Claim Missing Document
Check
Articles

Found 145 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Memperbaiki Model Bisnis Pada Kopi Tungku Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Raka Dirgantara; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kopi Tungku adalah salah satu kedai kopi yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat yang berlokasi di Jl. Terusan Buah Batu. Walaupun sudah berjalan selama beberapa bulan, Kopi Tungku masih memiliki banyak permasalahan yang harus dihadapi. Dari segi internal permasalahannya antara lain adalah penjualan yang masih belum stabil dari target omset yang masih belum tercapai, keterbatasan tempat untuk konsumen, peraturan kerja yang masih belum disiplin, pengendalian persediaan yang buruk, serta kurangnya pelayanan yang baik. Dari segi eksternal permasalahannya antara lain adalah menurunnya omset dikarenakan cuaca hujan mengingat infrastruktur Kopi Tungku adalah outdoor, serta adanya protes dari warga sekitar dikarenakan Kopi Tungku belum memiliki izin usaha. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang tepat agar tujuan Kopi Tungku dapat tercapai. Melihat dari permasalahan yang terjadi di Kopi Tungku, maka diperlukan sebuah pendekatan yang dapat digunakan untuk memetakan model bisnis yang sedang dijalani, serta menjelaskan mengenai kondisi bisnis perusahaan. Salah satu pendekatan model bisnis yang dapat digunakan yaitu Business Model Canvas (BMC). Model bisnis baru yang lebih baik akan dirancang dengan mempertimbangkan analisis SWOT empat bidang utama yaitu proposisi nilai, infrastruktur, biaya dan pendapatan, serta hubungan dengan pelanggan, analisis lingkungan, serta pandangan konsumen mengenai keinginan dan kebutuhan atas produk. Hasil penelitian berupa usulan Business Model Canvas dengan kesembilan blok, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, cost structures, key activities, key partnership, dan key resources. Kata kunci: Bisnis Model Kanvas, SWOT, UKM Abstract Kopi Tungku is one of the coffee shops located on Jl. Terusan Buah Batu, Bandung, West Java. Although it has been running for several months, Kopi Tungku still has many problems to face. On the internal factor, the problems are unstable sales, turnover target that has still not been achieved, limited space for consumers, work regulations that are still not disciplined, poor inventory control, and lack of good service. On the external factor, the problems are the decrease in turnover due to rainy weather considering that the Kopi Tungku’s infrastructure is outdoor, and also the protests from local residents because Kopi Tungku does not yet have a business permit. Therefore, proper analysis is needed so that the goals of the company can be achieved. Because of many problems that happened in Kopi Tungku, an approach is needed to be used to map the business model that is being undertaken and explain the company’s business conditions. Later the company can design a new business model that is better. One approach to make a business model that can be used is Business Model Canvas (BMC). A better new business model will be designed considering the SWOT analysis with four main areas namely value propositions, infrastructure, cost and revenues, and customer relationsip. It will also considering the environmental analysis, the consumer view about their desires and needs of the product. The result of the research is a Business Model Canvas proposal with nine blocks, namely customer service, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, cost structures, key activities, key partnerships, and key resources. Key Words: Business Model Canvas, SWOT, UKM
