Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK MAKANAN RINGAN BERBAHAN DASAR IKAN NILA DI DESA SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG PROVINSI KALIMANTAN UTARA Singal, Rachel Zandra; Abdul, Kartini Maharani; Muazansyah, Imam; Yuliansyah, Yuliansyah; Rusyanti, Nila
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31507

Abstract

Terdapat permasalahan yang sering keluhan oleh masyarakat Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung yakni kurangnya pengetahuan masyarakat setempat khususnya ibu-ibu rumah tangga dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia seperti adanya ikan nila yang berlimpah di Desa tersebut yang dapat di manfaatkan menjadi olahan produk-produk makanan ringan seperti stik ikan keju dan amplang dari ikan nila. Berdasarkan permasalahan tersebut dianggap penting untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk makanan ringan berbahan dasar ikan nila untuk menambah pengetahuan kepada Masyarakat Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Adapun metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan Teknik ceramah dan latihan kepada Masyarakat dalam memanfaatkan potensi desa manjadi produk-produk olahan yang dapat menghasilkan nilai rupiah. Selanjutnya Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian tersebut yakni pengabdian tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dan Dosen Universitas Kaltara Adapun kegiatan pengabdian yang terdiri dari sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan dalam pemberdayaan Masyarakat Desa Sesayap dengan menyelenggarakan praktik pembuatan stik ikan keju dan amplang yang terbuat dari bahan dasar ikan nila yang banyak terdapat di Desa Sesayap. Yang mana terdapat tahapan-tahapan dalam pelaksanaanya dengan menyediakan bahan-bahan praktik dan proses pembuatan olahan produk stik ikan keju dan amplang dari ikan nila. Adapun dari pelaksanaan pengabdian tersebut penting dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menegah yang ada di Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara.
Peran Dinas Perikanan dan Kelautan Dalam Pemberdayaan Nelayan di Wilayah Pesisir Desa Tanah Kuning Kecamatan Tajung Palas Timur Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Abdul, Kartini Maharani; Mulyadi, Budi; Indah, Sinta Umala
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 3 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i3.7470

Abstract

This study aims to understand the role of the Department of Fisheries and Marine Affairs in empowering fishing communities in the coastal area of Tanah Kuning Village and to determine the factors that influence the empowerment of fishing communities in the coastal area of Tanah Kuning Village, Tanjung Palas Timur District, Bulungan Regency, North Kalimantan Province. The research method used in this study is a qualitative method. From the results of this study, it is known that the Department of Fisheries and Marine Affairs of Bulungan Regency has carried out its role by making several program activities for empowerment. The program activities are education and training, counseling and guidance, institutionalization or formation of fisherman groups, easy access to technology and communication and business partnerships. Activities made by the Fisheries and Marine Service of Bulungan Regency are based on the legal basis of government regulation No. 50 of 2015 concerning the empowerment of fish fishermen and small fish cultivators. In addition, there are supporting factors and inhibiting factors that affect the empowerment. The supporting factors consist of business capital assistance and government policies, and the inhibiting factors consist of the quality of human resources and budget constraints.Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Dinas Perikanan dan kelauatan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat nelayan di wilayah pesisir Desa Tanah Kuning dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan masyarakat nelayan di Wilayah pesisir Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulungan telah melaksanakan perannya dengan membuat beberapa program kegiatan untuk pemberdayaan. Adapun program kegiatannya yakni pendidikan dan pelatihan, penyuluhan dan pembimbingan, kelembagaan atau pembentukan kelompok nelayan, kemudahan akses teknologi dan komunikasi serta kemitraan usaha. Kegiatan yang dibuat oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulungan didasarkan dengan dasar hukum peraturan pemerintah No 50 Tahun 2015 Tentang pemberdayaan masyarakat nelayan ikan dan pembudidaya ikan-ikan kecil. Selain itu terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi pemberdayaan tersebut. Faktor pendukung terdiri atas bantuan modal usaha dan kebijakan pemerintah, dan faktor penghambat terdiri atas kualitas SDM dan keterbatasan anggaran.
Implementasi Kualitas Pengawasan Pelayanan Publik Dalam Pembangian Bantuan Langsung Tunai Covid 19 Di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020 Kartini Maharani Abdul; Budi Mulyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5398

