Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA TANGGAP DAN TANGGUH BENCANA DI KELURAHAN KANDANG KOTA BENGKULU Esti Sorena; Sardaniah; Rina Delfina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak The Healthy Family Response and Disaster Resilience Movement is a movement to create a healthy family and environment through the Pilot Project in the Field of Health, Environmental Conservation and Healthy Planning. This service activity aims to increase the knowledge of PKK cadres about the importance of the health of pregnant, lactating and postpartum women which will be carried out in Kandang Village, Kampung Melayu District, Bengkulu City. focus on 2 sub-activities for Kelurahan TP- PKK cadres and posyandu cadres, namely increasing the knowledge and skills of cadres, Education/counseling activities for Couples of Reproductive Age in spacing births and pregnant women to prepare themselves for health problems during pregnancy, the postpartum period, breastfeeding children and use appropriate contraceptives in family planning, and PKK cadres are ready to provide education and invite couples of childbearing age to improve the health of themselves and their families. Abstrak Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana adalah suatu gerakan untuk mewujudkan Keluarga dan lingkungan yang sehat melalui program Pilot Project Bidang Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para kader PKK akan pentingnya kesehatan para ibu hamil, menyusui dan ibu nifas yang akan di lakukan di Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. fokus pada 2 sub kegiatan pada kader TP-PKK Kelurahan dan kader posyandu yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader, Kegiatan edukasi/penyuluhan terhadap Pasangan Usia subur dalam mengatur jarak kelahiran dan ibu hamil untuk mempersiapkan kesehatan dirinya dalam masalah kesehatan selama kehamilan, masa nifas, menyusui anak dan menggunakan alat kontrasepsi yang sesuai dalam berKB, dan para kader PKK siap untuk memberikan edukasi dan mengajak pasangan usia subur untuk meningkatkan kesehatan diri sendiri dan keluarga.
UPAYA PENGUATAN PROGRAM STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN METODE KPSP DAN PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI Rina Delfina; Sardaniah Sardaniah; Esti Sorena
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.20470

Abstract

Masa tumbuh kembang anak adalah masa yang sangat beresiko bagi setiap kehidupan anak, maka sangat penting untuk memperhatikan semua aspek yang mendukung dan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Gangguan tumbuh kembang pada anak yang diketahui secara dini akan mempengaruhi terhadap penangganan masalah tumbuh kembang yang dihadapi anak. Untuk mendeteksi adanya gangguan tumbuh kembang ini dapat dilakukan dengan metode kuesioner pra skrining perkembang (KPSP) dan pemeriksaan antropometri. Deteksi ini dapat dilakukan oleh guru dan orang tua asalkan mereka paham dengan penggunaan metode ini. Karena masih kurangnya kemampuan guru dan orang tua dalam melakukan stimulasi dan deteksi pada anak usia pra sekolah, maka tim pengabmas akan membantu sekolah dengan melatih guru-guru dan orang tua dalam melakukan stimulasi deteksi dini tumbuh kembang pada anak usia pra sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dan orang tua dalam memahami stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang pada anak usia pra sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan menggunakan KPSP sebagai instrumen untuk mendeteksi gangguan tumbuh kembang pada anak usia prasekolah dan pemeriksaan antropometri. Pentingnya dilakukan deteksi dini dilakukan pada anak usia prasekolah untuk mengetahui kelainan yang terjadi. Pemahaman guru dan orang tua yang baik tentang tumbuh kembang anak akan membantu dalam mendeteksi kelainan yang terjadi pada anak secara dini dan dapat segera ditindaklanjuti.
UPAYA PENGUATAN PROGRAM STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN METODE KPSP DAN PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI Rina Delfina; Sardaniah Sardaniah; Esti Sorena
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21783

Abstract

Masa tumbuh kembang anak adalah masa yang sangat beresiko bagi setiap kehidupan anak, maka sangat penting untuk memperhatikan semua aspek yang mendukung dan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Gangguan tumbuh kembang pada anak yang diketahui secara dini akan mempengaruhi terhadap penangganan masalah tumbuh kembang yang dihadapi anak. Untuk mendeteksi adanya gangguan tumbuh kembang ini dapat dilakukan dengan metode kuesioner pra skrining perkembang (KPSP) dan pemeriksaan antropometri. Deteksi ini dapat dilakukan oleh guru dan orang tua asalkan mereka paham dengan penggunaan metode ini. Karena masih kurangnya kemampuan guru dan orang tua dalam melakukan stimulasi dan deteksi pada anak usia pra sekolah, maka tim pengabmas akan membantu sekolah dengan melatih guru-guru dan orang tua dalam melakukan stimulasi deteksi dini tumbuh kembang pada anak usia pra sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dan orang tua dalam memahami stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang pada anak usia pra sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan menggunakan KPSP sebagai instrumen untuk mendeteksi gangguan tumbuh kembang pada anak usia prasekolah dan pemeriksaan antropometri. Pentingnya dilakukan deteksi dini dilakukan pada anak usia prasekolah untuk mengetahui kelainan yang terjadi. Pemahaman guru dan orang tua yang baik tentang tumbuh kembang anak akan membantu dalam mendeteksi kelainan yang terjadi pada anak secara dini dan dapat segera ditindaklanjuti.
PUBLIC PREPAREDNESS FOR FACING EARTHQUAKE DISASTER IN LEMPUING AREA Tuti Anggriani Utama; Rina Delfina; Nurmukaromatis Saleha
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 2 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v2i1.9122