Perancangan Model Bisnis Baru Sebagai Bentuk Strategi Pengembangan Usaha Menggunakan Business Model Canvas (studi Kasus Pada Mebel Jati Trisno Furniture) Thommy Hanif Setiawan; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mebel Jati Trisno Furniture merupakan usaha yang bergerak dibidang perlengkapan furniture, dengan mengusung konsep desain produk menggunakan ukiran hingga simpel minimalis. Walaupun sudah berjalan selama kurang lebih 17 tahun, Mebel Jati Trisno Furniture memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi. Pada faktor internal, Mebel Jati Trisno Furniture belum bisa memaksimalkan proses produksi dengan baik sehingga terdapat sisa stok barang dengan volume yang tinggi. Pada segi eksternal perusahaan Mebel Jati Trisno Furniture, terdapat hubungan pelanggan yang kurang memuaskan dan juga tingginya tingkat persaingan membuat Mebel Jati Trisno Furniture sulit bersaing di industri mebel. Model bisnis merupakan salah satu cara untuk merumuskan sebuah strategi agar tetap kompetitif dan dapat bersaing dengan cara memetakan dan memvisualisasikan peta model bisnis secara utuh. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah pendekatan business model canvas (BMC). Melalui analisis SWOT tehadap empat bidang utama model bisnis, yaitu proposisi nilai, infrastruktur, biaya dan pendapatan, serta hubungan dengan pelanggan yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh Mebel Jati Trisno Furniture. Tahap selanjutnya adalah merancang strategi usulan dengan mempertimbangkan analisis lingkungan serta customer profile atau pandangan konsumen mengenai keinginan dan kebutuhan atas produk yang ditawarkan oleh perusahaan Mebel Jati Trisno Furniture yang akan mempengaruhi model bisnis. Terakhir, yaitu merancang model bisnis baru dengan sembilan blok bangunan BMC yaitu Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Cost Structure, Key Activities, Key Partnerships, dan Key Resources. Kata kunci: Value Proposition Canvas, Business Model Canvas, SWOT, Model Bisnis
Analisis Kelayakan Investasi Pembukaan Outlet Kuliner Manado Dapur Id Di Jakarta Selatan Chaula Triza Putri; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Dapur ID merupakan sebuah bisnis online kuliner tradisional Manado yang berdiri sejak tahun 2017. Dapur ID memiliki tujuh buah produk berupa sambal roa, cakalang rendang, kentang sambal roa, singkong sambal roa, bawang goreng cakalang, mie cakalang dan juga nasi goreng cakalang. Semua produk Dapur ID berbahan dasar ikan asli khas manado, yaitu ikan cakalang dan ikan roa. Dalam usaha mengembangkan bisnisnya untuk memperluas pasar dan meningkatkan keuntungan, pemilik Dapur ID ingin mendirikan sebuah outlet atau toko offline. Setelah menghitung dan mempertimbangkan berbagai faktor, Jakarta Selatan dipilih sebagai lokasi pembukaan outlet Dapur ID, tepatnya di Apartemen Pancoran Riverside. Data yang diperoleh untuk melakukan penelitian didapatkan dari survey pasar melalui kuisioner, hasilnya adalah memiliki pasar potensial sebesar 96%, pasar tersedia sebesar 94%, dan pasar sasaran sebesar 0,254% dari pasar tersedia. Adapun aspek finansial yang memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran dalam aliran kas, rugi/laba, neraca, kebutuhan dana investasi, dan perhitungan kelayakan investasi seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP) dengan masa periode yang ditetapkan adalah 5 tahun. Hasil dari perhitungan yang dilakukan didapatkan bahwa tingkat investasi dalam NPV sebesar Rp 575.046.121,-, IRR sebesar 40% dan jumlah tahun yang dihabiskan sampai kembali ke modal awal atau pbp adalah 3 tahun 5 bulan. Dikarenakan hasil dari NPV > 0, IRR > MARR, dan PBP < Periode investasi, maka investasi pembukaan outlet Dapur ID dinyatakan layak. Kata kunci: Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, outlet Dapur ID Abstract - Dapur ID is an online shop that sale Manado traditional culinary that has been established since 2017. The culinary products sold by Dapur ID are sambal roa, cakalang rendang, potato chips roa, cassava chips roa, fried onion cakalang, cakalang noodle, and cakalang fried rice. and woven fabrics. All products sold by Dapur ID are made from original manado fishes such as roa and skipjack. In developing a business that aims to expand the market and increase profits, the owner wants to set up a physical outlet. Out of the various factors that have been considered, South Jakarta was chosen as the location for the opening of the Dapur ID outlet, precisely at the Pancoran Riverside Apartment. Furthermore, the data that has been obtained as a basis for conducting research by conducting market surveys are a 96% potential market aspects, 94% available markets and 0.254% target markets from available markets. The financial aspects that take into account as an income and expenditure in cash flow, loss / profit, balance sheet, investment fund requirements, and calculation of investment feasibility such as Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP) with 5 years period. The results of these calculations show that the investment level in NPV is Rp 575.046.121 , the IRR is 40%, and the number of years spent until returning to the initial capital or PBP is 3 years 5 months. Due to the results of NPV > 0, IRR > MARR, and PBP < Investment period, the investment opening for Dapur ID outlets is declared feasible. Keyword: Feasibility Analysis, NPV, IRR, PBP, Dapur ID outlets
