Claim Missing Document
Check
Articles

Social Media Marketing And Brand Image As Determinant Patient Loyalty Wit Trust As Intervening Indri Agustin; Budi Santoso; Feti Fatimah
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 3 (2026): Juli
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v14i3.11551

Abstract

Purpose – Using patient trust as an intervening variable, the study intends to investigate and assess the direct and indirect effects of social media marketing and brand image on patient loyalty. Novelty – This study examines how social media marketing and brand image affect patient loyalty using an intervening test model (patient trust). Method – This study employs an explanatory/confirmatory design. The group consisted of outpatients from Jember Regency's Dr. Soebandi Regional General Hospital. Purposive and accidental sampling were used as the sampling techniques, and the number of samples was calculated using the Slovin formula. Partial Least Square (PLS) data analysis was performed using the WarpPLS 7.0 program. Findings – The results demonstrate that patient trust is greatly impacted by social media marketing and brand image. While company image has little bearing on patient loyalty, social media marketing has a substantial impact. Patient loyalty is positively and significantly impacted by patient trust. Patient loyalty is greatly impacted by social media marketing and brand image, with patient trust acting as an intervening variable. Limitations and Implications – The results of this study cannot be broadly applied because the research participants were restricted to patients at Dr. Sobeandi Regional Hospital in Jember. Future studies might use a larger population (national or regional). An additional constraint pertains to the requirement for a survey that integrates qualitative elements to elucidate the ways in which social media marketing impacts patient loyalty and trust.
The Role of Direct Marketing, Relationship Marketing, Purchasing Decisions on Consumer Loyalty in Micro-Scale Retail Business Feti Fatimah; Budi Santoso; Jekti Rahayu
Ilomata International Journal of Management Vol. 7 No. 3 (2026): July 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v7i3.2303

Abstract

This study addresses the limited empirical understanding of how direct marketing and relationship marketing contribute to consumer loyalty in micro-scale retail businesses, particularly through the role of purchase decisions as a mediating mechanism. Focusing on minimarket-format micro retailers selling daily necessities in Jember Regency, East Java, the research aims to examine the direct and indirect effects of these marketing approaches on consumer loyalty. Data were collected from 270 consumers selected through purposive sampling and analyzed using Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS. The findings indicate that both direct marketing and relationship marketing significantly influence purchase decisions, while only relationship marketing has a direct and significant effect on consumer loyalty; direct marketing affects loyalty indirectly through purchase decisions. Purchase decisions themselves significantly enhance consumer loyalty. These results provide context-specific evidence that clarifies how marketing practices shape loyalty formation in micro-scale retail settings and offer practical guidance for small retailers seeking to strengthen customer retention through targeted marketing strategies.
Dampak Digital Marketing dan Experiential Marketing terhadap Minat Kunjungan Ulang melalui Kepuasan Pengunjung Shierley Aisyah; Arik Susbiyani; Budi Santoso
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1712

Abstract

Permasalahan fluktuasi jumlah pengunjung di objek wisata Rembangan, Kabupaten Jember, yang masih menunjukkan ketidakstabilan selama empat tahun terakhir. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil observasi dan Dinas Pariwisata Kabupaten Jember, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan experiential marketing terhadap minat kunjung ulang, dengan kepuasan pengunjung sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung dan minat kunjung ulang. Sebaliknya, experiential marketing tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap minat kunjung ulang, namun memberikan dampak positif terhadap kepuasan pengunjung. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan pengunjung memediasi hubungan antara experiential marketing dan minat kunjung ulang, yang berarti bahwa pengalaman wisata yang memuaskan dapat meningkatkan minat pengunjung untuk kembali, meskipun pengalaman tersebut belum tentu secara langsung menarik minat kunjung ulang.Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pengelola destinasi untuk meningkatkan kualitas digital marketing serta menyempurnakan pengalaman wisata yang ditawarkan agar lebih dinamis dan berkesan. Dengan menitikberatkan pada kepuasan pengunjung sebagai penghubung antara strategi pemasaran dan minat kunjung ulang, pengelola dapat menciptakan loyalitas pengunjung yang lebih kuat. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas jumlah pengunjung sehingga mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Jember.
Studi Netnografi: Financial Well-Being (FWB) pada Ibu Rumah Tangga di Aplikasi Komunitas Tiktok Inge Cellianada Cahyono; Dwi Cahyono; Budi Santoso
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 2 (2026): Juli - Desember
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i2.1867

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komunitas TikTok memengaruhi kesejahteraan finansial (FWB) ibu rumah tangga Indonesia melalui analisis netnografi, mengatasi kesenjangan pemahaman interaksi sosial digital dalam keuangan pribadi. Menggunakan pendekatan netnografi kualitatif berbasis grounded theory, penelitian menganalisis 25 transkrip komentar TikTok dari video tentang topik keuangan seperti menabung, belanja, dan investasi. Data dikumpulkan melalui tangkapan layar, dikodekan secara induktif (open, axial, selective), dan diintegrasikan menggunakan memo writing untuk mengidentifikasi pola dan tema. Temuan menunjukkan TikTok sebagai ruang sosialisasi finansial informal dan dukungan sosial, membentuk FWB melalui bentuk seperti tabungan kecil dan investasi aman, dinamika solidaritas komunitas, serta faktor psikologis, sosial, dan digital. Ibu rumah tangga merundingkan makna FWB (misalnya kecukupan, keamanan, stres, pemberdayaan) melalui narasi pribadi, simbol visual (emoji, tabel), dan praktik komunikasi, mengubah tantangan individu menjadi resiliensi kolektif. Implikasi praktis: Pembuat kebijakan dan lembaga keuangan dapat memanfaatkan TikTok untuk program edukasi keuangan sensitif gender, merancang aplikasi inklusif dan kampanye yang mempromosikan dukungan rekan untuk meningkatkan FWB. Implikasi sosial: Studi ini meningkatkan kesadaran FWB dalam konteks digital, memperkuat solidaritas perempuan, dan mengurangi stres finansial di kelompok rentan, berkontribusi pada kesetaraan gender dan kesejahteraan mental di rumah tangga Indonesia. Originalitas: Penelitian ini memelopori eksplorasi netnografi FWB di ruang digital, fokus pada ibu rumah tangga Indonesia, menjembatani kesenjangan kualitatif dalam literatur yang didominasi kuantitatif dan menyoroti peran TikTok dalam pemberdayaan finansial informal.