cover
Contact Name
Resmi Bestari Muin
Contact Email
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
ISSN : 22527699     EISSN : 25985051     DOI : -
Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana. Jurnal ini terbit pertama kali pada bulan Februari 2012. Naskah dalam jurnal ini berupa hasil penelitian, inovasi – inovasi baru, makalah teknik (makalah lengkap), diskusi (berdasarkan makalah yang terbit sebelumnya) dalam bidang Teknik Sipil. Untuk mengirimkan atau mengupload naskah dapat menghubungi email: rekayasa.sipilumb@mercubuana.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2025)" : 7 Documents clear
Analisis Perbandingan Sistem Pengupahan Harian dan Borongan Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja pada Pekerjaan Dinding Gedung Prayoga, Piping Suryo; Mirnayani, Mirnayani
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i1.05

Abstract

Kurang optimalnya produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan dinding dengan sistem upah harian, mengakibatkan keterlambatan pekerjaan, maka pihak kontraktor mengubah sistem pengupahan harian menjadi upah borongan. Penelitian ini bertujuan membandingkan produktivitas tenaga kerja pada sistem pengupahan harian dan borongan serta menganalisis pengaruhnya terhadap produktivitas pekerjaan. Metode work sampling digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja, sementara analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengevaluasi hubungan statistik antara variabel bebas dan terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata Labor Utilization Rate (LUR) pada sistem upah harian adalah 53,73%, sedangkan pada sistem borongan mencapai 62,17%. Sistem borongan meningkatkan indeks produktivitas sebesar 8,6% dibandingkan sistem harian untuk pekerjaan batako, 5,4% pada pekerjaan plesteran dan 14,8% untuk pekerjaan pengecatan. Model regresi menunjukkan bahwa sistem upah borongan memberikan kontribusi lebih besar terhadap produktivitas tenaga kerja dengan nilai 87,50% dibandingkan sistem harian dengan nilai 56,90%. Variabel signifikan dalam sistem borongan meliputi pengawasan kerja dan pengalaman tenaga kerja, yang berpengaruh positif terhadap produktivitas. Kesimpulannya, sistem pengupahan borongan lebih efisien dan sesuai diterapkan pada proyek konstruksi yang membutuhkan efisiensi waktu dan produktivitas tinggi.
Analisis Implementasi Koefisien Produktivitas Tenaga Kerja Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung Berbasis Permen PUPR No. 1 Tahun 2022. Girsang, Hamonangan; Lutfyansyah, Yopi
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i1.01