Analisis Strategi Pemasaran Pada CV. Madera Art Dengan Menggunakan Metode QSPM Muchammad Nurul Fu’ad; Budi Praptono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV. Madera Art merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang mebel. Hasil pendapatan CV. Madera Art pada bulan September 2017 sampai bulan Agustus 2018 dapat dilihat bahwa ada beberapa bulan pendapatan yang tidak memenuhi target pendapatan yang sudah ditentukan. Karena itu CV. Madera Art harus merencanakan strategi baru supaya meningkatkan pendapatan agar bisa mencapai target yang sudah ditentukan. Strategi pemasaran yang dirancang CV. Madera Art berdasarkan beberapa faktor yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Analisis SWOT digunakan untuk mendapatkan alternatif strategi, dimana alternatif strategi didapat dari faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Data dan informasi penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder, alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks IFE (Internal Factor Evaluation), matriks EFE (External Factor Evaluation), matriks IE (Internal-External), matriks SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats), dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Matriks SWOT menghasilkan 5 alternatif strategi yang dapat diimplementasikan perusahaan. Berdasarkan hasil QSPM dari 5 alternatif terdapat salah satu alternatif strategi yang diprioritaskan yaitu memperkuat kualitas pelayanan untuk pembeli dengan nilai skor TAS sebesar 7,333. Kata kunci: Strategi Pemasaran, IFE, EFE, IE, SWOT, QSPM Abstract CV. Madera Art is a company engaged in furniture. Company income in September 2017 until August 2018 can be seen that there are several months of income that do not reach the specified income target. Because of that, CV. Madera Art must plan a new strategy to increase company income for reach company intended target. Marketing strategy designed by CV. Madera Art is based on several factors namely strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the company. SWOT analysis is used to get alternative strategies, where alternative strategies are derived from internal factors and the company's external factors. Research data and information consists of primary data and secondary data, the analysis tool used in this study is the IFE (Internal Factor Evaluation) matrix, EFE matrix (External Factor Evaluation), IE matrix (Internal-External), SWOT matrix (Strengths, Weakness), Opportunities, and Threats), and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). The SWOT matrix produces 5 alternative strategies that can be implemented by the company. Based on the results of the QSPM of 5 alternatives, there is one priority strategy that is prioritized, namely strenghten service quality for buyers with a TAS score of 7.333. Keywords: Marketing Strategy, IFE, EFE, IE, SWOT, QSPM
Analisis Kelayakan Pembukaan Gerai Baru Ud Jaya Baru Di Kabupaten Temanggung Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Muhammad Hasbi; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UD Jaya Baru adalah sebuah usaha dagang yang bergerak dalam bidang makanan ringan buatan rumahan. Beberapa makanan ringan yang dijual di UD Jaya Baru adalah makanan ringan yang terbilang khas dari daerah setempat, seperti stick talas, balok, marning, grubi, kacang kacang gober, dan lain lain. UD Jaya Baru berdiri pada 2 Februari 2013, PRIT Dinas kesehatan 4 Maret 2015, Penetapan SIUP/TDP 25 mei 2016, dengan pendirinya yaitu Bapak Hartadi. Dengan melihat prospek dunia makanan ringan yang berkembang khususnya di Kabupaten Temanggung, maka dibukalah UD Jaya Baru ini. UD Jaya Baru tergabung dalam “himpunan pelaku usaha pangan industri rumah tangga” KARYA MAKMUR, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Himpunan