Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Modul Elektronik (E-Modul) IPA Bernuansa Emotional Spiritual Quotient (ESQ) mengenai Materi Sistem Reproduksi pada Manusia Fauziah Hervi; Ristiono Ristiono
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i3.35425

Abstract

Pendidikan di Indonesia selama ini masih mengutamakan penguasaan aspek intelektual saja. Bahan ajar yang digunakan oleh sekolah adalah buku teks dan Lembar Kerja Siswa (LKPD) yang masih mengutamakan aspek intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronik (e-module) IPA bernuansa ESQ tentang sistem reproduksi pada manusia yang valid dan praktis. E-modul tersebut divalidasi oleh 2 orang dosen jurusan biologi FMIPA UNP dan 1 orang guru IPA di SMP Pengembangan Laboratorium UNP. Uji kepraktisan dilakukan oleh 1 orang guru IPA dan 25 peserta didik di SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Hasilnya, e-modul IPA bernuansa ESQ yang dikembangkan menggunakan 3 tahapan model 4D, yaitu tahap define dengan mendefinisikan istilah pembelajaran menggunakan kurikulum, tahap design dengan merancang komponen e-modul, dan tahap develop yang bertujuan untuk menghasilkan e-modul yang valid dan e-modul praktis. Nilai validitas sebesar 83,89% dengan kriteria valid, kepraktisan oleh guru sebesar 95,83% dengan kriteria sangat praktis dan peserta didik sebesar 90,16% dengan kriteria sangat praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul IPA bernuansa ESQ valid dan sangat praktis untuk pembelajaran.
Tinjauan Hasil Belajar dalam Jaring pada Mata Pelajaran Biologi di Beberapa SMA di Pesisir Selatan Miftahur Rahma; Ristiono Ristiono
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.35721

Abstract

Hasil belajar pada mata pelajaran biologi siswa SMA masih rendah. Hal ini disebabkan baik dari sarana prasarana, metode, maupun model pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran daring. Sehingga perlu dilakukan tinjauan hasil belajar peserta didik, untuk melihat hasil belajar selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil belajar biologi peserta didik yang pembelajarannya dilakukan dalam jaringan di daerah pesisir selatan pada mata pelajaran Biologi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yaitu berupa hasil belajar yang terkait dengan hasil belajar biologi peserta didik untuk Kelas XI. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data (Data Display), Menarik Kesimpulan dan Verifikasi (Conclusion Drawing and Verification). Sampel penelitian berjumlah 839 orang peserta didik yang terdiri dari 6 SMA Kelas XI. Hasil yang didapatkan dari penelitian diperoleh 94,4% peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) di sekolah pertama, 42,36% peserta didik yang mencapai KKM di sekolah kedua, 47,16% peserta didik yang mencapai KKM di sekolah ketiga, 5,26% peserta didik yang mencapai KKM di sekolah keempat,  97,05% yang mencapai KKM di sekolah kelima, dan sekolah keenam dengan 6,81% peserta didik yang mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa banyak peserta didik yang memiliki hasil belajar rendah dan sedikit dari peserta didik yang hasil belajarnya tidak begitu berbeda atau berubah dari pembelajaran tatap muka.
Hubungan Gaya Belajar dan Kompetensi Kognitif Peserta Didik dalam Pembelajaran Biologi Tiwi Ilhami; Ristiono Ristiono
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i3.37325

Abstract

Gaya belajar merupakan cara siswa menerima informasi, mengorganisasikan informasi, dan mengolah informasi selama pembelajaran. Ada tiga macam gaya belajar, yaitu gaya belajar visual (belajar dengan cara melihat), auditorial (belajar dengan cara dominan mendengar) dan kinestetik (belajar dengan cara dominan bergerak, bekerja dan menyentuh). Hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa guru masih jarang menggunakan metode, model, dan media pembelajaran yang bervariasi. Pada saat pembelajaran, setiap siswa tidak memahami gaya belajar (modalitas) yang dimilikinya. Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara gaya belajar siswa dengan model, metode atau media pembelajaran yang digunakan oleh guru sehingga menyebabkan rendahnya kompetensi kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar dengan kompetensi kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan non tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment. Pengujian korelasi dilakukan dengan menggunakan rumus t untuk mengetahui apakah koefisien korelasi tersebut signifikan atau tidak. Analisis persentase kontribusi pengaruh gaya belajar siswa terhadap kompetensi kognitif siswa dianalisis dengan menggunakan koefisien determinan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dalam pembelajaran biologi dengan kompetensi kognitif siswa. Gaya belajar yang dominan adalah gaya belajar visual, kemudian gaya belajar kinestetik dan yang paling sedikit adalah gaya belajar auditori. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dalam pembelajaran biologi dengan kompetensi kognitif siswa.
Identifikasi Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Siswa yang Pembelajarannya dalam Jaringan (Daring) Kelas XI Feni Klara; Ristiono Ristiono
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i3.38819