Abstract

Penelitian ini berguna untuk mengetahui permasalahan berkaitan BLT kepada masyarakat di Desa Gunung Sriang yang kehilangan mata pencaharian dengan mempertimbangkan kemampuan finansial atau keuangan warga yang bersangkutan, tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial serta beranggotakan keluarga dengan ketentuan rentan sakit menahun atau serius. Metode pengkajian ini yakni pengkajian dengan deskriptif kualitatif yang bisa disebut tipe pengkajian yang berguna untuk memberikan penjabaran situasi secara sistematis, sesuai fakta, serta tepat berkaitan dengan objek dikaji dimana hasil deskriptif dilangsungkan dengan penjabaran secara rinci serta menyeluruh. Hasil penelitian Implementasi kualitas pengawasan pelayanan pubik dalam penyaluran BLT yakni tersalurkan pada orang yang kehilangan mata pencaharaian dan masyarakat rentan yang terdampak. Adapun kendala pendistribusian BLT-dana desa perolehan evaluasi dikarenakan 2 faktor utama. Pertama, belum masuk akun kas desa. Kedua, dana desa telah diterima tetapi pendistribusian masih tersendat dengan situasi tersebut.
Analisis Brand Identity dan Implementasi Peran Marketing Communication di Pasar Musik Indonesia Ade Perdana Siregar; Kartini Maharani Abdul; Ade Risna Sari; Pandu Adi Cakranegara; Dian Meliantari; Iwan Henri Kusnadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4096

Abstract

Abstrak Penelitian ini akan membahas tentang dampak dari digitalisasi terhadap pemasaran musik. Dengan munculnya sarana untuk distribusi musik secara online, terjadi pergeseran yang besar di dalam industri musik secara keseluruhan. Ditribusi tersebut berdampak ke luapan musik dan artis baru yang di pasarkan setiap harinya, mengakibatkan saturasi market yang berlebih. Dengan prubahan yang sangat signifikan di dalam kuantitas dan sarana distribusi musik, pemasaran berubah fokus dari penjualan offline dan fokus dalam penjualan musik itu sendiri, ke penguatan identitas merek artis tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi pemasaran dan juga cara pembentukan identitas merek untuk musisi maupun label musik yang dapat di implementasikan di pasar musik Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan analisa triangulasi akan kajian literatur, obervasi, dan wawancara terhadap lima informan diantaramya yaitu pengelola, pelaku dan pengamat musik demi mengumpulkan informasi dari berbagai sudut pandang akan implementasi komunikasi pemasaran, dan identifikasi serta pembentukan identitas merek. Berdasarkan hasil pengelolaan data, diketahui bahwa Industri musik di Indonesia terbagi dua yaitu label major dan label independen. Pentingnya dalam membangun identitas merek adalah untuk dapat menargetkan pasar, serta memposisikan merek, dan faktor utama terciptanya imej yang khas pada pandangan konsumen. Karena keragaman dan variasi dari industri musik. Kini sebuah merek harus mempunyai Unique Selling Point, karena hal tersebut dapat menjadi aspek pembeda antar merek dengan merek yang lainnya. Pengimplementasian komunikasi pemasaran terpadu yang digunakan oleh industri musik pada kedua label (major label dan independen label) dilakukan menggunakan pemanfaatan sosial media sebagai pilihan utama dalam mempromosikan brand beserta kegiatan pemasarannya. Kata Kunci: Identitas Merek, Komunikasi Pemasaran, Pemasaran Musik Abstract This study will discuss the impact of digitalization on music marketing. With the emerging means for online music distribution, there has been a major shift in the music industry as a whole. The distribution resulted in a flood of new music and artists being marketed every day, resulting in oversaturation in the market. With a very significant change in the quantity and means of distribution of music, marketing efforts shifted focus from offline sales and the focus on selling the music itself, to strengthening brand identity of the artist. This study aims to determine the implementation of marketing communications and also how to form brand identities for musicians and music labels that can be implemented in the Indonesian music market. This research was conducted using a qualitative method with triangulation analysis of literature review, observation, and interviews with five informants, namely, music managers and observers in order to collect information from various points of view, implement marketing communications, and find out and build brand identity. Based on the results of data analysis, it is known that the music industry in Indonesia is divided into two, namely major labels and independent labels. The importance of building an identity is to be able to target the market, as well as to position the brand, and the main factor in creating a distinctive image in the eyes of consumers. Due to the diversity and variety of the music industry, now, a brand or an artist must have a Unique Selling Point, because this can be a differentiating aspect between one artist to another. The implementation of integrated marketing communications used by the music industry on both labels (major label and independent label) is carried out using social media as the main tool in promoting the brand and its marketing activities. Keywords: Brand Identity, Marketing Communication, Music Marketing
Penciptaan Kepribadian Kepemimpinan Siswa Melalui Edukasi Nilai Kejujuran, Keadilan dan Nilai Tanggung Jawab di SMPN 08 Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan: Pengabdian Wempi Feber; Kartini Maharani Abdul; Iskandar; Masruri; Syaini; Budi Mulyadi; Jimmy Nasroen; Irsyad Sudirman; K. Rapiandi Isak Merang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6238