pelaku usaha pangan industri rumah tangga KARYA MAKMUR sendiri merupakan kelompok usaha produksi makanan ringan yang memproduksi makanan kecil olahan skala rumahan, dengan produk makanan kecil khas daerah setempat yaitu Kabupaten Temanggung, dan sekitarnya, dimana sebagian besar anggotanya dapat digolongkan sebagai keluarga berpendapatan menengah kebawah, yang sebagian berprofesi sebagai petani, khususnya petani tembakau. Dengan hal diatas maka diputuskan untuk membuat gerai baru dari U.D Jaya Baru sebagai salah satu cara memfasilitasi, dan lebih mensejahterakan anggota kelompok KARYA MAKMUR yang sebagian diisi oleh keluarga berlatar belakang menengah kebawah, dan disisi lain sebagai salah satu cara menjaga bisnis keluarga yang telah berjalan, dan diharapkan kedepannya usaha ini bisa lebih berkembang dari sebelumnya. Kata Kunci: UD Jaya Baru, Analisis Kelayakan, Makanan ringan Abstract UD Jaya Baru is a trading business that is engaged in home-made snacks. Some snacks sold at UD Jaya Baru are snacks that are fairly typical of the local area, such as stik talas, balok, marning, grubi, kacang gober, and others. UD Jaya Baru was established on 2 February 2013, PRIT Health Office 4 March 2015, Establishment of SIUP / TDP 25 May 2016, with its founder, Mr. Hartadi. By seeing the prospect of a developing snack world, especially in Temanggung Regency, UD Jaya Baru was opened. UD Jaya Baru is incorporated in the "association of household industrial food businesses "Karya Makmur”, Temanggung Regency, Central Java. Karya Makmur itself is a snack food production business group that produces home-based small-scale processed snacks, with local specialty food products from Temanggung Regency, and surrounding areas, where most of its members can be classified as lower middle income families, some of which work as farmers, especially tobacco farmers. With the above, it was decided to create a new outlet from UD Jaya Baru as a way of facilitating, and more prosperous members of the KARYA MAKMUR group, partly filled by families with lower middle-class backgrounds, and on the other hand as one way to keep the family business that has been running, and hopefully in the future this business can be more developed than before. Keywords: UD Jaya Baru, snacks, Feasibility Analysis
Analisis Pengembangan Bisnis Pada Juragankost.Id Sebagai Perusahaan Jasa Pencarian Kost Dan Kontrakan Dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC) Muhammad Faris Izzuddin; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Juragankost.id merupakan sebuah perusahaan atau bisnis yang bergerak dibidang jasa. Bisnis ini berbentuk sebuah platform yang menyediakan hunian kost, kontrakan dan apartemen bekerjasama dengan mitra pemilik hunian. Platform ini sudah berdiri sejak tahun 2015, Juragankost.id sudah menjalankan bisnisnya selama 3 tahun. Dalam menjalankan bisnisnya ditemukan beberapa permasalahan dan kendala yang dihadapi. Melakukan analisis pada model bisnis merupakan salah satu cara untuk menentukan strategi untuk dapat mengoptimalkan perusahaan dan membuat perusahaan tetap dapat bersaing dengan kompetitor. Dengan melakukan analisis dan melakukan pemetaan serta menggambarkan model bisnis secara utuh menggunakan analisis Business Model Canvas (BMC). Dengan dibantu metode Strenght and Weakness, Opportunities, Threats (SWOT) terhadap empat bidang utama dalam model bisnis diantara sembilan blok model bisnis dalam BMC, yaitu proporsi nilai, infrastruktur, biaya/pendapatan, serta hubunga dengan pelanggan. Dengan tujuan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan, peluang serta ancaman dari keempat bidanh tersebut yang akan dihadapi oleh Juragankost.id. Pada analisis eksternal dilakukan analisis lingkungan pada customer profile atau pandangan dari sudut pandang pelanggan tentang keinginan dan kebutuhan atas produk yang akan ditawarkan oleh perusahaan. Analisis tersebut akan menghasilkan strategi usulan terbarukan yang dirancang untuk kebutuhan perusahaan. Strategi tersebut akan dilakukan uji validasi untuk mengetahui seberapa pengaruh yang didapatkan perusahaan apabila menjalankan strategi tersebut. Dari semua hasil tersebut akan dilakukan perancangan model bisnis baru dengan sembilan blok bangunan BMC yaitu Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Cost