Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

KEHAMILAN REMAJA DILUAR PERNIKAHAN STUDI FENOMENOLOGI DI KOTA KEDIRI Dwi Prasetyaningati; Inayatur Rosyidah; Anita Rahmawati
Journal of Nursing and Health Vol. 6 No. 2 (2021): Journal Of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v6i2.168

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan pada remaja merupakan fenomena masalah yang kompleks karena memiliki latar belakang alasan terjadinya kehamilan yang beragam, dan dampak yang ditimbulkan memberikan perubahan yang cukup besar baik secara fisik, psikologis, sosial, mental dan spiritual, berkembang kearah perubahan pencapain tujuan hidup seseorang. Kehamilan remaja dapat diartikan merupakan kehamilan tidak diinginkan, atau sebagai kehamilan yang tidak melalui proses pernikahan terlebih dahulu, sehingga berdampak pada perawatan kehamilan dan kesiapan menghadapi persalinan.Tujuan mendapatkan ungkapan pengalaman secara langsung dari seorang remaja yang mengalami kehamilan diluar pernikahan. Metode: Partisipan berjumlah lima orang dari remaja yang hamil diluar nikah yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Wawancara dijalankan secara semi-terstruktur. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Peneliti sebagai instrumen inti dalam penelitian ini. Tema superordinat yang ditentukan mencakup 4 tema, yaitu: Tema 1. Persepsi remaja tentang kehamilan yang dialami, Tema 2 Masalah Kehamilan remaja yang dialami remaja Tema 3. Respon Keluarga terhadap Kehamilan dan Tema 4 Kesiapan dalam perawatan Kehamilan. Hasil: Lima partisipan menunjukkan pemaknaan pengalaman yang beragam di aspek kehidupannya tentang kehamilan diluar pernikahan dan pemaknaan kesiapan menghadapi persalinan, kesiapan menjalankan peran sebagai seorang ibu. Kesimpulan: berbagai pengalaman dengan beban biopsikososiospiritual yang dialami, memunculkan pemaknaan pengalaman remaja tentang kehamilan remaja diluar pernikahan
KEBIASAAN SARAPAN DENGAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK KELAS 5-6 DI SEKOLAH DASAR Inayatur Rosyidah; Iva Milia Hani Rahmawati; Ucik Indrawati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.254

