Claim Missing Document
Check
Articles

Kelayakan Ekowisata Pantai Salbe Nauli Beach Di Desa Togu Domu Nauli Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun purba, ravic purba; Purba, Ravic; Manik, Ria Retno; Sinaga, Mardame
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59925/2k27s319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan Pantai Salbe Nauli Beach di Desa Togu Domu Nauli, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun sebagai destinasi ekowisata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada wisatawan dan masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif berdasarkan empat aspek utama pariwisata, yaitu daya tarik, aksesibilitas, amenitas, dan dukungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Salbe memiliki nilai rata-rata kelayakan sebesar 3,768, yang termasuk dalam kategori “layak” untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama Pantai Salbe terletak pada daya tarik alam yang indah dan dukungan masyarakat lokal, sementara kelemahannya adalah keterbatasan fasilitas dan pengelolaan. Peluang pengembangan terbuka melalui dukungan pemerintah dan tren wisata berbasis alam, sedangkan ancaman yang dihadapi antara lain potensi degradasi lingkungan dan persaingan dengan destinasi lain di kawasan Danau Toba. Dengan demikian, pengembangan Pantai Salbe sebaiknya difokuskan pada peningkatan fasilitas, perbaikan aksesibilitas, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata secara berkelanjutan.
The Use of Full-Grained, Fragmented, and Reduced Marine Yeast Powder in Fodder Formulation to Improve the Growth of Eel Fish (Anguilla bicolor) Manik, Ria Retno Dewi Sartika; Ekawati, Arning Wilujeng; Hardoko, Hardoko
The Journal of Experimental Life Science Vol. 6 No. 2 (2016)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.126 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2016.006.02.05

Abstract

Ikan Sidat or eel fish (Anguilla bicolor) is a popular fish commodity in domestic trade as well as for export commodity. The use of marine yeast as fodder suffers from some weaknesses since it contains nucleic acids and rigid thick cell walls that obstruct the absorbance of nutrition. Optimizing the use of marine yeast as fodder ingredients can be done by fragmenting and reducing the yeast. This research attempts at optimizing the use of marine yeast regarding its rate of growth, fodder efficiency and the survival rate of eel fish. This research employs the complete random design using 4 different treatments and 3 repetition. In the four treatments, the fodder contained protein (45%) and iso energy (3.600 kkal.kg-1 fodder), which were applied to the treatment A 0% (control), B 5% (complete), C 5% (fragmented) and D 5% (reduced). The parameters used in this study were survival rate, specific growth rate, ratio of fodder conversion, ratio of protein efficiency, energy retention, protein retention and rate of metabolism. The data of this study showed the best result in the treatment D, 5% (reduced), showing survival rate value of 95.56%, specific growth at 1.12, food conversion ratio of 2.27, protein efficiency ratio of 0.98, protein retention at 18.26%, energy retention of 16.57, and protein metabolism rate at 81.96%. Keywords: eel fish, growth, marine yeast.