Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Loyalitas Perawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu Atikah Indra Iriani; Ahdun Trigono; Dicky Yulius
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16966

Abstract

Human resource management in an organization is a complex matter. This is evidenced by the phenomenon of increasing employee turnover at Indramayu Mitra Plumbon Hospital, which rose by up to 49% in 2024. The decline in employee performance, lack of initiative, poor coordination among employees, low awareness of work professionalism, and high levels of responsibility reflect issues related to work motivation, workload, work ethic, and work stress—factors that are associated with low nurse loyalty at Mitra Plumbon Hospital. The purpose of this study is to examine the influence of work motivation, workload, work ethic, and work stress on nurse loyalty at Mitra Plumbon Hospital. Data were collected by distributing questionnaires to 110 employees of Mitra Plumbon Hospital using simple random sampling. The findings indicate that the workload at RS Mitra Plumbon is considerably high, leading to burnout and fatigue among nurses. Despite these conditions, nurses remain in their positions as they perceive the profession to be a calling, a noble vocation, and one that yields a broad societal impact. However, the low level of continuance commitment suggests that nurses may consider seeking employment at other hospitals should more attractive opportunities become available.
Analisis Ketidaksesuaian Jumlah Kunjungan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional Dengan Jumlah Berkas Yang Diterima Verifikator Unit Casemix Di RS Tk.IV Cijantung Kesdam Jaya Nur Indah Ayu Setyarini; Ahdun Trigono; Sonya Dewi Wulandari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.9457

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu menjadi indikator keberhasilan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, di RS Tk. IV Cijantung Kesdam Jaya ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah kunjungan pasien JKN dengan jumlah berkas klaim yang diterima oleh unit verifikator casemix. Ketidaksesuaian ini dapat berdampak pada tertundanya pembayaran klaim dan mengganggu kelangsungan layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian tersebut, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi, serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki proses klaim BPJS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2025 dengan tahapan residensi pada tanggal 15 Januari–24 Maret 2025, dilanjutkan kegiatan penelitian pada 28 April–10 Juli 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci dari berbagai unit terkait, seperti pendaftaran, instalasi rawat jalan dan rawat inap, pelayanan medis, serta casemix. Data dianalisis menggunakan pendekatan input-proses-output-dampak (IPOD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian klaim disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu keterbatasan jumlah dan kapasitas SDM administrasi, kesalahan dalam pencatatan dan input data, lemahnya proses validasi internal, kendala teknis pada SIMRS, serta kurangnya komunikasi antarunit. Ketidaktepatan pemahaman terhadap regulasi BPJS yang dinamis juga turut memengaruhi. Kesimpulannya, proses klaim belum berjalan secara optimal dan membutuhkan perbaikan sistemik. Saran yang diajukan meliputi penguatan kapasitas SDM, peningkatan koordinasi antarunit melalui forum evaluasi rutin, serta penyusunan pedoman tertulis terkait regulasi dan alur klaim BPJS. Rumah sakit juga disarankan membentuk tim validasi lintas unit untuk menjamin akurasi berkas sebelum dikirim ke BPJS.
Pengaruh Implementasi Budaya Keselamatan Pasien terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap Rizka Aroza; Alih Germas Kodyat; Ahdun Trigono
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.445

