Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KUANTITATIF KINERJA PENGELOLAAN PIUTANG PBB-P2 KOTA YOGYAKARTA DAN KOTA PARIWISATA LAINNYA gupita candra; Ambarwati, Lilik
UPAJIWA DEWANTARA : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Daulat Rakyat Vol 9 No 1 (2025): UPAJIWA DEWANTARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN MANAJEMEN DAULAT RAKYAT
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmud.v9i1.19221

Abstract

Accumulation of tax receivables presents an ongoing challenge for revenue management authorities. Therefore, efficient tax receivable management at a manageable level is a crucial factor in improving local government performance and optimizing regional tax revenue. This study aims to determine the performance of PBB-P2 receivable management in Yogyakarta City and compare it with other tourist cities from 2021 to 2023. The data were obtained from public information disclosures and the financial accountability reports of the Regional Budget (APBD) from Yogyakarta City, Bandung City, Malang City, and Denpasar City. The study employs a quantitative descriptive analysis method. The findings reveal that Yogyakarta City has the highest PBB-P2 revenue ratio per square kilometer and ranks first in PBB-P2 receivable management performance, with an average ratio of receivable growth to current-year PBB-P2 revenue of 12.07%. This indicates that efforts to increase tax revenue have been significantly greater than the accumulation of receivables. Bandung City, Malang City, and Denpasar City follow with respective ratios of 13.87%, 22.37%, and 25.7%. Despite Yogyakarta City demonstrating the highest performance, the declining trend from 2021 to 2023 underscores the need for further evaluation by the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of Yogyakarta City to enhance the efficiency of tax receivable management.
MENGOLAH UMBI GEMBILI DAN GADUNG SEBAGAI PRODUK PENUNJANG WISATA PUNCAK SOSOK Novitasari, Dwi; Ambarwati, Lilik; Yulianto, Prafidhya Dwi; Prasetyo, Agung Slamet
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19399

Abstract

Nilai tambah (value added) adalah suatu pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami  proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Kata lain, barang  yang telah hilang manfaatnya, diberikan nilai tambah agar bertambah nilai manfaatnya. Warga  Bawuran dengan keterbatasan yang dimiliki, seringnya langsung menjual umbi gadung dan  gembili daripada diolah terlebih dahulu atau dikonsumsi sendiri dengan jumlah yang sedikit.  Saat periode tertentu ketika melimpahnya hasil panen biasanya ketika musim panas (rata-rata 30-50 kg tiap kali panen), harga umbi gadung dan gembili bisa sangat murah berkisar Rp. 1.000/per karung hingga Rp. 4000/kg, sehingga terkadang hanya dibiarkan begitu saja. Urgensi dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk pemberdayaan dari warga desa Bawuran khususnya Ibu PKK untuk dapat memanfaatkan dan mengolah hasil bumi yang ada berupa umbi gembili dan gadung hingga dapat dijual sebagai produk penunjang (oleh-oleh) khas wisata Puncak Sosok. Selain itu, Ibu PKK dapat meningkatkan pendapatannya dengan memiliki usaha rintisan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dalam produksi, manajemen usaha dan pemasaran produk. Hasil dari pelatihan dan pendampingan tersebut adalah Ibu PKK desa Bawuran mampu mandiri dalam memproduksi, mengelola usaha dan memasarkan produk yang dihasilkan. Ibu PKK juga telah memiliki usaha rintisan serta wisata puncak Sosok memiliki produk khas. Hasil ini menjadi penting karena dapat menciptakan produk unggulan desa, pemberdayaan masyarakat serta adanya peningkatan pendapatan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI EFEKTIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT WIWA COMPANY DI KOTA SOLO Wiwa, Riga Asa; Syaflan, Meidi; Ambarwati, Lilik
Jurnal Ilmu Manajemen (JIMMU) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jimmu.v8i2.20672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan, komunikasi efektif, dan pengambilan keputusan secara parsial mempengaruhi kinerja pekerja. Hal ini juga berupaya untuk memastikan bagaimana faktor-faktor ini berhubungan dengan kinerja pekerja jika digabungkan. Memanfaatkan penelitian deskriptif adalah metodologi penelitiannya. Masing-masing dari 45 karyawan PT. Perusahaan Wiwa yang dijadikan objek penelitian dalam penelitian ini yang meliputi seluruh karyawan perusahaan tersebut. Sebagai bagian dari penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Metode analisis regresi berganda diterapkan dalam penelitian ini. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya seorang pemimpin tidak berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap kinerja tenaga kerjanya. Dampak komunikasi yang efisien terhadap kinerja pekerja bersifat positif dan substansial. Tindakan pengambilan keputusan mempunyai dampak yang penting dan menguntungkan terhadap kinerja karyawan. Gaya seorang pemimpin, komunikasi yang baik, dan pengambilan keputusan secara bersamaan semuanya berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja anggota timnya.   The aim of this research is to find out how leadership style, effective communication and decision making partially influence worker performance. It also seeks to ascertain how these factors relate to worker performance when combined. Utilizing descriptive research is the research methodology. Each of the 45 employees of PT. The Wiwa company which was used as the research object in this study included all employees of the company. As part of this research, questionnaires were used to collect data. The multiple regression analysis method was applied in this research. The findings of this research indicate that a leader's style does not have a significant and positive effect on the performance of his workforce. The impact of efficient communication on employee performance is positive and substantial. Decision-making actions have an important and beneficial impact on employee performance. A leader's style, good communication, and simultaneous decision making all have a positive and significant impact on the performance of their team members.