Abstract

Pendahuluan kebiasaan tidak sarapan pada anak–anak akan menyebabkan badan menjadi lemas, mengantuk, sulit menerima pelajaran, sulit berkonsentrasiturunnya gairah belajar dan kemampuan merespon. Tujuan penelitian untuk Menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dengan konsentrasi belajar anak kelas 5–6 di SDNCandi Mulyo Jombang. Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectional, penelitian ini dilakukan di SDN SDN Candi Mulyo Jombang, populasinya yaitu semua anak kelas 5-6 SDN Candi Mulyo Jombang sejumlah 50 anak, sampel pada penelitian ini 44 responden dengan menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yaitu kuesioner dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden sebagian besar yaitu 24 responden (54,5%) memiliki kebiasaan sarapan yang negatif. Sedangkan konsentrasi belajar bahwa dari 44 responden hampir setengah responden mempunyai konsentrasi sangat kurang yaitu 16 orang (36,4%). Tabulasi silang menunjukkan hampir setengahnya yaitu 12 responden (27,3%) memiliki kebiasaan sarapan yang negatif dan konsentrasi sangat kurang. Kesimpulan ada hubungan kebiasaan sarapan terhadap konsentrasi belajar anak di SDN Candi Mulyo Kabupaten Jombang.
HASIL PEMERIKSAAN LED METODE WESTERGREN ANTARA ANTIKOAGULAN EDTA DAN NATRIUM SITRAT 3,8% Indah Kusuma Ayunawati; Inayatur Rosyidah; Umaysaroh Umaysaroh
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Seiring dengan meningkatnya jumlah pemeriksaan, maka sampel yang dibutuhkan akan semakin banyak, untuk meminimalis pengambilan sampel, pemeriksaan LED cara lain yang banyak dilakukan di lapangan yaitu dengan memodifikasi penggunaan antikoagulan, yang mana saat ini menggunakan antikoagulan EDTA. Dalam buku (Gandasoebrata, 2010, 37-38) menyatakan bahwa pemeriksaan LED metode westergren menggunakan antikoagulan natrium sitrat 38%. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan LED  metode westergren antara antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8%. Metode Penelitian : Penelitian  dilakukan di laboratorium hematologi PRODI D-III Analis Kesehatan dengan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu seluruh mahasiswi semester IV PRODI D-III Analis Kesehatan yang berjumlah 51 mahasiswi, teknik sampling menggunakan purposive sampling dan sampel berjumlah 34 mahasiswi dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian diukur dengan pipet westergren. Teknik pengolahan data meliputi editing, coding dan tabulating dengan analisa data menggunakan rumus untuk mengklasifikasikan karakteristik data. Hasil Penelitian : Hasil pemeriksaan LED dengan antikoagulan EDTA diperoleh persentasi normal 67,6% dan tidak normal 32,4%, sedangkan dengan antikoagulan natrium sitrat 3,8% persentasi normal 58,8% dan tidak normal 41,2%. Kesimpulan : Berdasarkan perbedaan hasil nilai tertinggi EDTA dan natrium sitrat 3,8% diperoleh hasil EDTA yang cenderung meningkat 8,8% dan natrium sitrat 3,8% yang cenderung meningkat sebanyak 91,2%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil pemeriksaan LED metode westergren dengan antikoagulan natrium sitrat 3,8% pengendapan darah terjadi lebih cepat sehingga hasil LED lebih tinggi, sedangkan LED metode westergren dengan antikoagulan EDTA  pengendapan darah terjadi lebih lambat sehingga LED lebih rendah.Kata kunci: LED, EDTA, natrium sitrat 3,8%
EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISME MAHASISWA (STUDI DI PRODI S1 KEPERAWATAN STIKES ICME JOMBANG SEMESTER 8) Ajeng Etika Anggun Rosyadi; Inayatur Rosyidah; Ifa Nofalia
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 1, Maret (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empati merupakan landasan penting dalam memberikan pertolongan. Semakin rendah empati yang dimiliki semakin rendah perilaku prososial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan empati dengan perilaku altruisme mahasiswa di program studi S1 keperawatan semester 8. Desain penelitian analitik cross sectional. Populasi seluruh mahasiswa semester 8 S1 keperawatan berjumlah 84 mahasiswa. Sampling dengan proportional random sampling. Variabel independen empati dan variabel dependen perilaku altruisme. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring dan tabulating. Intrumen penelitian empati dan perilaku altruisme berupa kuesioner. Uji analitik data uji chi square. Hasil penelitian empati menunjukkan hampir dari setengahnya memiliki empati positif sebesar 35 mahasiswa (46,1%) dan sebagian besar memiliki empati negatif sebesar 41 mahasiswa (53,9%), sedangkan pada perilaku altruisme menunjukkan hampir dari setengahnya memiliki perilaku altruisme positif sebesar 34 mahasiswa (44,7%) dan sebagian besar memiliki perilaku altruisme negatif sebesar 42 mahasiswa (55,3%). Uji statistik chi square menunjukkan nilai signifikan p=0,003 ≤ 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara empati dengan perilaku altruisme pada mahasiswa di program studi S1 keperawatan semester 8 STIKes ICME Jombang.
BAKTERI COLIFORM PADA IKAN MUJAER (Oreochromis mossambicus) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI BUAH KLUWEK (Pangium edule reinw) 1 SEBAGAI PENGAWET ALAMI Anita Dwi Ismayanti; Farach Khanifah; Inayatur Rosyidah
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Protein pada ikan mengalami denaturasi menyebabkan pembusukan sehingga menimbulkan adanya bakteri Coliform. Toksin pada bakteri Coliform dapat menyebabkan Intosikasi. Sehingga dibutuhkan pengawet alami biji buah kluwek yang megandung asam khoulmograt, asam glorat dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri.Tujuan Penelitian yaitu mengetahui pertumbuhan bakteri Coliform pada ikan Mujaer setelah pemberian ekstrak biji buah kluwek dengan konsentrasi 10%,20% dan 30%. Metode: Desain penelitian deskriptif, Populasi penelitian ini adalah seluruh ikan Mujaer yang terdapatdi kolam Desa Bareng Kecamatan Bareng berjumlah 1.200 ekor ikan Mujaer dengan jumlah sampel berjumlah 60 ekor ikan Mujaer, teknik yang digunakan sampling simple random sampling. Variabel pada penelitian ini yaitu bakteri Coliform pada ikan Mujaer (Oreochromis mossambicus) setelah pemberian ekstrak biji buah kluwek (Pangium edule reinw) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% menggunakan instrumen uji Bakteriologi. Pengolahan data menggunakan Editing, coding, dan tabulating. Hasil : penelitian pada hari pertama konsentrasi ekstrak biji buah kluwek 10%, 20% dan 30% kondisi ikan segar 100% ,hari kedua konsentrasi 10% menunjukan kondisi ikan busuk 100% konsentrasi 20% kondisi ikan busuk (73%) dan konsentrasi 30% kondisi ikan busuk (47%). Sedangkan pada hari ketiga dan keempat konsentrasi 10%, 20% dan 30% kondisi ikan busuk 100%. Dilakukan uji bakteriologi tumbuh koloni bakteri Coliform pada konsentrasi 10% ,20% menunjukan hasil (73%) dan konsentrasi 30% (67%). Kesimpulan penelitian ini pertumbuhan bakteri Coliform setelah pemberian ekstrak biji buah kluwek sebagai pengawet alami pada konsentrasi ekstrak biji buah kluwek konsentrasi 10% dan 20% menunjukan hasil (73%) sedangkan konsentrasi 30% (67%).
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI AIR PERASAN WORTEL ( Daucus carota L . ) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans SECARA IN VITRO Nur Lina; Evi Puspita Sari; Inayatur Aini
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Infeksi jamur Candida albicans pada mukosa mulut termasuk penyakit yang sering dijumpai di dunia menyerang pria dan wanita. Salah satu kandungan kimia pada wortel (Daucus carota L.) adalah minyak esensial, saponin dan flavonoid yang ketiganya mempunyai potensi sebagai antijamur. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifungi air perasan wortel (Daucus carota L.) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi yang digunakan adalah jamur Candida albicans. Sampel diperoleh dari Laboratorium Mikrobiologi Universitas Brawijaya Malang dengan teknik Purposive sampling. Wortel (Daucus carota L.) didapatkan dari Pasar Legi Jombang. Konsentarasi air perasan wortel (Daucus carota L.) yang digunakan adalah 5%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Setiap konsentrasi berisi 1 mL diamati selama 24 jam dengan menggunakan Observasi Laboratorium. Hasil Penelitian penelitian ini diperoleh dari air perasan wortel (Daucus carota L.) dengan konsentrasi 5%, 25%, 50%, 75% dan 100% terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Air perasan wortel (Daucus carota L.) tidak mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans pada konsentrasi rendah yaitu 5%, 25% dan 50% tetapi dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans pada konsentrasi tinggi yaitu 75% dan 100%. Kesimpulan Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa air perasan wortel hanya dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans pada konsentrasi tinggi yaitu 75% dan 100%. Saran peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengganti cara air perasan wortel dengan ektraksi wortel menggunakan metode analitik untuk mengetahui konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat
Kemampuan Keluarga Merawat Anak yang Telah Mengalami Pelecehan Seksual (Post Sexual Abuse) Iva Milia Hani Rahmawati; Inayatur Rosyidah
Jurnal Insan Cendekia Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v8i2.931