Abstract

ABSTRAK Pembentukan komite mutu rumah sakit dan penerapan budaya keselamatan pasien melalui langkah strategis sesuai regulasi nasional merupakan fondasi penting dalam meningkatkan mutu layanan, mencegah kejadian tidak diharapkan, dan memperkuat kinerja organisasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi budaya keselamatan pasien terhadap kinerja perawat di Unit Rawat Inap RS Tk III Dr. Bratanata. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 132 perawat sebagai responden. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner budaya keselamatan pasien dan kinerja perawat, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan metode regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat budaya keselamatan pasien berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 74,7. Regresi linear sederhana menunjukkan bahwa seluruh dimensi budaya keselamatan meliputi komunikasi, pelaporan insiden, respons terhadap kesalahan, pembelajaran memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja perawat (p < 0,05). Budaya keselamatan juga terbukti mendorong peningkatan jumlah pelaporan insiden secara sukarela, sebagai indikator partisipasi aktif dalam menjaga mutu layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi budaya keselamatan pasien berpengaruh nyata terhadap peningkatan kinerja perawat di unit rawat inap, dengan pelaporan insiden sebagai elemen yang paling terlihat. Sepuluh aspek budaya keselamatan dapat menjelaskan 26,4% variasi dalam kinerja. Diperlukan upaya manajerial dalam mendukung komunikasi terbuka, sistem pelaporan yang aman, serta pembinaan berkelanjutan agar budaya keselamatan dapat tertanam secara sistemik.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pending Klaim BPJS Terhadap Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Umum Islam Madinah Kasembon Yusuf Aditya Rachman; Ahdun Trigono; Enrico Adhitya Rinaldi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i4.8922

Abstract

Peningkatan pending klaim BPJS pada rumah sakit menandakan suatu masalah pada sistem rumah sakit sehingga turunnya kualitas layanan rumah sakit itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji sejumlah faktor pengaruh pending klaim BPJS terhadap kualitas pelayanan rumah sakit umum Islam Madinah Kasembon. Metode kuantitatif melalui pendekatan asosiatif diterapkan pada peneltian ini dengan mengikutsertakan 140 pegawai RSUI Madinah Kasembon. Data diambil melalui kuesioner dan dianalisis melalui pendekatan SEM (Structural Equation Model) mempergunakan Partial Least Square (SmartPLS). Hasil penelitian membuktikan bahwasanya sarana dan prasarana serta pelatihan kerja berpengaruh negatif terhadap pending klaim BPJS. Sedangkan beban kerja berpengaruh positif terhadap pending klaim BPJS di RSUI Madinah Kasembon. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana yang memadadai serta pelatihan kerja yang kurang efektif dapat meningkatkan pending klaim BPJS. Sedangkan pengurangan beban kerja yang berlebih dapat menurunkan tingkat pending klaim BPJS. Tingkat pending klaim BPJS yang tinggi menandakan kualitas layanan yang kurang maksimal.
Determinansi Kepuasan Pasien Rawat Inap: Peran Dominan Kualitas Layanan Dokter dan Kompetensi Petugas Andrew Santosa; Ahdun Trigono; Dicky Yulius Pangkey; Agustiawan Imron
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 5 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v5i3.7760

Abstract

This study aimed to analyze the effect of service quality on inpatient satisfaction in a hospital setting. Service quality was assessed through several key dimensions, including fulfillment of patient needs, staff competence, physician service quality, and admission staff services. A quantitative observational analytic design was applied, and data were collected using structured questionnaires. Statistical analyses were performed using t-tests, chi-square tests, and linear regression to identify the most dominant influencing factor. The results demonstrated that all variables significantly affected patient satisfaction (p < 0.05). Physician services were identified as the most dominant factor in improving patient satisfaction (β = 0.379; p = 0.000). Fulfillment of patient needs, professional competence of staff, and efficient and friendly administrative services also played important roles in shaping positive perceptions of healthcare quality. The better the service quality provided, the higher the level of patient satisfaction during hospitalization. These findings emphasize the importance of continuous and comprehensive quality improvement to enhance patient trust and loyalty toward healthcare institutions.
Pengaruh Kompetensi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang Dengan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Mediasi Elly Herawati Panggabean; Cicilia Windiyaningsih; Ahdun Trigono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5869

