Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Antenatal Nety Mawarda Hatmanti; Rusdianingseh Rusdianingseh; Yurike Septianingrum; Siti Maimunah
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 2 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i2.6460

Abstract

Anxiety during pregnancy is something that can happen to every mother and is a natural thing. As a health worker, of course looking for the cause of anxiety will be very important to determine the next action or step to overcome the anxiety that occurs. The purpose of this study was to analyze self-efficacy, parity and age at marriage on the anxiety of pregnant women.This study uses a cross-sectional technique, the independent variables are self-efficacy, parity and age at marriage. The dependent variable is anxiety in pregnant women. Total population of 139 pregnant women, with simple random sampling technique obtained a sample of 103 pregnant women.The results of the study were that most of the pregnant women (82.5%) were in the age range 20 years, most (61.2%) had a secondary education level and most (70.9%) did not work. Using the Pearson Correlation test (product moment correlation) and multiple linear regression, it was found that parity (0.007) and self-efficacy (0.041) were weakly related to anxiety in pregnant women and parity variable (-0.214) was the most influential on anxiety during pregnancy. .There is a need for comprehensive education and counseling for couples of childbearing age to manage the distance between pregnancies and the number of children, to reduce maternal anxiety during pregnancy.
PENGALAMAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 TENTANG IMPLEMENTASI PROLANIS BPJS KESEHATAN Nety Mawarda Hatmanti; Rusdianingseh R
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1859

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis disebut sebagai pengelolaan penyakit kronis yang di dalamnya terdapat penyakit Diabetes mellitus dan hipertensi pada penderita yang merupakan peserta BPJS Kesehatan untuk mencegah terjadinya komplikasi, meningkatkan kualitas hidup dan melakukan pembiayaan jaminan kesehatan yang efektif dan efisien. Penelitian mempunyai tujuan mengetahui arti dan makna tentang pengalaman pasien Diabetes mellitus tipe 2 terhadap pelaksanaan kegiatan Prolanis BPJS yang selama ini sudah dijalani. Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dengan tehnik wawancara mendalam kepada tujuh partisipan. Data yang terkumpul berupa rekaman hasil wawancara dan catatan saat di lapangan. Hasil transkrip verbatim dianalisis dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian yaitu menghasilkan tujuh tema diantaranya pemahaman partisipan tentang Prolanis BPJS, respon fisik terhadap Prolanis BPJS kesehatan, respon psikososial terhadap Prolanis BPJS kesehatan, penyesuaian jadwal partisipan, kesulitan partisipan dalam pelaksanaan kegiatan prolanis BPJS kesehatan, dukungan keluarga terhadap partisipan dalam prolanis BPJS kesehatan dan dukungan tenaga kesehatan (pelayanan keperawatan).Kata Kunci: Pengalaman, diabetes mellitus tipe 2, BPJS Prolanis
PENGALAMAN RESPON KLIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KELURAHAN SRENGSENG SAWAH JAKARTA SELATAN Rusdianingseh R
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 1 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v10i1.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti dan makna pengalaman respon klien dalam mengendalikan penyakitnya. Desain penelitian ini menggunakan fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui deep interview atau wawancara mendalam. Partisipan dalam penelitian ini adalah klien diabetes mellitus tipe 2 sejak minimal 2 tahun terakhir. Data yang dikumpulkan berupa rekaman wawancara dan catatan lapangan. Hasil wawancara dibuat transkrip verbatim dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Penelitian mengidentifikasi 2 tema yaitu  respon fisik terhadap DM dan respon psikososial terhadap DM. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program peningkatan pengetahuan dan keterampilan klien diabetes mellitus tipe 2 dalam perawatan respon fisik dan psikososial yang dihadapi. Kata kunci: Pengalaman, DM tipe 2, Respon
PENGALAMAN SANTRIWATI DALAM MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI SAAT MENSTRUASI Rusdianingseh Rusdianingseh; Nety Mawarda Hatmanti
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 2 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v11i2.2956

