Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Kelengkapan Resume Rekam Medis Dengan Hasil Klaim Pasien Rawat Inap Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit X Tipe B Jakarta Muhammad Yahya Shobirin; Eka Yoshida; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8506

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hasil observasi pendahuluan masih terdapat hasil dari berita acara hasil verifikasi klaim pasien JKN Rumah Sakit X tipe B Jakarta periode Bulan Januari – Mei tahun 2023, yang masuk kategori pending, yang diakibatkan oleh kurang lengkapnya resume rekam medis. Tujuan: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelengkapan identifikasi pasien, bukti rekaman, keabsahan rekaman, kelengkapan lampiran medis, kesesuaian coding diagnosa dengan hasil klaim pasien rawat inap JKN. Metode: Jenis penelitian ini adalah menggunakan analisis penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. subjek penelitian adalah pasien rawat inap peserta JKN, di Rumah Sakit X tipe B Jakarta pada Juli 2023. Hasil: Variabel kelengkapan identifikasi, kelengkapan bukti rekaman, kelengkapan keabsahan rekaman, kelengkapan lampiran medis, kesesuaian coding memiliki hubungan (p < 0,05) dengan hasil klaim pasien rawat inap JKN. Variabel yang paling dominan adalah kesesuaian coding diagnosa (OR= 18,514, p< 0,05). Kesimpulan: klaim pasien rawat inap JKN dipengaruhi oleh variabel kelengkapan identifikasi pasien, kelengkapan bukti rekaman, kelengkapan lampiran medis dan kesesuaian coding diagnosa. Kata Kunci: Resume, Rekam, Klaim
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Patria Risca Susanti; Cicilia Windyaningsih; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7092

Abstract

Abstrak Tesis ini menggunakan penelitian kuantitatif menggunakan metode pengumpulan data dengan kuseioner, observasi dan menggunakan dokumen rumah sakit kepada pasien di poliklinik saraf RS Patria IKKT untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien poliklinik saraf melalui variabel kehandalan,jaminan, bukti fisik, empati dan daya tanggap. Populasi penelitian ini adalah pasien rawat jalan di poliklinik saraf di Rumah Sakit Patria IKKT Slipi Jakata Barat pada Bulan April sampai Juni Tahun 2022 sejumlah 2.255 orang pasien rawat jalan. Sampelnya adalah dengan menggunakan rumus Slovin sehingga ditemukanlah jumlah minimal sampelnya 96 orang, namun peneliti menggunakan sebanyak 120 sampel. Hasil pengujian analisis variabel pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di poliklinik saraf RS Patria IKKT pada variabel kehandalan memiliki nilai koefisien sebesar 0,238. Variabel jaminan nilai koefisienya sebesar 0,626. Variabel bukti fisik nilai koefisiennya adalah sebesar -0,396. Variabel empati memiliki nilai koefisien sebesar 0,663. Dan pada variabel daya tanggap memiliki nilai variabel sebesar 1,672. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kehandalan, variabel jaminan, variabel empati dan variabel daya tanggap bernilai signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan pada variabel bukti fisik dapat disimpulkan bahwa variabel tersebut tidak memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pasien. Kata kunci : Kehandalan, Jaminan, Bukti Fisik, Empati, Daya Tanggap, Kepuasan Pasien
Evaluasi Kesiapan Penerapan KRIS JKN Di Rumah Sakit Aulia 2024 Christina Susilawaty Siregar; Ahdun Trigono; Enrico Adhitya Rinaldi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7107

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, kelas rawat inap standar dilaksanakan paling lambat 1 Januari 2023, namun dalam pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap oleh seluruh rumah sakit baik milik kementerian/lembaga, pemerintah daerah atau swasta yang bekerja sama dalam program JKN. Selain pentahapan diatas, juga dilakukan pentahapan kriteria kelas standar yang dimulai dari kriteria 1-9 dan dilanjutkan dengan kriteria 10-12. Metode: Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Bertujuan untuk menganalisis kesiapan penerapan KRIS JKN di RS aulia Jakarta berdasarkan yaitu kesiapan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia (SDM), persepsi stakeholder, kendala regulasi, dan tingkat kepuasan pasien. Hasil: Hal ini terlihat dari hasil regresi linear berganda yang menunjukkan koefisien regresi untuk variabel Implementasi KRIS JKN sebesar 0,031 dengan nilai signifikansi 0,718, yang jauh di atas tingkat kepercayaan 95% (p lebih kecil dari 0,05). Artinya, implementasi KRIS JKN tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Kesimpulan: Implementasi KRIS dalam program JKN serta kesiapan infrastruktur di RS Aulia belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kata Kunci: Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional, Rumah Sakit
Analisis Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Response Time Perawat Pada Triase Di IGD Rs Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Hambektanuhita Hambektanuhita; Cicilia Windiyaningsih; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7094

