Wiwien Suzanti
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : civil engineering for community development

PENGOLAHAN SAMPAH DAPUR MENJADI BAHAN BERGUNA DAN BERMANFAAT BAGI KOMUNITAS FORISKA DI KOTA CILEGON Yeyen Maryani; Wiwien Suzanti; Nurhayati Soleha; Tri Wahyudi
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.41140

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan perkotaan di Indonesia. Sebagian besar timbulan sampah berasal dari aktivitas rumah tangga dengan dominasi sampah organik yang sebenarnya memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Namun demikian, rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah menyebabkan sebagian besar sampah organik berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Forum Istri Pensiunan KS Grup (FORISKA) Kota Cilegon dalam mengelola sampah dapur menjadi pupuk organik cair (POC) dan kompos melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2025 di Laras Garden Resto Kota Cilegon dengan metode penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), teknik pembuatan POC, pembuatan kompos, serta penggunaan komposter rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan sampah organik serta meningkatnya keterampilan peserta dalam mempraktikkan pembuatan POC, kompos, dan perakitan komposter sederhana. Tingkat partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung sangat tinggi yang ditunjukkan oleh keterlibatan aktif dalam diskusi maupun praktik lapangan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan pola pikir masyarakat mengenai pengelolaan sampah serta berpotensi mendorong terbentuknya gerakan pengelolaan sampah berbasis komunitas di lingkungan tempat tinggal peserta. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 11, 12, dan 13 terkait kota berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta aksi terhadap perubahan iklim.
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI MELALUI KEGIATAN VERIFIKASI DAN VALIDASI DI KABUPATEN NIAS BARAT, SUMATERA UTARA Prastika Wahid Santoso; Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Ina Asha Nurjanah; Ngakan Putu Purnaditya; Muhammad Hasbi Zuher; Baehaki Baehaki; Wiwien Suzanti; Bambang Adhi Priyambodho; Sirajuddin Sirajuddin
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.41408

Abstract

Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah pusat dalam rangka mempercepat pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Kabupaten Nias Barat menjadi salah satu calon lokasi usulan pembangunan SNT Tahun 2026 yang berlokasi di Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan lokasi, kesesuaian dengan standar nasional, serta menyusun rekomendasi yang obyektif bagi pemerintah daerah dan pusat. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (Bupati, Dinas Pendidikan, kepala desa, dan tokoh masyarakat), analisis dokumen usulan, serta penilaian kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung. Hasil verifikasi dan validasi menunjukkan bahwa lokasi di Desa Sitolubanua memiliki potensi yang cukup baik, didukung oleh komitmen pemerintah daerah yang kuat dan ketersediaan lahan yang memadai. Namun, masih diperlukan peningkatan pada aspek sarana prasarana, akses transportasi, serta ketersediaan tenaga pendidik berkualitas. Melalui implementasi verifikasi dan validasi ini, diharapkan program SNT dapat terwujud secara berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan sehingga mampu menjadi pusat pendidikan unggul yang menyatukan jenjang SD hingga SMA dalam satu kawasan terintegrasi.