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu wahana pendidikan yang sering mengalami masalah kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Pendidikan pesantren semakin berkembang, dan masalah kesehatan pun semakin kompleks. Salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus adalah masalah kesehatan reproduksi saat menstruasi pada santriwati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti dan makna pengalaman santriwati dalam menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap sepuluh partisipan. Hasil data yang dikumpulkan berupa rekaman wawancara dan catatan lapangan dari partisipan yang berupa transkrip verbatim dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian ini berupa 6 (enam) tema yaitu pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan menstruasi, respon fisik dan respon psikis saat menstruasi, terapi medis. Kesulitan menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi serta dukungan pengasuh pondok pesantren.
Sosialisasi Dukungan Keluarga Penderita DM Bersama Kader Laskar Gertak Kita di Kebonsari Surabaya Rusdianingseh Rusdianingseh; Siti Maimunah; R. Khairiyatul Afiyah; Siti Damawiyah; M. Khafid; Didik Dwi Winarno
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7481

Abstract

ABSTRAK Diabetes merupakan penyakit kronik yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang baik farmakologi maupun nonfarmakologi. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi adalah dukungan keluarga yang sangat bermanfaat untuk membantu penderita menstabilkan kadar gula darah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang pentingnya dukungan keluarga penderita DM. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian pendidikan kesehatan terkait dukungan keluarga untuk penderita DM dan review ketrampilan kader kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat. Media yang digunakan adalah lembar balik. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader sebesar 50%. Edukasi melalui media lembar balik merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan promosi kesehatan. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kader, Lembar Balik  ABSTRACT Diabetes is a chronic disease that requires long-term management, both pharmacological and non-pharmacological. One of the non-pharmacological management is family support which is very useful to help patients stabilize blood sugar levels. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of cadres about the importance of family support for people with DM. The method used in this community service activity is the provision of health education related to family support for DM sufferers and reviewing the skills of health cadres in providing health education to the community. The media used is a flipchart. The result of this community service activity is an increase in the knowledge and skills of cadres by 50%. Education through flipchart media is one way to increase the knowledge and skills of cadres in providing health promotion. Keywords: Family Support, Cadres, Flipchart
Persalinan Aman dan Bayi Lahir Sehat Melalui Edukasi Tentang Kehamilan Risiko Tinggi serta Perawatannya di Masa Kehamilan R. Khairiyatul Afiyah; Farida Umamah; Rusdianingseh Rusdianingseh; Fariska Zata Amani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1017

Abstract

Ibu dengan Kehamilan risiko tinggi adalah ibu hamil yang mempunyai risiko atau bahaya yang lebih besar pada kehamilan/persalinan dibandingkan dengan kehamilan atau persalinan normal. Kondisi ini bisa disebabkan karena komplikasi saat kehamilan namun bisa juga disebabkan oleh suatu kondisi medis yang sudah ibu miliki sejak sebelum hamil. Kehamilan risiko tinggi merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian. Tujuan kegiatan ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang kehamilan risiko tinggi serta perawatannya, Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah model edukasi dan memberikan keterampilan kepada kader, ibu hamil dan keluarga dan setelah satu bulan dievaluasi hasil pre dan post pemberian edukasi. Hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil p value < 0,05 yang berarti ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan pre dan post pemberian edukasi dan keterampilan. Hasil dari kegiatan didapatkan bahwa pengetahuan dan keterampilan tentang kehamilan risiko tinggi serta perawatannya pada kader, ibu hamil dan keluarga sebelum diberikan intervensi 37% kurang, 14,8% cukup. Hasil post pemberian edukasi dan keterampilan didapatkan hasil 18,5% cukup dan 29,6% baik. Pemberian edukasi dan keterampilan tentang perawatan kehamilan risiko tinggi bermanfaat meningkatkan perilaku sehat dalam merawat kehamilan. Pengetahuan merupakan faktor utama dalam merubah perilaku untuk mencapai derajat kesehatan ibu hamil yang optimal dan hal ini sesuai dengan konsep dari Theory Planned of Behavior. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah pemberian edukasi dan keterampilan dapat mempengaruhi perilaku sehat yaitu ibu hamil dan keluarga mampu merawat dirinya selama kehamilan. Keterlibatan keluarga dan kader kesehatan sangat berpengaruh dalam mewujudkan perilaku tersebut dengan cara berkolaborasi dengan baik dengan tim kesehatan. Keterlibatan masyarakat dan keluarga berperan penting dalam mengurangi bahaya kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil dan dukungan petugas kesehatan merupakan kunci keberhasilan mewujudkan keberhasilan program pemerintah dalam mengurangi Angka Kematian Ibu Hamil dan Bayi.
Buku Saku “BERJALAN” sebagai Usaha Preventif Penyebaran Covid-19 Nety Maward Hatmanti; Rusdianingseh Rusdianingseh; Yurike Septianingrum; Siti Maimunah; Siti Nur Hasina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.23 KB)

Abstract

Berbagai usaha dilakukan oleh petugas kesehatan untuk mengurangi sampai mencegah penularan virus Covid-19 di masyarakat. Buku saku “BerJaLan” ini salah satu media edukasi yang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan yang selanjutnya meningkatkan self efficacy masyarakat untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Kegiatan yang dilakukan adalah pendidikan kesehatan (penyuluhan) dan demonstrasi menggunakan media bantu buku saku “BerJaLan” di area padat penduduk yaitu wilayah Karangrejo Wonokromo Surabaya. Topik yang disampaikan dalam buku ini antara lain: berpikir positif, jaga protokol kesehatan dan lakukan pola hidup sehat. Warga Karangrejo Wonokromo Surabaya yang mengikuti kegiatan edukasi dan demonstrasi terlihat sangat antusias untuk tanya jawab dan mempraktikkan materi yang dilaksanakan selama 1 hari. Hasil pembagian kuesioner pre test dan post test yang dilakukan pada 21 responden adalah terdapat peningkatan nilai self efficacy dalam menjalankan upaya preventif dari nilai 39.21 ke nilai 41.19. Hasil post test menunjukkan bahwa pengetahuan warga setelah diberikan edukasi dan demonstrasi sebagian besar (85.71%) berada dalam kategori pengetahuan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi dan demonstrasi dengan media buku saku “BerJaLan” dapat meningkatkan pengetahuan dan self efficacy warga tentang kegiatan preventif dalam penyebaran virus Covid-19. Media ini dapat menjadi salah satu alternative bagi warga untuk meningatkan pengetahuan tentang kegiatan preventif penyebaran virus Covid-19.
Impac Activity Dhikir Terhadap Kecerdasan Spiritual Siswa Di Madrasah Aliyah Al-Muawanah Minggir Candi Sidoarjo Siti Maimunah; Rusdianingseh Rusdianingseh; M. Shodiq; Nunik Purwanti
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the behavior of the students of Madrasah Aliyah, the condition is because the ethics of the children are not in accordance with what is taught in Islamic education at school and the level of SQ is low. Students of Madrasah Aliyah Al-Muawanah Minggir Sidoarjo are aged 15 to 17 years who are included in the category of teenagers. At this time children are now vulnerable to being influenced by the environment, technological and cultural developments that can trigger teenagers to behave deviantly.The effect is that teenagers when studying at school lack discipline, one of which is truancy. being late for school, fighting, untidy clothes, vandalism, garbage problems. To prevent student deviation, it is necessary to have activities to improve ESQ with istighosah.This study aims to find out and examine the dzikir activities on the spiritual intelligence of the students of Madrasah Aliyah Al-Muawanah Minggir Sidoarjo.This research includes comparative research, namely research that compares the existence of one or more variables in two or more variables or different samples or time, the type of data in this study is quantitative, and the measurement scale uses a Likert scale, the paradigm in this study is simple where this study consists of two dependent variable and two independent variables so to compare between the Independent Test Test technique used.The research subjects were 22% of the total 120 students of Madrasah Aliyah Al- Muawanah Minggir Sidoarjo. Data collection techniques using questionnaires, observations, interviews and documentation. While the data analysis technique used is the Independent Test Test in consultation with the r table at a significant level of 5% and 1% to provide an interpretation that the alternative hypothesis is accepted or rejected. The results of this study indicate that there is a positive and significant effectiveness of istighosah activities on the spiritual intelligence of students of Madrasah Aliyah Al- Muawanah Minggir Sidoarjo.
UPAYA MENGURANGI STRES DENGAN METODE TRIPLE T (TASBIH, TAHMID, TAKBIR) TERHADAP LANSIA DI KADER GERTAK KEBONSARI JAMBANGAN SURABAYA Siti Maimunah; Rusdianingseh Rusdianingseh; M. Shodiq; Siti Nur Hasina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12295