Abstract

Abstrak Tuntutan dan harapan masyarakat sekitarnya yang mengharapkan perawatan yang lengkap baik secara holistik, responsif, dan berfokus pada pemulihan pasien di RSU Melati, penting dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Melati, Kota Tangerang, dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi. Metode analisis jalur digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari 69 responden perawat di rumah sakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh langsung yang signifikan antara budaya organisasi dan disiplin perawat di Rumah Sakit Melati. Faktor lain seperti lingkungan rumah sakit dan jam layanan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap disiplin kerja perawat. Terbukti bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja perawat di rumah sakit tersebut. Faktor-faktor seperti etika kerja dan job description memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja perawat. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja perawat. Penerapan SOP yang ketat dan pengembangan pola pelayanan yang efektif dapat membantu meningkatkan kinerja perawat secara keseluruhan. Kompetensi terbukti bahwa kompetensi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap disiplin kerja perawat di Rumah Sakit Melati. Faktor-faktor seperti pengalaman dan tingkat pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan tingkat disiplin perawat. tetapi, tidak ada pengaruh langsung yang signifikan antara kompetensi dan kinerja perawat. Faktor lain seperti sertifikasi dan pelatihan tambahan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja perawat. Tidak ada pengaruh tidak langsung yang signifikan antara budaya organisasi yang dimediasi oleh disiplin kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit Melati. Faktor-faktor seperti fasilitas dan pelayanan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja perawat, dan terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan antara kompetensi yang dimediasi oleh disiplin kerja dan kinerja perawat. Kata Kunci: Kompetensi, Budaya organisasi, disiplin kerja dan kinerja. Abstract The demands and expectations of the surrounding community for comprehensive, holistic, responsive, and patient-centered care at RSU Melati make it important to conduct research aimed at investigating the influence of competence and organizational culture on the performance of nurses at Rumah Sakit Melati, Tangerang City, with work discipline as a mediating variable. Path analysis method was used to analyze data obtained from 69 nurse respondents at the hospital. The research findings indicate that there is no significant direct influence between organizational culture and nurse discipline at Rumah Sakit Melati. Other factors such as hospital environment and service hours have a greater influence on nurse work discipline. It is evident that organizational culture has a significant direct influence on the performance of nurses at the hospital. Factors such as work ethics and job description play an important role in improving nurse performance. Work discipline also has a significant direct influence on nurse performance. Strict implementation of standard operating procedures (SOPs) and the development of effective service patterns can help improve overall nurse performance. Competence has been proven to have a significant direct influence on nurse work discipline at Rumah Sakit Melati. Factors such as experience and educational level play an important role in increasing the level of nurse discipline. However, there is no significant direct influence between competence and nurse performance. Other factors such as certification and additional training have a greater influence on nurse performance. There is no significant indirect influence between organizational culture mediated by work discipline and nurse performance at Rumah Sakit Melati. Factors such as facilities and services have a greater influence on nurse performance. Additionally, there is a significant indirect influence between competence mediated by work discipline and nurse performance. Keywords: Competence, Organizational culture, work discipline, nurse performance.
Analisis Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Perawat dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Nilakusuma Nilakusuma; Ahdun Trigono; Enrico Adhitya Rinaldi
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7173

Abstract

Kepemimpinan transformasional diyakini berperan penting dalam peningkatan kinerja perawat yang berdampak terhadap kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja perawat serta implikasinya pada kepercayaan masyarakat di RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 178 perawat pelaksana sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial (regresi linier berganda, uji Sobel untuk mediasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat (p < 0,05); kinerja perawat berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan masyarakat (p < 0,05), dan kinerja perawat memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepercayaan masyarakat (z = 8,69; p < 0,05). Dimensi pengaruh ideal dan stimulasi intelektual menjadi aspek yang paling dirasakan oleh perawat. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan transformasional merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit.
Personal Factors, Motivation, and Their Impact on Patient Safety Culture Among Nurses Santi Anugrahsari; Cicilia Windiyaningsih; Ahdun Trigono
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.304