Abstract

Kemajuan pelaksanaan proyek konstruksi ditentukan oleh sumber daya, baik sumber daya manusia maupun peralatan, tentu sumber daya yang digunakan harus terukur kompetensi meliputi kemampuan, kecepatan dan ketepatan, hal ini mencerminkan produktivitas sumber daya. Produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan konstruksi adalah faktor berpengaruh terhadap kelancaran proyek konstruksi khusus segi waktu, sehingga diperlukan pengelolaan tenaga kerja yang baik untuk menghasilkan produktivitas yang optimal.Metode observasi pada penelitian ini dilakukan lewat pengambilan data kuantitatif di lapangan berdasarkan produksi yang dihasilkan tenaga kerja selama periode pengamatan yang fokus pekerjaan pembesian dan bekisting khusus pada struktur balok, kolom dan pelat lantai. Data hasil observasi dilakukan analisis sehingga mendapatkan koefisien produktivitas pekerjaan.Penelitian ini menghasilkan koefisien produktivitas tenaga kerja di lapangan adalah 0.0033 OH untuk kolom, 0.0025 OH untuk balok dan pelat lantai adalah 0.0019 OH pada pekerjaan pembesian, sedangkan untuk pekerjaan bekisting pada kolom 0.0983 OH, balok 0.1079 OH dan pelat lantai 0.0165 OH, lebih kecil dibandingkan dengan Permen PUPR No. 1 tahun 2022, hal ini berarti hasil pekerjaan yang dihasilkan tenaga kerja di lapangan lebih besar dari pada PUPR yaitu pekerjaan pembesian 0.066 OH pada struktur kolom, 0.066 OH pada struktur balok dan 0.033 OH pada pelat lantai sedangkan pekerjaan bekisting 0.1815 OH pada struktur kolom, 0.198 OH pada struktur balok dan 0.033 OH pada pelat lantai
PENGEMBANGAN SPEKTRA RESPONS DARI GEMPA RIWAYAT WAKTU PALU 2018 Rifaldy, Indra; Sukamdo, Pariatmono
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is at the summit of three world plates – the Indonesian plate – Australia, the Eurasian plate, and the Pacific plate, so the earthquake activity that occurs in Indonesia is quite high. On Friday, September 28, 2018, at 18:02 WITA there was an earthquake that shook Palu M 7.4 and a depth of 10 km. This study aims to build a response spectrum from the 2018 Timeline Earthquake. The maximum spectral values of the vibration are obtained at each vibration period value of the T structure and then imploted into such a vibration spectrum, indicating that the beginning of the production of the response spectrum begins with the calculation of the angular velocities and periods of vibration of wi and Ti on the information of the behavior of ki and mi masses. The numerical method of the Central Difference uses an approach to the derivative value of a time function or a derivative of the time movement, both for velocity parameters and acceleration parameters. The SDOF response consists of a two-dimensional structure analysis by inserting the parameters of the Palu Response Spectrum 2018 with the help of a program to determine how the SDOF Response is. Development of the displacement response spectrum HNE 160,60 cm T2,98 sec, HNN 230,09 cm T4,69 sec, and HNZ 94.43 cm T4,97 sec. Velocity HNE maximum 335,79 cm/d T2,98 seconds, HNN 307.30 cm/de T4,69 sec, and HNZ 143,98 cm/sec T2,11 sec. Acceleration HNE 1480 cm/det2 T0,23 seconds; 1850 cm/det2 T 0,38 sec and HNZ 3773 cm/sec2 0,12 sec.
ANALISIS STRUKTUR GEDUNG SISTEM STRUKTUR BALOK-KOLOM BETON BERTULANG DENGAN ATAP MONO BEAM GLULAM Pranata, Yosafat Aji
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i1.03

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari perilaku struktur gedung serbaguna dengan sistem struktur balok-kolom beton bertulang dengan atap mono beam menggunakan glulam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode analisis numerik berbasis perhitungan struktural. Analisis struktur menggunakan perangkat lunak analisis elemen hingga untuk mengevaluasi respons struktur terhadap beban gempa. Analisis dilakukan dengan metode statik ekivalen sesuai dengan SNI 1726:2019. Ruang lingkup penelitian yaitu struktur bangunan gedung terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dengan parameter SDs sebesar 0,77 dan SD1 sebesar 0,77. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu waktu getar ragam 3 (tiga) ragam pertama memenuhi ketentuan translasi pada kedua arah utama gedung dan rotasi. Deformasi dan drift yang terjadi memenuhi persyaratan batasan ijin sesuai SNI 1726:2019. Kolom dan balok beton bertulang mempunyai kapasitas yang dapat menahan beban terfaktor maksimum. Glulam bentang 35m direncanakan mempunyai kapasitas yang mencukupi menahan beban terfaktor maksimum yang terjadi sehingga teknologi berbasis kayu rekayasa dapat menjadi alternatif solusi struktur bentang panjang.
Analisa Kinerja Bearing Jembatan Kereta Api MULYONO, MULYONO; Priatmono, Priatmono
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagian yang terpenting dalam komponen konstruksi jembatan adalah sistem perletakan. Bantalan Elastomer adalah Jenis bantalan yang biasa digunakan dalam konstruksi jembatan. Kesalahan dalam perhitungan rencana akan menimbulkan risiko keruntuhan konstruksi. Tujuan dari simulasi perencanaan pemasangan elastomer adalah untuk menentukan data teknis pemasangan elastomer mengacu SNI 3967:2013 serta perhitungan desain penempatan elastomer mengacu pedoman desain penempatan elastomer yang diatur dalam  surat edaran dari PUPR pada tahun 2015 dan spesifikasi bantalan elastomer dalam SNI 3967:2013. Desain penempatan elastomer disimulasikan pada proyek pembangunan Jembatan Kreta Api BH114. 206+000 - km. 209+300 antara Madiun - Kedung Banteng sepanjang 3,3 KM'SP Surabaya Gubeng - Solo. Bantalan adalah bantalan bantalan elastomer berlapis, yang dimensinya adalah: Panjang Elastomer (L) = 800mm, Lebar (L) = 800mm, Tebal (H) = 202mm, Tebal Cover () = 5mm, Tebal dalam () = 18mm, Jumlah lapisan baja (N) = 10 lapis, dan tebal lembaran baja (hst) = 3mm. Dari hasil pembahasan perhitungan kontrol menunjukkan bahwa pemasangan elastomer yang digunakan telah memenuhi standart yang di persyaratkan.
Karakteristik Batako Berlubang Menggunakan Bahan Tambahan Serat Eceng Gondok dengan Variasi Waktu Pematangan Nurhanisa, Mega; Asterina, Asterina; Wahyuni, Dwiria
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i1.02

