Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Microlearning Berbasis Website Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Kelas VI Pada Materi Pecahan Ketut Suardina; I Putu Suardipa; I Komang Wahyu Wiguna
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 9 No 3 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v9i3.5529

Abstract

The low numerical literacy skills of Indonesian students, particularly in fraction materials at the elementary school level, form the primary background of this research. This study aims to maximize students' numerical literacy potential through the implementation of a microlearning approach integrated into an innovative website. The method used is a quasi-experimental design with a Pretest-Posttest Control Group Design, involving 45 sixth-grade students, with 22 students in the experimental group and 23 students in the control group. Data were collected using Higher Order Thinking Skills (HOTS) oriented essay tests and analyzed using the Independent Sample T-Test to identify differences between groups, as well as the N-Gain test to measure skill improvement. The results show a significant difference in numerical literacy skills between the experimental and control classes, with a significance value of 0.000 < 0.05. The numerical literacy gain in the experimental class is in the medium category (0.534), while the control class is in the low category (0.179). Based on simple linear regression analysis, the website-based microlearning approach contributes a 47.5% influence (coefficient of determination) to students' numerical literacy skills. This study concludes that the integration of concise, focused, and interactive learning content within a digital platform is effective in improving critical reasoning and contextual problem-solving skills in fraction materials.
Pengaruh Model PBL Bermuatan Etnomatematik Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Matematika SD Komang Elsa Maharani; I Putu Suardipa; I Komang Wahyu Wiguna
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.848

Abstract

Rendahnya kemampuan matematis siswa di tingkat dasar sering kali dipicu oleh pembelajaran yang abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) bermuatan etnomatematik terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Melalui teknik random sampling, terpilih sampel sebanyak 46 siswa yang terdistribusi ke dalam kelas eksperimen di SDN 3 Busungbiu (n = 24) dan kelas kontrol di SDN 1 Busungbiu (n = 22). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes uraian sebanyak 15 butir soal untuk mengukur indikator berpikir kritis. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis secara signifikan pada kelas eksperimen yang menerapkan PBL bermuatan etnomatematik dibandingkan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini berimplikasi bahwa integrasi unsur budaya lokal dalam model PBL mampu memanifestasikan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, sehingga secara efektif menstimulasi penalaran logis dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Pengembangan E-LKPD Bervariasi Berbantuan Liveworksheet Untuk Anak Berkebutuhan Khusus di SD Negeri 3 Banjar Tegal Ni Luh Putu Nia Mylinda Yani; Made Adi Nugraha Tristaningrat; I Putu Suardipa
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.888

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik belajarnya untuk membantu meningkatkan fokus, konsentrasi, dan pemahaman selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD bervariasi berbantuan liveworksheet untuk anak berkebutuhan khusus dengan tipe Borderline Intellectual Functioning (BIF) di SD Negeri 3 Banjar Tegal yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket untuk memperoleh informasi mengenai tingkat validitas dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Produk berupa E-LKPD bervariasi berbantuan liveworksheet memuat materi numerasi, video pembelajaran, latihan interaktif, permainan, evaluasi, dan refleksi yang disesuaikan dengan karakteristik belajar ABK. Hasil validasi menunjukan skor ahli materi sebesar 0,94, ahli media 0,94, dan ahli bahasa sebesar 0,92 yang termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji kepraktisan menunjukan persentase penilaian guru sebesar 93,33% dan peserta didik sebedar 95% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, E-LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi dan kepraktisan yang sangat baik sehingga layak digunakan untuk mendukung pembelajaran numerasi bagi ABK dengan tipe Borderline Intellectual Functioning (BIF).
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Putu Eka Sastrika Ayu; I Putu Suardipa; I Made Ari Winangun; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; L. Heny Nirmayani; Komang Surya Adnyana; Ni Putu Candra Prastya Dewi; I Komang Wahyu Wiguna; I Ketut Ngurah Ardiawan; I Made Sedana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6465

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang sistematis, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan belajar siswa. Namun, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan pendekatan deep learning, khususnya dalam mengintegrasikan tujuan pembelajaran, aktivitas belajar bermakna, dan asesmen autentik. Kondisi ini berdampak pada praktik pembelajaran yang masih berfokus pada penyampaian materi dibandingkan pengembangan pemahaman konseptual siswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan kualitas pembelajaran di kelas. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari melalui metode workshop partisipatif, diskusi kelompok terfokus, pendampingan intensif, serta praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan aktivitas pembelajaran bermakna, serta penyusunan asesmen yang berorientasi pada pemahaman konseptual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Selain itu, guru menunjukkan perubahan sikap yang lebih reflektif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan deep learning tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat paradigma pembelajaran bermakna di sekolah dasar. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan guru yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.
Efektivitas Media Video Animasi Berbasis Cerita Rakyat Pada Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Kubutambahan Agung Paramitha I Dewa Ayu; I Putu Suardipa; Kurnia Wati Ni Nyoman
Wahana Pendidikan Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i2.23258

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video animasi berbasis cerita rakyat terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Kubutambahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest Posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan media video animasi berbasis cerita rakyat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Uji prasyarat meliputi uji normalitas Kolmogorov–Smirnov dan uji homogenitas varians, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan SPSS versi 29.0. Hasil analisis menunjukkan nilai t hitung sebesar 32,676 dengan nilai signifikansi p < 0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa media video animasi berbasis cerita rakyat efektif meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media tersebut mampu menyajikan nilai-nilai Pancasila secara konkret dan menarik sehingga mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran