Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Lanjutan Optimalisasi Pendampingan Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik Tertolak (Plastik LDPE) Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Oktavia, ST., MT, Chica; Amran, Yusuf; Kurniawan, Septyanto; Iskandar, Dadang; Sriharyani, Leni; Prawati, Eri; Rolia, Eva; Hadijah, Ida; Putri, Feby Aristia
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3703

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari segi lingkungan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menginspirasi dan mendorong terciptanya inovasi-inovasi lain dalam pengelolaan limbah plastik yang lebih luas di masa depan. Kondisi saat ini penyuluhan mengenai solusi pengolahan sampah domestik baik organik maupun non organik tingkat rumah tangga masih mengalami kendala baik terkait biaya maupun tim yang memiliki kapasitas dalam melakukan sharing knowledge mengenai pengolahan sampah tersebut. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan upaya pendampingan lanjutan untuk membantu para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam mengoptimalkan proses produksi paving block berbahan limbah plastik ini. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktek serta pendampingan pengembangan teknologi. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai sifat fisik dan mekanis paving block, pemilihan bahan baku utama dan tambahan serta pengetahuan dan keterampilan teknis terkait pembuatan paving block berbahan baku limbah plastik LDPE, termasuk konsultasi mengenai jenis sampah plastik yang dapat diolah, pada tahapan praktek, dilakukan praktek dan simulasi pembuatan sampel/contoh paving block, sedangkan pada tahap pendampingan dan pengembangan teknologi, narasumber memberikan bimbingan teknis lanjutan untuk mengoptimalkan penggunaan mesin dan teknologi dalam produksi paving block. Ini termasuk pemilihan alat yang tepat, pengaturan mesin, dan metode produksi yang efisien. Masyarakat setempat, khususnya anggota Karang Taruna, telah terlatih dalam pembuatan paving block berbahan dasar limbah plastik LDPE. Ini meliputi pengetahuan tentang pengolahan limbah, pencampuran bahan, hingga pencetakan paving block yang siap pakai. Limbah plastik jenis LDPE (Low-Density Polyethylene) yang sebelumnya mencemari lingkungan kini dimanfaatkan sebagai bahan baku utama dalam produksi paving block, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik HDPE Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Iskandar, Dadang; Kurniawan, Septyanto; Amran, Yusuf; Oktavia, Chica; Sriharyani, Leni; Prawati, Eri; Rolia, Eva; Hadijah, Ida; Putri, Feby Aristia; Permana, Arif Wahyu
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3515

Abstract

Karang Taruna dan bank sampah Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro merupakan salah satu Karang Taruna dan bank sampah yang telah melaksanakan program 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sesuai dengan Peraturan Pemerintahan No 81 Tahun 2012 hal ini berlaku untuk pengolahan sampah domestik (Rumah Tangga) maupun no-domestik (industri) baik kategori organik maupun non-organik. Sudah banyak prestasi yang diperoleh oleh Karang Taruna Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro, salah satunya adalah berhasil mewakili Kota Metro pada lomba desa tingkat Provinsi Lampung dimana karang taruna ini bekerjasama dengan bank sampah Mutiara 21 yang berada di Kelurahan Yosodadi Kota Metro dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro dalam pengembangan dan pemanfaatan limbah plastik jenis  HDPE yang dimanfaatkan sebagai bahan baku utama pembuatan paving block .Permasalahan dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah sampah plastik jenis HDPE yang dapat membantu masyarakat khususnya Kelurahan Yosodadi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat baik berupa edukasi maupun ekonomi.Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktek serta pendampingan pengembangan teknologi. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai sifat fisik dan mekanis paving block, pemilihan bahan baku utama dan tambahan,  termasuk konsultasi mengenai jenis sampah plastik yang dapat diolah, pada tahapan praktek, dilakukan praktek dan simulasi pembuatan sampel/contoh paving block, sedangkan padas tahap pendampingan dan pengembangan teknologi, nara sumber memberikan pemahaman terkait parameter dan standar mutu paving block serta pemaparan data-data hasil pengujian sifat fisik dan mekanis paving block di laboratorium. Kegiatan pengabdian masyarakat di karang taruna dan bank sampah mutiara 21 Kelurahan Yosodadi berlangsung dengan lancar dan memberikan hasil yang baik dan memuaskan. Antusiasme warga dalam sharing knowledge dan praktek menjadi tolak ukur keberhasilan kegiatan ini.
KAJIAN EFEKTIFITAS JALUR SEPEDA DENGAN METODE BICYCLE LEVEL OF SERVICE (BLOS) TAMAN MERDEKA KOTA METRO Kurniawan, Septyanto; Pratama*, Ekki Okta; Sriharyani, Leni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v14i2.4189