Abstract

Batako merupakan bahan yang umum digunakan sebagai bahan pengganti kayu dengan batako ringan sebagai salah satu variasi yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk menguji campuran serat eceng gondok sebesar 3% pada komposisi pembuatan batako ringan dengan menggunakan variasi waktu pematangan 14, 21, dan 28 hari terhadap kualitas dan karakteristik batako yang dihasilkan sesuai dengan SNI 8640:2018. Penelitian dilakukan dengan menguji daya serap air, densitas, kuat lentur, dan kuat tekan batako yang telah dihasilkan. Daya serap air dan kuat tekan tertinggi adalah pada variasi 28 hari sebesar 14,98% dan 1,984 MPa, sedangkan kuat lentur terbesar pada variasi 21 hari sebesar 6,586 MPa. Densitas rata-rata batako sebesar 1,51 g/cm3. Batako yang dihasilkan memenuhi beberapa ketentuan seperti daya serap air dan kuat tekan pada kategori bata ringan non struktural. Sedangkan densitas batako masih melebihi kategori batako ringan. Oleh karenanya diperlukan variasi bentuk eceng gondok serta daya tekan yang lebih besar dalam proses pencetakan agar batako menjadi lebih padat dan baik kualitasnya.
Dampak Pandemi Terhadap Minat Pengguna Transportasi Umum Jakarta Kinasih, Reni Karno; Faiz, Muhammad Irfan
Rekayasa Sipil Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i1.04

Abstract

Pandemi yang sedang terjadi telah memukul berbagai sektor, termasuk bidang transportasi. Angkutan umum penumpang, barang dan logistik terkena dampak langsung dari pandemi ini. Tidak terkecuali penduduk Jakarta juga turut terkena dampak dari bidang transportasi di masa pandemi, mulai dari kesulitan menggunakan angkutan umum massal untuk mencegah penularan dari virus, hingga kesulitan membeli kebutuhan pokok. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi terhadap minat penduduk Jakarta akan penggunaan transportasi umum serta faktor-faktor yang memengaruhi. Data yang digunakan dalam proses penelitian adalah jawaban dari responden terhadap kuesioner online yang disebarkan secara acak kepada penduduk Jakarta yang sebelum pandemi biasa menggunakan transportasi umum, serta data sekunder yaitu studi literatur untuk memperkuat teori dan hipotesis. Data yang sudah didapatkan diolah menggunakan software pengolah data statistik dengan metode uji Chi-Square dan uji Kendall Tau-b. Dari hasil penelitian didapatkan hasil perhitungan uji Kendall Tau-b sebesar 0,000 dan nilai keeratan sebesar 0,448 yang berarti ada hubungan tingkat menengah dari minat penduduk Jakarta untuk menggunakan angkutan umum saat pandemi. Didapatkan juga hasil Chi-Square X2hitung kurang dari X2tabel (25,45 < 81,38) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara minat penduduk Jakarta terhadap angkutan umum selama pandemi dengan penerapan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020.

Page 1 of 1 | Total Record : 7