Abstract

Adanya wabah pandemi  covid-29 memberikan dampak bagi pendidikan. banyak dari siswa mengeluhkan, saat berlangsungnya pembelajaran daring terjadi beberapa kekurangan serta berbagai kesulitan siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa dalam mata pelajaran biologi kelas IX. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif . Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas IX. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah dengan menyebar angket menggunakan aplikasi google formulir, angket berisikan 30 butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukan kesulitan pembelajaran daring yang dialami oleh siswa adalah kendala teknis berupa jaringan yang tidak stabil, siswa yang tidak fokus ketika guru menjelaskan, kesultan ini dapat berkurang apabila stake holder berperan penting dalam memfasilitasi siswa dalam pembelajaran daring kemudian menjadi fasilitator untuk siswa terutama orang tua yang paling dekat dengan siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi awal mengenai faktor penyebab kesulitan belajar siswa, sehingga untuk pembelajaran selanjutnya dapat ditemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh siswa dan guru serta pemerintah dapat mengantisipasi hal apapun yang dapat menghambat proses pembelajaran daring.
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa yang Diajar Dengan Model Problem Based Learning dan Discovery Learning Surya Elita Pasaribu; Helendra Helendra; Ristiono Ristiono; Yusni Atifah
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28918

Abstract

Berpikir kritis adalah kemampuan menalar seseorang dalam menilai, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan ilmiah. Berpikir kritis merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan dalam implementasi Kurikulum 2013 dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat digunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa di SMPN 5 Panyabungan belum menerapkan penilaian kemampuan berpikir kritis siswa dan cenderung menggunakan model pembelajaran yang monoton sehingga minat peserta didik dalam mengikuti kagiatan belajar masih rendah, yang dimana tergambar dari nilai rata-rata ujian akhir peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian The Statistic Group Comparison yang dimodifikasi karena tidak menggunakan kelas kontrol, tetapi menggunakan dua kelas sampel yaitu Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak dua kelas berdasarkan selisih nilai rata-rata terkecil. Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II ditentukan secara acak. Kemudian diperoleh VIII1 sebagai Kelas Eksperimen I dan VIII2 sebagai Kelas Eksperimen II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Kelas Eksperimen I yang menggunakan model Problem Based Learning memiliki nilai rata-rata 77,9 dan Kelas Eksperimen II yang menggunakan model Discovery Learning memiliki nilai rata-rata 63,3.
STUDENT NEEDS FOR INTERACTIVE MEDIA ABOUT HUMAN DIGESTIVE SYSTEM IN SENIOR HIGH SCHOOL Yola Agustina; Ristiono Ristiono; Ranti Kumalasari
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 7, No 2 (2022): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v7i2.11870

Abstract

The material for the human digestive system is difficult for students to understand, so it requires media that can clarify the material. Limited instructional media at SMAN 1 Tanjung Mutiara has not supported learning on the material. The solution to this problem is to create interactive instructional media. This study aims to identify the needs of students for interactive learning media that developed by Macromedia Flash about human digestive system in senior high school. This type of research is descriptive quantitative. The way to collect data was done trhough distributing questionnaires to students and interviewing one biology teacher. The result revealed that students had difficulty in understanding biology, about the human digestive system material. Because the teaching material were less attractive, the material was too complicated, too many terms were difficult, and they assumed that this material was abstract. Therefore, we need an interactive learning media that is able to help students to understand the learning material.
Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Biologi Tentang Materi Difusi Dan Osmosis Untuk Peserta Didik Kelas XI SMA Yesi Putri Utami; Ristiono Ristiono
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v7i2.583

