Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengalaman Koping Religius Caregiver Pasangan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Rully Afrita Harlianty; Fixi Intansari; Bayu Sekar Larasati; Hamid Mukhlis; Rismawati Rismawati; Galuh Pradnya Farmasita
Journal of Psychological Perspective Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.412462022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana koping religius pada caregiver kanker payudara mampu membantu caregiver menghadapi permasalahan psikologis yang berkaitan dengan pengasuhan keluarga yang menderita kanker payudara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa koping religius subjek berupa: menilai permasalahan sebagai hukuman dari Tuhan, memperoleh ketenangan batin dengan cara mendekatkan diri dengan Tuhan, berserah diri pada Tuhan atas cobaan yang dialami, mengalami perubahan hidup yang ditunjukkan dengan ketaatan yang lebih dalam melakukan ritual agama; dan terakhir dan memperoleh dukungan dari komunitas keagamaan (jemaah) berupa dukungan spiritual. Meskipun strategi koping religius dapat membantu S dalam menghadapi permasalahannya, S tetap membutuhkan bantuan berupa dukungan material agar semakin kuat dalam menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan pengasuhan.
Psychological Well Being Individu Dewasa Awal yang Berolahraga Lari: Penelitian Jasmine Cesaria; Sulis Mariyanti; Rully Afrita Harlianty
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7244

Abstract

Early adulthood is a transitional life stage characterized by various developmental demands. Failure to accomplish these developmental tasks may hinder individuals from achieving optimal psychological well-being. Running, as a form of physical activity, has been recognized for its positive contributions to both physical health and psychological well-being. This study aimed to describe the psychological well-being of early adults who engage in running. This study employed a descriptive quantitative design using a non-probability sampling method with incidental sampling. A total of 101 early adults in Indonesia who ran at least once a week participated in the study. Data were collected using the Psychological Well-Being Scale consisting of 40 valid items, with a reliability coefficient of α = 0.94. The results showed that 53.5% of the respondents had low levels of psychological well-being. Cross-tabulation analysis indicated that male respondents, those with bachelor's (S1) and master's (S2) degrees, individuals who ran more than three times per week, and those who participated in running communities tended to report higher levels of psychological well-being. However, both employed and unemployed respondents were found to have relatively low levels of psychological well-being.
Psikoedukasi Mengelola Stress Parenting Untuk Menciptakan Ketahanan Keluarga [Psychoeducation on Managing Parenting Stress to Foster Family Resilience] Rully Afrita Harlianty; Amalia Adhandayani
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261352

Abstract

Abstract. Parenting stress among parents with dual family career is a psychological condition that arises due to an imbalance between parenting demands and the available resources. If not properly managed, this condition may interfere with family adaptation and decrease family resilience. This community service activity aimed to provide understanding regarding the causes, impacts, and strategies for managing parenting stress. Through a seminar held at SDIT Usamah Tegal, parents were provided with information and training on adaptive strategies to cope with parenting stress. The results of the activity indicated an increase in parents’ understanding of parenting stress, which contributed to a reduction in stress levels in carrying out their parenting roles. Therefore, continuous support, provision of information, and more comprehensive stress management strategies are needed to strengthen family resilience. Abstrak. Stress parenting pada orang tua dengan peran ganda merupakan kondisi psikologis yang muncul akibat ketidakseimbangan antara tuntutan pengasuhan dan sumber daya yang dimiliki. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat mengganggu proses adaptasi keluarga dan menurunkan tingkat ketahanan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai faktor penyebab, dampak, serta strategi pengelolaan stress parenting. Melalui seminar yang diselenggarakan di SDIT Usamah Tegal, para orang tua memperoleh informasi dan pelatihan terkait cara mengelola stres dalam pengasuhan dengan strategi yang adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai stress parenting, yang berdampak pada penurunan tingkat stres dalam menjalankan peran pengasuhan. Dengan demikian, diperlukan dukungan berkelanjutan, penyediaan informasi, serta strategi pengelolaan stres yang lebih komprehensif agar ketahanan keluarga dapat terus ditingkatkan.