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi nilai kejujuran, keadilan dan tanggung jawab dalam penciptaan kepribadian kepemimpinan siswa dalam menghadapi tantangan kedepannya dalam penciptaan siswa jadi seorang pemimpin. Adapun permasalahan yang sering kali dijumpai yakni adanya ketidak jujuran, ketidak adilan dan tidak adanya rasa tanggung jawab yang terjadi sejak dini dan jika tidak di edukasi sejak dini hal tersebut akan terbawa sampai dewasanya. Adapun metode dalam kegiatan pengebdian ini menggunakan metode sosialisasi langsung kepada Masyarakat dengan memberikan edukasi kepada siswa-siswi di SMPN 08 Desa Apung Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan strategi penciptaan kepribadian kepemimpinan siswa-siswi tersebut. Selanjutnya Hasil dari kegiatan ini siswa-siswi jadi lebih memahami nilai kepemimpinan contoh jujur, adil, dan bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga lebih aktif, berani menyampaikan pendapat, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta mulai menunjukkan sikap saling menghargai. Dari kegiatan yang dilakukan, terlihat juga adanya peningkatan kepercayaan diri dan antusiasme siswa dalam mengikuti proses pembelajaran hingga akhir kegiatan.
Perilaku Masyarakat Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Dalam Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik Kartini Maharani Abdul; Budi Mulyadi; Irsyad Sudirman; Hendrikus Toto
Prediksi : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 25, No 2 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v25i2.9669

Abstract

his study aims to describe the behavior of the community of Antutan Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency in managing organic and inorganic waste, where there are problems in the village, namely the frequent disposal of waste into the river and the piling of waste beside the forest in the village. The research method used in this study is descriptive qualitative with interview techniques and field observations. This type of research is descriptive, namely to describe and examine data obtained from in-depth interviews, observations, as well as documentation data and literature studies. The results of this study show that in managing organic and inorganic waste, various behaviors arise, including burning dry waste, composting organic waste, as well as reusing waste and separating waste, which are not carried out with proper management and can even be said to be unstructured. There is only individual awareness in managing such waste into something that can be reused, such as organic fertilizer for wet waste and handicrafts for dry waste. Additionally, there are no trash bins available for separating waste, no temporary waste disposal sites, and no transportation system for collecting waste in Antutan Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sebauah prilaku Masyarakat Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik yang mana terdapat permasalahan di Desa tersebut yakni seringnya Masyarakat yang membuang sampah di Sungai dan menimbun sampah disamping hutan yang ada di Desa tersebut. Metode Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif teknik wawancara dan observasi lapangan. Jenis penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan serta mengkaji data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam (indepth interview), observasi, maupun data dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini antara lain dalam mengelola sampah organik dan anorganik menimbulkan perilaku yang bermacam-macam antara lain melakukan pembakaran sampah-sampah kering, kemudian melakukan pegomposan terhadap sampah organik, serta pemanfaatan Kembali sampah dan pemisahan sampah yang tidak dilakukan secara pengelolaan dengan baik bahkan bisa dikatakan tidak dilaksanakan secara terstruktur. Adapun Hanya kesadaran secara mendiri yang mengelola sampah-sampah tersebut menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan Kembali seperti pupuk organik untuk sampah basah dan kerajinan tangan untuk sampah kering tersebut serta tidak tersedianya tong sampah untuk memisahkan sampah, tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara dan tidak adanya angkutan untuk mengangkut sampah di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA APARATUR PENGAWAS INTERN PEMERINTAH (STUDI PADA KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA) Budi Mulyadi; Kartini Maharani Abdul; Erlina Kurnia Asih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2337

Abstract

Government Internal Supevisory Apparatus or as knowing as APIP is an instrument that built with the task of doing an internal control in Central Government and Regional Government, consisting of financial and development supervisory agency (BPKP), Inspectorate General of Ministry, Inspectorate of Province/District/City and Supervisory Internal Unit in another government legal entities according to the civil regulation. his research is to find out the effect of competency on government internal supervisory apparatus at Inspectorate Province of North Borneo. This research is a quantitative research. This research method is used to test the hypotic and find out the effect between variables that has built to be a research model that is to find out the correlation between the Independent variable that is Competency of Independent variable that is performance of APIP. Data Analysis technique that used in testing hypothesis are Ordinary linear regression analysis and structural Equation Modeling (SEM) . That ruquired to do some assumption tests like normalist assumption test , assumption of no outlier, and linearity. This research shows that competency variable gives 80% postive and significant effect to performance of Government Internal Supervisory Apparatus (APIP), and the rest 20% is affected by another factor of this research. Variable competency is seen more 0,82 or 67% on motive indicator while on the performance variable is seen 0,75 or 57% on timeliness indicator.