Abstract

This study examined the role of personal factors and motivation in shaping patient safety culture. It employed a cross-sectional design with path analysis to assess the relationship between personal factors, motivation, and patient safety culture. Data were collected from 89 nurses from different hospital units using validated and reliable questionnaires. The measured variables included personal factors (knowledge, attitude, competence, and personality), motivation, and patient safety culture. The path analysis indicated that personal factors significantly affect motivation (p = 0.004, β = 0.897) and patient safety culture (p = 0.008, β = 0.940). Besides, motivation affects patient safety culture (p = 0.007, β = 0.315). Further, motivation mediates the relationship between personal factors and patient safety culture (indirect effect = 0.282, total effect = 1.222). Therefore, personal factors play a significant role in shaping the culture of patient safety, either directly or indirectly. High motivation could increase adherence to patient safety protocols. Hospitals need to evaluate the personal factors of healthcare workers, such as their competence, training, experience, and understanding of patient safety, to build a culture of patient safety. Furthermore, strategies to increase motivation are needed.
Pengaruh Faktor Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana serta Dana Terhadap Ketersediaan Obat di Instalasi Farmasi RSUD Cibinong Putri Reza Permana; Yaya Aria Santosa; Ahdun Trigono
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5686

Abstract

The optimal availability of medicines is an important indicator in supporting the quality of healthcare services in hospitals. This study aims to analyze the influence of human resources (HR), facilities and infrastructure, as well as funding on the availability of medicines at the Pharmacy Installation of Cibinong Regional General Hospital (RSUD Cibinong). A quantitative approach was employed in this study, using a survey method through questionnaires distributed to 36 respondents consisting of pharmaceutical personnel. The data analysis technique used was multiple linear regression. The results of the study indicate that partially, human resources have a significant effect on drug availability with a regression coefficient of 0.328 and a significance of 0.035. Facilities and infrastructure also have a significant effect with a coefficient of 0.132 and a significance of 0.049. Meanwhile, funds are the most dominant variable with a regression coefficient of 0.447 and a significance of 0.000. Simultaneously, these three variables have a significant effect on drug availability, with a calculated F value of 25.415 and a significance of 0.000. The adjusted R² value of 0.531 indicates that these three variables together explain 53.1% of the variation in drug availability. This study concludes that improving the quality of human resources, optimal maintenance of facilities and infrastructure, and efficient and timely management of funds are important factors in strengthening the hospital pharmaceutical logistics system and ensuring sustainable drug availability. Furthermore, the availability of medicines influenced by these three factors directly impacts healthcare service outcomes and patient satisfaction by enabling timely access to essential treatments and reducing the risk of treatment delays.
Determinants Affecting The Utilization of Instagram as A Promotional Tool Among Internal Medicine Patients at TK IV Cijantung Hospital, Kesdam Jaya Sofi Muthia Yusridana; Yuli Prapanca Satar; Ahdun Trigono
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 5 (2026): IJHESS JANUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i5.520

Abstract

This study aims to analyze the determinants influencing the utilization of Instagram as a promotional medium among internal medicine patients at Tk IV Cijantung Kesdam Jaya Hospital, including the description of determinants, their relationships, and the most dominant influencing factor. This research employed a quantitative design with a survey approach. The sample size was determined using the Slovin formula with a 10% margin of error, resulting in 92 respondents from the outpatient clinic, plus an additional 30 respondents for validity testing. Data analysis was performed using the Chi-Square test to examine variable relationships and further analysis to identify the dominant factor. The findings revealed that use of social media, content quality, posting frequency, consistency, and the factor of social media usage had a significant relationship with the utilization of Instagram as a promotional medium. The dominant influencing factor was use of social media, content quality, particularly informative, clear, and relevant content that addressed patient needs. The utilization of Instagram as a promotional tool at Tk IV Cijantung Kesdam Jaya Hospital can be optimized by improving content quality, managing posting frequency, ensuring consistency in information delivery, and encouraging patient engagement in social media usage. These results are expected to provide strategic input for hospital management in strengthening digital promotion strategies to enhance service quality and increase patient visits.