Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pekerjaan Layak dalam Praktik: Evaluasi Program Ketenagakerjaan di Kecamatan Semampir Kota Surabaya Tahun 2026 Annisa Aulia Rahmah; Naflah Hekshala Purwanto; Vaneza Ayu Dwi Kirana; Amanda Adzkiyah; Mahesa Prawira; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5875

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi program ketenagakerjaan di Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, dalam mendukung pencapaian SDGs Tujuan 8 mengenai pekerjaan layak pada tahun 2026. Masalah utama yang diteliti adalah tingginya angka penduduk yang tidak bekerja (39.636 jiwa) serta adanya pengangguran struktural akibat ketidaksiapan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas implementasi kebijakan dengan menempatkan kesiapan sosial sebagai variabel kunci. Metode yang digunakan adalah evaluasi formal dan on-going dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun desain program melalui aplikasi padat karya, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor (BAZNAS) sudah sistematis, namun implementasinya belum optimal. Faktor penghambat utama meliputi rendahnya motivasi masyarakat, keterbatasan pendidikan, serta preferensi untuk bertahan di zona nyaman sektor informal yang subsisten. Hasil ini penting sebagai dasar transformasi kebijakan yang lebih humanis dan adaptif dalam menjembatani kesenjangan antara kompetensi warga dengan kebutuhan pasar kerja lokal.
Evaluasi Implementasi Program E-Health dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Kota Surabaya Dwi Khoirotul Utami; Arnelita Ayu Az-zahwa; Anggi Ayu Wulandari; Lailatul Maeda Ramadhani; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5920

Abstract

Program E-Health di Kota Surabaya merupakan inovasi pelayanan publik berbasis digital untuk mengurangi antrean dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program E-Health dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Surabaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan evaluasi formal menurut William N. Dunn melalui enam indikator, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Health mampu meningkatkan akses layanan, mengurangi waktu tunggu, dan mempercepat proses administrasi. Program ini dinilai efektif, efisien, dan cukup dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital, gangguan sistem, dan keterbatasan infrastruktur yang memengaruhi pemerataan layanan. Kesimpulannya, E-Health merupakan inovasi yang tepat, tetapi perlu penguatan literasi digital dan infrastruktur agar implementasinya lebih optimal dan inklusif.
Evaluasi Kebijakan Program Rumah Ilmu Arek Suroboyo dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Anak di Kota Surabaya Yunita Eka Dia Safitri; Evana Clairina Heriyanto; Talitha Rifqi Rizqullah; Fatma Anriyani Yusuf; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Rumah Ilmu Arek Suroboyo yang sebelumnya bernama UPTD Kampung Anak Negeri yang dibangun sejak 2009 pada masa pemerintahan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Pembangunan program ini sebagai instrumen untuk memutus rantai kemiskinan dan tingkat putus sekolah di wilayah Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan evaluasi formatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ketua asrama dan observasi langsung di UPTD Rumah Ilmu Arek Suroboyo, Jalan Wonorejo Timur No. 130, Surabaya. Evaluasi mengacu pada enam kriteria OECD: relevansi, koherensi, efektivitas, efisiensi, dampak, dan keberlanjutan. Hasil menunjukkan program sangat efektif meningkatkan akses pendidikan dan membentuk kemandirian anak binaan, dengan dukungan berbagai dinas terkait. Hambatan utama meliputi ketiadaan layanan bagi anak perempuan, inefisiensi, serta keberlanjutan yang bergantung pada pergantian kepemimpinan. Untuk itu, direkomendasikan pembentukan unit layanan anak perempuan, kerja sama formal dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta penguatan monitoring dan evaluasi untuk menjamin keberlanjutan program.
Evaluasi Kebijakan Program Kampung Iklim (ProKlim) Mendukung Pencapaian SDGS: Studi Kasus RW 03 Jambangan, Kota Surabaya Yesha Verlita Evelin; Blezend Syahrira Rona MayNando; Salma Shadiyah; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Nadia Ayu Ardiani; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6304