Abstract

Disaster preparedness is a series of activities carried out to anticipate disasters through organizing and through appropriate and efficient steps. Bengkulu Province is one of the areas prone to earthquake disasters. One of them is the lempuing village located in the long coastal area of Bengkulu City, which is adjacent to a residential area of around 2 meters which has a very strong impact when the earthquake occurs. The purpose of this study was to describe community preparedness in the region of the earthquake against earthquake disasters. This type of research is descriptive research, the sample in this study was the head of the family taken by accidental sampling. The results of the study showed that the majority of respondents 66% with categories not ready for disaster. Researchers suggest that disaster preparedness needs to be improved in an effort to increase community preparedness in the face of disasters.
Derajat Stres Ibu Hamil dan Preeklamsia Mempengaruhi Kejadian Persalinan Prematur Nurmukaromatis Saleha; Rina Delfina; Maiyulis Maiyulis
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 2 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v2i1.10652

Abstract

ABSTRAKPrematuritas menjadi penyebab sekitar 60%-80% kematian neonatus secara global. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan faktor stres pada ibu hamil dan preeklamsia dengan kejadian persalinan prematur. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi kasus kontrol. Sampel sebanyak 152 orang diamana 62 orang ibu bersalin prematur dan 90 orng ibu bersalin aterm. Data dikumpulkan dengan consecutive sampling dan dianalisis menggunakan uji Chi Square.  Hasil penelitian didapatkan hubungan derajat stres dengan kejadian prematur yaitu p=0,036; 95% CI=0,682-6,308 sedangkan preeklamsia mempunyai nilai p value 0,001 dan 95% CI 1,874-25,849 dengan nilai RR 6,960. Dapat disimpulkan derajat stres dan preeklamsia menjadi faktor penyebab terjadinya preeklamsia di Bengkulu tahun 2015. Peneliti menyarankan bahwasanya perawat maternitas harus meningkatkan intervensi  dalam menanggulangi stres dan preeklamsia pada ibu saat hamil termasuk faktor-faktor lain yang mempengaruhi  kejadian prematur.  
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FMIPA UNIVERSITAS BENGKULU Rina Delfina; Nurmukaromatis Saleha; Sardaniah Sardaniah
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 3 No. 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v3i1.11402

Abstract

Metode mengurangi rasa nyeri pada saat haid yang sering digunakan saat ini adalah penggunaan obat-obatan (farmakologis), metode ini memang dengan cepat mengurangi rasa nyeri, tapi dampak jangka panjang penggunaan obat dapat menimbulkan permasalahan pada beberapa organ tubuh. Penelitian ini menawarkan metode alternatif dalam mengurangi rasa nyeri pada saat haid dengan cara non-farmakologis yaitu dengan cara kompres hangat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya pengaruh kompres air hangat terhadap penurunan rasa nyeri haid. Jenis penelitian adalah pra Eksperimental dengan desain one group pretest-postest. Sampel diambil secara total sampling sebanyak 30 sample. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat dengan uji Paired t-test pada  ?5%. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan rata-rata nyeri haid sesudah dibandingkan dengan sebelum dilakukan tindakan kompres hangat sebesar 2,533. Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri haid. Saran kompres hangat dapat dijadikan alternatif untuk mengurangi nyeri pada saat haid, sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam mengatasi rasa nyeri.
HUBUNGAN KESIAPAN INSTITUSI DENGAN KELULUSAN MAHASISWA D3 KEPERAWATAN DALAM MENGHADAPI EXIT EXAM Rina Delfina; Maiyulis Maiyulis; Samwilson Slamet
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v4i2.19402

Abstract

Abstract Competency testing is carried out as a form of maintaining the quality of graduates who have competencies in accordance with nationally established standards. The exit exam can simply be interpreted as a graduation exam, meaning that if a student is unable to meet the pass mark from the exam, he or she is declared not to have passed the nursing education. The purpose of this study was to see the relationship between institutional readiness and passing the exit exam of D3 nursing students. This study uses an analytical survey with a cross sectional study approach. Collecting data using a questionnaire in the form of google form. Sampling was done by simple random sampling with a total of 110 people. The results showed that there was no relationship between institutional readiness and graduation of D3 Nursing students in facing the exit exam with a fisher ecxact value = 0.589 > 005. It is hoped that there will be synergy between institutions, lecturers and students in preparation for the UKOM exit exam by discussing more standardized questions. ukom, attend tutoring and take part in internal and external try outs.
Dukungan Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks Rina Delfina; Meriza Putri
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v2i2.3132

