performance school personnel, inadequate facilities and lack of responsiveness of teachers. This research is a quantitative study to test the hypothesis based on theory. This study population is a private high school students in the district Pedurungan Semarang as 149 people, while 105 samples were taken by proportional random sampling. Data were collected by questionnaire. Data were analyzed using path analysis with the help of SPSS 21. The results are recommended school facilities directly influence student satisfaction with the value of the path coefficient of 0.331. Suggestions can be submitted that every school needs to improve school facilities by utilizing the services of BOS funds schools become more quality services to improve student satisfaction.
EFEKTIFITAS MODEL MANAJEMEN PELATIHAN IPA TERPADU BAGI GURU MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SE-KABUPATEN KUDUS Saputro, Budiyono
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus belum disampaikan secara terpadu. Model manajemen pelatihan IPA terpadu merupakan model yang dikembangkan untuk peningkatan kemampuan guru IPA SMP di Kabupaten Kudus dalam penguasaan IPA terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development. Subyek uji coba adalah guru IPA SMP di Kabupaten Kudus dan team ahli. Jenis data berupa data kualitatif dan kuantitatif. Alat untuk mengumpulkan data adalah angket skala likert, angket terbuka, format catatan diskusi, alat tes pre-tes dan pos-tes untuk  aspek kognitif, lembar pengamatan observasi kemampuan profesional pembelajaran IPA terpadu. Untuk menguji kefektifan model mengunakan disain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan model manajemen pelatihan IPA terpadu efektif dapat meningkatkan kemampuan profesional guru IPA SMP di Kabupaten Kudus. Disarankan model manajemen pelatihan IPA terpadu dapat menjadi model pelatihan alternatif pada MGMP IPA SMP di Kabupaten yang lain. The learning of natural science at Junior High School in Kudus regency has not been taught in an integrated way. The model of integrated natural science training management is a model developed to improve the competency of junior high natural science teachers in the mastery of integrated natural science. This study uses Research and Development approach. The subject research is junior high natural science teachers and expert teams in Kudus. Qualitative and quantitative data are used. Likert Scale questionnaire, open questionnaire, discussion note format, pre-test and post-test cognitive testing, papers of field observation of professional competency of integrated natural science learning are used to collect data. One-Group Pretest-Posttest Design is occupied to test the effectiveness of the model. The research shows that the model of integrated natural science training management can effectively improve the competency of junior high natural science teachers in Kudus. Thus it is suggested that the model can be applied in MGMPs in other regencies.
PELAKSANAAN BILINGUAL BOARDING SCHOOL (STUDI KASUS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI WINONG PATI) Mauludiyah, Nurlaily; Sugiyo, Sugiyo; Yulianto, Arief
Educational Management Vol 5 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis peran SDM dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dalam pelaksanaan bilingual boarding school MTs Negeri Winong Pati. Penelitian ini mengguakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus desain kasus tunggal terjalin (embeded). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik, sumber dan waktu. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif. Hasil temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan bilingual boarding school MTs Negeri Winong Pati meliputi perencanaan pelaksanaan bilingual boarding school sudah disusun dengan rapat dan semua pihak dilibatkan, akan tetapi perencanaan dalam menetapkan standar kualifikasi guru belum disusun, Pengelolaan pelaksanaan bilingual boarding school berkaitan dengan layanan pendidikan dan agenda rutin dalam proses pendampingan langsung oleh volunteer kurang optimal, Pelaksanaan bilingual boarding school dalam PBM dengan bilingual pada mata pelajaran bahasa inggris dan bahasa arab mencapai 50% dan mata pelajaran lainnya 25% hanya ditekankan pada greeting dan evaluasi dilakukan langsung oleh Waka bilingual terhadap guru dan disampaikan secara langsung atau melalui rapat. Disarankan pada madrasah agar lebih meningkatkan pengelolaan pelaksanaan bilingual boarding school sehingga dapat meningkatkan lulusan yang berkualitas dan menjadikan Madrasah Tsanawiyah Negeri Winong Pati yang unggul dengan memiliki SDM yang berkompetensi khususnya dalam bidang bilingual dan memiliki kemampuan mengajar yang sesuai dengan bidang masing-masing.
PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI AKADEMIK DENGAN TEKNIK KUNJUNGAN KELAS BERBASIS GURU SENIOR PADA GURU TIK SMA KOTA SEMARANG Ernawati, Ernawati
Educational Management Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas pengawas sekolah adalah melakukan pembinaan kemampuan profesional guru melalui kegiatan supervisi akademik. Kegiatan supervisi akademik salah satunya ditempuh dengan melaksanakan supervisi kunjungan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model supervisi akademik dengan teknik kunjungan kelas berbasis guru senior bagi guru TIK di kota Semarang. Dari penelitian secara kualitatif dan kuantitaif dengan mengambil data dengan wawancara dan angket, diperoleh model faktual, di lanjutkan dengan medisain model, setelah divalidasi diperoleh model hipotetik yang kemudian dilakukan uji terbatas diperoleh hasil akhir yaitu model final supervisi kunjungan kelas dengan guru senior. Supervisi kunjungan kelas dengan guru senior diharapkan dapat memberikan solusi dalam praktik sehari-hari yang tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya oleh kepala sekolah maupun pengawas.Model yang dikembangkan menitik beratkan pada supervisor yang memiliki latar belakang mata pelajaran TIK. Validasi model menggunakan teknik Delphi, yang dilakukan oleh ahli dibidangnya. Hasil final berupa panduan model supervisi kunjungan kelas dengan guru senior dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan kontroling. The task is a school superintendent shall develop teachers’ professional ability through academic supervision. One academic supervision activities pursued by implementing supervisory class visits. This study aims to develop a model of academic supervision by a technique based class visits senior teacher for ICT teachers in the city of Semarang. Of qualitative and quantitative research with retrieving data with interviews and questionnaires, the model obtained factual, medisain proceed with the model, once validated hypothetical model is obtained which is then conducted a limited test of the final result is obtained final model class supervised visits with senior teachers.Supervision of classroom visits by senior teachers are expected to provide solutions to everyday practice that can not be fully implemented by the principal or superintendent.Model developed focuses on supervisor who has a background of ICT subjects.Validation of the model using the Delphi technique, which is done by experts in their field. Final results of a model of supervision guide classroom visits by senior teacher with the stages of planning, implementation and kontroling

Page 6 of 52 | Total Record : 514