Structure, Key Activities, Key Partnerships, dan Key Resources. Kata Kunci : Value Proposition Canvas, Business Model Canvas, SWOT, Model Bisnis. Abstract Juragankost.id is a company or business engaged in services. This business is in the form of a platform that provides boarding houses, rented houses and apartments in collaboration with residential owner partners. This platform has been established since 2015, Juragankost.id has been running its business for 3 years. In carrying out its business several problems and obstacles were encountered. Conducting an analysis of the business model is one way to determine strategies to optimize the company and make the company still able to compete with competitors. By analyzing and mapping and describing business models as a whole using the analysis of Business Model Canvas (BMC). With the help of Strenght and Weakness, Opportunities, Threats (SWOT) methods on the four main fields in the business model among the nine blocks of business models in BMC, namely the proportion of value, infrastructure, cost / income, and relationship with customers. With the aim of knowing the strengths and weaknesses, opportunities and threats of the four midwives that will be faced by Juragankost.id. In external analysis carried out environmental analysis on customer profiles or views from the customer's point of view about the desires and needs of the products that will be offered by the company. The analysis will produce a renewable proposal strategy designed for company needs. The strategy will be validated to determine how much influence the company gets when implementing the strategy. Of all the results, a new business model will be designed with nine BMC building blocks, namely Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Cost Structures, Key Activities, Key Partnerships, and Key Resources. Key Word : Value Proposition Canvas, Business Model Canvas, SWOT, Business Model
Perancangan Model Bisnis Irul Konveksi Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Andi Hidayat; Budi Praptono; Maria Dellarosawati I
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irul Konveksi usaha yang bergerak dibidang jasa produksi pakaian jadi dengan minimal kuantitas pemesanan partai besar. Usaha ini berlokasi di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Irul Konveksi memiliki beberapa permasalahan yang berada di lingkungan dalam maupun luar perusahaan sehinggan menyebabkan kalahnya dalam persaingan dengan kompetitor yang menawarkan jasa sejenis. Karena permasalahan yang terjadi, diperlukan sebuah analisis terhadap model bisnis Irul Konveksi saat ini untuk membantu menjelaskan elemen – elemen yang dapat membantu pihak Irul Konveksi dalam pengembangan bisnisnya agar dapat meningkatkan daya saing dengan kompetitor. Business Model Canvas yang dipilih dalam pemodelan dalam penelitian ini berfungsi sebagai alat untuk membatu memetakan sembilan blok elemen yang terhubung dengan Irul Konveksi. Sembilan blok yang terdapat pada Business Model Canvas antara lain Customer segment, Value Proposition, Channel, Customer Relationship, Revenue Stream, Cost Structure, Key Activities, Key Partnership dan Key Resources. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari wawancara internal dan eksternal yang terdiri dari internal Irul Konveksi dan pelanggan Irul Konveksi, disusun sembilan blok elemen. Sembilan blok yang kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada pada sembilan blok elemen. Rancangan usulan model bisnis Irul Konveksi disusun berdasarkan pada alternatif strategi yang dipilih dari kesimpulan analisis SWOT. Kata Kunci: Irul Konveksi, Business Model Canvas, Model Bisnis, SWOT
Perancangan Alat Pengukuran Kinerja Pada Pt Prapta Rekayasa Buana Menggunakan Metode Balanced Scorecard Rahmat Rezki; Budi Praptono; Litasari Widyastuti Suwarno
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Prapta Rekayasa Buana merupakan sebuah perusahaan keluarga yang bergerak di bidang manufaktur industri kosmetik sejak 2006 hingga sekarang. Sampai saat ini, perusahaan belum menggunakan sebuah metode yang tepat untuk mengukur kinerja dan perkembangan perusahaan sehingga berdampak pada tidak adanya sasarasn strategis perusahaan dan pencapaian target yang tidak stabil. Maka dari itu, dilakukan penyusunan balanced scorecard untuk melakukan pengukuran kinerja yang tepat bagi perusahaan. Metode pengukuran kinerja ini disusun dengan menyusun alternative alternative strategi perusahaan berdasarkan analisis SWOT pada perusahaan. Setelah itu, mengelompokkan alternatif strategi kedalam empat perspektif BSC untuk menyusun peta strategi yang menjadi acuan bagi perusahaan. Lalu menentukan critical success factor dan key performance indicator berdasarkan alternatif strategi yang ada dan menentukan bobot masing masing indikator dengan AHP yang akan digunakan sebagai indikator pengukuran dalam BSC. Dari hasil penyusunan BSC, didapatkan pembobotan untuk perspektif finansial adalah sebesar 49%, pelanggan 33%, proses bisnis internal 9%, dan pembelajaran dan perkembangan adalah sebesar 9% Kata Kunci : Critical Success Factor, BSC, KPI, Pembobotan
Perbaikan Kualitas Pelayanan Konsumen Dan Fasilitas Pada Perusahaan Suarasa Coffee Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Guna Meningkatkan Kepuasan Konsumen Ega Rivangga Hantoro; Budi Praptono; Rosad Ma&#039;ali El Hadi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahaan Suarasa Coffee berdiri pada tanggal 21 April 2018 yang berletak di Jalan Karawitan No. 40, Bandung. Perusahaan Suarasa Coffee mengalami penurunan penjualan yang signifikan pada 5 bulan terakhir yaitu pada bulan Maret 2019 sampai dengan bulan Agustus 2019, dengan penjualan yang tidak memenuhi target tersebut, Perusahaan Suarasa Coffee perlu melakukan strategi baru demi meningkatkan penjualan agar dapat mencapai target yang sudah ditentukan. Pada saat ini konsumen merasakan ketidakpuasan dalam hal pelayanan serta fasilitas yang diberikan oleh Perusahaan Suarasa Coffee, dengan diperkuatnya oleh Voice of Customer (VOC), Perusahaan Suarasa Coffee perlu memperbaiki pelayanan dan fasilitas agar kebutuhan konsumen dapat terpuaskan, dan juga agar dapat bersaing dan melakukan ekspansi pasar. Metode Quality Function Deployment QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menterjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk dan mempertimbangkan kemampuan dari Perusahaan Saurasa Coffee untuk mewujudkannya. Metode QFD ini dipilih karena berbasis pada kebutuhan dan keinginan konsumen yang berfungsi sebagai alat ukur kualitas untuk melakukan perbaikan, sehingga langkah strategis yang akan dihasilkan dari penelitian ini akan memberikan kepuasan pelanggan. Hasil dari penelitian ini, diperoleh 15 atribut kebutuhan yang merupakan kebutuhan konsumen terkait pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Perusahaan Suarasa Coffee, dari atribut tersebut di identifikasi terdapat 10 prioritas karakteristik teknis dan terdapat 10 critical part . Rekomendasi yang diberikan pada penelitian ini adalah membuat jadwal siklus pengecekan fasilitas menjadi 3 kali/hari, menambahkan 1 jenis fasilitas yang harus di cek secara berkala yaitu lahan parkir, menambahkan 8 kursi, menambahkan 2 meja, menaikan kecepatan internet menjadi 10 mbps, membuat menu baru, menekan waktu pembuatan produk menjadi 3 menit, dan menekan waktu penyajian produk menjadi 2 menit. Kata Kunci : QFD, HOQ, VOC, Part Deployment, Critical Part Abstract Suarasa Coffee Company was established on April 21, 2018 which is located at Jalan Karawitan No. 40, Bandung. Suarasa Coffee Company has experienced a significant decline in sales in the last 5 months, namely from March 2019 to August 2019, with sales that do not meet the target, Suarasa Coffee Company needs to adopt a new strategy to increase sales in order to reach the specified target. At this time consumers feel dissatisfaction in terms of services and facilities provided by the Suarasa Coffee Company, with the strengthening of the Voice of Customer (VOC), the Suarasa Coffee Company needs to improve services and facilities so that consumer needs can be satisfied, and also to be able to compete and expand market. QFD Quality Function Deployment Method is one technique that can translate customer needs into product characteristics and consider the ability of Saurasa Coffee Company to make it happen. This QFD method was chosen because it is based on the needs and desires of consumers who function as a quality measurement tool to make improvements, so that the strategic