Abstract

Perkembangan transportasi ramah lingkungan seperti bersepeda menuntut tersedianya infrastruktur yang aman dan nyaman. Di Kota Metro, khususnya kawasan Taman Merdeka, jalur sepeda belum optimal dan sering tumpang tindih dengan kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pelayanan jalur sepeda menggunakan metode Bicycle Level of Service (BLOS), yang mempertimbangkan faktor volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, persentase kendaraan berat, kondisi perkerasan, dan lebar jalan. Penelitian dilakukan di lima ruas jalan utama sekitar Taman Merdeka. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar jalur sepeda berada pada peringkat D, mengindikasikan kondisi kurang hingga tidak layak bagi pesepeda. Hal ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan, serta kurangnya perlindungan fisik pada jalur sepeda. Kesimpulannya, jalur sepeda di kawasan ini memerlukan perbaikan signifikan agar dapat mendukung transportasi berkelanjutan dan meningkatkan keselamatan pesepeda.
TINGKAT KESELAMATAN PENYEBERANGAN MENGGUNAKAN PEDESTRIAN RISK INDEX (PRI) DI JALAN AH. NASUTION KOTA METRO Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto; Suwandi, Adelia
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v14i2.4186

Abstract

Ruas Jalan AH Nasution merupakan salah satu ruas jalan yang berada di kota Metro. Jalan ini memiliki tipe 2/2 UD dan merupakan jalan arteri, penghubung antara Kota Metro dengan Kabupetan Lampung Timur dan Lampung Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselamatan penyeberangan pejalan kaki di Jalan AH Nasution Kota Metro dengan menggunakan metode Pedestrian Risk Index (PRI). Survei dilakukan secara langsung selama tujuh hari pada pagi, siang dan sore hari untuk memperoleh data primer seperti waktu tempuh kendaraan dan pejalan kaki, jarak konflik serta jenis penyeberangan. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung terhadap penyeberangan pejalan kaki dan kendaraan yang melintas, dengan membagi waktu (pagi, siang, sore) dan jenis penyeberangan (tunggal dan kelompok). Pengolahan data dilakukan dengan menghitung nilai TTCv (Time to Collision of Vehicle), TTCp (Time to Collision of Pedestrian), Ts (Time to Stop), dan Vimpact (kecepatan tabrakan) sebagai dasar perhitungan PRI. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Pedestrian Risk Index (PRI) tertinggi berdasarkan waktu penyeberangan terjadi pada hari Kamis pagi sebesar 1372.49, siang sebesar 960.30 dan sore sebesar 1085.55. Sementara itu, penyeberangan tunggal tertinggi terjadi pada hari Kamis dengan PRI sebesar 2327.35 dan penyeberangan berkelompok tertinggi juga pada hari Kamis dengan PRI sebesar 529.79. Penyeberangan kelompok jauh lebih aman dibandingkan penyeberangan tunggal
PENGARUH CAMPURAN ASPAL LAPIS AUS (AC – WC) MENGGUNAKAN LIMBAH ABU BATU BARA SEBAGAI BAHAN FILLER Sevani Reza Hanggara; Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8936

Abstract

Indonesia dengan kelimpahan hasil alamnya terutama dari pertambangan batu bara yang merupakan salah satu material yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar dalam suatu pembangkit listik tenaga uap (PLTU). Setiap proses pembakaran batu bara menghasilkan sekitar 5% limbah padat berupa abu (fly ash dan bottom ash), dimana sekitar 10- 20% merupakan bottom ash dan sekitar 80-90% dari total abu yang dihasilkan adalah fly ash.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh limbah abu batu bara sebagai bahan filler pada campuran aspal lapis aus (AC – WC). Penelitian ini menggunakan uji marshall, untuk penelitian pengaruh campuran aspal lapis aus (AC – WC) menggunakan filler limbah abu baru bara dengan variasi campuran filler 0%, 2 %, 4%, 5%, 8%,10%, dengan kadar aspal shell pen 60/70, 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, 7,0% masing – masing kadar filler dan kadar aspal menghasilkan nilai yang berbeda – beda. Di dapat KAO 5,7%, 5,8%, 5,5%, 5,6%, 6,0%, 6,2%. Dari hasil penelitian nilai yang di ambil KAO dan filler untuk memenuhi spesifikasi bina marga 2018 revisi 2 yaitu filler fly ash 2% dan KAO 5,80%. Hasil dari variasi campuran filler 2% menggunakan fly ash dengan nilai uji density dan mashall didapat nilai VIM 3,94%, VMA 16,35%, VFB 74,77%, Stabilitas 1010,3 kg, Flow 3,30 mm, dan MQ 306,15 kg/mm. Dapat memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018.
KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP PEMANFAATAN TROTOAR TAMAN MERDEKA DAN TAMAN KI HAJAR DEWANTARA KOTA METRO aditya Maulana, kevin; Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2024): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v5i1.6222

Abstract

Kota Metro merupakan kota pendidikan, sehingga perlu adanya perhatian dalam penataan ruang kota. Salah satu dukungan yang dapat diberikan adalah penyediaan jalur pedestrian. Trotoar banyak dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang bersifat nonpermanen, pedagang kaki lima, bahkan parkir motor. Berdasarkan uraian diatas maka penulis akan melakukan penelitian tentang kenyamanan pejalan kaki terhadap pemanfaatan trotoar di Taman Merdeka dan Taman Ki Hajar Dewantara. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis skoring. Metode skoring adalah suatu metode pemberian skor atau nilai terhadap masing-masing value parameter untuk menentukan tingkat kemampuannya. Jalur pedestrian Taman Merdeka memiliki tingkat kenyamanan sebesar 77,51%. Persentase tersebut menunjukan bahwa jalur pedestrian Taman Merdeka nyaman bagi pejalan kaki. Sedangkan jalur pedestrian Taman Ki Hajar Dewantara memiliki tingkat kenyamanan sebesar 59,82%. Persentase tersebut menunjukan bahwa Jalur Pedestrian Taman Ki Hajar Dewantara kurang nyaman bagi pejalan kaki. Secara keseluruhan jalur pedestrian sudah baik. Namun penambahan bollard pada jalur pedestrian dapat memberikan kesan yang lebih indah pada jalur pedestrian Taman Merdeka. Sedangkan jalur pedestrian Taman Ki Hajar Dewantara kurang nyaman bagi pejalan kaki. Saran yang dapat diberikan kepada pemerintah setempat adalah penertiban PKL, merehab trotoar, penambahan RTH, penambahan tempat sampah, penambahan bollard, penambahan tempat beristirahat dan lampu penerangan.
KARAKTERISTIK LALU LINTASJALAN KI HAJAR DEWANTARA KOTA METRO Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3399

Abstract

Ruas Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Metro merupakan kawasan pusat pendidikan . Jalan ini mempunyai tipe 2/2 UD yakni jalan dengan 2 lajur 2 arah tanpa median. Pada ruas jalan ini volume lalu lintas pada jam puncak pagi dan sore sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh aktivitas sekolah mulai dari taman kanak-kanak hingga  perguruan tingggi. Kecepatan kendaraan menjadi menurun saat jam puncak, sehingga ruas jalan ini mengalami kepadatan lalu lintas.     Metode yang digunakan pada penelitian adalah ini adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan  survei traffic counting, survei hambatan samping, survei kecepatan kendaraan dan survei geometrik jalan.Berdasarkan Hasil analisis dan perhitungan didapatkan: Nilai korelasi antara kepadatan dan  arus adalah 0,988 termasuk dalam kategori sangat kuat. Nilai koefisien determinasi 0,974 atau 97,4 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 185,6158 + 13,6325x. Nilai korelasi antara kepadatan dan kecepatan adalah 0,845 termasuk dalam kategori sangat kuat. Nilai koefisien determinasi 0,686 atau 68,6 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 22,2076 - 0,0915 x. Nilai korelasi antara arus dan kecepatan adalah 0,772 termasuk dalam kategori kuat. Nilai koefisien determinasi 0,555 atau 55,5 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 22,9507 - 0,006 x. Pada kondisi eksisting pukul 07.00 – 08.00 arus lalu lintas 1170 smp/jam, kapasitas 2499,336 smp/jam, derajat kejenuhan 0,468, dengan tingkat pelayanan C. Kinerja ruas jalan semakin memburuk seiring dengan bertambahnya kendaraan yang melintas saat jam sibuk. Tetapi saat jam tidak sibuk derajat kejenuhannya 0,191 dengan tingkat pelayanan A
PEMANFAATAN DRUM PLASTIK BEKAS UNTUK PEMBUATAN SEPTICTANK MURAH DAN EKONOMIS DESA BUMIHARJO KECAMATAN BATANGHARI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR SRIHARYANI, LENI
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i1.223