Abstract

Perubahan iklim sebagai isu global serius mendorong Pemerintah Indonesia menerapkan Program Kampung Iklim (ProKlim) sebagai strategi adaptasi dan mitigasi berbasis masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi implementasi ProKlim di RW 03 Jambangan, Surabaya yang merintis pengelolaan lingkungan mandiri sejak 2002 dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran kebijakan tersebut dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tingkat lokal. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan kriteria evaluasi William N. Dunn, meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, ekuitas, responsivitas, dan ketepatan; pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi. ProKlim di RW 03 terbukti sangat efektif, dengan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di semua RT, penggunaan energi terbarukan melalui panel surya, serta resolusi masalah lingkungan hingga 80%. Program ini menunjukkan ekuitas lewat partisipasi inklusif PKK dan karang taruna, yang memberi dampak ekonomi signifikan bagi warga. Tahun 2021, RW 03 memperoleh predikat "ProKlim Lestari" sebagai penghargaan nasional bergengsi. Kesimpulannya, sukses ProKlim didorong inisiatif bottom-up masyarakat jangka panjang, membuktikan partisipasi lokal kuat sebagai faktor utama capaian SDGs 13.
Antara Regulasi dan Realitas: Evaluasi Kebijakan Pengurangan Kantong Plastik di Kota Surabaya Cahya Amalia Zahra; Zahra Salsa Billa; Legina Ayu Puspita; Salwa Apsyarini Nabilah; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Surabaya berdasarkan Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 16 Tahun 2022. Kebijakan tersebut didasari oleh tingginya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo yang mencapai sekitar 1.600 ton setiap hari. Penelitian dilaksanakan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya serta Sentra Wisata Kuliner Ketintang guna mengkaji implementasi kebijakan dari sudut pandang pemerintah dan pelaku usaha. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan kriteria evaluasi menurut William N. Dunn, yang menitikberatkan pada aspek efektivitas, efisiensi, serta responsivitas. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut telah berjalan dengan baik di ritel modern, tetapi penerapannya di pasar tradisional dan sektor kuliner masih terkendala oleh kebiasaan penggunaan plastik serta tingkat kepatuhan pelaku usaha yang belum merata. Keterbatasan sumber daya pengawas menyebabkan pengawasan belum konsisten. Sebagian masyarakat telah mulai membawa tas belanja sendiri, namun secara keseluruhan, kebijakan ini belum menghasilkan dampak signifikan terhadap penurunan timbulan sampah di TPA Benowo.
Evaluasi Program E-Peken Dalam Mendukung Digitalisasi Dan Peningkatan Kesejahteraan Umkm Di Kota Surabaya Winda Dwi Cahyani; Safaura Meysa Putri Adhiatsa; Muhammad Naufal Firzatullah Jatmiko; Cahaya Fatihah; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program E-Peken dalam mendukung digitalisasi dan pemasaran UMKM di Kota Surabaya. E-Peken adalah platform digital yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai inovasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal melalui sistem perdagangan daring, khususnya pasca pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan pendekatan evaluasi formal dengan studi literatur, mengacu pada kriteria evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah, dokumen resmi pemerintah, dan penelitian sebelumnya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program E-Peken efektif mendorong digitalisasi UMKM, memperluas akses pasar, dan meningkatkan omzet bagi pelaku UMKM yang aktif menggunakan platform ini. Namun, terdapat kendala seperti partisipasi UMKM yang masih rendah dibandingkan total sasaran, keterbatasan fitur aplikasi, kurangnya sosialisasi dan pendampingan, serta minimnya partisipasi masyarakat umum sebagai konsumen di luar Aparatur Sipil Negara. Secara keseluruhan, program ini dinilai cukup tepat dan relevan sebagai solusi transformasi digital UMKM di Surabaya serta mendukung pemulihan ekonomi lokal. Rekomendasi diarahkan untuk optimalisasi program melalui peningkatan sosialisasi, pengembangan fitur aplikasi, perkuatan kolaborasi antarinstansi, dan perluasan strategi pemasaran agar manfaat dapat dirasakan lebih luas dan merata oleh seluruh pelaku UMKM.
Evaluasi Program Feeder Wira-Wiri Sebagai Transportasi Umum Terintegrasi di Kota Surabaya Syaroni; Intan Putri; Aliza Putri Amelia; Muhammad Fauzan Al Angsyari; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6505

Abstract

Transportasi publik memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan serta mewujudkan sistem transportasi yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Surabaya mengembangkan Program Feeder Wira Wiri Suroboyo sebagai layanan transportasi pengumpan yang bertujuan memperluas jangkauan pelayanan, meningkatkan konektivitas antarmoda, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya target 11.2. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan implementasi Program Feeder Wira Wiri Suroboyo berdasarkan pendekatan evaluasi formal menurut William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis evaluasi formatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Feeder Wira Wiri Suroboyo telah menunjukkan implementasi yang cukup efektif dalam mendukung konektivitas transportasi publik melalui 12 koridor aktif. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah kendala, seperti ketidaksinkronan jadwal antarmoda, keterbatasan armada cadangan, serta distribusi layanan yang belum sepenuhnya merata, terutama pada wilayah Surabaya Utara. Secara keseluruhan, program ini dinilai cukup efektif, efisien, memadai, merata, responsif, dan tepat sasaran, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek operasional guna mengoptimalkan kontribusinya terhadap pembangunan transportasi perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Evaluasi Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya Nur Intan Agustriani Ginting; Siti Nur Fahreza Irena; Anggi Defira Marchegiani; Nasywa Aulia Sabrina; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6522

Abstract

Kemiskinan dan keterbatasan akses hunian layak masih menjadi persoalan di kawasan padat perkotaan, termasuk di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan menilai keberhasilan, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data primer (wawancara) dan sekunder (dokumen dan literatur), dikumpulkan melalui triangulasi dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Evaluasi mengacu pada enam indikator William Dunn: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil menunjukkan program sangat efektif dan responsif, dengan 100% rumah terverifikasi berhasil direnovasi dan tepat sasaran bagi warga miskin (gakin) dan pra-miskin (pramis). Namun, efisiensi, kecukupan, dan pemerataan masih terbatas akibat birokrasi panjang, anggaran yang hanya mencakup sekitar ± 60% usulan, serta distribusi bantuan yang baru menjangkau ± 25% RW dan ± 6% RT. Kendala utama lainnya adalah legalitas lahan, karena banyak rumah berdiri di atas tanah milik PT KAI. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas sektor terkait legalitas lahan, peningkatan transparansi birokrasi, perluasan pendanaan melalui CSR, serta sosialisasi yang lebih intensif.