steps that will result from this research will provide customer satisfaction. The results of this study, obtained 15 attributes of needs which are the needs of consumers related to the services and facilities provided by the Suarasa Coffee Company, from these attributes identified 10 priority technical characteristics and 10 critical parts. Recommendations given in this study are to make a facility checking cycle schedule 3 times / day, add 1 type of facility that ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.7, No.2 Agustus 2020 | Page 6285must be checked periodically namely parking lots, add 8 chairs, add 2 tables, increase internet speed to 10 mbps, create a new menu , pressing the product manufacturing time to 3 minutes, and pressing the product presentation time to 2 minutes. Keywords: QFD, HOQ, VOC, Part Deployment, Critical Part
Analisis Srategi Pemasaran Pada Shuttle Travel Flociti Menggunakan Metode Quantitative Strategic Planning Matrix (qspm) Refaldi Azhar; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Shuttle Travel Flociti merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang travel yang menawarkan biro jasa perjalanan khususnya Bandung-Jatinangor. Hasil pendapatan Shuttle Travel Flociti pada bulan Mei 2018 sampai bulan Mei 2019 dapat dilihat bahwa ada beberapa bulan pendapatan yang tidak memenuhi target pendapatan yang sudah ditentukan. Karena itu Shuttle Travel Flociti harus merencanakan strategi baru supaya meningkatkan pendapatan agar bisa mencapai target yang sudah ditentukan. Strategi pemasaran yang dirancang Shuttle Travel berdasarkan beberapa faktor yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Analisis SWOT digunakan untuk mendapatkan alternatif strategi, dimana alternatif strategi didapat dari faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Data dan informasi penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder, alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks IFE (Internal Factor Evaluation), matriks EFE (External Factor Evaluation), matriks IE (Internal-External), matriks SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats), dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Matriks SWOT menghasilkan 5 alternatif strategi yang dapat diimplementasikan perusahaan. Berdasarkan hasil QSPM dari 5 alternatif terdapat salah satu alternatif strategi yang diprioritaskan yaitu Memanfaatkan teknologi yang ada untuk melakukan kegiatan pemasaran jasa travel shuttle secara online seperti melalui media sosial dan e-commerce. Dengan nilai skor TAS sebesar 6,379. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, IFE, EFE, IE, SWOT, QSPM Abstract Flociti Shuttle Travel is company engaged in the field of travel that offers travel services, especially Bandung-Jatinangor. Flociti Shuttle Travel revenue results from May 2018 to May 2019 can be seen that there are several months that do not meet the spesific target. Therefore Flociti Shuttle Travel must plan a new strategy in order to increase revenue so that it can reach the specified target. The marketing strategy designed by Shuttle Travel based on several factors, such as strengths, weakness, opportunities, and corporate threats. SWOT analysis is used tp obtain alternative strategies, where alternative strategies are obtained from internal and external factors of the company. Research data and information consists of primary data and secondary data, the analytical tools used in this study are the IFE (Internal Factor Evaluation) matrix, EFE (External Factor Evaluation) matrix, IE (Internal-External) matrix, SWOT (Strengths, Weakness matrix) , Opportunities, and Threats), and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). The SWOT matriks produce 5 alternative strategy that can be implemented at the company. Based on the QSPM results from 5 alternatives there is one priority strategy that is prioritized namely Utilizing existing technology to conduct online shuttle service marketing activities such as through social media and e-commerce. With a TAS score of 6.379.. Keywords: Marketing Strategy, IFE, EFE, IE, SWOT, QSPM