Abstract

Biology learning is learning that is not just memorizing, but is learning that requires a high understanding and also requires practicum to strengthen theory. So we need a practical guide that can help students carry out practicum independently and improve students' science process skills. One of these guidelines is in the form of a Biology practicum manual which is specifically designed for practical activities. This study aims to develop a Biology Practicum Guidebook on Diffusion and Osmosis Materials for Class XI High School Students that is valid and practical. The development of this Biology practicum guide uses three stages of 4-D models, namely define, design, and develop. The object of this research is the Biology Practicum Guidebook on Diffusion and Osmosis Materials for Class XI High School Students. This Biology practicum guide was validated by 2 Biology Department lecturers, FMIPA UNP and 1 Biology teacher at SMAN 1 Luhak Nan Duo, then a practicality test was carried out by 1 Biology teacher and 30 students in Class XI MIPA SMAN 1 Luhak Nan Duo. The validation results of the developed Biology Practicum Guidebook show an average value of 87.51 with a very valid category. The results of the practicality test of the Biology Practicum Guidebook showed an average score of 92.67 from Biology teachers in the very practical category and 82.53 from students in the very practical category
Validitas Media Presentasi Menggunakan Microsoft Sway Bermuatan Pendekatan Kontekstual tentang Materi Keanekaragaman Hayati Selviza Selviza; Relsas Yogica; Ristiono Ristiono; Ganda Hijrah Selaras
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.264 KB) | DOI: 10.31004/jote.v4i1.6314

Abstract

Media presentasi sudah banyak diketahui khususnya pada bidang pendidikan, semakin berkembangnya teknologi khususnya internet yang berkembang sangat cepat maka media pembelajaran berbasis web banyak sekali berkembang dan dapat digunakan, satu diantaranya adalah media presentasi microsoft sway.Tujuan dalam penelitian ini yaitu menghasilkan media presentasi menggunakan microsoft sway bermuatan pendekatan kontekstual tentang materi keanekaragaman hayati yang valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D), model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement dan Evaluate). Namun penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap Develop. Pengambilan data penelitian ini adalah data primer berupa data yang didapat secara langsung melalui pemberian instrumen berupa angket validasi. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil rata-rata nilai validasi sebesar 94,50% dengan kriteria sangat valid yang telah memenuhi aspek kelayakan isi, aspek kebahasaan, aspek penyajian, dan aspek kegrafikaan. Maka dari itu disimpulkan, bahwa media presentasi menggunakan microsoft sway bermuatan pendekatan kontekstual tentang materi keanekaragaman hayati untuk peserta didik SMA yang dikembangkan dinyatakan valid.
Analisis Kebutuhan LKPD Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing Berbantu Teka-teki Silang pada Materi Vertebrata untuk Peserta Didik SMA Alfionita Anggraini; Ristiono Ristiono; Ardi Ardi; Relsas Yogica
FONDATIA Vol 6 No 4 (2022): DESEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v6i4.2363

Abstract

The study aims to identify the needs of students for the LKPD practicum as a guide book in pratical activities. As well as addressing problems in the selection of learning media in accordance with the learning activities carried out. The method used in this research is descriptive method with quantitative and qualitative approaches. Data collection techniques through interviews and distributing questionnaires to a biology teacher who teaches in class X and 28 students in class X IPA 3 SMAN 1 VII Koto Sungai Sarik. The results of interviews and the distribution questionnaires found that teachers have not carried out practical activities in the teaching and learning process, teachers only use the literature study method as a substitute for practical activities. So that students cannot clearly describe what is obtained from the material being taught. So it can be concluded from this research that there is a need for a guided inquiry based practicum worksheet with the help of crossword puzzles on vertebrate material as a guide book for practicum activities and new innovations from previous teaching materials.
Colored Biological Comic with Pictorial Mind Map on Material Human Circulation System to Increase Reading Interest of Junior High School Student Adilah Yuan Nofista; Ristiono Ristiono
Bioeducation Journal Vol 6 No 2 (2022): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v6i2.170

Abstract

The problem of this research is less interest of reading about human circulation system in Junior High School. Based on the observation, students has problem to understand tough topic. The purpose of this research is how to develop a colored biological comic with pictorial mind map and increase learning motivation about human circulation system for Junior High School. This research has been developed by using 3 stages of 4D models, that is define stage by defining the terms of learning using the curriculum, design stage by designing prototype of biological comic which designed with hybrid method using manual tools and Adobe Photoshop CS6, and develop stage that aims to produce a valid and practical biological comic with validity test by 3 validators and practicality test by 1 biology teacher and 25 student in VIII.A of Pembangunan Junior High School. The result of this research obtained by validity and practicality test to the comic. The average of validity value is 92.88% with very valid criteria. The average of practicality test by teacher is 95.14% with very practical criteria and by students is 88.40% with practical criteria. This research shows this biological comic result is categorized by very valid and practical to use by teachers and students in teaching and learning.