Abstract

Stres yang dialami manusia dapat berasal dari berbagai sumber dari dalam diri seseorang, keluarga, dan lingkungan. Bagi orang yang sudah lanjut usia upaya untuk mengurangi stress ini ada beberapa cara yang bisa diterapkan diantaranya terapi tertawa, senam, refleksi, aromaterapi, spiritual. Tujuan pngabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan tetantang pentingnya Triple T sebagai upaya untuk mengurangi stress pada lansia. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi dan pelatihan selama 6 hari kepada kader dan lansia yang mengalami stress. Sebelum diberikan edukasi dan pelatihan tingkat stress lansia rendah sebesar 55% setelah diberikan edukasi dan pelatihan tingkat stress rendah menjadi 90%. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya mengingat tuhan. Sehingga metode triple T (Tasbih, Tahmid, Takbir) bisa dijadikan pengobatan alternatif dalam penurunan stres pada lansia. Lansia diharapkan untuk lebih semangat belajar tentang spiritual dan kegiatan keagamaan dalam upaya meningkat derajat Kesehatan menyeluruh khususnya menurunkan tingkat stress. Lansia diharapkan agar selalu mengamalkan Triple T dalam kehidupan sehari-hari agar diberikan ketenangan mental dan selalu mendekatkan diri dan mengingat Allah SWT.
Metode Triple T (Tasbih,Tahmid,Takbir) Terapi Kesehatan Mental Lansia Di Panti Werdha Kebonsari Wonocolo Surabaya Siti Maimunah; Rusdianingseh Rusdianingseh; Siti Nur Hasina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.909

Abstract

Kesehatan mental sangat berhubungan dengan pikiran akal, dan ingatan. Seperti pelupa, enggan berfikir, sulit mengambil keputusan dengan baik dan bijaksana. Mental yang sehat akan selalu merasa tenang dan bahagia,  mental tidak sehat merasa tidak tenang dalam hatinya. masalah,  bagaimana metode triple T ( Tasbih, Tahmid, Takbir) sebagai metode terapi kesehatan mental lansia di Kader Lansia, tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana  metode triple T sebagai metode terapi kesehatan mental lansia  di Panti Wherda Kebonsari Wonocolo Surabaya. Pendekatan penelitian ini  kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Populasinya semua lansia  dengan jumlah 75,petugas kader lansia 20 orang keseluruhan  95 orang, sampelnya sebanyak 7 orang terdiri dari 2 pembimbing keagamaan, 2 petugas panti, dan 6 perempuan yang sehat secara jasmani dan rohani.  sempel menggunakan teknikpurposive sampling. Hasil analisis bahwa terapi metode treple T dapat dijadikan metode untuk menjaga kesehatan mental lansia. dianjurkan mengamalkan metode triple T secara non formal  harus dilaksanakan  setiap hari oleh para lansia di panti.Bacaan metode triple T. setelah melakukan dzikir lansia dapat mengontrol diri sendiri, tidak suka menghayal, bisa menjalankan aktivitasnya dengan baik dan  positip, dalam pergaulan sesama lansia lainnya tidak mudah marah dan lebih senang mendekatkan diri kepada Allah.