Co-Authors Aditya Ahmad Maulana Aditya M. Nugraha Agung Gumilar Prayogi Agus Achmad Suhendra Ajeng Yunita Ajeng Yunita Akbar, Resha Aldo Theofilus Suherman Alfi Ramdhani Putrakoranto Alifan Nurfatwa Mahasidhqi Alrasyid, Andi Muhammd Harun Amalia Indah Pratiwi Amelia Kurniawati Andi Hidayat Andri Mardi Andrian Bima Ardianta Annandya Savitri Soetrisno Putri Aprililo, Akbar Aqilah, Muhammad Jihan Aria Permana Muluk Arief Rachman Arif Rahman Armiya, Mikail Aryodimas Syifa Putrandy Atya Nur Aisha Aulia Fashanah Aulia, Muhammad Jacka Azhari Fauzi Din Nugraha Azhari, Faza Fauzan Azwari, Mita Bagus Nenda Haryo Pambudi Baskara, Pradipta Ricky Baswara, Yoni Sotya Bayu Wardana Putra Bijaksana Prabawa Bobby Hera Sagita Boby Hera Sagita Brilliant Rafly Pramana Putra Budhi Yogaswara Budi P, Susilo Agung Chaula Triza Putri Christianto Triwibisono Clarisa Presty Pangeran Dede Wildan Ginanjar Dewi, Kadek Sintya Sari Dharmadi, Savira Alifa Dia Dhonnimuh BKL Dian Kristiana Diana Arviana Lestari Dimas Anggoro Dimas Pamungkas Dwiariani, Rafifah Edgarda, Mohammad Farrel Ega Rivangga Hantoro El Hadi, Rosad Ma’ali Elhadi, Rosad Ma’ali Endang Chumadiyah Endang Chumaidiyah Fachreza, Andrie Putra Fadhillah, Naufal Mahdi Fadhlurrahman, Muhammad Faisal Fakhri Almi Fansurya, Muhammad Ihsan Faqih, Muhammad Azhfar Fara Rahmania Izzaty Fauzan Fauzan Fauzi, Akmal Fran Andres Ghita Devira Gradytio Rahmadi Hartadji Habibillah, Muhammad Naufal Hafiz Azis Haikal Munawar Fikri Hasya Sabila Hibatullah, Fakhri Hisyam Husni Amani I Gede Made Rama Arsharindra I Gusti Komang Gede Raditya Paramarta I Nengah Widiana Putra I, Maria Dellarosaawati Idawacaksakti, Maria Dellarosawati Ilham Rafdi Karami Ima Normalia Kusmayanti Immanuel Tambun, Catur William Indah Sari, Salsabila Putri Indra Rukmananda Hendrayana Isnaeni Yuli Arini Jordan, Ebenezer Samuel Kartiko Arya Yudistira Kemal Fariz Ramadhani Khaldi, Rizq Khaled, Muhammad Adam Lathifa Rozani Thaib Listiana Lorenz Jatiningtyas Litasari Widyastuti Suwarno Litasari Widyastuti Suwarsono Luthfi Fadillah Sani Maria Dellarosawati Maria Dellarosawati Maria Dellarosawati I Maria Dellarosawati Idawicaksakti Maria Idawicaksakti Martha Rianda KartaWiguna Masdin, Al Afgani Masfufah Motik Larasati Maulana Alif Anugrah Mediany Kriseka Putri MEH, Rosad Meldi Rendra Mellisa Lasilkvie Mochamad Rizky Fauzy Mohammad Firmansyah Muchammad Nurul Fu’ad Muhamad Arief Damanhuri Muhamad Fadhlan Zakiri Muhammad Abdul Aziz Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Anang Ma’ruf Muhammad Ardhan Satrya Guna Muhammad As’ad Dhiaulhaq Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Fajar Muhammad Fakhri Qolbi Muhammad Faris Izzuddin Muhammad Hafidz Hikmaturrahman Muhammad Hasbi Muhammad Iqbal Muhammad Naqi Syirazi Muhammad Ramana Rimbawan Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Rayhan Muhammad Yumna Majdina Mumu Natapriatna Nauval Furqon Amaly Nirwan Aprido Noor Kamal, Rizky Nurdinintya Athari Supratman Nuruddin, Taufik Rahman Nurul Rizki Pratiwi Ozki Septariadi Permana, Fajar Abdillah Pradana, Gilang Bagas Satria Prakoso, Aditya Bagus Prambudia, Yudha Pramesthy, Ni Made Dinda Gita Indah Putra, Gusti Nabil Khoury putri , Lingga aulia Qonitah Afifa Salsabila Qumairi, Nadhilah Nurul Rahman, Amelia Anggraini Rahmat Rezki Raka Dirgantara Rd. Rohmat Saedudin Refaldi Azhar Regi Alvino Rendi Ekoputro Reza Dinar Ekananda Reza Mohammad Rifky Ricky Darmawan Ridho Gibran Iman Majid Rifqy, Muhammad Rinaldi Julian Rino Andias Anugraha Rio Aurachman Rio Zulian Maulana Rivaldy Annas Rizki Fathoni Akbar Rizki Ramadhan Robertus Candra Putra Robin Pittubatu Roby Akbar Maulana Rosad Ma&#039;ali El Hadi Rosad Ma&#039;ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosawati, Maria Della Ryan Rama Hidayat Sagala, Johan Mario Fidelis Said, Khalid Abdulrahman Sanjaya, Manasye Surya Saragi, Yuda Halomoan Saragih, Nopina Sari Putri Sari Wulandari Sasmitapraja, Rafi Fauzan Savira Pratidina Septian, Fariz Sinta Aryani Siti Hajar Komariah Sudjiman , Felix Sugiartha, I Gusti Putu Agung Suryo Azdkiyo Abe Abe Suyud, Grady Dhiyaa Syafrizal, Teddy Taripar Rumapea Thommy Hanif Setiawan Tiara Verita Yastica Tias Adiwijaya Tri Wahyu Setyawati Tri Wiji Astuti Trianto, Dimas Ully Yunita Ully Yunita Nafizah Verita Yastica, Tiara Wahyu Bagus Rilo Wawan Tipriawan Wawan Tripiawan Wibisono , Febry Akbar Wibowo, Muhammad Zaki Wodhantyo Prabhasworo Yatiea, Tiara Verita Yoga Widagda Wendy Pradhana Yovanda, Olfio Yunita, Ajeng Zaky Abdul Karim