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kejadian pelecehan seksual sulit dideteksi. Pelecehan seksual ini oleh korban dan keluarga masih dirahasiakan karena dianggap sebagai aib keluarga. Selain malu keluarga juga tidak mengetahui bagaimana cara merawat anak yang telah mengalami pelecehan seksual. Kejadian pelecehan seksual paling banyak terjadi pada anak-anak dan remaja sebagai korban atau yang sering disebut Child sexual abuse. Tujuan : Tujuan Penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan keluarga merawat anak yang telah mengalami pelecehan seksual (post sexual abuse) di Wilayah Kerja Women Crisis Center (WCC) Jombang. Metode : Desain penelitian Deskriptif Analitik, yaitu suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul. Populasi adalah keluarga yang mempunyai anak yang telah mengalami pelecehan seksual sejumlah 133 orang, sampel sejumlah 100 orang dengan teknik simple random sampling. alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Pengelolahan data dengan cara editing, coding, scoring, tabulating, dan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil : kemampuan keluarga merawat anak yang telah mengalami pelecehan seksual (post sexual abuse) di Wilayah Kerja Women’s Crisis Center Jombang adalah kurang. Kesimpulan : kemampuan keluarga merawat anak yang telah mengalami pelecehan seksual adalah kurang. ABSTRACT Introduction: Incidents of sexual harassment are difficult to detect. This sexual harassment by the victim and family is still kept secret because it is considered a family disgrace. Apart from being embarrassed, the family also doesn't know how to take care of a child who has been sexually abused. Most cases of sexual harassment occur in children and adolescents as victims or what is often called Child sexual abuse. Objective: The aim of the study was to describe the ability of families to care for children who have experienced post-sexual abuse in the Jombang Women Crisis Center (WCC) Work Area. Method: Analytical Descriptive research design, which is a method that serves to describe or provide an overview of the object under study through data or samples that have been collected. The population is families who have children who have experienced sexual harassment as many as 133 people, a sample of 100 people with a simple random sampling technique. the measuring instrument used is a questionnaire. Data processing by editing, coding, scoring, tabulating, and data analysis using the Wilcoxon Test. Results: the ability of families to care for children who have experienced post-sexual abuse in the Jombang Women's Crisis Center Working Area is less. Conclusion: the ability of families to care for children who have experienced sexual abuse is less.
AKTIVITAS SPIRITUAL TERSTRUKTUR DENGAN KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) Iva Milia Hani Rahmawati; Inayatur Rosyidah; Muhammad Taukhid
Jurnal Insan Cendekia Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v10i1.1123

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kesembuhan Orang dengan gangguan jiwa dapat dilihat berdasarkan pada kemampuan pasien secara berdikari dalam aktifitas keseharianya. Kegiatan yang terstruktur dengan pendekatan spiritual akan dapat meningkatkan kemandirian orang dengan ganggguan jiwa secara bertahap, aktifitas spiritual sangat diperlukan pada orang dengan ganggguan jiwa (ODGJ) mengingat kebutuhan spiritual sangat berperan penting dalam perubahan status mental. Tujuan : untuk menganalisis hubungan aktivitas spiritual terstruktur dengan kemandirian activity daily living (ADL) pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Griya Cinta Kasih Jogoroto Jombang. Metode : Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan pada 23 April sampai 29 April 2022. Populasi penelitian seluruh perempuan yang dirawat di Griya Cinta Kasih Jogoroto Jombang berjumlah 67 orang. Teknik sampling menggunakan porpose sampling. Variabel independent yaitu aktifitas spiritual terstruktur variabel dependent kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada orang dengan gangguan jiwa. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengelolahan data editing, coding, scoring, tabulating, dan uji statistik Spearman rank. Hasil penelitian: menunjukan aktifitas spiritual terstruktur sebagian besar kategoi baik 38 responden (56,7%). Kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada orang dengan gangguan jiwa sebagian besar kategori mandiri 37 responden (55,2%). Hasil uji stastistik Spearman rank ρ value = 0,00 dimana ρ value < α 0,05, H1 diterima. Kesimpulan: terdapat hubungan aktifitas spiritual terstruktur dengan kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada orang dengan ganggun jiwa di Griya Cinta Kasih Jogoroto Jombang. . Kata Kunci: aktifitas spiritual, ADL, ODGJ ABSTRACT Introduction: The recovery of people with mental disorders can be seen based on the patient's ability to be independent in their daily activities. Structured activities with a spiritual approach will be able to gradually increase the independence of people with mental disorders. Spiritual activities are very necessary for people with mental disorders (ODGJ) considering that spiritual needs play an important role in changing mental status. Objective: The aim of the study was to analyze the relationship between structured spiritual activity and activity daily living independence (ADL) for people with mental disorders (ODGJ) at Griya Cinta Kasih Jogoroto Jombang. Method : Analytic survey research design with a cross sectional approach. It will be held from 23 April to 29 April 2022. The research population is all women who are being treated at Griya Cinta Kasih Jogoroto Jombang, totaling 67 people. The sampling technique uses porpose sampling. The independent variable is structured spiritual activity dependent variable Activity Daily Living (ADL) independence in people with mental disorders. The research instrument uses an observation sheet. Data processing editing, coding, scoring, tabulating, and Spearman rank statistical tests. Results: showed structured spiritual activity mostly good category 38 respondents (56.7%). The independence of Activity Daily Living (ADL) in people with mental disorders is mostly in the independent category of 37 respondents (55.2%). Spearman rank statistical test results ρ value = 0.00 where ρ value <α 0.05, H1 is accepted. Conclusion: there is a relationship between structured spiritual activity and Activity Daily Living (ADL) independence in people with mental disorders at Griya Cinta Kasih Jogoroto Jombang. . Keywords: spiritual activity, ADL, ODGJ
MEDIA MIND MAPING TERHADAP DAYA INGAT ANAK USIA PRASEKOLAH Inayatur Rosyidah; iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v10i1.1131

Abstract

Pendahuluan: Anak usia prasekolah memiliki karakterstik yang unik dalam perkembangannnya, Daya ingat merupakan kemampuan mengingat, bisa menerima, menyimpan, dan menimbulkan kembali pengalaman yang dialaminya, jika hanya diberi sedikit petunjuk maka akan menghadapi kesulitan untuk menerima atau menyimpan informasi dalam jangka waktu panjang. Tujuan : Menganalisis pengaruh media mind maping terhadap daya ingat anak usia prasekoah. Metode : Desain penelitian ini menggunakan “Pra experimental” (One Group Pra Test – Post Test Design). Sampel penelitian ini adalah anak usia prasekolah (TK B) di TK Al-Ashfiyah Mbedah Jombang sejumlah 40 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa sejumlah 37 yang diambil dengan teknik simple random sampling. Variabel independen adalah media mind maping dan variabel dependen adalah daya ingat anak. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument kuesioner sebelum dan sesudah pemberian media mind maping. Cara menganalisanya dengan menggunakan “Uji Wilcoxon” dengan tingkat signifikan ρ < 0,05. Hasil : Daya ingat anak sebelum diberikan media mind mapping hampir seluruhnya daya ingat cukup sebanyak 36 responden (97,3%), dan setelah diberi media mind mapping daya ingat anak seluruhnya baik sebanyak 37 responden (100%). Hasil uji Wilcoxon menunjukan bahwa nilai r=0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai alpha (0,05) maka diterima. Kesimpulan : Ada pengaruh media mind mapping terhadap perkembangan anak usia pra sekolah di TK Al-Ashfiyah Mbedah Jombang
Hubungan Senam Hamil dengan Kejadian Robekan Perineum Pada Ibu Primipara Siti Zumrotin; Hariyono Hariyono; Inayatur Rosyidah
Jurnal Kebidanan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v10i2.790

Abstract

Robekan perineum merupakan robekan yang terjadi saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan alat atau tindakan. Senam hamil bermanfaat dalam proses persalinan, memperkuat dan mempertahankan elastisitas pada saat mengejan karena otot-otot dasar panggul dan otot paha bagian dalam mengendur secara aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan senam hamil pada ibu primipara dengan kejadian robekan perineum di Puskesmas Baureno Bojonegoro Desain penelitian Jenis penelitian survey analitik retrospektif, rancangan penelitian berupa case control pendekatan retrospektif. Populasi dan sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu total sampling berdasarkan diagnose medis pasien yang pernah dirawat dari bulan Januari sampai dengan maret 2020 yaitu 35 orang. Menggunakan data sekunder dengan Variabel independen ibu bersalin yang mengikuti senam hamil dan Variabel dependen robekan perineum, Teknik Analisa univariat dan Analisa bivariatdenganUji Rank Spearman Dari hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan ibu yang melakukan senam hamil rutin tidak mengalami robekan perineum yaitu 21 orang (84 %)dari 25 responden, sedangkan ibu yang tidakrutinmelakukan senam hamil lebih banyak mengalami robekan perineum yaitu 8 orang (80 %)dari 10 responden, pada Analisauji spearman rank pada taraf kesalahan 5%, didapatkan p value= 0,041 dimana p value < 0,05 maka H1 diterima yang artinya Ada hubungan senam hamil dengan kejadianr obekan perineum pada ibu primipara di Puskesmas Baureno Kabupaten Bojonegoro. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kegiatan Senam hamil pada responden membuktikan bahwa berpengaruh pada Kejadian Robekan Perineum