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sarana Prasarana, Sumber Daya Manusia, dan Beban Kerja terhadap waktu respons (Respon Time) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 70 responden sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarana Prasarana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap waktu respons dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,496 (p sama dengan 0,002). Beban Kerja juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,338 (p sama dengan 0,000). Namun, variabel Sumber Daya Manusia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons (p sama dengan 0,582). Uji simultan melalui ANOVA menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan ketiga variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons (F sama dengan 49,791 dan p sama dengan 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,694 mengindikasikan bahwa 69,4% variasi waktu respons dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi Sarana Prasarana dan pengelolaan Beban Kerja merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan efisiensi waktu respons di IGD. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya strategi manajemen yang terfokus pada pengembangan fasilitas dan pengelolaan beban kerja tenaga medis guna mendukung peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di IGD. Kata Kunci: Sarana Prasarana, Beban Kerja, Sumber Daya Manusia, Waktu Respons, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.
Studi Analisis Persepsi Pasien Mengenai Kualitas Pelayanan Rawat Jalan Di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang Tahun 2024 Rifardi Rifiar Arifin Abidin; Ahdun Trigono; Dicky Yulius Pangkey
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7110

Abstract

ABSTRAK Dalam era digital yang berkembang pesat, kesiapan rumah sakit dalam mengadopsi teknologi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pasien. Namun, implementasi teknologi tidak hanya bergantung pada ketersediaannya, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti literasi digital, budaya organisasi, dan infrastruktur teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kesiapan penggunaan teknologi di rumah sakit, serta mengeksplorasi peran kemanfaatan sebagai mediator dan digital lifestyle sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi dan model moderasi-medisiasi. Data dikumpulkan dari 235 responden yang terdiri dari tenaga medis dan administrasi di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan teknologi (p sama dengan 0.347), bertentangan dengan prediksi model TAM. Sebaliknya, budaya organisasi dan infrastruktur teknologi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan teknologi (p sama dengan 0.000). Kemanfaatan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara budaya organisasi dan kesiapan teknologi, serta antara infrastruktur teknologi dan kesiapan teknologi. Digital lifestyle memperkuat efek mediasi kemanfaatan dalam hubungan budaya organisasi dan kesiapan teknologi, tetapi tidak berpengaruh pada hubungan literasi digital dengan kemanfaatan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang dapat meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam mengadopsi teknologi. Manajemen rumah sakit disarankan untuk memperkuat budaya organisasi yang mendukung inovasi serta meningkatkan infrastruktur teknologi guna mempercepat penerapan sistem digital yang lebih efektif. Kata Kunci: Kesiapan Teknologi, Budaya Organisasi, Infrastruktur Teknologi, Digital Lifestyle, Kemanfaatan, Rumah Sakit.
Analisis Efisiensi Pengelolaan Klaim INA-CBGs Pada Unit Casemix Rumah Sakit Umum Pertamina Palembang Tahun 2025 Meza Kurniawan Hastasani; Sonya Dewi Wulandari; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i3.8613

Abstract

Latar Belakang: Penerapan sistem pembayaran INA-CBGs dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuntut rumah sakit untuk mengelola klaim secara efisien agar keberlanjutan finansial dan mutu pelayanan tetap terjaga. Unit Casemix memiliki peran strategis dalam memastikan ketepatan pengkodean, kelengkapan dokumen, serta ketepatan waktu pengajuan klaim. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengelolaan klaim INA-CBGs pada Unit Casemix Rumah Sakit Umum Pertamina Palembang tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Tahap kuantitatif dilakukan melalui analisis data klaim INA-CBGs tahun 2025 menggunakan analisis regresi linier untuk menilai pengaruh kelengkapan berkas, akurasi coding, sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS), dan kepatuhan SOP terhadap efisiensi klaim (Turn Around Time/TAT). Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci untuk menjelaskan temuan kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel proses klaim berkontribusi besar terhadap efisiensi klaim, meskipun secara parsial tidak seluruh variabel berpengaruh signifikan secara statistik. Kelengkapan berkas menjadi faktor paling dominan secara substantif, sementara hasil kualitatif menunjukkan bahwa keterlambatan dokumentasi medis, beban kerja SDM, dan keterbatasan integrasi sistem menjadi hambatan utama efisiensi klaim. Kesimpulan: Efisiensi pengelolaan klaim INA-CBGs belum optimal dan memerlukan perbaikan sistemik melalui penguatan dokumentasi medis, optimalisasi SIMRS, dan penataan SDM Unit Casemix. Kata kunci: INA-CBGs, efisiensi klaim, unit casemix, Rumah Sakit
Analisis Pengaruh Kompetensi dan Beban Kerja terhadap Kinerja Perawat Kontrak Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya Yurika Artanti; Ahdun Trigono; Enrico Adhitya Rinaldi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8392

Abstract

The performance of contract nurses in hospital inpatient units is significantly influenced by individual competence and workload carried out during the execution of duties. Therefore, it is essential for hospital management to understand how these two factors impact nursing performance. This study aims to analyze the effect of competence and workload on the performance of contract nurses at the Inpatient Installation of Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya hospital. This research employed a quantitative approach using an analytical survey design. A total of 87 contract nurses were selected through simple random sampling, based on predetermined inclusion criteria. Data were collected using closed-ended Likert scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression to determine the partial and simultaneous effects of the independent variables on performance. The results showed that competence had a significant effect on nurse performance (p = 0.002), as did workload (p = 0.000). Simultaneously, competence and workload contributed 33.8% to the variation in nurse performance (p < 0.05). These findings underscore the importance of continuous training programs and equitable workload management to improve the quality of nursing services. This study provides strategic recommendations for hospital human resource management, particularly in efforts to enhance service quality in inpatient care units.