Abstract

Abstract. Cervical cancer is a disease caused by malignant tumors in the uterine area (cervical) as a result of uncontrolled growth of tissue and damage to the surrounding normal tissue. Family as a source of support plays an important role in providing support to improve the quality of life of cancer patients. The purpose of this study was to analyze the relationship between family support and the quality of life of cervical cancer patients. This type of research is descriptive quantitative. The sampling method is by accidental sampling. The sample of this study were cancer patients undergoing treatment with a total of 32 samples. The instrument used is a questionnaire. The results showed that more than half (56.25%) of the respondents were aged 46-65 years, more than half (53%) of the respondents did not work, and some (50%) of the respondents were in stage 3, and most (91%) family support in improving the quality of life of cervical cancer patients. The results of this study can be used as health promotion educational material about risk factors for cervical cancer and to re-effectively provide health counseling services for sufferers and their families who are diagnosed by doctors as having difficult cases to recover, so that patients can express their feelings about the illness they are suffering from so that it has an impact on their quality of life. better. Abstrak. Kanker serviks merupakan penyakit akibat tumor ganas pada daerah rahim (leher rahim) sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal disekitarnya. Keluarga sebagai sumber dukungan berperan penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker servik. Jenis penelitian ini adalah deksripti kuantitatif. Cara pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Sampel penelitian ini adalah pasien kanker yang menjalani pengobatan dengan jumlah 32 sampel. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari sebagian (56,25%) responden berusia 46-65 tahun, lebih dari sebagian (53%) responden tidak bekerja, dan sebagian (50%) responden berada pada stadium 3, dan sebagian besar (91%) keluarga mendukung dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker serviks. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan edukasi promosi kesehatan tentang faktor risiko kanker serviks dan mengefektifkan kembali layanan konsling kesehatan untuk penderita dan keluarga yang didiagnosa oleh dokter mengidap kasus sulit untuk sembuh, sehinga pasien dapat mengkungkapkan perasaan mengenai penyakit yang dideritanya sehingga berdampak pada kualitas hidup yang lebih baik.
Efek Kombinasi Terapi Buerger Allen Exercise dan Senam Kaki Diabetes terhadap Ankle Brachial Index Penderita Diabetes Heriyanto, Hendri; Septiyanti, Septiyanti; Delfina, Rina
Faletehan Health Journal Vol 11 No 01 (2024): Faletehan Health Journal, Maret 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i01.643

Abstract

Measuring foot sensitivity with the Ankle Brachial Index (ABI) can be used to identify peripheral sensitivity disorders in patients with diabetes mellitus. Poorly managed peripheral sensitivity disorders can lead to various complications, including foot amputation. Buerger Allen Exercise (BAE) and diabetic foot exercises were proved to give good effects on ABI. However, there were no studies which combine both exercises yet. This study aimed to determine the impacts of the combination of BAE therapy and diabetic foot exercises on the increase of ABI value of diabetic patients. This study used a quasi-experimental approach with pre-test and post-test. The sampling technique was purposive with the total size of 57 respondents, including 19 individuals in the BAE and foot exercise intervention group, 19 individuals in BAE group (control 1), and 19 individuals in foot exercises group (control 2). The analysis results indicated a significant difference between the intervention group’s ABI value and both control gorups (p-value 0.001). This study noted that diabetic patients at Sawah Lebar Public Health Center in Bengkulu City had a higher ABI value when BAE therapy and diabetic foot exercises were combined.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Dalam Mengatasi Nyeri Kepala Dengan Pijat Akupresure Sardaniah; Delfina, Rina; Sorena, Esti; Sutrisna, Marlin
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | January 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v1i3.2709

Abstract

Nyeri kepala atau headache adalah suatu rasa nyeri atau rasa yang tidak enak pada daerah kepala, termasuk meliputi daerah wajah dan tengkuk leher. Pijatan/akupresure di bagian kepala akan efektif untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan stamina, menunda penuaan dan menurunkan stress, serta menjadi salah satu alternative usaha sebagai mata pencaharian. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja Putri tentang nyeri kepala dan dapat melakukan pijatan akupresure untuk mengatasi nyeri Kepala. Metode Pengabdian adalah memberikan Pendidikan yang meliputi Konsep Teori nyeri kepala, tanda dan gejala, cara pencegahan nyeri kepala, defenisi akupresure, dan mengetahui titik titik akupresure, Remaja putri praktik untuk menentukan titik titik akupunktur dan melakukan pijatan akupresure dibawah bimbingan tutor. Hasil Pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri tentang defenisi nyeri kepala, definisi akupresure, mengenali tanda dan gejala nyeri kepala hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan post test dimana hasil pre test: 46 dan post test menjadi 96 ada peningkatan sebesar 60 persen dan dapat juga dilihat dari prilaku remaja putri dimana remaja putri antusias melakukan praktik pijat akupresure baik untuk diri sendiri maupun orang lain, harapan kedepannya dengan skill mampu melakukan pijat akupresure dapat menjadi bekal sebagai alternatif mata pencaharian bila nanti remaja putri sudah menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren. Kata Kunci : Akupresure, Nyeri Kepala, Pengetahuan