Abstract

Dusun Bumi Agung Desa Bumiharjo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Dari survei lokasi awal menunjukkan bahwa ada beberapa masyarakat di desa tersebut belum memiliki sarana sanitasi yang baik. Kebiasaan masyarakat membuang tinja di halaman kosong belakang rumah pada jamban tradisional/WC cemplung masih dilakukan. Selain polusi udara akibat bau dari kotoran tinja, BABS juga dapat mencemari air sumur yang biasa di konsumsi oleh warga. Pengetahuan warga tentang septictank murah dan ekonomis sangat terbatas dan minim sekali. Oleh sebab itu harus dilakukan upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dengan melakukan pembuatan septicktank murah dan ekonomis. Drum plastik bekas yang berfungsi sebagai septictank bersifat kedap air, sehingga limbah nya tidak lagi mencemari lingkungan. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan warga tentang septictank murah dan ekonomis, (2) mengenalkan konstruksi septictank murah dan ekonomis, (3) meningkatkan keterampilan warga dalam membuat septictank murah dan ekonomis, 4) menerapkan perilaku hidup sehat dengan tidak BABS. Digunakan beberapa metode untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan ini, diantaranya adalah Metode Ceramah dan Pelatihan. Metode ceramah untuk menjelaskan tentang pemanfaatan drum plastik bekas untuk pembuatan septictank. Pelatihan untuk mempraktekkan cara pembuatan septictank murah dan ekonomis. Kegiatan pengabdian di desa Bumiharjo berhasil dengan baik dan lancar, dapat terlihat dari kemampuan warga dalam penguasan materi yang diberikan, serta kemampuan ketrampilan dalam pembuatan septictank murah dan ekonomis. Warga sangat antusias untuk menerapkan teknologi ini. Hendaknya kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai saat ini saja, harus ada pendampingan dari berbagai pihak secara rutin terhadap warga, supaya warga tidak lagi BABS dan dapat membuat sendiri septictank yang murah sehingga kesadaran warga tentang kesehatan dan kebersihan semakin meningkat dan warga lebih peduli dengan lingkungan sekitar.
KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA RUAS JALAN PEMUDA-HAYAM WURUK-KAMBOJA KOTA BANDAR LAMPUNG Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto; Setiowati, Emilia Dwi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4760

Abstract

Simpang tak bersinyal sering  menimbulkan konflik lalu lintas, khususnya pada kawasan dengan aktivitas tinggi. Penelitian ini menganalisis kinerja simpang tak bersinyal di ruas Jalan Pemuda–Hayam Wuruk–Kamboja, Kota Bandar Lampung menggunakan MKJI 1997 dengan parameter kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Data diperoleh melalui survei geometrik dan volume lalu lintas selama tujuh hari pada tiga periode jam puncak. Hasil analisis menunjukkan kinerja terpadat pada periode sore, pukul 17.00-18.00 WIB dengan kapasitas (C)  2.125,800 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) 0,703, tundaan simpang (D) 11,773 det/smp, dan peluang antrian (QP%) 20,142%–40,962%. Dengan DS < 0,75, tingkat pelayanan termasuk kategori C, artinya simpang masih mampu menampung arus lalu lintas. Perlintasan sebidang  kereta api dekat simpang diperoleh tundaan terlama 10,34 det/kend dan panjang antrian 150 meter, jarak sisa dari panjang antrian terakhir menuju simpang sekitar 0–20 meter menunjukkan simpang berada pada kategori pengaruh tinggi akibat keberadaan perlintasan sebidang kereta api
EFEKTIVITAS RAMBU LALU LINTAS TERHADAP KEPATUHAN PENGENDARA DI SIMPANG RANDU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Khotimah, Khusnul; Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4763

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya pelanggaran lalu lintas dan rendahnya kepatuhan pengendara terhadap rambu di Simpang Randu, Kabupaten Lampung Tengah, yang menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi rambu dan marka jalan, menganalisis tingkat kepatuhan dan pemahaman masyarakat, serta mengevaluasi pengaruh kepadatan lalu lintas terhadap efektivitas rambu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi, survei volume lalu lintas, dan kuesioner kepada pengendara. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Variabel bebas meliputi kejelasan rambu (X₁), keterlihatan (X₂), kondisi fisik (X₃), dan kesesuaian lokasi (X₄), sedangkan variabel terikat adalah kepatuhan pengendara (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan, dengan persamaan regresi Y = 11,677 + 0,534X, nilai korelasi (R) = 0,621, dan koefisien determinasi (R²) = 0,386. Artinya, efektivitas rambu menjelaskan 38,6% variasi kepatuhan, sedangkan 61,4% dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menghasilkan nilai 0,000 < 0,05, menegaskan adanya pengaruh yang signifikan. Sementara itu, hasil survei lalu lintas menurut PKJI 2014 menunjukkan derajat kejenuhan simpang mendekati batas ideal, dengan pelayanan menurun pada jam sibuk. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik efektivitas rambu lalu lintas dilihat dari kejelasan, keterlihatan, kondisi fisik, dan lokasi pemasangan semakin tinggi pula kepatuhan pengendara. Namun, keberhasilan pengendalian lalu lintas tetap memerlukan dukungan berupa penegakan hukum, pemeliharaan rambu secara rutin, serta edukasi masyarakat guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas