Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komunitas TikTok memengaruhi kesejahteraan finansial (FWB) ibu rumah tangga Indonesia melalui analisis netnografi, mengatasi kesenjangan pemahaman interaksi sosial digital dalam keuangan pribadi. Menggunakan pendekatan netnografi kualitatif berbasis grounded theory, penelitian menganalisis 25 transkrip komentar TikTok dari video tentang topik keuangan seperti menabung, belanja, dan investasi. Data dikumpulkan melalui tangkapan layar, dikodekan secara induktif (open, axial, selective), dan diintegrasikan menggunakan memo writing untuk mengidentifikasi pola dan tema. Temuan menunjukkan TikTok sebagai ruang sosialisasi finansial informal dan dukungan sosial, membentuk FWB melalui bentuk seperti tabungan kecil dan investasi aman, dinamika solidaritas komunitas, serta faktor psikologis, sosial, dan digital. Ibu rumah tangga merundingkan makna FWB (misalnya kecukupan, keamanan, stres, pemberdayaan) melalui narasi pribadi, simbol visual (emoji, tabel), dan praktik komunikasi, mengubah tantangan individu menjadi resiliensi kolektif. Implikasi praktis: Pembuat kebijakan dan lembaga keuangan dapat memanfaatkan TikTok untuk program edukasi keuangan sensitif gender, merancang aplikasi inklusif dan kampanye yang mempromosikan dukungan rekan untuk meningkatkan FWB. Implikasi sosial: Studi ini meningkatkan kesadaran FWB dalam konteks digital, memperkuat solidaritas perempuan, dan mengurangi stres finansial di kelompok rentan, berkontribusi pada kesetaraan gender dan kesejahteraan mental di rumah tangga Indonesia. Originalitas: Penelitian ini memelopori eksplorasi netnografi FWB di ruang digital, fokus pada ibu rumah tangga Indonesia, menjembatani kesenjangan kualitatif dalam literatur yang didominasi kuantitatif dan menyoroti peran TikTok dalam pemberdayaan finansial informal.